Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2024

Sudah Direncanakan Jauh Hari, Jusuf Permana Plt Deputi Protokol Dan Pers Media: Presiden Jokowi Tidak Memiliki Niat Untuk Menghindari Demo Buruh, Kunker Ke NTB Sudah Tersusun Dalam Satu Rangkaian Dari Jawa Timur

Yogyakarta -- Jusuf Permana, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Protokol dan Pers Media, menegaskan bahwa kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Barat (NTB) bukanlah upaya untuk menghindari demonstrasi buruh yang terjadi di Jawa Timur. Menurutnya, kunjungan tersebut sudah tersusun dalam satu rangkaian agenda yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya.

Kunker Presiden Jokowi ke NTB memang telah menjadi bagian dari agenda resmi pemerintah untuk memantau dan mendukung pembangunan di daerah tersebut. Rangkaian kunjungan tersebut tidak hanya melibatkan agenda pertemuan dengan pejabat daerah, tetapi juga memperlihatkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan program-program pengembangan di daerah-daerah terpencil.

Pernyataan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya untuk menghindari demo buruh tidaklah tepat. Presiden Jokowi selalu terbuka untuk mendengarkan aspirasi dan kepentingan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk buruh. Namun, dalam konteks kunjungan kerja yang telah direncanakan sebelumnya, penjadwalan tidak selalu dapat disesuaikan secara langsung dengan situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan.

Kunker ke NTB juga sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat pembangunan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang belum terjangkau dengan baik. Melalui kunjungan tersebut, pemerintah dapat memberikan langsung bantuan, arahan, serta memastikan bahwa program-program pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melihat kunjungan kerja Presiden Jokowi ke NTB sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di seluruh Indonesia. Rencana kunjungan yang telah disusun jauh hari sebelumnya menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus berada di sisi masyarakat dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil merupakan langkah yang terbaik bagi kemajuan bangsa.

 

Share:

Sabtu, 31 Desember 2022

Jokowi Berkunjung Ke Provinsi NTB serahkan langsung Bantuan Sosial di pasar sila dan Bantuan Hunian Sementara Korban Badai Seroja di Tambe

 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Joko Widodo memulai rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan meninjau aktivitas pedagang di Pasar Sila dan berkunjung ke desa Tambe, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Pada saat di pasar sila Presiden dan Ibu Iriana juga menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) kepada para pedagang kaki lima (PKL) dan bantuan tunai langsung (BTL) kepada para pedagang Pasar Sila

Salah satu pedagang pasar, Nurinayah menyampaikan pesan Presiden Jokowi kepadanya untuk mempergunakan bantuan tersebut sebagai tambahan modal usaha.

“Katanya (Presiden), Rp1.200.000 pergunakan sebaik mungkin untuk tambahan modal usaha,” ujarnya.

Nurinayah pun mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas bantuan modal usaha yang telah diberikan oleh pemerintah. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di kampung halamannya.

“Terima kasih Bapak Jokowi sudah kasih ini (bantuan) dan sudah mau datang ke kampung kami ke Bima. Semoga Pak Jokowi sehat selalu beserta keluarga,” lanjut Nurinayah.

Senada, warga Bima yang berkesempatan berswafoto bersama Presiden, Lisa juga turut menyampaikan rasa senang bertemu dengan Presiden. Lisa juga menyampaikan harapannya bagi kemajuan Bima.

“Terima kasih Pak Jokowi, terima kasih sudah datang ke Bima. Semoga lebih baik lagi rakyat Bima sama lingkungan semuanya,” kata Lisa.

Sementara itu, warga Bima lain yang hadir ke Pasar Sila, Leni berharap Presiden dapat kembali mengunjungi Bima. Selain itu, Leni juga berharap pemerintah dapat memperhatikan masalah pertanian yang ada di Bima.

“Harapan sebagai rakyat Bima agar Bima bisa dilihat sama Pak Jokowi. Masyarakat Bima butuh masalah jagung, naikkan harga jagung. Harga petaninya harus dinaikkan,” ucapnya.

Sedangkan pada kunjungan di Desa Tambe Presiden RI Jokowi didampingi Ibu Iriana Jokowi meninjau dan meresmikan hunian tetap (huntap) pascabencana badai siklon tropis seroja. Presiden mengharapkan hunian tersebut dapat menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman dan lebih baik bagi masyarakat.

“Kita harapkan ini nanti menjadi sebuah kompleks perumahan yang asri, yang saya melihat pasti jauh lebih baik dari yang lama,” ujar Presiden.

Kepala Negara menyampaikan, hunian tetap ini dibangun untuk merelokasi masyarakat pascabencana siklon tropis seroja yang menyebabkan banyak rumah warga rusak. Hunian ini dibangun di lokasi yang baru yang jauh dari bantaran sungai.

“Sekarang sudah selesai di Kabupaten Bima sebanyak 185 rumah dan di Kabupaten Dompu sebanyak 107 rumah. Semuanya sudah selesai dan tadi kita juga sudah serahkan sertifikatnya, rumah dan sertifikat,” ujarnya.

Presiden menyebutkan, hunian ini juga dilengkapi berbagai fasilitas umum (fasum) yang dapat mendukung kegiatan sehari-hari masyarakat.

“Dengan fasilitas umum yang Bapak-Ibu juga lihat, ada masjidnya, alhamdulillah, dan ada fasum-fasum yang lainnya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto, menyampaikan bahwa pembangunan hunian tetap ini  menggunakan teknologi rumah instan sederhana sehat (RISHA) dengan tipe 36 dan dibangun di atas lahan seluas 108 meter persegi. Masa pelaksanaan pembangunan dimulai pada Mei 2021 dan selesai pada Maret 2022 dengan total biaya pembangunan Rp57,3 miliar.

“Masyarakat telah menghuni di sini sejak awal tahun 2022 dan kami berharap upaya ini dapat memulihkan kembali yang terdampak untuk bisa tinggal di tempat yang lebih aman dan lebih layak,” ujar Iwan.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support