Tampilkan postingan dengan label Bantuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantuan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Juli 2024

Presiden Jokowi Kunjungi Petani Bone Untuk Memberikan Bantuan Infrastruktur Irigasi Dan Pompanisasi Lahan Sebagai Upaya Meningkatkan Produksi Pangan

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo kembali menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia dengan mengunjungi petani di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Dalam kunjungan ini, Presiden Jokowi memberikan bantuan infrastruktur irigasi dan pompanisasi lahan guna mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor beras dan meningkatkan produksi beras dalam negeri.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat sektor pertanian. "Pembangunan infrastruktur irigasi dan pompanisasi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya beras, sehingga kita dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat kemandirian pangan nasional," ujar Presiden Jokowi.

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi juga berdialog langsung dengan para petani untuk mendengarkan aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi. Dialog ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap nasib petani dan pentingnya mendengarkan suara mereka dalam merumuskan kebijakan yang efektif. “Kami akan terus berupaya memberikan solusi konkret bagi para petani agar mereka dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Bantuan infrastruktur irigasi dan pompanisasi ini diharapkan dapat mengatasi masalah kekeringan yang sering menghambat produktivitas lahan pertanian di Bone. Dengan adanya sistem irigasi yang lebih baik, petani dapat mengoptimalkan lahan mereka dan meningkatkan hasil panen secara signifikan. Selain itu, pompanisasi lahan akan membantu dalam menjaga ketersediaan air yang cukup untuk tanaman sepanjang tahun.

Program ini sejalan dengan visi besar Presiden Jokowi untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung sektor pertanian, termasuk penyediaan bibit unggul, subsidi pupuk, dan pelatihan teknis bagi petani. Hasilnya, produksi beras dalam negeri terus meningkat dan ketergantungan pada impor semakin berkurang.

Kunjungan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur di kota-kota besar, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah pedesaan yang menjadi tulang punggung pertanian Indonesia. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian desa.

Dengan kerja nyata yang terus dilakukan oleh Presiden Jokowi dan pemerintah, optimisme masyarakat terhadap peningkatan produksi beras dalam negeri semakin besar. Hal ini tidak hanya akan mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional dan menciptakan stabilitas ekonomi yang lebih baik. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung para petani dan memastikan Indonesia menjadi negara yang mandiri dalam hal pangan.

 

Share:

Rabu, 19 Juni 2024

Menko PMK Menjelaskan Bahwa Pelaku Judi Online Dapat Dijerat Pidana Sedangkan Yang Berhak Menerima Bansos Adalah Keluarganya

Yogyakarta – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial (bansos). Menko PMK, Muhadjir Effendy, dengan tegas menekankan bahwa pelanggaran dalam distribusi bansos harus ditindak secara hukum karena merupakan tindak pidana. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga integritas program-program sosial yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Presiden Jokowi dan jajarannya memahami bahwa bansos merupakan hak bagi setiap anggota keluarga yang berhak menerimanya, seperti anak, istri, atau suami, guna memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Pemerintah tidak segan-segan untuk menindak tegas siapapun yang mencoba menyalahgunakan atau menggelapkan dana bansos ini. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana bantuan.

Keberhasilan pemerintah dalam program bansos ini merupakan salah satu bukti nyata dari komitmen Jokowi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program-program seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kartu Sembako, dan Program Keluarga Harapan (PKH) telah membantu jutaan keluarga di seluruh Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi, terutama di masa pandemi COVID-19.

Langkah-langkah tegas yang diambil pemerintah dalam menindak pelaku penyalahgunaan bansos tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Presiden Jokowi dengan tegas menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama dan segala bentuk korupsi atau penyalahgunaan dana publik tidak akan ditoleransi.

Selain memastikan keadilan dalam distribusi bansos, pemerintah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur dan proyek strategis lainnya seperti Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. Pembangunan IKN diharapkan dapat menciptakan pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan visi besar Jokowi untuk masa depan Indonesia, tetapi juga memperkuat citra kepemimpinannya sebagai presiden yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, upaya pemerintah dalam memastikan distribusi bansos yang tepat sasaran dan pembangunan IKN merupakan bagian dari strategi besar untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil dan makmur. Masyarakat diharapkan dapat terus mendukung program-program pemerintah demi tercapainya stabilitas nasional dan kemajuan yang berkelanjutan. Mari kita bersama-sama membangun masa depan Indonesia yang lebih baik di bawah kepemimpinan Jokowi yang visioner dan berintegritas.

 

Share:

Senin, 20 Mei 2024

Presiden Jokowi Menjelaskan Bahwa Bantuan Pangan Berupa Beras 10 Kilogram Kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Diperpanjang Hingga Desember 2024 Karena Kenaikan Harga Pangan Secara Internasional Bukan Untuk Cawe-Cawe Di Pilkada

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa perpanjangan program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hingga Desember 2024 murni dilakukan untuk mengatasi dampak kenaikan harga pangan secara internasional. Langkah ini tidak ada hubungannya dengan cawe-cawe atau campur tangan dalam Pilkada mendatang.

Kenaikan harga pangan global telah mempengaruhi stabilitas harga dalam negeri, sehingga pemerintah merasa perlu memperpanjang program bantuan ini untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Presiden Jokowi menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama pemerintah. "Keputusan ini diambil untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif kenaikan harga pangan yang bisa memperberat beban ekonomi mereka," ujar Presiden Jokowi.

Program bantuan pangan ini telah terbukti sangat membantu keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Melalui program ini, pemerintah berupaya untuk memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kategori kurang mampu.

Hoax dan disinformasi yang menyatakan bahwa perpanjangan program ini bertujuan untuk kepentingan politik semata adalah tidak berdasar. Pemerintah selalu berkomitmen untuk bertindak transparan dan akuntabel dalam setiap kebijakannya. Dengan demikian, program bantuan ini adalah bentuk nyata dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Presiden Jokowi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap kritis dan bijak dalam menerima informasi. Ia menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, guna mencegah penyebaran hoax yang dapat merusak stabilitas nasional.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk para ekonom dan pemerhati sosial, yang menilai bahwa langkah ini sangat tepat dalam situasi ekonomi global yang tidak menentu. Mereka berpendapat bahwa kebijakan ini akan membantu menjaga daya beli masyarakat dan mencegah peningkatan angka kemiskinan.

Dengan perpanjangan program bantuan pangan ini, pemerintah berharap dapat terus meringankan beban masyarakat dan memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari kebijakan pemerintah. Mari kita bersama-sama mendukung langkah-langkah positif yang diambil pemerintah demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

 

Share:

Sabtu, 23 Maret 2024

Berikan Banyak Pilihan, Jokowi Sekarang Tawarkan Banyak Skema Pembiayaan Yang Mendukung Usaha UMKM, Dengan Besaran Pinjaman Yang Beragam Mulai Dari Rp 10 Juta Hingga Rp 500 Juta Melalui Program KUR Dan PNM Mekaar

Yogyakarta – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) telah lama menunjukkan komitmennya untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama dalam perekonomian nasional. Langkah terbaru yang diambil adalah dengan menyediakan beragam skema pembiayaan yang memungkinkan UMKM untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Melalui Program KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan PNM Mekaar, pemerintah memberikan akses pembiayaan kepada UMKM dengan besaran pinjaman yang bervariasi, mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 500 juta. Langkah ini tidak hanya memberikan kesempatan lebih luas bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya, tetapi juga memberikan dorongan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi sektor UMKM di Indonesia.

Salah satu aspek penting dari skema pembiayaan ini adalah fleksibilitasnya. Dengan adanya berbagai pilihan besaran pinjaman, UMKM dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas usahanya. Hal ini memungkinkan UMKM untuk mengelola pinjaman dengan lebih efektif dan memaksimalkan penggunaannya untuk pertumbuhan usaha.

Tidak hanya itu, Program KUR dan PNM Mekaar juga memberikan kemudahan dalam proses pengajuan dan persetujuan pinjaman. Dengan proses yang lebih cepat dan sederhana, UMKM dapat mengakses dana lebih mudah dan lebih cepat, sehingga memungkinkan mereka untuk segera mewujudkan rencana pengembangan usaha tanpa terkendala oleh birokrasi yang berbelit-belit.

Keputusan pemerintah untuk menyediakan skema pembiayaan yang mendukung UMKM tidak hanya merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat stabilitas politik nasional. Dengan memberdayakan UMKM, pemerintah tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga mengurangi tingkat ketimpangan sosial dan ekonomi.

Selain itu, langkah ini juga membawa dampak positif dalam memperkuat citra pemerintah Jokowi di mata masyarakat. Tindakan nyata untuk mendukung UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan membangun ekonomi yang inklusif.

Dengan demikian, Program KUR dan PNM Mekaar adalah contoh nyata dari kinerja positif pemerintah Jokowi dalam memperkuat sektor UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga mendukung stabilitas politik nasional dan memperkuat citra positif pemerintahan Jokowi di mata masyarakat.

 

Share:

Kamis, 21 Maret 2024

Pemerintah Sedang Merancang Peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi Di Indonesia Melalui Strategi Pemberian Pinjaman Dengan Bunga Murah Kepada Calon Mahasiswa Supaya Bisa Masuk Perguruan Tinggi

Yogyakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) tengah merancang strategi untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui program pemberian pinjaman dengan bunga murah kepada calon mahasiswa, sehingga mereka dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mengejar pendidikan tinggi.

Pendidikan tinggi di Indonesia memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompetitif. Namun, masih banyak calon mahasiswa yang terkendala oleh biaya pendidikan yang tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mengambil langkah konkret dengan merancang program pemberian pinjaman dengan bunga murah.

Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua lapisan masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi. Dengan bunga yang terjangkau, diharapkan calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu pun dapat memperoleh pendanaan untuk melanjutkan pendidikan mereka di perguruan tinggi. Hal ini akan membantu meningkatkan APK pendidikan tinggi di Indonesia dan membuka peluang bagi lebih banyak individu untuk meraih cita-cita akademis mereka.

Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan stabilitas politik nasional melalui pemberdayaan pendidikan. Dengan meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi, pemerintah memberikan kontribusi positif dalam mengurangi disparitas sosial dan ekonomi di masyarakat. Selain itu, pendidikan tinggi yang terjangkau juga dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan daya saing ekonomi negara.

Pemberian pinjaman dengan bunga murah ini juga merupakan salah satu wujud dari kinerja positif pemerintahan Jokowi dalam memperkuat citra positifnya di mata masyarakat. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki perhatian yang besar terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya dalam hal pendidikan. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi calon mahasiswa, tetapi juga memberikan dorongan positif terhadap kinerja pemerintah dan citra Jokowi sebagai pemimpin yang peduli terhadap pendidikan.

Dengan demikian, program pemberian pinjaman dengan bunga murah untuk meningkatkan APK pendidikan tinggi merupakan langkah yang sangat positif dalam menciptakan stabilitas politik nasional dan memperkuat kinerja positif pemerintahan Jokowi. Melalui akses pendidikan yang lebih terjangkau, diharapkan Indonesia dapat mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, serta menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.

 

Share:

Senin, 18 Maret 2024

Selalu Terbuka, Pemerintah Kembali Mendapatkan Bantuan Dari Usaid Indonesia Untuk Membantu Mengatasi Perbaikan Gizi Anak Dan Pencegahan Stunting Di Papua Dengan Nilai Mencapai 4 Juta Dollar AS

Yogyakarta – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah secara konsisten berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup rakyatnya, termasuk dalam hal kesehatan dan gizi anak-anak. Dalam upaya ini, kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) terbukti menjadi salah satu langkah yang sangat efektif.

Baru-baru ini, pemerintah Indonesia kembali menerima bantuan dari USAID Indonesia dengan nilai mencapai 4 juta Dolar AS. Bantuan ini disalurkan khusus untuk membantu mengatasi perbaikan gizi anak dan pencegahan stunting di wilayah Papua, yang merupakan salah satu daerah dengan angka stunting tertinggi di Indonesia.

Langkah ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat, terutama terkait gizi anak-anak. Stunting, atau gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada masa perkembangan, memiliki dampak jangka panjang yang serius terhadap kesehatan dan perkembangan anak-anak.

Dengan menerima bantuan dari USAID Indonesia, pemerintah menunjukkan bahwa mereka terbuka terhadap kerja sama internasional dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bantuan ini juga merupakan bukti nyata dari hubungan yang baik antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam hal pembangunan manusia dan kesehatan.

Lebih lanjut, bantuan ini diarahkan secara khusus untuk wilayah Papua, yang seringkali menjadi fokus perhatian dalam upaya peningkatan kesejahteraan di Indonesia. Papua memiliki tantangan tersendiri dalam hal akses kesehatan dan gizi, sehingga bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat di sana.

Upaya pencegahan stunting dan perbaikan gizi anak membutuhkan pendekatan yang komprehensif, meliputi edukasi tentang gizi yang seimbang, akses terhadap pangan bergizi, layanan kesehatan yang berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga internasional seperti USAID.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam kondisi gizi anak di Papua, serta penurunan angka stunting di wilayah tersebut. Langkah ini juga akan memperkuat citra positif pemerintah Jokowi dalam menjalankan tanggung jawabnya untuk meningkatkan kualitas hidup rakyatnya, serta menunjukkan komitmen yang kuat dalam menciptakan stabilitas politik nasional.

Dalam konteks politik, upaya pemerintah dalam mengatasi masalah gizi anak dan stunting juga akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas politik nasional. Dengan meningkatnya kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, pemerintah dapat memperkuat legitimasinya di mata rakyat, serta menciptakan lingkungan sosial dan politik yang lebih stabil dan harmonis.

Dengan demikian, penerimaan bantuan dari USAID Indonesia untuk mengatasi perbaikan gizi anak dan pencegahan stunting di Papua tidak hanya merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu upaya untuk menciptakan stabilitas politik nasional yang lebih kokoh di bawah kepemimpinan pemerintah Jokowi.

 

Share:

Senin, 26 Februari 2024

Masih Bergulir, Jokowi Kembali Serahkan Secara Langsung Bantuan Pangan Beras Kepada Masyarakat Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara Yang Dihadiri Oleh Ratusan Warga Setempat Penuh Antusias Dan Semangat.

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Indonesia dengan secara langsung menyerahkan bantuan pangan berupa beras kepada warga Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan warga setempat yang penuh antusias dan semangat.

Keberadaan Presiden Jokowi dalam acara tersebut bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga sebagai bentuk nyata dari komitmen pemerintah untuk mendukung kesejahteraan rakyat, terutama di tengah-tengah masa sulit seperti saat ini. Bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan memastikan kecukupan pangan bagi mereka.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya solidaritas dan gotong royong di tengah-tengah masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah kesejahteraan dan ekonomi. Kedekatan dan kebersamaan antara pemerintah dan rakyat menjadi kunci utama dalam memastikan stabilitas dan kemakmuran bagi bangsa ini.

Tidak hanya sekadar menyerahkan bantuan pangan, kehadiran Presiden Jokowi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Interaksi langsung antara pemimpin negara dengan warga menunjukkan kedekatan emosional dan komitmen nyata dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Dalam konteks politik, kegiatan ini juga dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas pemerintahan secara keseluruhan. Sentuhan langsung dari Presiden Jokowi dalam penanganan isu-isu sosial dan ekonomi mampu memperkuat citra pemerintah sebagai pemimpin yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Kegiatan seperti ini juga menjadi momentum untuk memperkuat dukungan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi. Kepedulian dan aksi nyata yang ditunjukkan oleh Presiden dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan memperkuat dukungan terhadap kebijakan-kebijakan yang diterapkan.

Dengan sentuhan langsungnya dalam menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat Bitung, Presiden Jokowi sekali lagi menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat dan berjuang untuk kesejahteraan bersama. Langkah-langkah progresif seperti ini diharapkan akan terus memperkuat stabilitas pemerintahan dan mendukung kemajuan bangsa ke depannya.

 

Share:

Minggu, 25 Februari 2024

Presiden Joko Widodo Menyerahkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah Kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Di Kabupaten Maros Sebagai Salah Satu Upaya Pemerintah Dalam Menghadapi Kenaikan Harga Beras

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan rakyat dengan menyampaikan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Maros. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini.

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah selalu berkomitmen untuk melindungi kesejahteraan rakyat, terutama di tengah tantangan ekonomi seperti kenaikan harga beras. Beliau juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi masalah ini.

Bantuan pangan cadangan beras yang disalurkan kepada KPM di Kabupaten Maros merupakan bagian dari program-program perlindungan sosial yang telah dicanangkan oleh pemerintah Jokowi. Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan pangan kepada keluarga kurang mampu sehingga mereka dapat terhindar dari kelaparan dan kesulitan ekonomi.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, diharapkan tercipta keseimbangan antara penawaran dan permintaan beras sehingga harga beras dapat tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, penyerahan bantuan pangan cadangan beras ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah selalu siap mendengarkan aspirasi dan kebutuhan rakyat serta bertindak secara cepat untuk menjawabnya.

Dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pemerintahan. Melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan program-program perlindungan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, diharapkan pemerintahan Jokowi dapat semakin stabil dan terus mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Dengan demikian, penyerahan bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada KPM di Kabupaten Maros bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga sebuah langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga beras dan kesejahteraan rakyat. Dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat memperkuat fondasi pemerintahan Jokowi dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih sejahtera.

 

Share:

Kamis, 22 Februari 2024

Berkomitmen Ringankan Beban Masyarakat, Jokowi Memastikan Bahwa Program Bantuan Pangan Beras Kepada Masyarakat Berpendapatan Rendah Akan Terus Bergulir

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang berpendapatan rendah. Melalui program bantuan pangan berupa beras, pemerintah telah mengambil langkah konkret untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Hal ini sejalan dengan visi dan misi pemerintahan Jokowi yang selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Dalam upaya menegakkan keadilan sosial, Jokowi memastikan bahwa program bantuan pangan beras ini tidak hanya menjadi sekedar janji politik, tetapi juga menjadi kenyataan yang nyata dirasakan oleh masyarakat. Melalui program ini, jutaan keluarga Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan dapat merasakan dampak positifnya secara langsung. Mereka tidak lagi harus merasa khawatir akan kecukupan pangan di meja mereka.

Pemerintah Jokowi telah menunjukkan keberhasilan dalam implementasi program bantuan ini. Data statistik menunjukkan bahwa jumlah penerima manfaat terus bertambah dari tahun ke tahun, mencakup wilayah-wilayah yang sebelumnya terpinggirkan. Hal ini membuktikan bahwa pemerintahan Jokowi tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat.

Dengan keberlanjutan program bantuan pangan beras ini, diharapkan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat terus membaik. Dalam jangka panjang, hal ini juga akan berdampak positif terhadap stabilitas politik dan sosial di tanah air. Masyarakat yang merasa diakui dan dilindungi oleh pemerintah cenderung lebih mendukung dan percaya pada kebijakan yang diambil.

Melalui langkah-langkah nyata seperti program bantuan pangan beras ini, Jokowi tidak hanya menciptakan opini positif di tengah masyarakat, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk mendukung stabilitas pemerintahan. Dengan demikian, pemerintahan Jokowi semakin kokoh dan dapat terus menjalankan tugasnya untuk memajukan bangsa dan negara ke arah yang lebih baik.

 
Share:

Minggu, 18 Februari 2024

Bantu Meringankan Beban Masyarakat, Jokowi Berharap Dengan Adanya Bantuan Beras Sebesar 10 Kg Dari Pemerintah Bisa Membantu Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Pangan

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menunjukkan perhatiannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan memberikan bantuan berupa 10 kg beras. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya bahwa bantuan beras sebesar 10 kg ini akan memberikan dampak positif bagi keluarga-keluarga Indonesia, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini. Beliau menekankan pentingnya upaya bersama untuk saling mendukung dan membantu sesama, serta menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu berada di sisi rakyat.

Bantuan ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi dan kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Dengan memberikan bantuan pangan langsung, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sembako, tetapi juga memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat.

Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Jokowi untuk menciptakan Indonesia yang lebih sejahtera dan adil bagi semua warganya. Melalui bantuan seperti ini, diharapkan kesenjangan sosial dan ekonomi dapat dikurangi, serta masyarakat yang membutuhkan dapat mendapatkan bantuan yang mereka perlukan.

Selain itu, bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan stabilitas pangan di Indonesia. Dengan memberikan bantuan pangan langsung kepada masyarakat, pemerintah tidak hanya mengamankan pasokan pangan, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di pasar.

Presiden Jokowi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak sangatlah penting dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran bangsa.

Sebagai warga negara yang peduli, mari kita terus bersatu dan berupaya membantu sesama, serta mendukung langkah-langkah pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Dengan gotong royong dan kerja sama yang solid, kita akan dapat mengatasi berbagai tantangan dan mencapai masa depan yang lebih cerah bagi bangsa dan negara kita.

 

Share:

Minggu, 16 April 2023

Aksi Kemanusiaan Presiden Jokowi Bagikan Sembako di Bogor, Masyarakat Senang dan Berterima Kasih atas Bantuan yang diterima

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali memperlihatkan kepedulian dan perhatiannya terhadap masyarakat dengan membagikan bantuan sembako dan hampers di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Aksi yang dilakukan Presiden Jokowi ini mendapatkan respon positif dari warga yang antusias mengantre untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Masyarakat yang menerima bantuan sembako dari Presiden Jokowi merasa senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Meski harus antre lama, mereka tetap bersabar dan merasa terbantu dengan bantuan sembako tersebut. Bahkan, ada warga yang mengaku sedih karena tidak kebagian pada hari sebelumnya, tetapi merasa beruntung karena kebagian pada hari ini.

Dalam situasi pandemi yang masih berlangsung, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Aksi Presiden Jokowi yang secara langsung turun ke lapangan untuk membagikan bantuan sembako dan hampers kepada masyarakat, menunjukkan bahwa beliau peduli dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan, aksi positif dari Presiden Jokowi ini dapat menginspirasi dan membuka kesadaran bagi pihak lain untuk melakukan kegiatan serupa dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Hal ini juga dapat meningkatkan citra positif Presiden Jokowi di mata masyarakat sebagai seorang pemimpin yang peduli dan perhatian terhadap kesejahteraan rakyatnya.

 

Share:

Rabu, 12 April 2023

Mulai Berjalan! Jokowi berikan bantuan pangan beras kepada 21,3 juta keluarga miskin selama tiga bulan sebesar 10 kg setiap bulannya

Yogyakarta – Jokowi mulai menggelontorkan bantuan pangan berupa beras kepada 21,3 juta keluarga miskin untuk menghadapi puasa dan menjelang Lebaran 2023. Jokowi berharap bantuan tersebut juga diharapkan bisa menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.

Jokowi mengatakan bahwa program bantuan ini bakal berlangsung selama tiga bulan kedepan dengan masing – masing keluarga menerima 10 kg beras. Jokowi juga bakal terus melakukan pemantauan terkait pendistribusian bantuan tersebut supaya tepat sasaran.

Berdasarkan data dari Kementerian Sosial dengan kebutuhan total beras diperkirakan mencapai 640 ribu ton untuk tiga kali penyaluran hingga Mei 2023. Bantuan beras in merupakan salah satu program bantalan sosial yang terus digulirkan oleh Jokowi dari awal kepemimpinannya.

Jokowi meyakini dengan bantuan beras yang diterima masyarakat tersebut bisa meringankan beban mereka. Jokowi berharap setelah menerima bantuan beras masyarakat bisa mengalihkan uangnya untuk membeli lauk pauk yang bergizi serta seimbang.

 

Share:

Selasa, 11 April 2023

Masih Terus Berlanjut! Kegiatan bagi – bagi THR dan Sembako kepada tukang becak, pedagang dan warga sekitar pasar yang dilakukan oleh Jokowi di Solo belum berakhir

 

Yogyakarta – Kehadiran sosok Jokowi di Kota Solo memang selalu dinanti dan membawa berkah tersendiri kepada warga masyarakat. Jokowi kembali membagi – bagikan bingkisan THR kepada tukang becak, pedagang dan warga sekitar kawasan pasar yang berada di Solo.

Pada kesempatan kali ini Jokowi membagikan THR di Pasar Kembang dan Pasar Kadipolo yang dibagikan secara langsung. Bahkan pada kesempatan ini Jokowi juga ditemani ibu Iriana dan cucunya Jan Ethes ketika membagikan bingkisan THR tersebut.

Tentu kehadiran Jokowi langsung disambut dengan suka cita oleh seluruh masyarakat yang berada dilokasi. Jokowi membagikan bingkisan THR tersebut sambil berjalan kaki di teriknya sinar matahari bulan ramadhan.

Bingkisan THR tersebut berisi uang Rp 250 ribu dan Sembako yang dibagikan kepada masyarakat di Kota Solo. Warga yang menerima bingkisan THR dari Jokowi tersebut merasa sangat senang sebab bisa langsung ketemu kepala negara dan mendapat rejeki nomplok.

 

Share:

Senin, 10 April 2023

Bagikan THR! Jokowi dan cucunya Jan Ethes membagi – bagikan uang dan beras kepada para tukang becak yang mangkal di 3 pasar yang berada di Kota Surakarta

Yogyakarta – Kepulangan Jokowi ke Kota Surakarta bersama keluarganya membawa berkah tersendiri bagi sebagian orang. Pasalanya Jokowi membagi – bagikan tunjangan hari raya (THR) kepada warga masyarakat di Kota Surakarta terutama tukang becak.

Jokowi berkeliling ke sejumlah pasar yang ada di Kota Surakarta diantaranya Pasar Gede, Gading dan Nusukan. Jokowi begitu tiba di lokasi langsung menyambangi tukang becak yang sedang mangkal di sekitar pasar tersebut.

Jokowi memang dari dulu rutin memberikan THR kepada tukang becak yang ada di sekitar Kota Surakarta ketika berkeliling. Jokowi membagikan THR berupa uang yang terbungkus dalam amplop dan paket sembako kepada setiap tukang becak.

Pada kesempatan tersebut Jokowi mengajak cucunya Jan Ethes berkeliling untuk menyerahkan THR tersebut kepada orang – orang secara langsung. Jokowi ingin mengajarkan kepada cucunya tersebut untuk selalu berbagi kepada mereka yang membutuhkan dan kurang beruntung.

 

Share:

Senin, 27 Maret 2023

Berikan Bantuan! Jokowi melakukan kunjungan ke Abepura, Papua dalam rangka membagikan 2000 sembako kepada para pedagang dan pengunjung pasar

Yogyakarta – Nama Jokowi memang terkenal hingga seluruh pelosok negeri karena keberhasilan dalam membangun Indonesia. Jokowi terus memastikan bahwa kondisi masyarakat Indonesia selama dipimpin dirinya berada pada keadaan yang baik.

Salah satu cara Jokowi untuk memastikan kondisi rakyatnya adalah dengan melakukan kunjungan kerja ke daerah. Seperti agenda Jokowi yang melakukan kunjungan kerja untuk meresmikan pembangunan Papua youth creative hub (PYSH). Pada kesempatan tersebut Jokowi juga melakukan kunjungan ke Pasar Youtefa yang berada di distrik Abepura, Papua.  

Jokowi bertemu dengan para pedagang dan pembeli yang tumpah ruah di pasar Youtefa untuk bisa menyaksikan kedatangan kepala negara. Masyarakat begitu antusias menyambut kedatangan Jokowi ke Pasar Youtefa, di Papua tersebut. Papua merupakan salah satu provinsi menjadi prioritas Jokowi dalam daftar pembangunan nasional baik infrastruktur dan pendidikan.

Jokowi juga mem bagikan 2000 paket sembako kepada penjual dan pembeli yang kebetulan ada di Pasar Youtefa.

 

Share:

Senin, 13 Maret 2023

Rejeki Nomplok! Para petani di Kabupaten Ngawi mendapat hadiah tidak terduga, sebab kedatangan Jokowi yang membagi – bagikan uang cash Rp 1,2 juta

Yogyakarta – Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur lebih tepatnya ke Kabupaten Ngawi salah satunya untuk meninjau panen raya yang sedang berlangsung. Jokowi langsung menyambangi area persawahan yang berada di Desa Kartoharjo Kecamatan Ngawi melihat secara langsung petani yang sedang panen.

Tentu kedatangan Jokowi membuat para petani menjadi heboh, tak jarang dari mereka menyapa dari jarak jauh dengan melambaikan tangan. Jokowi yang mendapat salam tersebut membalas dengan melambaikan tangan nya juga kearah para petani.

Para petani tersebut tidak mengira kalau mereka bakal dikunjungi oleh Jokowi secara langsung ketika memanen padi. Selain itu para petani juga merasa begitu bahagia sebab mendapat rejeki nomplok atas kehadiran Jokowi.

Ternyata Jokowi membagi – bagikan uang tunai kepada seluruh para petani yang sedang bekerja di sawah tersebut. Para petani mendapatkan Rp 1,2 juta setiap orangnya, mereka sangat bersyukur dan senang atas perhatian Jokowi kepada mereka.

 

Share:

Selasa, 07 Maret 2023

Berpuasa dengan Tenang! Jokowi bakal menggelontorkan Bansos berupa paket sembako (beras, Telur dan Ayam) selama ramadhan dan lebaran 2023

Yogyakarta – Tahun 2023 menjadi tahun yang berat sebab masih dalam suasana pasca pandemi covid – 19 di susul adanya resesi serta perang Rusia – Ukraina. Tentu hal ini bakal memberatkan masyarakat Indonesia dalam menghadapi tahun 2023 ini.

Demi meringankan beban masyarakat tersebut Jokowi bakal meluncurkan bantuan sosial (Bansos) berupa beras, telur dan ayam jelang ramadhan dan Idul Fitri 2023. Jokowi bakal memberikan Bansos tersebut selama tiga bulan demikian juga untuk bantuan beras, telur dan ayam tersebut.

Pemberian bansos tersebut merupakan salah satu cara bagi Jokowi untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi inflasi selama puasa dan lebaran. Jokowi mengatakan bansos tersebut akan diberikan dalam 3 bulan, terutama bagi desil yang dapat program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai.

Selain memberikan bansos beras dan telur, Jokowi mengungkapkan ada 6 langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi inflasi jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Optimalisasi operasi pasar atau pasar murah, memastikan alokasi anggaran subsidi ongkos angkut melalui APBD, pengawasan harga pangan dan energi lewat koordinasi aparat penegak hukum, melakukan pemantauan harga kebutuhan bahan pokok dan melakukan suasion dalam rangka pengelolaan ekspektasi masyarakat atas harga pangan pokok.

 

Share:

Minggu, 12 Februari 2023

Perkuat Pertumbuhan Ekonomi! Jokowi kucurkan KUR sebesar Rp 3 T untuk Provinsi Aceh

Yogyakarta – Jokowi terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi terutama dari sektor pertanian yang memiliki peluang pasar besar. Demi mendukung hal tersebut Jokowi luncurkan kartu tani digital dan kredit usaha rakyat (KUR) lewat bank syariah Indonesia. 

Jokowi juga menyalurkan kartu tani digital kepada 439.109 petani di Provinsi Aceh sebagai wujud komitmen atas kesejahteraan petani. Kartu tani tersebut bisa digunakan untuk membeli pupuk subsidi dan bisa meringankan beban para petani terkait mahalnya harga pupuk.

Jokowi juga meluncurkan KUR lewat BSI dengan nilai mencapai Rp 3 T ini merupakan nilai kredit terbesar di Indonesia. Jokowi mengatakan untuk nilai kredit seluruh Indonesia itu mencapai Rp 14 T untuk provinsi Aceh berikan spesial dengan nilai paling besar diantara provinsi yang lain.

Jokowi berharap dengan adanya KUR tersebut bisa membantu pengembangan usaha dan menaikan kesejahteraan masyarakat Aceh. Jokowi melihat Aceh ini sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar mulai dari perdagangan, pertanian, perikanan dan perkebunan komplit. Jokowi juga memperingatkan kepada para penerima KUR untuk mempergunakan uang tersebut dengan hati – hati.

 

Share:

Selasa, 31 Januari 2023

Terkabul! Jokowi berikan beasiswa kepada anak bu Siti

Yogyakarta - Jokowi memenuhi janjinya kepada ibu Siti soal bakal memberikan bantuan terkait kebutuhan yang diperlukan. Jokowi bertemu dengan bu Siti ketika melakukan kunjungan kerja ke Manado, ketika itu bu siti curhat secara langsung soal kondisi ekonominya.

Tidak lama setelah pertemuan tersebut bu Siti dihubungi oleh staf kepresidenan dan meminta data-data anaknya untuk dibantu beasiswa dari Jokowi. Ibu Siti yang saat itu sedang berjualan di sekitar RSUP Prof. Kandou, Kota Manado, langsung menangis dan terduduk. Ucapan syukur tak henti-hentinya keluar dari mulut Ibu Siti Magfira saat mendengar kabar tersebut.

Penghasilan Ibu Siti dari berdagang puding dan suaminya, Pak Hamid, sebagai sopir serabutan tidak cukup untuk membayar UKT Devid.

Sebagai anak pertama laki-laki, awalnya ayah Devid ingin agar anaknya segera bekerja selepas lulus dari jurusan jaringan dan komputer di SMK. Namun, melihat tekad anaknya yang sangat kuat untuk melanjutkan studi membuat keduanya berupaya sekuat tenaga agar Devid bisa berkuliah.

Devid adalah anak yang rajin dan penurut di mata kedua orang tuanya. Jika Devid sedang belajar, ia sering lupa waktu. Tak heran jika Devid bisa meraih nilai memuaskan di semester pertamanya kuliah dengan indeks prestasi 3,6. Di sela-sela kuliahnya, Devid juga terkadang bekerja paruh waktu mencuci piring di sebuah restoran.

 

Share:

Sabtu, 10 Desember 2022

Jokowi Tambah Besaran Bantuan Korban Gempa Cianjur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menambah besaran bantuan dana pembangunan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Presiden Jokowi menyatakan penyaluran bantuan dana pembangunan rumah rusak akibat gempa Cianjur yang nominalnya akan bertambah ini bakal dilakukan secara bertahap.

Menurut Presiden Jokowi, ada alasan khusus yang membuat pemerintah akan memberikan bantuan dana pembangunan rumah rusak akibat gempa Cianjur ini secara bertahap.

Update kabar pemerintah bakal menambah besaran bantuan dana pembangunan rumah rusak terdampak gempa Cianjur serta alasan disalurkan secara bertahap diungkap Presiden Jokowi pada Kamis, 8 Desember 2022.

Pada tanggal tersebut, Jokowi juga menyerahkan langsung bantuan dana stimulan tahap pertama untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur.

Penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak terdampak gempa Cianjur ini dilakukan Presiden di Lapangan Tembak Tapal Kuda Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah.

Dengan diberikannya dana stimulan tersebut, Presiden berharap warga bisa segera memulai pembangunan rumahnya dengan pembersihan puing-puing bangunan.

“Titipan saya agar pembangunannya segera dimulai, rumah-rumah yang runtuh segera dibersihkan dari puing-puing. Batu batanya yang bisa dipakai dibersihkan dipakai lagi. Kayunya yang bisa dipakai juga agar bisa dipakai lagi,” ungkapnya.

Pada penyerahan bantuan tahap pertama tersebut, diserahkan sekitar 8.100 bantuan bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa dalam bentuk buku rekening Bank Mandiri.

Kepala Negara mengatakan, uang bantuan tersebut nantinya bisa diambil oleh warga secara bertahap, tidak sekaligus.

Alasan pemerintah menerapkan mekanisme tersebut, ujarnya, agar uang bantuan itu betul-betul dimanfaatkan masyarakat 100 persen guna pembangunan rumahnya, bukan untuk kepentingan lain.

“Pengalaman kita di provinsi yang lain, diberikan semua, diambil semua, tidak jadi barang, tidak jadi rumah. Ada yang justru jadi sepeda motor. Oleh sebab itu jangan kejadian itu di Cugenang, di Cianjur. Uang yang sudah diberikan agar 100 persen dipakai untuk perbaikan rumah yang kita miliki,” jelasnya.

Presiden pun meminta kepada Kepala BNPB Suharyanto agar prosedur pencairan bantuan stimulan ini disederhanakan untuk mempermudah warga.

“Saya sudah perintah ke Pak Kepala BNPB Pak Suharyanto agar prosedurnya itu disederhanakan, tidak memakai administrasi yang berbelit-belit. Tetapi sekali lagi yang tolong dipegang, Bapak, Ibu sudah pegang tabungan, ya itu memang uang Bapak, Ibu semuanya, enggak ada yang bisa memiliki selain Bapak, Ibu. Jelas ya? Nanti tahapannya akan kita buat sesederhana mungkin,” paparnya.

Adapun penambahan nilai bantuan bagi warga berdasarkan tingkat kerusakan rumahnya masing-masing menjadi Rp60 juta untuk rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

“Tadi malam hitung-hitung lagi, tadi pagi saya sudah juga menyampaikan ke Menteri Keuangan, ada uang atau tidak? Ternyata ada sedikit sehingga saya putuskan yang Rp50 juta akan menjadi Rp60 juta, yang Rp25 juta akan menjadi Rp30 juta, yang Rp10 juta akan menjadi Rp15 juta,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNPB menjelaskan bahwa setelah fase tanggap darurat hampir selesai, pihaknya secara paralel melakukan pendataan dan verifikasi rumah warga yang rusak.

Menurutnya, total ada 53.981 unit rumah warga rusak akibat guncangan gempa bumi M5,6 di Kabupaten Cianjur.

“Data sementara sekarang untuk seluruhnya rumah itu yang terdampak, data sementara adalah 53.981 rumah, rusak beratnya 13.133 unit, rusak sedangnya 15.348 unit, dan rusak ringannya 25.500 unit,” beber Suharyanto.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support