Tampilkan postingan dengan label Arab Saudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arab Saudi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Maret 2024

Pemerintah Indonesia Telah Selesai Menyelesaikan Pemesanan E – Hajj Dengan Kerajaan Arab Saudi, Sehingga Jamaah Haji Indonesia Tahun 1445 H/ 2024 Masehi Mendapat Keistimewaan Berupa Lokasi Tenda Yang Seluruhnya Berada Di Mina Serta Tambahan Fasilitas Berupa Penyimpanan Air Cadangan

Yogyakarta – Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah strategis dengan menyelesaikan pemesanan E-Hajj dengan Kerajaan Arab Saudi. Hal ini memberikan keistimewaan bagi Jamaah Haji Indonesia tahun 1445 H/2024 Masehi dengan mendapatkan lokasi tenda yang seluruhnya berada di Mina, serta tambahan fasilitas berupa penyimpanan air cadangan.

Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Agama dalam konferensi pers yang digelar kemarin sore. Menurut beliau, langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji Indonesia.

Sebagai negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia, Indonesia senantiasa berupaya untuk memastikan kesejahteraan dan keselamatan jamaah haji selama melaksanakan ibadah haji. Dengan tersedianya lokasi tenda yang berada di Mina, jamaah haji akan mendapatkan kemudahan akses dalam menjalankan ibadah di tempat suci tersebut.

Selain itu, adanya tambahan fasilitas berupa penyimpanan air cadangan juga menjadi langkah preventif yang sangat penting. Dalam kondisi cuaca yang kadang tidak menentu di Arab Saudi, ketersediaan air cadangan menjadi hal yang sangat vital untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan jamaah haji.

Reaksi positif pun datang dari berbagai pihak, terutama dari kalangan jamaah haji dan keluarga mereka. Mereka menyambut dengan gembira keputusan pemerintah ini, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman ibadah haji yang lebih baik dan berkesan bagi seluruh jamaah haji Indonesia.

Langkah strategis ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat hubungan bilateral dengan Kerajaan Arab Saudi. Dengan menjaga kerjasama yang baik dalam penyelenggaraan ibadah haji, diharapkan kerjasama antara kedua negara ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi kedua belah pihak.

Diharapkan bahwa langkah-langkah positif ini akan terus diikuti oleh kebijakan-kebijakan progresif lainnya dari pemerintahan Jokowi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat Indonesia. Semoga ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan memberikan berkah bagi seluruh jamaah haji Indonesia.

 

Share:

Minggu, 20 November 2022

Jokowi Bertemu dengan PM Arab Saudi MBS untuk Tingkatkan Kerja Sama

Joko Widodo melakukan pertemuan dengan PM Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di sela penyelenggaraan KTT APEC di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok.

Dalam sambutan pengantarnya, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran MBS pada KTT G20 di Bali Indonesia beberapa waktu lalu.

Jokowi juga mengatakan bahwa kerja sama kedua negara sudah berjalan sangat baik dan berharap akan dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.

 

Share:

Kamis, 25 Agustus 2022

Jokowi Tiba-tiba Tolak China-Arab untuk Kirim Ekspor Beras

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN). Dan turut memacu produksi pangan termasuk beras di dalam negeri.

Dengan begitu, kata Jokowi, Indonesia bisa lebih leluasa untuk mengekspor pangan, seperti beras. Tidak seperti saat ini, Indonesia belum bisa mengekspor pangan pokok seperti beras.

Seruan serupa sempat diungkapkan Jokowi dalam kesempatan berbeda. Apalagi, jika melihat penghargaan yang baru diberikan IRRI karena menilai sistem ketahanan pangan RI baik dan sudah swasembada beras sejak 2019.

Hanya saja, imbuhnya, saat ini Indonesia belum bisa mengekspor beras.

"China minta beras 2,5 juta ton. Dari Saudi minta sebulan 100 ribu ton beras. Saat ini kita belum berani. Tapi begitu produksinya melompat karena bapak ibu terjun ke situ bisa saja melimpah dan bisa kita ekspor. Dengan harga yang sangat feasible, harga sangat baik," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada KADIN, dikutip Rabu (24/8/2022).

Sementara, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya merilis, hasil Survei Cadangan Beras Nasional tahun 2022. Hasil survei menunjukkan, per akhir Juni 2022, tercatat stok beras di Indonesia mencapai 9,71 juta ton.

Di mana stok beras nasional per akhir Juni 2022 adalah sebanyak 67,94% ada di rumah tangga, sebanyak 11,40% lainnya ada di Bulog. Sedangkan, di penggilingan ada 7,15% dan pedagang ada 10,67%. Proporsi stok beras di rumah tangga dan Bulog cenderung meningkat selama Maret-Juni 2022.

 

Share:

Jumat, 24 Juni 2022

MENLU SAUDI TEMUI JOKOWI, BERI JANJI KUOTA HAJI RI AKAN DITAMBAH

 

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud. Jokowi dan Pangeran Faisal membahas pelaksanaan haji dan ekonomi. Jokowi mengapresiasi Arab Saudi yang kembali membuka pelaksanaan ibadah haji tahun ini setelah menurunya sebaran angka COVID-19 dalam 2 tahun ke belakang. Hal ini disambut antusias masyarakat Indonesia yang sudah hampir 2 tahun tertahan menunaikan kewajiban ibadah haji ke tanah suci Mekah.

Hal ini disambut baik masyarakat Indonesia dengan jumlah jemaah haji asal Indonesia yang berangkat tahun ini mencapai 100.051 orang. Bersumber dari Saudi Expatriates, Indonesia termasuk salah satu penerima kuota haji terbanyak pada tahun 2022 dari 10 negara yang memberangkatkan jamaah haji nya ke tanah suci Mekah.

Presiden Jokowi mengenai status Indonesia yang telah keluar dari daftar merah COVID-19 Arab Saudi, lantaran tidak terlepas dari kemampuan Indonesia menjelaskan dan menyakinkan pemerintah Arab Saudi mengenai kondisi kasus COVID-19 di Indonesia yang berangsur membaik yang ditandai dengan keluarnya Indonesia dari zona merah penyerbaran COVID-19. 


“Menlu Arab Saudi menjelaskan rencana ke depan, jika situasi membaik maka kuota haji untuk Indonesia akan ditambah,” kata Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/6).

Dari perkembangan ibadah haji 2022 terpantau, jemaah haji kloter pertama telah berangkat ke Tanah Suci pada Sabtu (4/6/2022). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan ada perubahan besar terkait dengan syarat kesehatan jamaah haji. Jemaah haji wajib memperoleh hasil tes PCR COVID-19 negatif tiga hari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi menetapkan bahwa jamaah haji yang akan berangkat sudah  harus mengantongi hasil tes PCR negative pada 48 jam sebelum keberangkatan.

Direktur pelayanan Haji dalam Negeri, Saiful Mujab menjelaskan, fase keberangkatan ditandai dengan terbangnya kloter pertama jemaah embarkasi Solo atau SOC 01 sebanyak 358 jemaah yang telah diberangkatkan pada pukul 00:30 WIB (4/6/2022).  “Alhamdulillah jemaah SOC 1 sudah mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah Pukul 08:58 waktu Arab Saudi atau 12:58 waktu Indonesia barat,” Terang Saiful Mujab di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.



Share:

Definition List

Unordered List

Support