Tampilkan postingan dengan label Kemenparekraf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemenparekraf. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2024

Bangun Ekonomi Terintegrasi, Sekretaris Kemenko Perekonomian Pemilihan PIK 2 Dan BSD Sebagai Kawasan Yang Masuk Kedalam Psn Karena Adanya Green Destination Rekomendasi Dari Kemenparekraf Dan Pengembangan Biomedical Oleh Kemenkes Akan Menempati Lahan Seluas 56 Hektar

Yogyakarta – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menandai Pusat Investasi Kota (PIK) 2 dan Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai kawasan yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN). Keputusan ini didasarkan pada rekomendasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait potensi Green Destination serta pengembangan bidang Biomedical oleh Kementerian Kesehatan yang akan menempati lahan seluas 56 hektar.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun ekonomi yang terintegrasi, mengoptimalkan potensi sektor pariwisata dan kesehatan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan memasukkan PIK 2 dan BSD dalam PSN, diharapkan akan terjadi sinergi antara berbagai sektor ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Potensi PIK 2 dan BSD sebagai kawasan terintegrasi tidak hanya terbatas pada sektor pariwisata dan kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai sektor lain seperti perumahan, industri, perdagangan, dan lainnya. Melalui pengembangan infrastruktur yang terpadu dan kebijakan yang mendukung, kawasan ini memiliki potensi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Indonesia.

Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing tinggi. Dengan memanfaatkan potensi ekonomi yang ada secara optimal, Indonesia dapat terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.

Dengan demikian, pengembangan PIK 2 dan BSD sebagai kawasan terintegrasi merupakan langkah strategis dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

Share:

Jumat, 22 Maret 2024

Sambut Liburan, Menparekraf Mendorong Pemerintah Daerah Serta Pelaku Usaha Pariwisata Di Indonesia Untuk Memastikan Kesiapan Destinasi Pariwisata Dalam Menyambut Libur Lebaran Tahun 2024.

Yogyakarta – Liburan Lebaran menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang untuk berlibur dan merayakan bersama keluarga. Menyadari potensi besar pariwisata dalam meningkatkan perekonomian dan memperkuat persatuan, Menparekraf mengambil langkah proaktif dengan mendorong pemerintah daerah serta pelaku usaha pariwisata di Indonesia untuk memastikan kesiapan destinasi pariwisata dalam menyambut libur Lebaran tahun 2024.

Langkah yang diambil oleh Menparekraf merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan stabilitas politik nasional dengan menunjukkan kinerja positif dalam menghadapi tantangan ekonomi pasca pandemi. Dengan mendorong sektor pariwisata, pemerintah tidak hanya meningkatkan perekonomian, tetapi juga memperkuat ikatan antara berbagai lapisan masyarakat.

Kesiapan destinasi pariwisata dalam menyambut libur Lebaran menjadi kunci penting dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Menparekraf memastikan bahwa pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata memiliki persiapan yang matang dalam hal fasilitas, layanan, dan keamanan demi memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan dan aman bagi wisatawan.

Dorongan positif dari Menparekraf juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat citra positif Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan di mata dunia. Dengan menunjukkan kesiapan dan profesionalisme dalam menyambut wisatawan, Indonesia dapat terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Asia Tenggara.

Selain itu, upaya pemerintah dalam mendorong pariwisata juga memiliki dampak sosial yang signifikan. Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat ikatan keluarga dan memperluas cakrawala budaya. Dengan mengunjungi berbagai destinasi pariwisata, wisatawan juga memiliki kesempatan untuk memahami dan menghargai keberagaman budaya Indonesia.

Kesiapan destinasi pariwisata tidak hanya mencakup aspek infrastruktur dan pelayanan, tetapi juga keselamatan dan keamanan wisatawan. Menparekraf menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di destinasi wisata.

Sebagai penutup, dorongan positif dari Menparekraf untuk memastikan kesiapan destinasi pariwisata dalam menyambut libur Lebaran tahun 2024 adalah langkah yang tepat dalam memperkuat sektor pariwisata Indonesia. Dengan kerja keras dan kerjasama yang solid, Indonesia dapat melangkah maju sebagai destinasi liburan yang terpercaya dan menarik bagi wisatawan, serta memberikan kontribusi positif bagi stabilitas politik nasional.

 

Share:

Minggu, 17 Maret 2024

Karyakan Masyarakat Sekitar, Kemenparekraf Mendorong Desa-Desa Di Sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) Di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Untuk Menjadi Desa Wisata Dan Kreatif

Yogyakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong desa-desa di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk menjadi destinasi wisata dan kreatif. Langkah ini merupakan upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat lokal dan memanfaatkan potensi pariwisata yang ada.

Melalui kajian awal yang telah dilakukan, pembangunan IKN dinilai sangat cocok dengan konsep sustainable tourism and seamless travelling. Pariwisata di wilayah ini akan lebih berfokus pada ekowisata, yang mengacu pada konsep quality and sustainability. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal.

Desa-desa di sekitar IKN didorong untuk mengembangkan potensi wisata dan kreatif mereka, seperti pengembangan homestay, kerajinan tangan, kuliner lokal, dan atraksi budaya. Dengan memanfaatkan keunikan dan keindahan alam serta budaya lokal, desa-desa ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Upaya Kemenparekraf ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran. Dengan memberdayakan desa-desa di sekitar IKN, pemerintah tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga memperluas distribusi ekonomi ke wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang terjangkau.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas pemerintahan. Dengan memperkuat perekonomian masyarakat di sekitar IKN, pemerintahan Jokowi membuktikan komitmennya dalam mendukung pembangunan secara inklusif dan berkelanjutan. Hal ini dapat memperkuat legitimasi pemerintah di mata masyarakat serta memperkuat kestabilan ekonomi negara secara keseluruhan.

Dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat lokal menjadi kunci kesuksesan dalam mengimplementasikan program ini. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, Indonesia dapat terus maju dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif, sesuai dengan visi Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan dunia.

 

Share:

Rabu, 13 Maret 2024

Kemenkraf Menggandeng Pemerintah Singapura Untuk Melakukan Kolaborasi Terkait Penyelenggaraan Pagelaran Hiburan Kelas Dunia Baik Berupa Seni, Kebudayaan Serta Olahraga Di Indonesia Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Nasional

Yogyakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) Republik Indonesia mengumumkan kemitraan strategis dengan Pemerintah Singapura dalam menggelar pagelaran hiburan kelas dunia di Indonesia. Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang, termasuk seni, kebudayaan, dan olahraga, dengan tujuan utama untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Dalam pernyataannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang juga Ketua Umum Kadin, menekankan pentingnya kerjasama antar-negara dalam mengembangkan industri hiburan. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor ini, namun dibutuhkan sinergi dengan negara-negara lain untuk mencapai standar internasional.

Kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi Indonesia, terutama dalam meningkatkan daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan melibatkan Pemerintah Singapura, yang telah memiliki pengalaman dan reputasi dalam menyelenggarakan acara-acara hiburan dunia, Indonesia dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan citra negara sebagai destinasi hiburan global.

Pihak Kemenkraf telah menyiapkan berbagai program dan acara yang akan diselenggarakan bersama dengan pihak Singapura, termasuk konser musik, festival seni dan budaya, serta kompetisi olahraga internasional. Dengan demikian, diharapkan Indonesia dapat menjadi pusat hiburan yang menarik bagi wisatawan dan pengunjung dari berbagai belahan dunia.

Selain memberikan dampak positif dalam sektor pariwisata, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memberikan dorongan ekonomi yang signifikan bagi Indonesia. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, pertumbuhan industri hiburan, dan investasi terkait, diharapkan akan tercipta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Reaksi positif pun datang dari berbagai pihak, termasuk pelaku industri, komunitas seni dan budaya, serta pengamat ekonomi. Mereka menyambut baik inisiatif pemerintah dalam menggandeng negara tetangga untuk memperkuat industri hiburan Indonesia.

Kolaborasi antara Kemenkraf dan Pemerintah Singapura merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Diharapkan, sinergi ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pembangunan Indonesia di masa depan.

Dengan demikian, upaya pemerintah dalam memperkuat kerjasama kawasan, khususnya dalam bidang hiburan dan ekonomi kreatif, tidak hanya akan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

 

Share:

Selasa, 12 Maret 2024

Kemenkraf Mengadakan Acara Baparekraf Developer Day (BDD) Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kemampuan Dan Kreativitas Digital Generasi Muda Indonesia, Karena Targetnya Setiap Tahunnya Cukup Tinggi Yakni 600.000 Orang

Yogyakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) terus berupaya meningkatkan peluang bagi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kemampuan dan kreativitas digital mereka. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan mengadakan acara Baparekraf Developer Day (BDD), yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan keterampilan digital generasi muda.

BDD menjadi wadah bagi para pemuda Indonesia untuk belajar, berbagi, dan berkolaborasi dalam mengembangkan berbagai bidang kreativitas digital, seperti pembuatan aplikasi, desain grafis, animasi, dan konten digital lainnya. Melalui acara ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan keterampilan mereka sehingga lebih siap bersaing di era digital yang semakin kompetitif.

Tidak hanya itu, BDD juga memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk menjajaki peluang-peluang baru di industri kreatif dan teknologi digital. Dengan target partisipasi sebanyak 600.000 orang setiap tahunnya, acara ini diharapkan dapat menjadi ajang yang meriah dan produktif bagi para pemuda Indonesia.

Pemerintah melalui Kemenkraf menyadari pentingnya mengembangkan SDM yang berkualitas di bidang digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Oleh karena itu, BDD menjadi salah satu strategi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri kreatif dan teknologi digital di tanah air.

Selain memberikan manfaat langsung bagi peserta, keberadaan BDD juga memberikan dampak positif bagi ekosistem startup dan industri kreatif di Indonesia. Dengan semakin banyaknya individu yang terampil dan kreatif di bidang digital, diharapkan akan semakin banyak pula inovasi dan produk-produk digital yang lahir dari Indonesia dan dapat bersaing di pasar global.

Dukungan penuh dari pemerintah terhadap acara BDD menunjukkan komitmen mereka dalam memberdayakan generasi muda Indonesia dan memajukan sektor ekonomi kreatif dan teknologi digital. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Jokowi dalam membangun Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing di era digital.

Sebagai warga negara, mari kita semua mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kemampuan dan kreativitas digital generasi muda Indonesia melalui acara BDD. Dengan memanfaatkan peluang ini secara maksimal, kita dapat bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih cerah dan stabil bagi bangsa dan negara di bawah kepemimpinan Jokowi.

 

Share:

Senin, 21 November 2022

Jokowi Berhasil Bangun Identitas Bangsa

Menurut Warek 1 Untirta Agus Jafari mengatakan bahwa kepemimpinan Jokowi dinilai berhasil dalam menanamkan nilai-nilai budaya Indonesia kepada generasi muda lewat lembaga pendidikan. Kebudayaan menjadi dasar pendidikan era Jokowi guna membangun identitas bangsa.

Pernyataan Agus tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara pada seminar bertajuk “Strategi Pemerintah Pusat dalam Mendorong Nilai-nilai Kebudayaan untuk Membangun Identitas dan Kemajuan Bangsa” di kampusnya.

“Kebijakan negara ini saya melihat memang ada kebijakan yang cukup masif untuk menanamkan nilai-nilai budaya. Pak Jokowi mendorong Kemendikbud dan Kemenparekraf,” ujar Agus

Agus juga melihat bahwa kepemimpinan Jokowi membangun nilai-nilai kebudayaan melalui sektor pendidikan. Ia melihat bahwa program-program Jokowi di sektor pendidikan mengalami lompatan yang luar biasa.

Kebudayaan dibangun melalui pendidikan. Itu program-programnya Pak Jokowi menurut saya ada lompatan. Misalnya ada kampus merdeka, merdeka belajar. Saya kira itu juga bagian dari membangun kebudayaan dari sisi pendidikan,” beber dia.

tak penyataan Agus juga diikuti dengan pemberian program-program pro-pendidikan. Seperti kartu Indonesia pintar serta mendorong peerubahan kurikulum merdeka belajar.

Itu merupakan salah satu contoh kongkrit era kepemimpinan jokowi terhadap dunia pendidikan.

 

Share:

Senin, 10 Oktober 2022

WCCE 2022 di Bali Hasilkan Peta Jalan Ekonomi Kreatif untuk Kebangkitan Ekonomi Global

Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia ke-3 atau the 3rd World Conference on Creative Economy (WCCE) Tahun 2022 yang digelar pada 5-7 Oktober 2022 di Bali menghasilkan peta jalan ekonomi kreatif untuk pemulihan ekonomi global yang dinamakan “Bali Creative Economy Roadmap” atau “Bali Roadmap”.

“Bali Roadmap merupakan dokumen yang disepakati oleh para delegasi WCCE sebagai peta jalan untuk kebangkitan ekonomi, di mana sektor ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi global,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Jumat (07/10/2022).

Bali Roadmap merupakan hasil proses diskusi yang sudah diedarkan ke negara-negara anggota, organisasi internasional, dan pihak-pihak ekonomi kreatif yang berkepentingan sejak Juni 2022.  Pada Kamis (06/10/2022) Bali Roadmap disahkan oleh Menparekraf dan kemudian diadopsi dalam pertemuan tingkat menteri yang akan menjadi warisan bagi Indonesia di bidang ekonomi kreatif di dunia Internasional.

Bali Roadmap berisikan beberapa poin yaitu terkait  pengarusutamaan ekonomi kreatif dalam ekonomi dunia termasuk transformasi dari pelaku usaha informal ke usaha yang formal. Selain itu juga terdapat poin terkait akses pembiayaan yang membuka jalan bagi para pelaku ekraf agar bisa mendapatkan akses pembiayaan lebih luas.

Selanjutnya terdapat poin terkait pemasaran, khususnya upaya para pelaku ekraf agar mampu beradaptasi menggunakan teknologi digital di sisi pemasaran. Terdapat juga poin paling penting di bidang ekonomi kreatif, yaitu intellectual property (IP). Perlindungan kekayaan intelektual bisa digunakan untuk memajukan dan menjadi akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif.

Menparekraf berharap Bali Roadmap dapat memberikan kontribusi mengenai kebijakan-kebijakan tentang ekonomi kreatif di seluruh dunia.

“Kita juga melihat intervensi dari negara-negara di seluruh dunia mulai dari Amerika, Eropa, Afrika, Asia, hingga Timur Tengah yang telah memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Indonesia di ajang WCCE. Kita harapkan ini menjadi penyemangat kita untuk bangkit kembali sesuai dengan semangat G20, recover together recover stronger,” ujarnya.

Sandi menambahkan, di tengah ancaman inflasi global, sektor ekonomi kreatif menjadi tulang punggung yang didominasi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka 97 persen lapangan kerja.

“Delegasi Nigeria tadi menyampaikan 48 persen ekonominya adalah UMKM, sedangkan Indonesia 60 persen UMKM. Untuk itu sektor ekraf akan diperkuat dari sisi pasokan, keterampilan, SDM [sumber daya manusia] yang diberikan pendampingan, pemasaran, hingga pembiayaan. Ini cara kita untuk mengendalikan inflasi di sektor ekraf,” tandasnya.

Sebelum, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya pada forum yang dihadiri oleh 41 perwakilan negara di dunia ini menegaskan komitmen Indonesia untuk mengambil peran terdepan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif.

“Indonesia akan mengambil peran terdepan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, mendorong peran ekonomi kreatif yang lebih besar dalam pemulihan ekonomi global,” ucap Presiden, Kamis (06/07/2022).

Presiden Jokowi meyakini ke depan ekonomi kreatif dapat menjadi solusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan karena mampu mendobrak batas geografis, gender, ras, dan strata ekonomi.

“Ekonomi kreatif bisa menjadi pilar utama untuk mendobrak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pertumbuhan ekonomi untuk semuanya,” tutur Presiden.

Di saat pandemi COVID-19 membatasi mobilitas manusia, menurut Presiden, mobilitas karya ekonomi kreatif tetap mampu bergerak dan bertahan jika dibandingkan sektor lainnya. Bahkan, sejumlah subsektor ekonomi kreatif mampu tumbuh secara signifikan.

“Seperti aplikasi dan pengembang permainan, televisi, dan radio, bahkan tumbuh signifikan dipicu konsumsi konten yang meningkat siginifikan selama pandemi,” kata Presiden.

Presiden pun berharap penyelenggaraan WWCE ke-3 dapat menghasilkan “Bali Creative Economy Roadmap for Global Recovery” untuk mengakselerasi proses pemulihan ekonomi nasional dan global.

“Saya berharap World Conference on Creative Economy (WCCE) ke-3 menghasilkan Bali Creative Economy Roadmap for Global Recovery untuk mengakselerasi proses pemulihan ekonomi nasional dan global yang inklusif dan berkelanjutan,” tandas Presiden.

 

Share:

Jumat, 07 Oktober 2022

Presiden akan Buka Konferensi ke-3 Ekonomi Kreatif Tahun 2022 di Bali

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan mengawali hari kedua kunjungan kerjanya di Provinsi Bali dengan membuka Konferensi ke-3 Ekonomi Kreatif atau World Conference on Creative Economy (WCCE) Tahun 2022. Acara tersebut akan digelar di Bali Internasional Convention Center (BICC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (06/10/2022).

Selesai acara tersebut, Presiden akan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, untuk kemudian lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi akan menuju Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI. Di situ, Kepala Negara akan membuka Sidang ke-8 Pertemuan Ketua Parlemen G20 atau The 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20).

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja kali ini yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

WCCE 2022 adalah salah satu side event terkait pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) pada rangkaian Presidensi G20 Indonesia yang diharapkan bisa memberikan dampak yang besar kepada masyarakat yang terlibat pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Pelaksanaan WCCE 2022 membawa misi pemulihan global lewat sektor ekonomi kreatif.

“Rangkaian WCCE 2022 meliputi tiga kegiatan. Pertama, WCCE Spotlight dan WCCE Expo/Creativillage yang menampilkan eksibisi/pameran kreatif, pertunjukan/showcasing, medium jejaring, dan sesi inspirator global di sektor ekonomi kreatif. Kedua, The Friends of Creative Economy (FCE) Meeting yang merupakan forum diskusi dan debat antar-pentahelix ekraf nasional dan global. Dan, ketiga, yaitu Ministerial Meeting yang merupakan forum kebijakan ekonomi kreatif tingkat menteri yang akan menyepakati outcome document dari WCCE 2022,” ujar Direktur Hubungan Antarlembaga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Iman Santosa.

WCCE 2022 dengan tema “Inclusively Creative: A Global Recovery” akan berkolaborasi dengan beberapa negara untuk meningkatkan perhatian atas pentingnya strategi industri pada kreatif ekonomi. Sementara untuk sub-tema akan dibagi menjadi empat. Pertama adalah Creative Economy for Global Revival, kedua IP and Rights of the Creative, ketiga, Inclusive and SDG’s Agenda, dan keempat The Future of Creative Economy. Pembahasan tema ini akan melibatkan seluruh pihak terkait.

“WCCE 2022 akan melibatkan seluruh stakeholder ekraf global, yaitu perwakilan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, pelaku ekraf global, industri ekraf, asosiasi/komunitas ekraf, dan media. Target peserta event yang akan diselenggarakan secara hybrid ini sejumlah 3.000 peserta dari 50 negara,” kata Iman.

Iman melanjutkan, pelaksanaan WCCE ini sangat penting, sebab sejak awal WCCE merupakan inisiatif Indonesia untuk mengarusutamakan ekonomi kreatif di fora multilateral. Pelaksanaan WCCE pertama di Bali pada 2018 telah melahirkan Bali Agenda of Creative Economy yang berupa 21 peta jalan (roadmap) pengembangan ekonomi kreatif global, pembentukan Friends of Creative Economy, pengesahan resolusi PBB tentang Tahun Internasional Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan (UNGA resolution on International Year of Creative Economy for Sustainable Development), dan pembentukan Global Center of Excellence and International Cooperation for Creative Economy (G-CINC).

“Diharapkan leadership Indonesia dalam pelaksanaan WCCE 2022 ini dapat mendukung visi Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain ekraf global pada 2030. Saya juga berharap WCCE dapat membuka kesempatan bagi para pelaku ekraf di seluruh dunia untuk berkontribusi dalam penyusunan kebijakan yang inklusif, egaliter, dan berkelanjutan,” pungkas Iman.

 

Share:

Sabtu, 23 Juli 2022

Bertolak ke NTT, Presiden Akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur Pendukung Pariwisata

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Iriana Joko Widodo bertolak ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan kunjungan kerja pada Kamis (21/07/2022). Presiden beserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Kabupaten Manggarai Barat menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 06.42 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Presiden akan meninjau dan meresmikan perluasan bandara tersebut. Setelah itu, Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana dijadwalkan bertolak menuju Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, dengan menggunakan kapal pinisi untuk meresmikan penataan kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo.

Setelahnya, Presiden akan menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Marina, Labuan Bajo untuk meresmikan penataan kawasan Marina-Labuan Bajo dan sistem pengelolaan sampah warloka.

Selepas itu, Presiden dan Ibu Iriana akan menuju hotel tempatnya bermalam dan melanjutkan kunjungan kerja esok hari.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju ke Provinsi NTT di antaranya adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
 

Share:

Definition List

Unordered List

Support