Tampilkan postingan dengan label Kelapa Genjah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelapa Genjah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Agustus 2022

Jokowi: 800 Juta Orang Terancam Kelaparan Akut

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan 800 juta orang di dunia terancam kelaparan dan kekurangan pangan akut.

Saat ini, Jokowi mengatakan lebih dari 300 juta orang di dunia sudah menghadapi kekurangan pangan akut dan kelaparan.

"Sekarang 300 juta lebih orang terancam kekurangan pangan akut dan kelaparan. Di beberapa negara sudah mulai, mulai, mulai, dan diperkirakan kalau tidak ada solusi bisa masuk ke 800 juta orang," ungkap Jokowi dalam YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (11/8).

Merespons situasi ini, ia meminta semua pihak dan khususnya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk segera membuat lahan yang selama ini menganggur menjadi produktif.

"Inilah kenapa kami ingin lahan-lahan yang tidak produktif itu diproduktifkan. Urusan cabai, ini harusnya rumah tangga di desa itu menanam itu di polybag atau di pekarangannya," ujar Jokowi.

Jika sejumlah rumah tangga melakukan hal tersebut, Jokowi yakin lonjakan harga cabai tak akan terjadi lagi. Pasalnya, pasokan cabai otomatis akan berlimpah atau sesuai dengan kebutuhan.

Sementara, ia mengatakan Kementerian Pertanian juga gencar menanam kelapa genjah di lahan-lahan yang tak produktif. Namun, hasil tanam tersebut baru akan terlihat pada dua tahun mendatang.

"Kelapa genjah yang nanti hasilnya dua tahun, 2,5 tahun. Dalam satu tahun nanti pohon bisa 180 buah yang itu bisa dibuat gula semut, minyak kelapa, dan dijual buahnya untuk minuman segar," terang Jokowi.

Penanaman genjah kelapa sudah dilakukan di Solo Raya, Boyolali, Karanganyar, dan Sukoharjo.

Rinciannya, pemerintah menanam 46 ribu kelapa genjah di Boyolali, 44 ribu di Karanganyar, dan 110 ribu di Sukoharjo.

"Targetnya kurang lebih 1 juta kelapa genjah. Tapi tidak kelapa saja nanti ada jagung, lalu dibagi juga bibit cabai," tutup Jokowi.

 

Share:

Hadapi Krisis Pangan Dunia, Jokowi Ajak Masyarakat Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai hingga kelapa genjah menghadapi krisis pangan global. Hal itu disampaikan saat melaksanakan program Penanaman 1 Juta Kelapa Genjah di Solo Raya.

"Inilah kenapa lahan-lahan tidak produktif diproduktifkan sehingga rumah tangga bisa tanam kelapa, cabai dan lainnya agar tidak kekurangan pangan," kata dia melalui pernyataan tertulis, Jumat (12/8/2022).

Menurutnya program strategis tersebut diluncurkan untuk memperkuat sektor pertanian menghadapi krisis pangan global dan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengoptimalkan lahan pekarangan dan hamparan.

"Kita tahu saat ini dunia dilanda krisis pangan terjadi kekurangan pangan dan kelaparan akut sudah terjadi di beberapa negara. Diperkirakan kalau ini tidak ada solusi 300 juta orang lebih kekurangan pangan dan kelaparan," ungkapnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menambahkan penanaman kelapa genjah menjadi harapan baru untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, menurunkan pengeluaran dan meningkatkan pendapatan rumah tangga dan mengembangkan ekonomi wilayah di tengah tantangan krisis pangan dunia.

Tidak hanya kegiatan tanam, industri pengolahan ke depan terus disiapkan sehingga menghasilkan produk turunan kelapa yang bernilai jual tinggi seperti minyak kelapa dan gula semut. "Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi, kami mengembangkan kelapa genjah 1 juta secara nasional. Kita tingkatkan perekonomian rumah tangga," katanya.

Menurut dia peran ibu-ibu menaman cabai hingga kelapa genjah dipekarangan rumah dapat menambah pendapatan dan kesejahteraan. Harga kelapa genjah pandan wangi di Amerika mencapai Rp 80.000 hingga Rp 120.000 per buah yang sudah di kemas.

 

Share:

Jumat, 12 Agustus 2022

Bertolak ke Jateng, Jokowi Akan Tinjau Pengembangan Kelapa Genjah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Jawa Tengah dalam rangka kunjungan kerja. Jokowi bakal meninjau pengembangan kelapa genjah.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (11/8/2022), Jokowi bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.30 WIB.

Setiba di Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jokowi dan rombongan akan langsung menuju Desa Giriroto. Di sana, Jokowi akan meninjau pengembangan kelapa genjah sekaligus melakukan penanaman kelapa genjah dan tanaman sela bersama para petani setempat.

Selain di Desa Giriroto, Jokowi diagendakan untuk melakukan kegiatan serupa di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. Jokowi dan Iriana beserta rombongan direncanakan akan kembali ke Jakarta pada petang harinya.

urut mendampingi Jokowi dan Iriana dalam penerbangan menuju Jawa Tengah, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Marsda TNI Wahyu Hidayat, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support