Tampilkan postingan dengan label Korban Gempa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korban Gempa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2023

Jokowi kirimkan 140 ton kebutuhan makanan dan bahan logistik lainya untuk korban gempa Turki serta Suriah

Yogyakarta – Jokowi menepati janjinya terkait pengiriman bantuan kemanusian untuk korban gempa di Turki dan Suriah. Sebelumnya Jokowi telah mengirimkan dua kloter bantuan berupa bantuan personil dan kebutuhan medis darurat korban gempa.

Kali ini kembali mengirim satu kloter bantuan susulan berupa bahan makanan dan bahan – bahan logistik lainya total sebanyak 140 ton. Kiriman bantuan kloter ketiga tersebut merupakan bantuan  para korban gempa setelah berhasil dievakuasi dari lokasi reruntuhan.

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jakarta. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Jokowi kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy selaku penanggung jawab koordinator bantuan bencana Turki - suriah.

 

Share:

Sabtu, 18 Februari 2023

Merasa Terbantu! Presiden Recep Tayyip Erdogan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang dikirimkan oleh Jokowi

Yogyakarta – Recep Tayyip Erdogan pemimpin Turki yang mengetahui kedatangan bantuan dari Indonesia merasa sangat bangga dan terharu. Erdogan tidak mengira jika bantuan dari Indonesia tersebut bisa segera sampai dan memberikan bantuan kepada korban gempa.

Bahkan Erdogan mengucapkan banyak terima kasih kepada Jokowi yang dengan sigap mengirimkan bantuan ke Turki. Erdogan juga memuji Jokowi sebagai pemimpin Indonesia yang jiwa kemanusian yang tinggi, sungguh beruntungnya.

Ucapan terima kasih Erdogan tersebut diterima langsung oleh Jokowi melalui sambungan telepon begitu tim bantuan mendarat.

Bantuan yang dikirimkan oleh Jokowi untuk membantu korban bencana gempa di Turki dan Suriah sudah sampai. Jokowi mengirimkan bantuan berbentuk personil pencarian dan pertolongan dari Basarnas serta kebutuhan obat – obatan untuk pertolongan pertama.

Bantuan tersebut telah mendarat di Turki sejak 12 desember untuk kloter pertama berjumlah 48 personil dan dua ekor anjing pelacak. 

Jokowi berpesan kepada semua tim yang bertugas untuk tetap semangat dan jaga kondisi, berikan pertolongan terbaik untuk saudara – saudara kita di Turki.

 

Share:

Sabtu, 10 Desember 2022

Jokowi Tambah Besaran Bantuan Korban Gempa Cianjur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menambah besaran bantuan dana pembangunan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Presiden Jokowi menyatakan penyaluran bantuan dana pembangunan rumah rusak akibat gempa Cianjur yang nominalnya akan bertambah ini bakal dilakukan secara bertahap.

Menurut Presiden Jokowi, ada alasan khusus yang membuat pemerintah akan memberikan bantuan dana pembangunan rumah rusak akibat gempa Cianjur ini secara bertahap.

Update kabar pemerintah bakal menambah besaran bantuan dana pembangunan rumah rusak terdampak gempa Cianjur serta alasan disalurkan secara bertahap diungkap Presiden Jokowi pada Kamis, 8 Desember 2022.

Pada tanggal tersebut, Jokowi juga menyerahkan langsung bantuan dana stimulan tahap pertama untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur.

Penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak terdampak gempa Cianjur ini dilakukan Presiden di Lapangan Tembak Tapal Kuda Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah.

Dengan diberikannya dana stimulan tersebut, Presiden berharap warga bisa segera memulai pembangunan rumahnya dengan pembersihan puing-puing bangunan.

“Titipan saya agar pembangunannya segera dimulai, rumah-rumah yang runtuh segera dibersihkan dari puing-puing. Batu batanya yang bisa dipakai dibersihkan dipakai lagi. Kayunya yang bisa dipakai juga agar bisa dipakai lagi,” ungkapnya.

Pada penyerahan bantuan tahap pertama tersebut, diserahkan sekitar 8.100 bantuan bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa dalam bentuk buku rekening Bank Mandiri.

Kepala Negara mengatakan, uang bantuan tersebut nantinya bisa diambil oleh warga secara bertahap, tidak sekaligus.

Alasan pemerintah menerapkan mekanisme tersebut, ujarnya, agar uang bantuan itu betul-betul dimanfaatkan masyarakat 100 persen guna pembangunan rumahnya, bukan untuk kepentingan lain.

“Pengalaman kita di provinsi yang lain, diberikan semua, diambil semua, tidak jadi barang, tidak jadi rumah. Ada yang justru jadi sepeda motor. Oleh sebab itu jangan kejadian itu di Cugenang, di Cianjur. Uang yang sudah diberikan agar 100 persen dipakai untuk perbaikan rumah yang kita miliki,” jelasnya.

Presiden pun meminta kepada Kepala BNPB Suharyanto agar prosedur pencairan bantuan stimulan ini disederhanakan untuk mempermudah warga.

“Saya sudah perintah ke Pak Kepala BNPB Pak Suharyanto agar prosedurnya itu disederhanakan, tidak memakai administrasi yang berbelit-belit. Tetapi sekali lagi yang tolong dipegang, Bapak, Ibu sudah pegang tabungan, ya itu memang uang Bapak, Ibu semuanya, enggak ada yang bisa memiliki selain Bapak, Ibu. Jelas ya? Nanti tahapannya akan kita buat sesederhana mungkin,” paparnya.

Adapun penambahan nilai bantuan bagi warga berdasarkan tingkat kerusakan rumahnya masing-masing menjadi Rp60 juta untuk rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

“Tadi malam hitung-hitung lagi, tadi pagi saya sudah juga menyampaikan ke Menteri Keuangan, ada uang atau tidak? Ternyata ada sedikit sehingga saya putuskan yang Rp50 juta akan menjadi Rp60 juta, yang Rp25 juta akan menjadi Rp30 juta, yang Rp10 juta akan menjadi Rp15 juta,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNPB menjelaskan bahwa setelah fase tanggap darurat hampir selesai, pihaknya secara paralel melakukan pendataan dan verifikasi rumah warga yang rusak.

Menurutnya, total ada 53.981 unit rumah warga rusak akibat guncangan gempa bumi M5,6 di Kabupaten Cianjur.

“Data sementara sekarang untuk seluruhnya rumah itu yang terdampak, data sementara adalah 53.981 rumah, rusak beratnya 13.133 unit, rusak sedangnya 15.348 unit, dan rusak ringannya 25.500 unit,” beber Suharyanto.

 

Share:

Sabtu, 26 November 2022

Jokowi Pastikan Semua Korban Gempa Cianjur ditangani Secara Maksimal

Kepala Negara Joko Widodo mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Kepala Negara ingin memastikan bahwa para pasien korban terdampak gempa Cianjur ditangani dengan baik.

“Yang pertama tadi pagi sudah saya sampaikan penyelamatan, evakuasi itu yang pertama. Kemudian saya tadi kesini untuk memastikan perawatan yang sakit itu betul-betul tertangani dengan baik,” ujar Kepala Negara dalam keterangannya selepas peninjauan.

Kepala Negara menjelaskan bahwa dari 741 pasien yang dirawat di RSUD Sayang Cianjur, kini tinggal 24 pasien. Menurutnya, sebagian pasien telah dipulangkan, sebagian lainnya dirujuk ke kota-kota sekitar untuk mendapatkan penanganan lebih baik.

“Sudah sebagian dipulangkan, sebagian juga dirujuk ke Bandung maupun ke Jakarta untuk yang kasus-kasus berat. Ke Sukabumi untuk yang kasus-kasus berat. Saya rasa saya melihat penanganan disini baik, yang berat dirujuk itu juga baik, kemudian yang sudah sembuh sudah diperbolehkan pulang,” ungkapnya.

Kepala Negara tiba di RSUD Sayang Cianjur langsung menuju tenda perawatan di halaman RSUD. Selain menyapa, Kepala Negara juga menyerahkan langsung santunan bagi para pasien korban terdampak gempa magnitudo 5,6 Cianjur.

 

Share:

Rabu, 23 November 2022

Jokowi Kunjungi Langsung Korban Gempa Cianjur

Korban bencana gempa berkekuatan 5,6 Magnitudo di posko pengungsian Taman Prawatasari Joglo Kabupaten Cianjur kaget dengan kedatangan Joko Widodo.

Jokowi menyampaikan belasungkawa atas bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat. "Pertama-tama atas nama pribadi, negara, saya ingin menyampaikan duka cita mendalam, belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat," ujar Jokowi, saat meninjau lokasi bencana di Cianjur.

Jokowi mengatakan, dia telah memerintahkan jajarannya, yaitu Kemenko PMK, BNPB, Basarnas, Kementerian PUPR, TNI dan Polri untuk membantu para korban, khususnya membuka akses yang terkena longsor.

Jokowi mengatakan, pihaknya akan mendahulukan untuk penyelamatan warga yang masih tertimbun longsor.

"Untuk korban-korban yang masih tertimbun, saya perintahkan itu didahulukan, evakuasi, penyelamatan, itu didahulukan," ujar Jokowi.

Pantauan di lokasi, Jokowi didampingi Ridwan Kamil dan H Herman Suherman mengunjungi tempat pengungsian.

Sesampainya di lokasi, Jokowi mendatangi tenda pengungsi untuk berbincang-bincang menanyakan keadaan. Lalu membagikan makanan dan paket sembako kepada korban gempa.

Jokowi juga menyampaikan bahwa korban yang rumahnya mengalami kerusakan, baik berat, sedang, dan ringan akan mendapat bantuan. Untuk rumah rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta.

Kepala Negara juga memastikan bahwa nantinya rumah-rumah korban gempa yang akan dibangun ulang akan mengikuti standar bangunan yang tahan gempa.

Usai berbincang dengan pengungsi dan membagikan sembako, Jokowi tampak memasuki tenda diikuti Ridwan Kamil, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, juga Bupati Cianjur Herman Suherman untuk membahas evakuasi dan penanganan gempa secara menyeluruh.

 

Share:

Sabtu, 16 Juli 2022

TEPATI JANJI JOKOWI BANGUN 12.264 UNIT RUMAH UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR

Kantor Staf Presiden (KSP) mengklaim pemerintahan Presiden Joko Widodo telah memenuhi janji memperbaiki rumah masyarakat yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Barat.

Tenaga Ahli Utama KSP Abraham Wirotomo mengatakan hal itu terbukti lewat penyaluran dana bantuan rumah yang sudah mencapai 12.264 unit dari jumlah total 12.643 penerima yang telah dilakukan verifikasi dan validasi. Ia mencatat sebanyak 11.906 unit rumah di antaranya sedang dalam proses pembangunan.

"Itu tersebar di tiga kabupaten, yakni Mamuju, Majene, dan Mamasa," kata Abraham usai rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkait penanganan pascabencana gempa bumi di Sulbar, Selasa (12/7/2022).

Abraham menyatakan perbaikan rumah merupakan amanat Jokowi saat meninjau lokasi gempa di Mamuju dan Majene pada pertengahan Januari 2021.

Kala itu, Jokowi memastikan warga yang rumahnya terdampak gempa akan mendapat ganti rugi dari pemerintah.

Instruksi Jokowi ditindaklanjuti dalam dokumen rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, oleh masing-masing daerah terdampak, yakni kabupaten Mamuju, Majene, dan Mamasa. Dokumen tersebut menjadi rancangan tindakan pemerintah dalam penanganan gempa di Sulawesi Barat.

"Jadi penyaluran bantuan ini bentuk kerja gotong royong antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam menjalankan arahan Presiden, yaitu memberikan bantuan dana untuk perbaikan rumah-rumah penduduk yang roboh akibat gempa." kata Abraham.

 "KSP sangat mengapresiasi kerja kolaborasi ini," imbuhnya. 

Berdasar data dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) BNPB, jumlah rumah rusak dalam kategori ringan, sedang, dan berat sebanyak 14.173 unit, dengan nilai anggaran bantuan stimulan rumah sebesar Rp342 miliar.

"Saat ini pemerintah bersama masyarakat mengejar target pembangunan rumah-rumah yang roboh," tutur Abraham.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support