Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 September 2024

Presiden Jokowi Menegaskan Bahwa Kehadirannya Ke Surabaya Murni Menghadiri Undangan Pernikahan Anak Ibu Khofifah Indar Parawansa Tidak Lebih

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo kembali menegaskan bahwa kunjungannya ke Surabaya baru-baru ini murni untuk memenuhi undangan pernikahan putra Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran Presiden bukanlah bagian dari strategi politik, melainkan sebagai bentuk penghargaan dan jalinan ukhuwah islamiyah antar pemimpin. Klarifikasi ini penting mengingat sejumlah opini negatif yang beredar, mengaitkan kehadiran beliau dengan Pilkada Jatim 2024.

Presiden Jokowi menekankan bahwa urusan politik, terutama terkait Pilkada, adalah ranah partai politik. Beliau tidak ingin campur tangan dalam proses politik di daerah, termasuk pemilihan gubernur mendatang. Kehadirannya semata-mata sebagai sahabat dan pemimpin yang menghargai hubungan personal serta undangan resmi. Ini sekaligus menunjukkan bahwa, meski sebagai kepala negara, beliau tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persahabatan dan kekeluargaan.

Langkah ini juga mencerminkan sikap kenegarawanan Presiden Jokowi dalam memisahkan antara urusan negara, pribadi, dan politik. Beliau menegaskan bahwa hubungan baik dengan para pemimpin daerah dan tokoh masyarakat harus terus dijaga tanpa adanya muatan politik yang dapat merusak kepercayaan publik. Sikap ini patut diapresiasi karena menjaga stabilitas politik dan sosial di tengah suhu politik yang mulai memanas jelang Pilkada.

Pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, selalu berupaya menjaga stabilitas nasional dengan tidak ikut campur dalam urusan politik lokal yang merupakan kewenangan partai dan rakyat. Beliau meyakini bahwa pemilihan kepala daerah harus berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku, tanpa intervensi dari pihak manapun, termasuk pemerintah pusat.

Melalui klarifikasi ini, Presiden ingin mematahkan opini-opini negatif yang berusaha memojokkan pemerintah dengan isu yang tidak berdasar. Pemerintah akan terus bekerja demi kesejahteraan dan kemajuan bangsa tanpa terpengaruh oleh isu politik yang tidak produktif.

Dengan kehadiran yang tulus di acara pernikahan anak Ibu Khofifah, Presiden Jokowi menunjukkan bahwa pemimpin bangsa ini tetap mengedepankan nilai-nilai ukhuwah dan persahabatan. Mari kita dukung bersama sikap kenegarawanan Presiden yang selalu berfokus pada pembangunan dan persatuan nasional. Semua ini demi terciptanya stabilitas yang kuat dan bangsa yang lebih maju.

 

Share:

Sabtu, 07 September 2024

Ketua Pembina PKD Jatim M Yusuf Menyatakan Berkumpulnya 6000 Kades Se Jawa Timur Tidak Ada Kaitannya Dengan Dukung Mendukung Khofifah Di Pilgub

Yogyakarta – Belakangan ini, beredar kabar yang mengaitkan pertemuan 6.000 kepala desa (kades) se-Jawa Timur dengan dukungan politik terhadap Khofifah Indar Parawansa dalam pemilihan gubernur (Pilgub) mendatang. Narasi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu spekulasi yang tidak berdasar. Namun, Ketua Pembina Paguyuban Kepala Desa (PKD) Jawa Timur, M Yusuf, dengan tegas menyatakan bahwa pertemuan tersebut murni merupakan ajang silaturahmi dan doa bersama, bukan acara dukung-mendukung politik.

Menurut M Yusuf, pertemuan ribuan kades tersebut digelar untuk mempererat tali persaudaraan dan membangun kebersamaan di antara para pemimpin desa. Agenda acara diisi dengan diskusi mengenai permasalahan di desa-desa dan diakhiri dengan doa bersama untuk kesejahteraan masyarakat. Yusuf menegaskan bahwa acara ini tidak memiliki muatan politik dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan dukungan kepada Khofifah atau kandidat lainnya di Pilgub.

Upaya mengadu domba masyarakat melalui narasi yang tidak berdasar seperti ini perlu diwaspadai. Informasi yang tidak akurat dapat memecah belah persatuan dan menciptakan ketegangan di tengah masyarakat. Karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang berpotensi merusak kebersamaan dan persatuan.

Di tengah berbagai isu yang muncul, fokus pemerintah tetap pada kinerja dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan di berbagai sektor, termasuk di desa-desa, melalui berbagai program yang berdampak nyata. Dukungan terhadap pemerintah dalam menjalankan tugasnya adalah kunci untuk menjaga stabilitas nasional dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

M Yusuf dan para kades di Jawa Timur memberikan contoh nyata bagaimana sikap proaktif dalam mengklarifikasi berita palsu dapat membantu menjaga persatuan. Mari kita semua tetap bersatu, tidak mudah terprovokasi, dan terus mendukung langkah-langkah pemerintah untuk memastikan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Informasi yang akurat dan benar adalah fondasi penting dalam membangun negara yang kuat dan stabil.

 

Share:

Kamis, 02 Mei 2024

Sudah Direncanakan Jauh Hari, Jusuf Permana Plt Deputi Protokol Dan Pers Media: Presiden Jokowi Tidak Memiliki Niat Untuk Menghindari Demo Buruh, Kunker Ke NTB Sudah Tersusun Dalam Satu Rangkaian Dari Jawa Timur

Yogyakarta -- Jusuf Permana, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Protokol dan Pers Media, menegaskan bahwa kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Barat (NTB) bukanlah upaya untuk menghindari demonstrasi buruh yang terjadi di Jawa Timur. Menurutnya, kunjungan tersebut sudah tersusun dalam satu rangkaian agenda yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya.

Kunker Presiden Jokowi ke NTB memang telah menjadi bagian dari agenda resmi pemerintah untuk memantau dan mendukung pembangunan di daerah tersebut. Rangkaian kunjungan tersebut tidak hanya melibatkan agenda pertemuan dengan pejabat daerah, tetapi juga memperlihatkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan program-program pengembangan di daerah-daerah terpencil.

Pernyataan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya untuk menghindari demo buruh tidaklah tepat. Presiden Jokowi selalu terbuka untuk mendengarkan aspirasi dan kepentingan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk buruh. Namun, dalam konteks kunjungan kerja yang telah direncanakan sebelumnya, penjadwalan tidak selalu dapat disesuaikan secara langsung dengan situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan.

Kunker ke NTB juga sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat pembangunan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang belum terjangkau dengan baik. Melalui kunjungan tersebut, pemerintah dapat memberikan langsung bantuan, arahan, serta memastikan bahwa program-program pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melihat kunjungan kerja Presiden Jokowi ke NTB sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di seluruh Indonesia. Rencana kunjungan yang telah disusun jauh hari sebelumnya menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus berada di sisi masyarakat dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil merupakan langkah yang terbaik bagi kemajuan bangsa.

 

Share:

Jumat, 16 Februari 2024

Jokowi Resmi Berhentikan Khofifah Sebagai Gubernur JATIM dan mengangkat sekretaris daerah Provinsi Jawa Timur Adhi Karyono sebagai pejabat (pj) gubernur.

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo telah mengambil langkah tegas dalam memastikan stabilitas pemerintahan di Jawa Timur dengan menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) untuk memberhentikan Khofifah Indar Parawansa dari jabatannya sebagai Gubernur Jawa Timur. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan kinerja pemerintahan daerah guna mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan.

Dalam Keppres yang baru saja dikeluarkan, Presiden Jokowi juga menetapkan pemberhentian Emil Dardak dari posisi Wakil Gubernur Jawa Timur. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa setiap elemen pemerintahan berfungsi optimal untuk melayani kepentingan rakyat.

Keputusan ini juga disertai dengan penunjukan Adhi Karyono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, sebagai Penjabat Gubernur (Pj) Jawa Timur. Penunjukan Adhi Karyono sebagai penjabat gubernur menggambarkan kepercayaan penuh Presiden Jokowi terhadap kapabilitas dan integritasnya dalam memimpin Jawa Timur ke arah yang lebih baik.

Dalam konteks ini, langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi tidak hanya bertujuan untuk memastikan stabilitas pemerintahan di Jawa Timur, tetapi juga untuk memberikan sinyal kuat kepada masyarakat bahwa pemerintahannya selalu siap dan responsif terhadap perubahan dan dinamika yang terjadi di tingkat daerah.

Dalam pernyataannya, Jokowi menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kinerja dan kesesuaian dengan visi pembangunan nasional yang diusung oleh pemerintahannya. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan stabilitas dan kesejahteraan bagi rakyat, Jokowi mengajak semua pihak untuk bersatu padu dalam mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah demi tercapainya tujuan bersama, yakni Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi dalam mengambil keputusan terkait pemberhentian Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur serta penunjukan Adhi Karyono sebagai Penjabat Gubernur Jawa Timur adalah langkah yang strategis dan bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja pemerintahan daerah demi terwujudnya stabilitas dan kemajuan yang berkelanjutan di Jawa Timur.

 

Share:

Selasa, 23 Agustus 2022

Jokowi Salurkan Bantuan PKH dan BPNT di Pasar Pucang Anom Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta istri, Rini Indriyani Eri Cahyadi, mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga Kota Surabaya di Pasar Pucang Anom, Surabaya, Minggu (21/8/2022).

Saat itu, Presiden Jokowi menyerahkan langsung bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan program Atensi, dan Bantuan Modal Kerja (BMK).

Kedatangan Presiden Jokowi ke Pasar Pucang Anom itu disambut antusias oleh warga. Bahkan, beberapa jam sebelum Presiden datang, mereka sudah memadati area pasar. Mereka ingin melihat langsung orang nomor satu di Indonesia ini.

Tiba di Pasar Pucang Anom, Presiden Jokowi masuk ke dalam pasar. Ia sempat menyapa warga dan berdialog dengan para pedagang. Selanjutnya, ia menyerahkan sejumlah bantuan dan berdialog langsung dengan para penerima bantuan itu. Setelah itu, ia juga sempat membagi-bagikan kaus kepada warga, bahkan ia juga sempat melayani warga untuk berfoto dan bersalaman.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri menjelaskan bahwa di Pasar Pucang Anom ini Presiden Jokowi memberikan bantuan PKH dan BPNT kepada 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Menurutnya, ini merupakan penyaluran tahap 3 yang sudah dilakukan.

“Selain itu, Bapak Presiden juga memberikan Program Atensi dari Kemensos kepada 20 KPM, dan juga Bantuan Modal Kerja (BMK) dari Kemensos kepada 10 penerima,” kata Wali Kota Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Anna Fajriatin menjelaskan bahwa PKH di Surabaya ada sekitar 45 ribu lebih, dan yang BPNT ada sekitar 85 ribu lebih. Keduanya ini beririsan, sehingga yang dapat PKH bisa mungkin dapat BPNT juga.

“Jadi, ada kriteria yang memang beririsan. Makanya, satu orang penerima manfaat bisa dapat bantuan PKH dan BPNT, tergantung dengan komponen dalam keluarganya,” kata Anna.

Ia juga memastikan bahwa penyaluran bantuan PKH dan BPNT ini sudah masuk tahap ketiga, karena untuk tahap 1 dan 2 sudah selesai beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, penyaluran bantuan itu sudah sekitar 30-40 persen dan ini terus dilakukan percepatan.

“Biasanya penyalurannya itu maksimal 3 bulan. Bahkan, kami terus melakukan percepatan-percepatan, Dinsos bersama teman-teman kecamatan dan BNI berkolaborasi turut mengundang KPM-nya di kecamatan masing-masing, hal ini kami lakukan untuk mempercepat penyalurannya,” ujarnya.

Meski begitu, Anna berharap warga Kota Surabaya tidak hanya bertumpu dan mengandalkan bantuan ini saja. Sebab, bantuannya hanya sekitar Rp 200 ribuan. Ia berharap warga bisa memanfaatkan bantuan program Atensi yang diberikan oleh Kemensos, karena bisa langsung membuka usaha dan pendapatannya pasti akan bertambah.

“Bahkan, ke depan bantuan dari Pemkot Surabaya dan Kemensos, akan diubah. Bagi yang usia produktif, pemkot akan menyalurkan kepada Program Padat Karya, sehingga warga bisa mendapatkan pendapatan dari program tersebut. Kalau dari Kemensos nanti juga akan dialihkan menjadi Program Usaha Ekonomi, terutama untuk warga yang masih berusia 45 tahun ke bawah. Jadi, ayo dimanfaatkan program-program ini,” pungkasnya.

 

Share:

Jokowi Bakal Resmikan Lumbung Pangan 'Raksasa' di Jawa Timur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) Ibu Negara Iriana pada hari ini akan memulai hari kedua kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Senin (22/8/2022).

Pada hari keduanya di Jawa Timur, Jokowi akan mengunjungi Kecamatan Penceng, Kabupaten Gresik. Jokowi akan meluncurkan lumbung pangan 'raksasa' alias food estate berbasis mangga dan taksi alsintan.

Selepas itu, Jokowi akan menuju ke Pasar Larangan, Kabupaten Sidoarjo, untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan para pedagang.

Setelahnya, Jokowi akan menuju GOR Delta Sidoarjo untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat. Jokowi akan menyerahkan 3.000 sertifikat bagi masyarakat dari Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten dan Kota Malang, dan Kabupaten Gresik.

Jokowi dan Iriana dijadwalkan akan kembali ke Jakarta pada sore harinya. Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support