Tampilkan postingan dengan label Produksi Beras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produksi Beras. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Agustus 2022

Jokowi Tiba-tiba Tolak China-Arab untuk Kirim Ekspor Beras

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN). Dan turut memacu produksi pangan termasuk beras di dalam negeri.

Dengan begitu, kata Jokowi, Indonesia bisa lebih leluasa untuk mengekspor pangan, seperti beras. Tidak seperti saat ini, Indonesia belum bisa mengekspor pangan pokok seperti beras.

Seruan serupa sempat diungkapkan Jokowi dalam kesempatan berbeda. Apalagi, jika melihat penghargaan yang baru diberikan IRRI karena menilai sistem ketahanan pangan RI baik dan sudah swasembada beras sejak 2019.

Hanya saja, imbuhnya, saat ini Indonesia belum bisa mengekspor beras.

"China minta beras 2,5 juta ton. Dari Saudi minta sebulan 100 ribu ton beras. Saat ini kita belum berani. Tapi begitu produksinya melompat karena bapak ibu terjun ke situ bisa saja melimpah dan bisa kita ekspor. Dengan harga yang sangat feasible, harga sangat baik," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada KADIN, dikutip Rabu (24/8/2022).

Sementara, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya merilis, hasil Survei Cadangan Beras Nasional tahun 2022. Hasil survei menunjukkan, per akhir Juni 2022, tercatat stok beras di Indonesia mencapai 9,71 juta ton.

Di mana stok beras nasional per akhir Juni 2022 adalah sebanyak 67,94% ada di rumah tangga, sebanyak 11,40% lainnya ada di Bulog. Sedangkan, di penggilingan ada 7,15% dan pedagang ada 10,67%. Proporsi stok beras di rumah tangga dan Bulog cenderung meningkat selama Maret-Juni 2022.

 

Share:

Selasa, 16 Agustus 2022

Jokowi Targetkan 38 Bendungan Selesai Tahun Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 38 bendungan rampung dibangun di Indonesia pada tahun 2022 ini. Sementara pada 2024 mendatang, pihaknya menargetkan 61 bendungan.

Hal itu ia ungkapkan saat memberikan pidato dalam acara penyerahan penghargaan ketahanan pangan beras dari International Rice Research Institute (IRRI) hari ini, Minggu (14/8).

"Seingat saya sampai saat ini telah diresmikan 29 bendungan besar dan tahun ini akan selesai lagi totalnya 38 bendungan. Dan sampai 2024 akan kita selesaikan kurang lebih 61 bendungan," kata Jokowi.

Selain bendungan, Jokowi juga menargetkan pembangunan 4.500 embung. Dia mengklaim sejak 2015, pihaknya sudah fokus untuk membangun infrastruktur pertanian.

"Kita sudah membangun banyak bendungan, embung, jaringan irigasi. 1,1 juta jaringan irigasi yang telah kita bangun selama 7 tahun ini," ucapnya.

Dengan begitu, Jokowi berharap produksi beras di Indonesia konsisten meningkat. Dari 2019 sampai 2021, produksi beras mencapai 31,3 juta ton.

Oleh sebab itu, menurutnya Indonesia layak dianugerahi oenghargaan ketahanan pangan beras oleh IRRI.

"Peningkatan dan konsistensi inilah yang saya lihat dilihat oleh FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia PBB) dilihat oleh IRRI, karena memang jumlah itu adalah jumlah yang real" ucapnya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support