Tampilkan postingan dengan label lg. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lg. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2022

Kata Jokowi Suara Mobil Listrik Halus..Harganya Segini Nih

 


Jakarta - Ekosistem mobil listrik di Indonesia tengah bergeliat. Dukungan pemerintah pun kian terlihat setelah Presiden Joko Widodo menjajal mobil listrik Genesis G20 di Batang, Jawa Tengah. Mobil ini juga bakal digunakan sebagai kendaraan resmi kepala negara yang hadir di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

"Tadi saya nyoba mobil listriknya Genesis dari Hyundai. Saya kira halus, enggak ada suaranya," ujar Presiden dalam keterangannya di kawasan proyek KCC Glass, Rabu (8/6/22).

Namun, Hyundai sebagai produsen mobil tersebut belum menjualnya secara bebas. Dari daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang tertera dalam Permendagri No. 1/2021 tentang Perhitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Tahun 2021, untuk generasi mesin ICE, Genesis memiliki NJKB sebesar Rp892 juta.

Harga tersebut baru perkiraan NJKB, bukan on the road (OTR) atau nilai yang harus dibayar oleh pembeli. Nantinya, pembeli masih harus menanggung berbagai pajak seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB) hingga Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Diperkirakan harga mobil ini bakal dijual dengan harga Rp 1 miliar.

Pabrikan asal Korea Selatan itu baru menjual beberapa mobil listriknya, mulai dari Ioniq Electric, Kona Electric hingga Ioniq 5. Nama terakhir bahkan merupakan produksi Cikarang, Indonesia sejak Maret 2022 lalu.

Selain Hyundai, beberapa mobil listrik dari brand lain pun sudah mulai masuk ke pasar otomotif RI, diantaranya Tesla hingga Nissan Leaf. Namun, mobil-mobil tersebut impor dari luar negeri. Dari segi harga pun masih terlampau tinggi dari yang banyak terjual di Indonesia, yakni di harga Rp 600 juta ke atas.

Berikut daftar harga mobil listrik di RI:

- Tesla Model 3 Standard Plus: Rp 1.500.000.000

- Tesla Model Y Long Range: Rp 2.000.000.000

- Nissan Leaf: Rp 728.000.000

- Lexus UX 300e: Rp 1.431.000.000

- Renault Twizy: Rp 595.000.000

- Hyundai Ioniq Electric: Rp 682.000.000

- Hyundai Kona Electric: Rp 742.000.000

- Hyundai Ioniq 5: Rp 718.000.000 - Rp 829.000.000.

Selain nama-nama di atas, pabrikan mobil yang selama puluhan tahun menguasai pasar otomotif Indonesia, yakni Toyota juga sudah menyiapkan kendaraan berbasis listrik full pada Toyota Innova EV Concept. Namun, Toyota belum mengumumkan secara resmi kapan mobil tersebut bakal dirilis.


Share:

Rabu, 08 Juni 2022

Ini Dana Rp142 T yang Siap 'Disiram' LG untuk Investasi di RI

 



Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya setelah konsorsium asal Korea Selatan, LG Energy Solution menanamkan modalnya di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan LG untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mencapai US$ 9,8 miliar atau setara Rp 142 triliun.

"Saya ingin sampaikan terima kasih kepada konsorsium LG yang bekerja sama dengan BUMN atas kerja kerasnya sehingga bisa kita mulai. Total investasi bukan jumlah sedikit Rp 142 triliun," kata Jokowi, Rabu (8/6/2022).

Jokowi mengaku senang lantaran pembangunan industri baterai listrik terintegrasi mulai berjalan. Apalagi, investasi LG merupakan yang pertama di dunia yang mengintegrasikan produksi kendaraan listrik dari hulu hingga ke hilir.

"Dimulai dari nikel, smelter, prekusor, katoda, kemudian baterai listrik, baterai pack, hingga mobil listrik. Masih ditambah lagi dengan industri daur ulang baterai," tegasnya.

Selain itu, Jokowi juga senang lantaran komitmen investasi LG juga nantinya akan menciptakan lapangan kerja. Setidaknya, sebanyak 20 ribu pekerja bisa terserap dari pembangunan pabrik ini.

"Ini jumlah yang tidak kecil, di mana-mana di dunia sekarang ini pembukaan lapangan kerja adalah kunci," tegas Jokowi.




Share:

Jokowi Punya Mimpi RI Jadi Negara Terbesar Produk Basis Nikel


Jakarta - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memiliki mimpi besar untuk tanah air, yakni Indonesia bisa menjadi negara terbesar produsen utama penghasil produk-produk barang yang berbasis nikel. Hal ini didukung dengan produksi nikel yang memang besar di Indonesia.

Jokowi mengatakan, sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, diharapkan Indonesia menjadi produsen.

"Sekali lagi Indonesia akan menjadi produsen utama produk-produk barang yang berbasis nikel seperti lithium, baterai listrik. Ini kesempatan emas untuk membangun ekonomi hijau ke depan," terangJokowi dalam Seremoni Implementasi Rencana Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi di KIT Batang, Rabu (8/6/2022).

Hal itulah yang membuat keinginan Jokowi menjadi bulat untuk menyetop ekspor bijih nikel dan akan dilanjutkan dengan penyetopan ekspor komoditas bahan mentah lainnya seperti bauksit.

"Sehingga kita bisa memproduksi barang jadi yang berasal dari aluminium," ungkap Jokowi.

Dalam kesempatan sama, Jokowi pada hari ini, Rabu (8/6/2022) meresmikan investasi konsorsium LG Energy Solution membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Adapun nilai investasi yang bakal digelontorkan perusahaan asal Korea tersebut mencapai US$ 9,8 miliar atau Rp 142 triliun.

Jokowi bilang, bahwa investasi LG di Indonesia merupakan investasi pertama di dunia yang sudah terintegrasi, di mulai dari penambangan nikel, pembangunan smelter, prekusor pabrik katoda hingga pabrik pembuatan baterai listrik sampai mobil listrik.

"Masih ditambah lagi industri daur ulang baterai. Ini dari hulu sampai hilir end to end semuanya dikerjakan dalam investasi ini," ungkap Jokowi dalam Seremoni Implementasi Rencana Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi di KIT Batang, Rabu (8/6/2022).

Jokowi mengungkapkan investasi pengembangan pabrik baterai oleh konsorsium LG ini menembus sangat besar, atau menembus US$ 9,8 miliar atau Rp 142 triliun.

"Dan yang paling saya senangi adalah menyerap tenaga kerja kita sampai 20 ribu orang, ini jumlah yang tidak kecil. Di mana-mana di dunia saat in pembukaan lapangan kerja merupakan kunci. Dan yang saya senang investasi dari hulu ke hilir tersebar di beberapa kawasan negara kita," ungkap Jokowi.

Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa ada negara tetangga Indonesia yang tidak senang ketika Indonesia mengembangkan pabrik industri baterai listrik.

"Baterai ini godaannya banyak, keliatannya negara tetangga kita belum ikhlas kalau Indonesia jadi negara industrialis baterai. Tapi pemerintah Korea di bawah menteri dan LG telah sepakat untuk membangun ekosistem baterai mobil listrik di Indonesia," terang Bahlil.

Bahlil mengatakan, pembangunan ekosistem baterai mobil listrik sudah dimulai sejak Hyundai melakukan produksi mobil listriknya di Indonesia. Namun, Bahlil mengakui bahwa banyak pihak yang belum ikhlas jika Indonesia menjadi pusat ekosistem baterai mobil listrik dunia.




 

Share:

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG di Batang Rp 142 T


Jakarta - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hari ini meresmikan investasi konsorsium LG Energy Solution membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Adapun nilai investasi yang bakal digelontorkan perusahaan asal Korea tersebut mencapai US$ 9,8 miliar atau Rp 142 triliun.

Jokowi bilang, bahwa investasi LG di Indonesia merupakan investasi pertama di dunia yang sudah terintegrasi, di mulai dari penambangan nikel, pembangunan smelter, prekusor pabrik katoda hingga pabrik pembuatan baterai listrik sampai mobil listrik.

"Masih ditambah lagi industri daur ulang baterai. Ini dari hulu sampai hilir end to end semuanya dikerjakan dalam investasi ini," ungkap Jokowi dalam Seremoni Implementasi Rencana Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi di KIT Batang, Rabu (8/6/2022).

Jokowi mengungkapkan investasi pengembangan pabrik baterai oleh konsorsium LG ini menembus sangat besar, atau menembus US$ 9,8 miliar atau Rp 142 triliun.

"Dan yang paling saya senangi adalah menyerap tenagakerja kita sampai 20 ribu orang, ini jumlah yang tidak kecil. Di mana-mana di dunia saat in pembukaan lapangan kerja merupakan kunci. Dan yang saya senang investasi dari hulu ke hilir tersebar di beberapa kawasan negara kita," ungkap Jokowi.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pembangunan ekosistem baterai mobil listrik sudah dimulai sejak Hyundai melakukan produksi mobil listriknya di Indonesia. Namun, Bahlil mengakui bahwa banyak pihak yang belum ikhlas jika Indonesia menjadi pusat ekosistem baterai mobil listrik dunia.

Jokowi mengungkapkan investasi pengembangan pabrik baterai oleh konsorsium LG ini menembus sangat besar, atau menembus US$ 9,8 miliar atau Rp 142 triliun.

"Dan yang paling saya senangi adalah menyerap tenagakerja kita sampai 20 ribu orang, ini jumlah yang tidak kecil. Di mana-mana di dunia saat in pembukaan lapangan kerja merupakan kunci. Dan yang saya senang investasi dari hulu ke hilir tersebar di beberapa kawasan negara kita," ungkap Jokowi.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pembangunan ekosistem baterai mobil listrik sudah dimulai sejak Hyundai melakukan produksi mobil listriknya di Indonesia. Namun, Bahlil mengakui bahwa banyak pihak yang belum ikhlas jika Indonesia menjadi pusat ekosistem baterai mobil listrik dunia.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support