Tampilkan postingan dengan label Santri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Santri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Maret 2023

Santri Berkarya! Jokowi mendukung pondok pesantren di Indonesia belajar manajemen pengolahan pertanian kepada Ponpes Al-Ittifaq

Yogyakarta – Banyak stigma di era modern yang disematkan kepada lulusan pondok pesantren yang tidak bisa mengikuti perkembangan dunia modern. Tapi nampaknya itu semua telah terbantahkan oleh keberhasilan ponpes Al-Ittifaq yang telah berhasil melakukan manajemen pertanian.

Koperasi pondok pesantren Al-Ittifaq telah berhasil mengelola hasil pertanian dengan baik untuk menjadi pembelajaran para santrinya sehingga bisa jadi bekal kelak ketika sudah lulus. Mendengar hal tersebut membuat Jokowi juga merasa bangga bahwa Ponpes Al-Ittifaq bisa menyingkirkan stigma bahwa lulusan pondok tidak bisa mandiri.

Melihat keberhasilan Ponpes Al-Ittifaq membuat Jokowi memberikan instruksi kepada seluruh Ponpes yang ada di Indonesia untuk bisa menirunya. Menurut Jokowi apa yang telah berhasil dipraktekan oleh Ponpes Al-Ittifaq bisa juga diterapkan oleh Ponpes yang lain.

Jokowi berkeinginan supaya Ponpes Al-Ittifaq bisa menjadi pusat pembelajaran manajemen pertanian bagi Ponpes seluruh Indonesia.

 

Share:

Kamis, 12 Januari 2023

Berkah Santri! Jokowi Berikan Hadiah Sepeda Kepada Santri dan Santriwati Pilihan yang Hadir Pada Acara Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN)

Yogyakarta – Pada peringatan acara festival tradisi islam nusantara (FTIN) menjadi hari bahagia dan bersejarah bagi beberapa santri. Pasalnya pada acara tersebut Jokowi membagikan sepeda kepada beberapa santri yang ikut hadir peserta tampil pada acara tersebut.

Setelah selesai memberikan sambutan Jokowi memberikan hadiah sepeda ke beberapa santri dan santriwati. Santri dan santriwati yang pertama menerima hadiah sepeda adalah penabuh gendang dan vokalis putri pembaca nadhom alfiyah.

Jokowi merasa terhibur akan penampilan dan suara mereka, kemudian kedua orang yang dimaksud maju dan bertemu Jokowi setelah itu di data untuk dapat sepeda. Kemudian Jokowi masih memberikan hadiah sepeda, kali ini adalah pemain hadroh termuda, maju tiga orang santri yang bernama Dian (12 tahun), Aufar (13), dan Adit (12). dan bertemu Jokowi kemudian di data untuk dapat sepeda.

Terakhir Jokowi meminta kepada anggota banser tertua untuk maju dan anggota silat pagar nusa wanita termuda untuk maju. Kedua orang yang dimaksu Jokowi pun maju untuk bertemu Jokowi. Kedua orang tersebut Sudaryono, 51 tahun dan Laura, 14 tahun setelah bertemu Jokowi keduanya dicatat untuk dapatkan sepeda kemudian turun.

Pada kesempatan Jokowi memberikan tantangan kepada santri terkait tanggal peringatan hari santri. Pertanyaan tersebut dijawab oleh Muhammad Iqbal Maulana di atas panggung di depan Jokowi. Sepeda terakhir pada malam itu jatuh ke tangan Muhammad Iqbal Maulana.

 

Share:

Rabu, 11 Januari 2023

Spektakuler! Jokowi Presiden Pertama yang Menyaksikan Pembacaan Nadhom Alfiyah Karya Ibnu Malik oleh 500 Santri, di Acara Festival Tradisi Islam Nusantara

Jokowi menghadiri Festival Tradisi Islam Nusantara (FTIN) yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Acara tersebut digelar sebagai salah satu rangkaian dalam rangkaian memperingati satu abad Nahdlatul Ulama.

Pembukaan acara tersebut diawali dengan pertunjukan pembacaan Nadhom Alfiyah Karya Ibnu Malik oleh 500 Santri. Selain pembacaan Nadhom Alfiyah juga ada penampilan dari rebana sebanyak 300 santri serta tari daerah islami oleh 500 penari.

Melihat pertunjukan tersebut membuat Jokowi takjub akan penampilan dari para santri dan santriwati. Menurut Jokowi pendidikan pondok pesantren tidak kalah bagus dan memiliki kreatifitas seni yang sama tinggi seperti pendidikan umum.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga menitipkan pesan mengajak seluruh umat islam dapat menjaga serta melestarikan seni dan budaya tanah air.

Selain penampilan santri pada acara tersebut juga akan digelar simposium yang melibatkan 25 cendekiawan dan budayawan berlatar nahdliyin dari seluruh Indonesia.

 

Share:

Sabtu, 16 Juli 2022

BERPIHAK KEPADA SANTRI, JOKOWI BATALKAN PENCABUTAN IZIN PONPES SHIDDIQIYAH JOMBANG

Pemerintah membatalkan pencabutan izin Pondok Pesantren Majma'al Bahrain Shiddiqiyah yang berada di Jombang, Jawa Timur.

Setelah ditelaah, tidak ada keterlibatan ponpes dalam dugaan kasus pencabulan yang dilakukan salah satu pemimpin ponpes berinisial MSAT.

"Karena itu atas arahan dari Bapak Presiden sebaiknya pencabutan status izin operasional supaya dibatalkan biar anak-anak segera masuk sekolah lagi," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang saat ini sebagai Menteri Agama ad interim saat ditemui wartawan, Selasa (12/7/2022).

Menurutnya, kasus dugaan pencabulan harus dipisahkan dengan operasional Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah karena merupakan dua hal berbeda. Kepentingan belajarsantri harus dilindungi dan dijamin agar dapat terselenggara dengan baik. Sementara pihak-pihak yang diduga kuat melakukan tindak pidana, telah diproses secara hukum.

"Mereka sudah menyerahkan diri, sudah ditahan ya, sekarang pondoknya biar berjalan normal. Karena itu masyarakat saya mohon bisa jernih melihat masalahnya gitu," katanya.

Muhadjir berharap ribuan santri tidak khawatir lagi mengenai kepastian status Ponpes Shiddiqiyyah. 

"Untuk terjamin itu, maka statusnya harus dipulihkan, baik lembaga maupun anak-anak ini. Orang tua juga merasa nyaman, yang penting harus segera ada perbaikan-perbaikan manajemen di pondok pesantren," katanya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support