Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Februari 2024

Jokowi Menyerahkan Bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah Kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat

 

Yogyakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menghadapi tantangan kesejahteraan masyarakat, terutama di masa sulit seperti ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengambil langkah nyata dengan menyerahkan bantuan beras cadangan pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Dalam sebuah upacara yang berlangsung meriah dan penuh semangat di wilayah tersebut, Presiden Jokowi secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada para KPM yang hadir. Langkah ini bukan hanya sekedar simbol, namun juga menjadi implementasi nyata dari komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak.

Bantuan beras cadangan pangan yang disalurkan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Kabupaten Bekasi dipilih sebagai salah satu titik distribusi karena tingkat kebutuhan pangan yang cukup tinggi di daerah tersebut.

Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan penting tentang pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk di bidang pangan. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini adalah bukti nyata dari perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat, serta mengajak semua pihak untuk terus bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi situasi sulit.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat dukungan terhadap kelompok rentan dan masyarakat terdampak, sehingga memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan nasional. Dengan menyediakan bantuan pangan, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Di tengah berbagai kritik dan tantangan yang dihadapi, langkah-langkah nyata seperti ini menunjukkan bahwa pemerintahan Jokowi tetap fokus dan berkomitmen untuk memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan program ini tidak hanya akan menguntungkan para penerima manfaat langsung, tetapi juga akan membawa dampak positif bagi stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional secara keseluruhan.

Sebagai bagian dari komunitas, mari kita dukung dan aktif berpartisipasi dalam upaya pemerintah untuk membangun Indonesia yang lebih stabil, adil, dan sejahtera untuk semua. Bersama-sama, kita bisa melewati berbagai tantangan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

 

Share:

Sabtu, 10 Desember 2022

Jokowi Tambah Besaran Bantuan Korban Gempa Cianjur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menambah besaran bantuan dana pembangunan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Presiden Jokowi menyatakan penyaluran bantuan dana pembangunan rumah rusak akibat gempa Cianjur yang nominalnya akan bertambah ini bakal dilakukan secara bertahap.

Menurut Presiden Jokowi, ada alasan khusus yang membuat pemerintah akan memberikan bantuan dana pembangunan rumah rusak akibat gempa Cianjur ini secara bertahap.

Update kabar pemerintah bakal menambah besaran bantuan dana pembangunan rumah rusak terdampak gempa Cianjur serta alasan disalurkan secara bertahap diungkap Presiden Jokowi pada Kamis, 8 Desember 2022.

Pada tanggal tersebut, Jokowi juga menyerahkan langsung bantuan dana stimulan tahap pertama untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur.

Penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak terdampak gempa Cianjur ini dilakukan Presiden di Lapangan Tembak Tapal Kuda Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah.

Dengan diberikannya dana stimulan tersebut, Presiden berharap warga bisa segera memulai pembangunan rumahnya dengan pembersihan puing-puing bangunan.

“Titipan saya agar pembangunannya segera dimulai, rumah-rumah yang runtuh segera dibersihkan dari puing-puing. Batu batanya yang bisa dipakai dibersihkan dipakai lagi. Kayunya yang bisa dipakai juga agar bisa dipakai lagi,” ungkapnya.

Pada penyerahan bantuan tahap pertama tersebut, diserahkan sekitar 8.100 bantuan bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa dalam bentuk buku rekening Bank Mandiri.

Kepala Negara mengatakan, uang bantuan tersebut nantinya bisa diambil oleh warga secara bertahap, tidak sekaligus.

Alasan pemerintah menerapkan mekanisme tersebut, ujarnya, agar uang bantuan itu betul-betul dimanfaatkan masyarakat 100 persen guna pembangunan rumahnya, bukan untuk kepentingan lain.

“Pengalaman kita di provinsi yang lain, diberikan semua, diambil semua, tidak jadi barang, tidak jadi rumah. Ada yang justru jadi sepeda motor. Oleh sebab itu jangan kejadian itu di Cugenang, di Cianjur. Uang yang sudah diberikan agar 100 persen dipakai untuk perbaikan rumah yang kita miliki,” jelasnya.

Presiden pun meminta kepada Kepala BNPB Suharyanto agar prosedur pencairan bantuan stimulan ini disederhanakan untuk mempermudah warga.

“Saya sudah perintah ke Pak Kepala BNPB Pak Suharyanto agar prosedurnya itu disederhanakan, tidak memakai administrasi yang berbelit-belit. Tetapi sekali lagi yang tolong dipegang, Bapak, Ibu sudah pegang tabungan, ya itu memang uang Bapak, Ibu semuanya, enggak ada yang bisa memiliki selain Bapak, Ibu. Jelas ya? Nanti tahapannya akan kita buat sesederhana mungkin,” paparnya.

Adapun penambahan nilai bantuan bagi warga berdasarkan tingkat kerusakan rumahnya masing-masing menjadi Rp60 juta untuk rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

“Tadi malam hitung-hitung lagi, tadi pagi saya sudah juga menyampaikan ke Menteri Keuangan, ada uang atau tidak? Ternyata ada sedikit sehingga saya putuskan yang Rp50 juta akan menjadi Rp60 juta, yang Rp25 juta akan menjadi Rp30 juta, yang Rp10 juta akan menjadi Rp15 juta,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNPB menjelaskan bahwa setelah fase tanggap darurat hampir selesai, pihaknya secara paralel melakukan pendataan dan verifikasi rumah warga yang rusak.

Menurutnya, total ada 53.981 unit rumah warga rusak akibat guncangan gempa bumi M5,6 di Kabupaten Cianjur.

“Data sementara sekarang untuk seluruhnya rumah itu yang terdampak, data sementara adalah 53.981 rumah, rusak beratnya 13.133 unit, rusak sedangnya 15.348 unit, dan rusak ringannya 25.500 unit,” beber Suharyanto.

 

Share:

Senin, 29 Agustus 2022

Jokowi Kunjungi Bandung Besok, ke Pasar Cicaheum dan Makan Siang di Trunojoyo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan mengunjungi Bandung, Jawa Barat (Jabar), pada Minggu (28/8/2022).

Selama di Ibu Kota Provinsi Jabar tersebut, Jokowi diagendakan mengunjungi sejumlah tempat.

Pertama, Jokowi akan meninjau Pasar Cicaheum. Selanjutnya, dia akan menghadiri acara Musyawarah Rakyat (Musra) yang digelar di Gedung Youth Sport Center Arcamanik, hingga akhirnya santap siang di kawasan Jalan Trunojoyo. Untuk menyambut dan mengamankan situasi selama kunjungan presiden ke Kota Bandung, ratusan aparat keamanan akan diterjunkan oleh pihak Polda Jabar.

"Standar seperti biasa, karena kami pada posisi ring tiga ya, cuma pengamanan jalur dan lokasi," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, dikutip dari TribunJabar, Sabtu (27/8/2022).

Ibrahim menjelaskan, nantinya Polda Jabar akan mengerahkan beberapa divisi untuk memastikan keamanan presiden selama berada di Kota Bandung.

Adapun unsur kepolisian yang dilibatkan antara lain intelijen, Reserse Kriminal, Narkoba, Brimob, dan Unit Penjinak Bom.

Sementara itu, Satlantas Polrestabes Bandung tidak akan menutup jalan selama Presiden Jokowi berkunjung ke Kota Bandung.

"Jadi, sementara tidak ada rekayasa dan pengalihan arus. Hanya saat kepulangan (Jokowi) dari (gedung) Sport Jabar ke rumah makan Sambara (Jalan Trunojoyo)," ujar Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Deden Juandi.

"Tadinya mau lewat Gedung Sate, tapi karena di sana masih ada acara, jadi lewat ke Aryajipang, itu sebetulnya tidak masalah. Pengalihan dan rekayasa pun dianggap tidak ada, karena itu memang jalurnya," pungkasnya.

 

Share:

Kamis, 28 Juli 2022

2 Proyek Bendungan Di Jawa Barat Arahan Jokowi Dinilai Dapat Bantu Kurangi Banjir Jakarta

Proyek Bendungan Ciawi dan Sukamahi yang terletak di Kabupaten Bogor ditargetkan selesai tahun ini. Hal itu diungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau dua proyek nasional untuk pengendalian banjir itu.

“Insyaallah dalam waktu dekat, di tahun ini segera selesai dan segera diresmikan oleh Pak Presiden," ungkap Ridwan Kamil dalam pernyataan resminya yang dikutip di Twitternya, Selasa 26 Juli 2022.

Kunjungannya ke proyek Bendungan Ciawi dan Sukamahi itu juga sebagai bagian dari persiapan proses peresmian yang akan dilakukan Presiden Jokowi.

"Saya bertugas untuk memastikan persiapan-persiapan (Bendungan Ciawi dan Sukamahi diresmikan), juga melaporkan kepada masyarakat,” ungkap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga menerangkan kalau dua bendungan ini selesai diharapkan akan mengurangi volume air yang mengalir begitu saja ke Sungai Ciliwung.

Sekadar diketahui, dengan adanya proyek Bendungan Ciawi dan Sukamahi yang menghabiskan uang negara Rp1,6 triliun diharapkan bisa mengurangi volume air saat musim hujan.

"Sehingga potensi banjir di Jakarta bisa kita kurangi. Ini menjadi contoh betapa pemerintah serius dalam mengurangi kebencanaan air."

"Ini adalah dua dari sembilan bendungan yang dibangun di Jawa Barat dalam kepemimpinan Presiden Jokowi," papar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil berharap proyek-proyek nasional bendungan di Jawa Barat yang lainnya juga bisa segera selesai.

"Sehingga manajemen air di Jawa Barat yang merupakan provinsi yang paling banyak sungainya bisa kita kelola dengan baik," kata Ridwan Kamil.

Soal pengelolaan, Ridwan Kamil menjelaskan, karena ini aset proyek nasional maka akan dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Polanya bisa dikelola sendiri, koperasi, atau dilelang ke pihak ketiga. Apapun itu aset ini tetap milik negara hanya operatornya fleksibel sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menambahkan, diluar itu, karena bendungan ini adanya di Kabupaten Bogor, tentu pemandangannya sangat indah.

"Saya titip agar ada ekonomi pariwisata bagi dua bendungan ini, sehingga ketika situasi airnya tidak ada dinamika."

"Masyarakat bisa menikmatinya sebagai tempat wisata yang bisa menambah popularitas Kabupaten Bogor yang indah dalam hal pariwisata.

“Bendungan tidak identik dengan hal-hal yang sangat teknis, tapi juga hal-hal yang sangat visual yang membuat orang bangga melihat tempat yang luar biasa ini,” tambah Ridwan Kamil.

Terkait dengan itu, Ridwan Kamil memaparkan, objek wisatanya bisa ditentukan oleh stakeholder pariwisata Kabupaten Bogor.

"Pariwisata Kabupaten Bogor itu khas, dengan melihat pemandangan yang indah saja sudah dianggap healing. Tinggal kalau orang berkunjung ke sini gak mungkin kalo gak makan, jadi bisa ada kulinernya juga."

“Sehingga orang pulang dari sini bisa senang dan punya memori positif, juga kenyang dengan makanan yang enak-enak,” jelas Ridwan Kamil.

 

Share:

Sabtu, 16 Juli 2022

PERTEMUAN JOKOWI DENGAN PETANI DI SUBANG

Joko Widodo atau Jokowi pagi ini, Selasa, 12 Juli 2022, bertolak menuju Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, untuk melakukan kunjungan kerja. Jokowi dijadwalkan akan membagi-bagikan bantuan sosial atau bansos ke masyarakat dan menemui petani setempat.

Jokowi berangkat dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat, menggunakan helikopter Super Puma TNI AU sekitar pukul 07.30 WIB. Setibanya di landasan helikopter Lapangan Perum Sang Hyang Seri, Subang, Jokowi akan terlebih dulu menuju Pasar Sukamandi.

"Untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan pedagang," demikian keterangan tertulis Istana.

Selanjutnya, kepala negara akan menuju Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) untuk meninjau koleksi dan konservasi plasma nutfah tanaman padi, unit produksi benih sumber padi, hingga meninjau varietas padi dan produk inovasi Kementerian Pertanian.

Jokowi juga diagendakan berdialog dengan perwakilan petani. Selesai acara tersebut, Jokowi akan kembali ke landasan helikopter Lapangan Perum Sang Hyang Seri untuk kemudian lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan helikopter yang sama.

Adapun Jokowi melakukan kunjungan kerja ini bersama sejumlah menteri. Mulai dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support