Tampilkan postingan dengan label Sandiaga Uno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sandiaga Uno. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Maret 2024

Kemenkraf Menggandeng Pemerintah Singapura Untuk Melakukan Kolaborasi Terkait Penyelenggaraan Pagelaran Hiburan Kelas Dunia Baik Berupa Seni, Kebudayaan Serta Olahraga Di Indonesia Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Nasional

Yogyakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) Republik Indonesia mengumumkan kemitraan strategis dengan Pemerintah Singapura dalam menggelar pagelaran hiburan kelas dunia di Indonesia. Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang, termasuk seni, kebudayaan, dan olahraga, dengan tujuan utama untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Dalam pernyataannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang juga Ketua Umum Kadin, menekankan pentingnya kerjasama antar-negara dalam mengembangkan industri hiburan. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor ini, namun dibutuhkan sinergi dengan negara-negara lain untuk mencapai standar internasional.

Kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi Indonesia, terutama dalam meningkatkan daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan melibatkan Pemerintah Singapura, yang telah memiliki pengalaman dan reputasi dalam menyelenggarakan acara-acara hiburan dunia, Indonesia dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan citra negara sebagai destinasi hiburan global.

Pihak Kemenkraf telah menyiapkan berbagai program dan acara yang akan diselenggarakan bersama dengan pihak Singapura, termasuk konser musik, festival seni dan budaya, serta kompetisi olahraga internasional. Dengan demikian, diharapkan Indonesia dapat menjadi pusat hiburan yang menarik bagi wisatawan dan pengunjung dari berbagai belahan dunia.

Selain memberikan dampak positif dalam sektor pariwisata, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memberikan dorongan ekonomi yang signifikan bagi Indonesia. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, pertumbuhan industri hiburan, dan investasi terkait, diharapkan akan tercipta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Reaksi positif pun datang dari berbagai pihak, termasuk pelaku industri, komunitas seni dan budaya, serta pengamat ekonomi. Mereka menyambut baik inisiatif pemerintah dalam menggandeng negara tetangga untuk memperkuat industri hiburan Indonesia.

Kolaborasi antara Kemenkraf dan Pemerintah Singapura merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Diharapkan, sinergi ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pembangunan Indonesia di masa depan.

Dengan demikian, upaya pemerintah dalam memperkuat kerjasama kawasan, khususnya dalam bidang hiburan dan ekonomi kreatif, tidak hanya akan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

 

Share:

Sabtu, 24 Februari 2024

Kembangkan Potensi Baru, Menparekraf Menemui Sejumlah Pejabat Negara Bagian Victoria Guna Membahas Dan Menjajaki Potensi Kerja Sama Parekraf, Terutama Di Bidang Event Antara Indonesia Dengan Australia

 

1.     Kembangkan Potensi Baru, Menparekraf Menemui Sejumlah Pejabat Negara Bagian Victoria Guna Membahas Dan Menjajaki Potensi Kerja Sama Parekraf, Terutama Di Bidang Event Antara Indonesia Dengan Australia

Yogyakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), bersama delegasi resmi, telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi dari Negara Bagian Victoria, Australia. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menjajaki dan membahas potensi kerja sama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif antara Indonesia dan Australia, terutama dalam hal penyelenggaraan berbagai acara dan event.

Dalam pertemuan yang berlangsung secara santai namun produktif, Menparekraf menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengembangkan potensi baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia menekankan pentingnya kerja sama antarnegara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperluas pasar bagi produk-produk kreatif Indonesia.

Pejabat Negara Bagian Victoria, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyambut baik inisiatif dari pemerintah Indonesia. Mereka menegaskan komitmen mereka dalam mendukung kerja sama bilateral yang saling menguntungkan, terutama dalam mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua negara.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah potensi penyelenggaraan berbagai event berskala internasional, baik di Indonesia maupun di Negara Bagian Victoria. Kedua belah pihak sepakat untuk menjajaki kerja sama dalam hal ini, dengan tujuan untuk memperkaya pengalaman wisatawan dan mempromosikan budaya serta kreativitas dari kedua negara.

Pertemuan ini juga menjadi momentum bagi pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif dari kedua negara untuk saling berjejaring dan menjalin kemitraan yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara sektor publik dan swasta, diharapkan dapat tercipta berbagai program dan proyek kolaboratif yang memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi dan pemajuan pariwisata di kedua negara.

Langkah Menparekraf dalam mengadakan pertemuan dengan pejabat Negara Bagian Victoria ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat hubungan bilateral dengan Australia, khususnya dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kedekatan antara Indonesia dan Australia bukan hanya dalam hal politik dan ekonomi, tetapi juga dalam hal kebudayaan dan pariwisata, menjadi landasan kuat bagi kerja sama yang lebih erat di masa depan.

Dengan demikian, kerja sama antara Indonesia dan Negara Bagian Victoria, Australia, dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi dan diplomasi antarnegara. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Jokowi dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan di kawasan Asia Pasifik.

 
Share:

Senin, 10 Oktober 2022

WCCE 2022 di Bali Hasilkan Peta Jalan Ekonomi Kreatif untuk Kebangkitan Ekonomi Global

Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia ke-3 atau the 3rd World Conference on Creative Economy (WCCE) Tahun 2022 yang digelar pada 5-7 Oktober 2022 di Bali menghasilkan peta jalan ekonomi kreatif untuk pemulihan ekonomi global yang dinamakan “Bali Creative Economy Roadmap” atau “Bali Roadmap”.

“Bali Roadmap merupakan dokumen yang disepakati oleh para delegasi WCCE sebagai peta jalan untuk kebangkitan ekonomi, di mana sektor ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi global,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Jumat (07/10/2022).

Bali Roadmap merupakan hasil proses diskusi yang sudah diedarkan ke negara-negara anggota, organisasi internasional, dan pihak-pihak ekonomi kreatif yang berkepentingan sejak Juni 2022.  Pada Kamis (06/10/2022) Bali Roadmap disahkan oleh Menparekraf dan kemudian diadopsi dalam pertemuan tingkat menteri yang akan menjadi warisan bagi Indonesia di bidang ekonomi kreatif di dunia Internasional.

Bali Roadmap berisikan beberapa poin yaitu terkait  pengarusutamaan ekonomi kreatif dalam ekonomi dunia termasuk transformasi dari pelaku usaha informal ke usaha yang formal. Selain itu juga terdapat poin terkait akses pembiayaan yang membuka jalan bagi para pelaku ekraf agar bisa mendapatkan akses pembiayaan lebih luas.

Selanjutnya terdapat poin terkait pemasaran, khususnya upaya para pelaku ekraf agar mampu beradaptasi menggunakan teknologi digital di sisi pemasaran. Terdapat juga poin paling penting di bidang ekonomi kreatif, yaitu intellectual property (IP). Perlindungan kekayaan intelektual bisa digunakan untuk memajukan dan menjadi akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif.

Menparekraf berharap Bali Roadmap dapat memberikan kontribusi mengenai kebijakan-kebijakan tentang ekonomi kreatif di seluruh dunia.

“Kita juga melihat intervensi dari negara-negara di seluruh dunia mulai dari Amerika, Eropa, Afrika, Asia, hingga Timur Tengah yang telah memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Indonesia di ajang WCCE. Kita harapkan ini menjadi penyemangat kita untuk bangkit kembali sesuai dengan semangat G20, recover together recover stronger,” ujarnya.

Sandi menambahkan, di tengah ancaman inflasi global, sektor ekonomi kreatif menjadi tulang punggung yang didominasi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka 97 persen lapangan kerja.

“Delegasi Nigeria tadi menyampaikan 48 persen ekonominya adalah UMKM, sedangkan Indonesia 60 persen UMKM. Untuk itu sektor ekraf akan diperkuat dari sisi pasokan, keterampilan, SDM [sumber daya manusia] yang diberikan pendampingan, pemasaran, hingga pembiayaan. Ini cara kita untuk mengendalikan inflasi di sektor ekraf,” tandasnya.

Sebelum, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya pada forum yang dihadiri oleh 41 perwakilan negara di dunia ini menegaskan komitmen Indonesia untuk mengambil peran terdepan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif.

“Indonesia akan mengambil peran terdepan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, mendorong peran ekonomi kreatif yang lebih besar dalam pemulihan ekonomi global,” ucap Presiden, Kamis (06/07/2022).

Presiden Jokowi meyakini ke depan ekonomi kreatif dapat menjadi solusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan karena mampu mendobrak batas geografis, gender, ras, dan strata ekonomi.

“Ekonomi kreatif bisa menjadi pilar utama untuk mendobrak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pertumbuhan ekonomi untuk semuanya,” tutur Presiden.

Di saat pandemi COVID-19 membatasi mobilitas manusia, menurut Presiden, mobilitas karya ekonomi kreatif tetap mampu bergerak dan bertahan jika dibandingkan sektor lainnya. Bahkan, sejumlah subsektor ekonomi kreatif mampu tumbuh secara signifikan.

“Seperti aplikasi dan pengembang permainan, televisi, dan radio, bahkan tumbuh signifikan dipicu konsumsi konten yang meningkat siginifikan selama pandemi,” kata Presiden.

Presiden pun berharap penyelenggaraan WWCE ke-3 dapat menghasilkan “Bali Creative Economy Roadmap for Global Recovery” untuk mengakselerasi proses pemulihan ekonomi nasional dan global.

“Saya berharap World Conference on Creative Economy (WCCE) ke-3 menghasilkan Bali Creative Economy Roadmap for Global Recovery untuk mengakselerasi proses pemulihan ekonomi nasional dan global yang inklusif dan berkelanjutan,” tandas Presiden.

 

Share:

Sabtu, 23 Juli 2022

Bertolak ke NTT, Presiden Akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur Pendukung Pariwisata

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Iriana Joko Widodo bertolak ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan kunjungan kerja pada Kamis (21/07/2022). Presiden beserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Kabupaten Manggarai Barat menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 06.42 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Presiden akan meninjau dan meresmikan perluasan bandara tersebut. Setelah itu, Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana dijadwalkan bertolak menuju Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, dengan menggunakan kapal pinisi untuk meresmikan penataan kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo.

Setelahnya, Presiden akan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Marina, Labuan Bajo untuk meresmikan penataan kawasan Marina-Labuan Bajo dan sistem pengelolaan sampah warloka.

Selepas itu, Presiden dan Ibu Iriana akan menuju hotel tempatnya bermalam dan melanjutkan kunjungan kerja esok hari.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju ke Provinsi NTT di antaranya adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
 

Share:

Kamis, 30 Juni 2022

JOKOWI MINTA SANDIAGA UNO FOKUS KEMBANGKAN DESA WISATA

 

Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pengembangan desa wisata sehingga dapat mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Jokowi memerintahkan Sandiaga menghadiri kegiatan sosialisasi sadar wisata dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pelayanan di desa wisata.

“Kita mensosialisasikan desa wisata ini dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk mengangkat keunggulan daerahnya masing-masing. Masyarakat harus betul-betul sadar wisata dan kesadaran ini akan menjadi bagian dari kekuatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga Uno dikutip dari siaran resmi, Minggu.

Kegiatan Sosialisasi Sadar Wisata berlangsung di Desa Senteluk, Kabupaten Lombok Barat dan serentak di 4 Desa Lainnya yaitu Desa Pusuk Lestari di Kabupaten Lombok Barat, Desa Gili Indah dan Desa Medana di Kabupaten Lombok Utara serta Desa Jerowaru di Kabupaten Lombok Utara yang diikuti kelompok masyarakat dan pelaku pariwisata.

Selain memahami akan potensi yang ada, masyarakat juga harus paham nilai-nilai penting yang terkandung dalam Sapta Pesona, yakni keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan.

Aktualisasi nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari perilaku sehari-hari dalam melayani wisatawan sehingga menjadi pendukung tumbuhnya iklim kepariwisataan dan menjiwai nilai kearifan budaya lokal.

Pemahaman sadar wisata diharapkan dapat membangun pola pikir masyarakat agar menjadi pemeran aktif dalam pengembangan pariwisata di daerahnya.

“Kebersihan dan keramahtamahan adalah dua hal yang sangat penting (untuk dijaga) dan tentunya yang tidak kalah penting adalah partisipasi masyarakat untuk mengangkat keunggulan daerahnya masing-masing,” katanya.

Jokowi berharap sosialisasi ini tidak hanya menjadi bukti konkret kehadiran pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, sosialisasi diharapkan menjadi momentum pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya dan membangkitkan kesadaran masyarakat akan potensi wisata yang ada di daerahnya. Apalagi ada sejumlah acara besar yang dilaksanakan di Nusa Tenggara Barat seperti MotoGP Mandalika, Pesona Senggigi, dan MXGP Samota, Sumbawa.

“Warga di sini harus betul-betul sadar wisata. Harus betul-betul menjadi bagian dari kekuatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif dan nantinya investor akan datang sendirinya membangun homestay bersama warga, membangun produk-produk.

ekonomi kreatif dan dengan sendirinya kunjungan wisatawan akan meningkat,” ungkap Jokowi.

Senada dengan pernyataan Jokowi, kepada Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Adella Raung, bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) merupakan fokus dari program Kampanye Sadar Wisata, dengan kegiatan sosialisasi sebagai salah satu tahapannya.

“Untuk menjawab tantangan yang peluang yang muncul, Kemenparekraf mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM yang dilaksanakan melalui program Kampanye Sadar Wisata,” papar Adella.

Kampanye Sadar Wisata berlangsung pada 2022-2023, ditujukan bagi para pelaku pariwisata dan warga di 65 desa wisata di tahun 2022 dan 90 desa wisata pada tahun 2023 di 4 wilayah Destinasi Super Prioritas, meliputi Danau Toba, Borobudur-Yogya-Prambanan, Mandalika, dan Labuan Bajo, serta 2 Destinasi Pariwisata Prioritas Bromo-Tengger-Semeru dan Wakatobi.

Terkait desa wisata, Jokowi kepada Adella Raung menjelaskan bahwa desa wisata mempunyai peran penting dalam membangun Indonesia.

“Desa wisata memiliki potensi besar untuk membangkitkan kembali pariwisata di Indonesia. Kami melihat potensi lapangan pekerjaan yang begitu besar dan peluang usaha yang baik bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Jokowi. 


Share:

Definition List

Unordered List

Support