Tampilkan postingan dengan label Sembako Murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sembako Murah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Mei 2024

Fakta Sebenarnya, Video Yang Menyatakan Janji Kampanye Program Kartu Sembako Murah Jokowi Tidak Terealisasi Adalah Tidak Benar, Faktanya Jokowi Sudah Memenuhi Janji Kampanyenya Melalui Alokasi Anggaran Jumbo Yang Diakomodir Dalam RAPBN 2020

Yogyakarta – Belakangan ini, beredar unggahan video di media sosial Facebook yang menyatakan bahwa janji kampanye Presiden Joko Widodo terkait Program Kartu Sembako Murah tidak terealisasi. Klaim ini tidak benar dan menyesatkan. Faktanya, Presiden Jokowi telah memenuhi janji kampanyenya dengan mengalokasikan anggaran yang signifikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 untuk mendukung program tersebut.

Program Kartu Sembako Murah adalah salah satu inisiatif pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Melalui program ini, pemerintah memberikan subsidi langsung yang memungkinkan masyarakat mengakses sembako dengan harga yang lebih rendah. Alokasi anggaran jumbo dalam RAPBN 2020 menunjukkan komitmen serius pemerintah untuk menyejahterakan rakyat dan menurunkan angka kemiskinan.

Pemerintah telah mendistribusikan Kartu Sembako Murah kepada jutaan keluarga di seluruh Indonesia. Langkah ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya berjanji, tetapi juga bertindak nyata dalam memenuhi janjinya. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Meski demikian, sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba merusak citra pemerintah dengan menyebarkan informasi palsu. Video di Facebook yang menyatakan bahwa program ini tidak terealisasi adalah salah satu contoh dari upaya tersebut. Informasi keliru seperti ini dapat menyesatkan dan merugikan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayainya dan menyebarkannya lebih lanjut.

Pemerintahan Presiden Jokowi terus berkomitmen untuk memperkuat stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai program sosial yang didukung oleh alokasi anggaran yang tepat, pemerintah berupaya keras untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia.

Dalam menghadapi hoaks dan informasi keliru, masyarakat diharapkan tetap kritis dan cerdas dalam menyikapi setiap informasi yang beredar. Dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa.

Dengan demikian, mari kita dukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dan menjaga stabilitas nasional dengan mengedepankan fakta dan kebenaran.

 

Share:

Kamis, 30 Juni 2022

Tol Laut dan Penambahan Kapal Turunkan Harga Komoditas Hingga 30 Persen



        Proyek Tol Laut yang digagas Presiden Jokowi dinilai berhasil mendorong pemerataan harga beragam komoditi di seluruh pelosok Indonesia. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Mugen S Sartoto menyebutkan selain mampu memasarkan produk lokal, keberadaan Tol Laut di Tidore Kepulauan juga telah berhasil menurunkan harga bahan pokok penting atau Bapokting. "Berdasarkan informasi dari Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Tidore keberadaan Tol Laut telah berhasil menurunkan harga," kata Mugen dalam keterangan tertulis, ditulis Selasa (21/6/2022).

Tol laut adalah konsep untuk memperbaiki proses pengangkutan logistik di Indonesia, sehingga proses distribusi barang,terutama bahan pangan, di Indonesia menjadi semakin mudah. Konsep ini berdampak terhadap harga bahan pokok yang semakin merata di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai contoh harga beras medium yang pengirimannya menggunakan Tol Laut dijual dengan harga Rp 9.500/kg, sementara yang pengirimannya tidak menggunakan Tol Laut dijual dengan harga Rp 10.000/kg. Kemudian, tepung terigu dijual Rp 10.000/kg (tol laut), sementara pedagang non Tol Laut menjual dengan harga Rp 15.000. Gula Pasir jualnya Rp 15.000, non tol laut Rp 16.000, air mineral 600 mili per karton Rp 45.000, non tol laut dijual Rp 55.000 per karton.

"Berdasarkan informasi Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Tidore hampir semua barang bahanpokok dikirim dengan Tol laut dari Surabaya, misalnya beras, minyak goreng, gula, bawang merah dan barang penting seperti Semen, Keramik, Cat, Baja Ringan dan barang penting lainnya," jelas dia. Dari dinas Perindustrian perdagangan, barang lain yang mengalami penurunan yaitu Minyak goring, bawang merah, semen, keramik, cat, dan baja ringan.

“Konsep tol laut adalah bukti kecerdasan Jokowi dalam mencarikan solusi atas tingginya harga bahan-bahan pokok di luar pulau Jawa,” kata Alex Indra Lukman, anggota Komisi V DPR.

Masalah tersebut muncul karena sentra ekonomi di Indonesia terpusat di pulau Jawa dan di saat yang sama infrastruktur logistik, yaitu pelabuhan dan jalan raya, di Indonesia sangat minim, sehingga menyulitkan distribusi barang ke seluruh Indonesia. Jokowi memberikan solusi atas masalah itu dengan membuat konsep tol laut.

Jokowi meningkatkan kapasitas 24 pelabuhan yang sudah ada serta menambah armada kapal laut pengangkut barang ke seluruh pelosok Indonesia. Untuk mendukung konsep itu, Jokowi juga membangun jalan Tol Trans Jawa, Tol Trans Sumatra, jalan Trans Papua, Trans Sulawesi, dan Trans Kalimantan. Di pulau-pulau itu, Jokowi juga membangun rel kereta, yang tujuannya untuk memudahkan distribusi barang. "Jadi, konsep tol laut itu terintegrasi dengan pembangunan jalan-jalan tadi. Tol laut untuk koneksi antarpulau, kemudian infrastruktur jalan untuk memudahkan distribusi barang.

 

        Setelah semuanya terintegrasi, baru nanti akan berbondong-bondong masuk investor ke seluruh pelosok Indonesia," kata Alex. Melalui tol laut, ribuan dari sapi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa terkirim dengan cepat ke beberapa daerah di Indonesia, sehingga harga daging sapi tidak mengalami lonjakan tinggi di saat-saat tertentu, seperti di bulan Ramadan dan saat Idul Fitri. (*) 

Share:

Definition List

Unordered List

Support