Tampilkan postingan dengan label Pengungsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengungsi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 April 2024

HOAX! Beredarnya Video Di Media Sosial Bahwa UNHCR Terancam Terjerat UU Nomor 6/2011 Tentang Keimigrasian Karena Melindungi Rohingnya Merupakan Kabar Sesat, Faktanya Klaim Tersebut Tidak Benar Yang Terjadi Justru Mereka Itu Pengungsi Bukan Imigran

Yogyakarta – Beredarnya video di media sosial yang menyebutkan bahwa UNHCR terancam terjerat dalam UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian karena melindungi etnis Rohingya adalah kabar yang salah. Faktanya, klaim tersebut tidak benar, karena yang terjadi sebenarnya adalah UNHCR melindungi pengungsi, bukan imigran.

Penting untuk memahami perbedaan antara pengungsi dan imigran. Pengungsi adalah orang yang telah meninggalkan negaranya karena alasan-alasan tertentu yang meresahkan, seperti perang atau persekusi, sedangkan imigran adalah orang yang datang ke negara lain dengan tujuan untuk tinggal dan bekerja secara permanen.

UNHCR adalah lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab untuk melindungi dan membantu pengungsi di seluruh dunia. Tugas utama UNHCR adalah memberikan perlindungan kepada pengungsi, termasuk Rohingya, yang telah mengalami konflik dan kekerasan di negara asal mereka.

Dalam konteks hukum, pengungsi memiliki hak-hak tertentu berdasarkan Konvensi Pengungsi 1951, yang melindungi mereka dari pengusiran atau penolakan kembali ke negara asal yang tidak aman. Oleh karena itu, UNHCR tidak dapat dijerat dalam UU tentang keimigrasian, karena perannya adalah memberikan perlindungan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Berdasarkan fakta tersebut, video yang beredar di media sosial tentang UNHCR terjerat dalam UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian adalah hoax atau berita palsu. Penting bagi kita semua untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, agar tidak terjebak dalam penyebaran berita yang salah atau menyesatkan.

 

Share:

Selasa, 07 Maret 2023

Berikan Semangat! Jokowi dan Iriana Jokowi berkunjung ke langsung posko pengungsian korban kebakaran TBBM Plumpang

Yogyakarta – Mendengar adanya musibah kebakaran yang terjadi di kampung tanah merah Plumpang membuat semua orang jadi turut prihatin. Jokowi sebagai kepala negara merasa perlu hadir di tengah – tengah masyarakat korban dari kebakaran tersebut untuk memberikan semangat.

Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi melakukan tinjuan langsung ke posko pengungsian korban kebakaran TBBM Plumpang. Para korban kebakaran tersebut menempati posko tenda – tenda darurat yang berada di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasela.

Setibanya di lokasi Jokowi langsung melihat kondisi para korban yang tengah berada di tenda – tenda darurat pengungsian. Jokowi juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pengungsi menanyakan kondisi serta kebutuhan yang belum terpenuhi selain itu juga membagikan bantuan makanan.

Jokowi berharap kepada semua korban bisa tetap tegar dan tabah dalam menerima musibah yang dialami, semoga tetap semangat menjalani kehidupan kedepannya.

Jokowi juga mengucapkan bela sungkawa terhadap keluarga korban yang meninggal dunia akibat musibah tersebut.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support