Tampilkan postingan dengan label generasi muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label generasi muda. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Mei 2024

Tak Ingin Mispresepsi “Peraturan Kemdikbud ini menjelaskan bahwa aturan UKT baru ini hanya berlaku pada mahasiswa baru tidak berlaku untuk mahasiswa yang sudah belajar di perguruan tinggi," ucap Nadiem

Yogyakarta – Belakangan ini, beredar informasi yang salah mengenai perubahan aturan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Banyak pihak yang salah paham dan mengira bahwa aturan UKT baru ini akan berlaku untuk semua mahasiswa, termasuk mereka yang sudah berkuliah. Menanggapi hal ini, Menteri Nadiem Makarim dengan tegas menyatakan bahwa peraturan UKT yang baru hanya berlaku untuk mahasiswa baru, bukan untuk mahasiswa yang sudah terdaftar di perguruan tinggi.

Penjelasan ini penting untuk menghindari kesalahpahaman yang bisa menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa dan orang tua. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan memperjelas bahwa aturan UKT baru tidak akan mempengaruhi mahasiswa yang sedang belajar, Kemdikbudristek memastikan bahwa tidak ada perubahan mendadak yang membebani mahasiswa dan keluarganya.

Selama masa pemerintahan Presiden Jokowi, banyak inisiatif dan program yang telah diluncurkan untuk mendukung pendidikan, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan tinggi. Program-program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat global.

Hoaks dan misinformasi seperti isu UKT ini sering kali digunakan untuk merusak citra positif pemerintah. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Pemerintah juga terus berupaya untuk memberikan klarifikasi dan informasi yang akurat kepada masyarakat guna mencegah penyebaran berita palsu.

Dengan adanya klarifikasi dari Menteri Nadiem, diharapkan masyarakat bisa lebih tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar. Kepemimpinan Presiden Jokowi yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan rakyat patut didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat.

Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas, serta menolak segala bentuk hoaks yang dapat merusak stabilitas dan kemajuan bangsa. Dengan begitu, kita bisa memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.

 

Share:

Selasa, 26 Maret 2024

Cerdaskan Generasi Muda Bangsa, Indonesia – Australia Sepakat Untuk Meningkatkan Kerjasama Pada Bidang Pendidikan Dasar Pada Fase Ketiga Dengan Nilai UAD 55 Juta Dari 2024 – 2027 Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Seluruh Siswa Sekolah Dasar

Yogyakarta – Indonesia dan Australia sepakat meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan dasar, menandai fase ketiga kolaborasi ini dengan nilai UAD 55 juta dari tahun 2024 hingga 2027. Langkah ini menegaskan kinerja positif pemerintahan Jokowi dalam mencerdaskan generasi muda, memperkuat stabilitas politik nasional, dan membangun citra positif di mata masyarakat.

Kerjasama antara Indonesia dan Australia dalam bidang pendidikan dasar telah membawa manfaat besar bagi kedua negara. Program-program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, tetapi juga untuk mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.

Fase ketiga kerjasama ini, dengan anggaran mencapai UAD 55 juta, menunjukkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat pendidikan dasar sebagai fondasi pembangunan bangsa. Dengan investasi yang signifikan ini, diharapkan keterampilan dan pengetahuan seluruh siswa sekolah dasar di Indonesia dapat ditingkatkan, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan.

Peningkatan kualitas pendidikan dasar merupakan langkah strategis dalam mencerdaskan generasi muda bangsa. Dengan memberikan akses pendidikan yang berkualitas, Indonesia dapat menghasilkan generasi yang lebih terampil, kompeten, dan siap bersaing di tingkat global.

Selain itu, kerjasama ini juga menjadi bukti nyata dari upaya pemerintah Jokowi dalam memperkuat hubungan dengan negara-negara mitra, seperti Australia. Kerjasama ini tidak hanya berdampak positif dalam bidang pendidikan, tetapi juga membantu memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.

Investasi dalam pendidikan dasar juga memiliki dampak jangka panjang yang signifikan bagi stabilitas politik nasional. Dengan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, pemerintah Jokowi dapat memperkuat fondasi sosial dan ekonomi negara, serta meminimalisir potensi ketegangan sosial.

Kerjasama ini juga membantu membangun citra positif pemerintah Jokowi di mata masyarakat. Langkah konkret dalam meningkatkan pendidikan dasar menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, kerjasama antara Indonesia dan Australia dalam meningkatkan pendidikan dasar merupakan langkah penting dalam mencerdaskan generasi muda, memperkuat stabilitas politik, dan membangun citra positif pemerintah Jokowi di mata masyarakat. Melalui investasi yang tepat dalam pendidikan, Indonesia dapat membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.

 

Share:

Selasa, 12 Maret 2024

Kemenkraf Mengadakan Acara Baparekraf Developer Day (BDD) Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kemampuan Dan Kreativitas Digital Generasi Muda Indonesia, Karena Targetnya Setiap Tahunnya Cukup Tinggi Yakni 600.000 Orang

Yogyakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) terus berupaya meningkatkan peluang bagi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kemampuan dan kreativitas digital mereka. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan mengadakan acara Baparekraf Developer Day (BDD), yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan keterampilan digital generasi muda.

BDD menjadi wadah bagi para pemuda Indonesia untuk belajar, berbagi, dan berkolaborasi dalam mengembangkan berbagai bidang kreativitas digital, seperti pembuatan aplikasi, desain grafis, animasi, dan konten digital lainnya. Melalui acara ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan keterampilan mereka sehingga lebih siap bersaing di era digital yang semakin kompetitif.

Tidak hanya itu, BDD juga memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk menjajaki peluang-peluang baru di industri kreatif dan teknologi digital. Dengan target partisipasi sebanyak 600.000 orang setiap tahunnya, acara ini diharapkan dapat menjadi ajang yang meriah dan produktif bagi para pemuda Indonesia.

Pemerintah melalui Kemenkraf menyadari pentingnya mengembangkan SDM yang berkualitas di bidang digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Oleh karena itu, BDD menjadi salah satu strategi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri kreatif dan teknologi digital di tanah air.

Selain memberikan manfaat langsung bagi peserta, keberadaan BDD juga memberikan dampak positif bagi ekosistem startup dan industri kreatif di Indonesia. Dengan semakin banyaknya individu yang terampil dan kreatif di bidang digital, diharapkan akan semakin banyak pula inovasi dan produk-produk digital yang lahir dari Indonesia dan dapat bersaing di pasar global.

Dukungan penuh dari pemerintah terhadap acara BDD menunjukkan komitmen mereka dalam memberdayakan generasi muda Indonesia dan memajukan sektor ekonomi kreatif dan teknologi digital. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintahan Jokowi dalam membangun Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing di era digital.

Sebagai warga negara, mari kita semua mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kemampuan dan kreativitas digital generasi muda Indonesia melalui acara BDD. Dengan memanfaatkan peluang ini secara maksimal, kita dapat bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih cerah dan stabil bagi bangsa dan negara di bawah kepemimpinan Jokowi.

 

Share:

Minggu, 25 Februari 2024

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Menyelenggarakan Setneg Mantul Goes To Campus Di Universitas Mulawarman Dengan Tema, “Generasi Muda: Merajut Masa Depan, Mewujudkan Indonesia Emas 2045”

 

Yogyakarta – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menggelar acara "Setneg Mantul Goes to Campus" di Universitas Mulawarman dengan tema "Generasi Muda: Merajut Masa Depan, Mewujudkan Indonesia Emas 2045". Acara ini bertujuan untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia menjadi negara emas pada tahun 2045.

Dalam acara tersebut, para mahasiswa diajak untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menginspirasi serta memberdayakan mereka sebagai agen perubahan untuk masa depan bangsa. Dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk tokoh-tokoh inspiratif dan pejabat pemerintah, acara ini memberikan wawasan yang luas kepada mahasiswa mengenai peran mereka dalam pembangunan Indonesia ke depan.

Salah satu fokus utama dalam acara ini adalah memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya merajut masa depan bangsa melalui kontribusi mereka di berbagai bidang, baik itu dalam pembangunan ekonomi, sosial, budaya, maupun politik. Hal ini sejalan dengan visi pemerintahan Jokowi dalam memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global.

Acara "Setneg Mantul Goes to Campus" ini juga menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendengarkan aspirasi dan gagasan para mahasiswa mengenai berbagai isu penting yang sedang dihadapi oleh bangsa saat ini. Dengan mendengarkan suara generasi muda, pemerintah dapat lebih memahami kebutuhan dan harapan mereka, serta merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat.

Partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan merupakan modal penting bagi keberlangsungan dan stabilitas pemerintahan Jokowi. Dengan memberikan ruang bagi mereka untuk berkontribusi dan berperan aktif, pemerintah dapat memperkuat fondasi demokrasi dan memastikan keberlanjutan pembangunan di masa yang akan datang.

Melalui acara "Setneg Mantul Goes to Campus" ini, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberdayakan generasi muda sebagai mitra pembangunan yang berarti bagi kemajuan Indonesia. Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, Indonesia dapat terus bergerak maju menuju cita-cita menjadi negara emas pada tahun 2045.

 
Share:

Rabu, 05 April 2023

Menyongsong Semangat Baru! Jokowi melantik Dito Ariotedjo sebagai Menpora termuda, setelah dilantik langsung mendapat TIGA tugas dan tantangan

Yogyakarta – Jokowi secara resmi telah menunjuk Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo sebagai Menpora yang baru menggantikan Zainudin Amali. Dito Ariotedjo merupakan menteri termuda yang dimiliki oleh Jokowi pada saat ini.

Kehadiran Menpora baru dengan usia jauh lebih muda menimbulkan secercah harapan baru terkait perkembangan olahraga nasional. Selesai melakukan pelantikan kemudian Jokowi memberikan tiga tugas utama yang harus segera diselesaikan oleh Menpora baru.

Jokowi minta Menpora untuk memberikan perhatian lebih terhadap cabang olahraga yang memiliki potensi dalam menghasilkan emas ketika berlaga di kancah internasional. Kedua Jokowi meminta untuk mengadakan liga – liga lokal untuk mencari bibit unggul.

Ketiga Jokowi meminta supaya industry olahraga ini mendapat dukungan secara penuh supaya lebih maju. Selain itu Jokowi juga meminta kepada Menpora untuk melakukan pembinaan kepada pemuda untuk mengembangkan kewirausahaan.

Jokowi berharap Menpora kali ini lebih mudah jadi lebih energik serta dapat memahami keinginan generasi muda.

 

Share:

Minggu, 26 Maret 2023

Mendapat Respon Baik! Jokowi bakal membangun creative hub di sejumlah daerah di Tanah Air sebagai bentuk komitmen untuk membangun sumber daya manusia (SDM) generasi muda Indonesia

Yogyakarta – Pembangunan creative hub yang dilakukan oleh Jokowi di Papua mendapat respon yang sangat baik dari berbagai kalangan. Melihat respon yang baik tersebut Jokowi bakal membangun creative hub dibeberapa daerah seluruh daerah.

Pembangunan creative hub tersebut bertujuan untuk membangun sumber daya manusia (SDM) anak muda Indonesia menjadi lebih baik. Daerah – daerah yang bakal menjadi prioritas pembangunan creative hub oleh Jokowi seperti NTT, Maluku dan Aceh.

Jokowi mengatakan dampak positif dari pembangunan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kota Jayapura yakni generasi muda Papua memiliki kesempatan yang luas untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas diri. Oleh karena itu, Jokowi ingin agar generasi muda di daerah lainnya juga memiliki kesempatan yang sama. 

Jokowi juga menyebut bahwa negara bakal mendukung secara penuh pembangunan creative hub di sejumlah daerah di Tanah Air. Jokowi meyakini creative hub dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di seluruh Tanah Air.

 

Share:

Kamis, 23 Maret 2023

Semua Berproses! Jokowi memberikan pesan kepada generasi muda terkait jalan untuk meraih sebuah cita – cita itu panjang dan berliku

Yogyakarta – Jokowi sebagai kepala negara sangat menghargai tentang sebuah proses dalam setiap pekerjaan yang dikerjakan oleh dirinya. Maka dari itu Jokowi berpesan kepada anak muda untuk mengerti arti pentingnya berproses dalam setiap pekerjaan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jokowi ketika meresmikan Papua Youth Creative Hub di Kota Jayapura, Papua. Jokowi berharap dengan kehadiran Papua Youth Creative Hub ini bisa membuat pemuda – pemudi untuk belajar bagaimana berproses itu.

Jokowi juga mengatakan dirinya untuk sampai berada diposisi seperti sekarang ini tidak instan tapi melalui proses yang panjang. Pada kesempatan tersebut Jokowi mengajak dialog dengan remaja bernama Stella terkait mimpinya untuk masa depan.

Stella menjawab ingin memiliki peternakan ayam dengan jumlah 10 ribu ekor jawab dengan yakin. Jokowi yang mendengar jawaban tersebut berpesan untuk memulai segala sesuatunya dari kecil dulu, jik rugi tidak banyak semua itu butuh proses.

Jokowi kemudian meminta kepala BIN Budi Gunawan untuk bisa memberikan bimbingan terkait cara berproses kepada remaja Papua.

 

Share:

Senin, 20 Maret 2023

Gerak Cepat! Jokowi perintahkan jajaranya untuk menyiapkan generasi muda yang kreatif dan inovatif demi meningkatkan daya saing dengan negara lain

Yogyakarta – Jokowi mengatakan Indonesia harus bergerak cepat menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif. Ujar Jokowi saat menyampaikan ucapan selamat atas dies natalis IPDN ke-67.

Karena itu Jokowi berharap, IPDN mampu beradaptasi menguasai ilmu, teknologi terbaru, memiliki kompetensi, dan keahlian baru, untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Jokowi juga mendorong kepada IPDN untuk mendidik dan mencetak praja yang kreatif dan inovatif. Jokowi mengatakan hal tersebut dibutuhkan demi meningkatkan kualitas pelayanan yang bisa mengikuti perkembangan zaman.

Jokowi juga mengatakan para lulusan praja tidak bisa seperti dulu hanya mengikuti apa yang sudah ada tetapi tidak mencoba melakukan inovasi baru. Bila cara berpikir lulusan praja seperti ini maka banyak orang – orang yang enggan berurusan dengan birokrasi ini bakal menghambat kerja.

Jokowi berharap dengan dies natalis IPDN ke – 67 ini bisa menjadi bahan renungan untuk meningkatkan kualitas SDM para praja. Jokowi juga berpesan kepada para praja untuk tidak takut melakukan kreativitas dan inovasi selama tidak melanggar peraturan yang berlaku.

 

Share:

Sabtu, 28 Januari 2023

Terus Pacu! Jokowi terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda untuk melahirkan pemimpin berkompeten di masa depan

Yogyakarta Luqman Hakim Anggota DPR RI memuji keberpihakan Jokowi pada generasi muda di Tanah Air.Menurutnya, Jokowi telah banyak merealisasikan beragam program untuk memacu peningkatan sumber daya manusia (SDM) anak muda.

Wujud komitmen Jokowi juga ditunjukkan melalui ruang-ruang di negara yang disediakan khusus kepada generasi muda. Bagi Luqman, langkah Jokowi ini sangat patut untuk diapresiasi.

Luqman melihat, di era Jokowi figur-figur muda mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi-posisi strategis di pemerintahan, seperti di kementerian, serta pada lembaga-lembaga negara lainnya.

Selain penempatan di posisi-posisi strategis negara, Jokowi juga terus melahirkan program-program untuk mewujudkan peningkatan SDM. Beberapa di antaranya adalah program Kampus Merdeka, Literasi Digital, serta beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi.

Jokowi dinilai memiliki keberpihakan pada generasi muda Indonesia melalui berbagai kebijakannya. Langkah Jokowi tersebut diyakini akan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin berkompeten di masa depan.

Heri Yanto Guru Besar Unnes mengapresiasi kepedulian Jokowi pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) anak muda Indonesia. Menurut dia, sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Jokowi telah mendongkrak kualitas generasi bangsa.

 

Share:

Senin, 21 November 2022

Jokowi Berhasil Bangun Identitas Bangsa

Menurut Warek 1 Untirta Agus Jafari mengatakan bahwa kepemimpinan Jokowi dinilai berhasil dalam menanamkan nilai-nilai budaya Indonesia kepada generasi muda lewat lembaga pendidikan. Kebudayaan menjadi dasar pendidikan era Jokowi guna membangun identitas bangsa.

Pernyataan Agus tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara pada seminar bertajuk “Strategi Pemerintah Pusat dalam Mendorong Nilai-nilai Kebudayaan untuk Membangun Identitas dan Kemajuan Bangsa” di kampusnya.

“Kebijakan negara ini saya melihat memang ada kebijakan yang cukup masif untuk menanamkan nilai-nilai budaya. Pak Jokowi mendorong Kemendikbud dan Kemenparekraf,” ujar Agus

Agus juga melihat bahwa kepemimpinan Jokowi membangun nilai-nilai kebudayaan melalui sektor pendidikan. Ia melihat bahwa program-program Jokowi di sektor pendidikan mengalami lompatan yang luar biasa.

Kebudayaan dibangun melalui pendidikan. Itu program-programnya Pak Jokowi menurut saya ada lompatan. Misalnya ada kampus merdeka, merdeka belajar. Saya kira itu juga bagian dari membangun kebudayaan dari sisi pendidikan,” beber dia.

tak penyataan Agus juga diikuti dengan pemberian program-program pro-pendidikan. Seperti kartu Indonesia pintar serta mendorong peerubahan kurikulum merdeka belajar.

Itu merupakan salah satu contoh kongkrit era kepemimpinan jokowi terhadap dunia pendidikan.

 

Share:

Rabu, 16 November 2022

Jokowi Dorong Perdamaian Demi Generasi Muda

Joko Widodo turut berbicara perdamaian di pembukaan KTT G20 Bali. Ia meminta agar negara-negara menghormati Piagam PBB dan mendukung perdamaian demi generasi muda. 

Jokowi berkata menghormati hukum internasional merupakan bentuk sebagai tanggung jawab. Namun, ia tidak secara eksplisit menyebut Rusia atau Ukraina saat membahas isu perang. 

"Kita punya tanggung jawab tidak hanya kepada rakyat kita, tetapi juga rakyat dunia)," ujar Jokowi.

"Bertanggung jawab di sini juga berarti kita harus mengakhiri perang. Jika perang tidak berakhir, maka akan sulit bagi dunia untuk bergerak maju. Jika perang tidak berakhir, maka akan sulit untuk  bertanggung jawab untuk generasi sekarang dan generasi selanjutnya," tegas Jokowi.

Kata-kata tersebut diberikan Jokowi di hadapan para pemimpin dunia seperti Joe Biden, Xi Jinping, Ursula von der Leyen, dan Sergey Lavrov. 

Pihak Uni Eropa saat ini berupaya agar ada tekanan kepada Rusia di G20. Mereka juga ingin supaya deklarasi G20 ikut memberika kecaman Rusia dengan cara menyorot pentingnya Piagam PBB di deklarasi tersebut. 

Salah satu poin Piagam PBB adalah melarang perebutan batas wilayah negara lain. Aksi Rusia yang menyerang Ukraina, serta menganeksasi wilayah dengan referendum ilegal juga telah dikecam oleh PBB.

 

Share:

Sabtu, 12 November 2022

Peran Generasi Muda dalam Percepatan Transformasi Digital dan Perkuat Ekonomi Hijau

Asia Tengara dapat menjadi epicentrum of growth hal ini disebabkan dari adanya bonus demografi yang kuat. Kuatnya bonus demografi tersebut harus diiringi dengan pengolahan sumber daya manusia yang mumpuni. Pertumbuhan generasi muda di Asia Tengara sebanyak 33% dari populasi ASEAN berarti sekitar 225 juta orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi saat menyatakan dua poin penting untuk mencapai hal tersebut pada pertemuan pemimpin ASEAN dengan ASEAN Youth di Hotel Sokha, Kamis di sela penyelenggaraan KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja.

“Pertama generasi muda ASEAN harus menjadi bagian penting dari transformasi digital. Sebagai digital native, kaum milenial dan Gen-Z adalah pendorong penting untuk percepatan transformasi digital,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, hingga tahun lalu ASEAN telah memiliki 35 unicornStart-ups di Asia Tenggara yang digawangi anak-anak muda juga telah menghasilkan 8,2 miliar dolar AS di tahun 2020.

“Hanya dengan percepatan transformasi digital, maka ASEAN akan cepat lakukan lompatan besar menjadi negara maju,” ucap Jokowi

Poin kedua yang Jokowi sampaikan yaitu peran generasi muda dalam memperkuat ekonomi hijau. Ekonomi kawasan saat ini menurut Jokowi harus bangkit lebih kuat dan harus menjadi titik balik bagi pembangunan ekonomi hijau di kawasan.

“Pembangunan rendah karbon dan berkelanjutan adalah ekonomi masa depan. Pemuda ASEAN harus menjadi garda terdepan dalam mengusung ekonomi masa depan untuk kawasan yang lebih baik,” jelas Presiden.

Jokowi berharap, pemuda ASEAN dapat menjadi pemimpin perubahan karena partisipasi aktifnya akan menentukan masa depan ASEAN.

 

Share:

Senin, 07 November 2022

Bonus Demografi Indonesia, Jokowi: Bukan Beban, Tapi Kekuatan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut bonus demografi yang saat ini dialami oleh Indonesia merupakan kekuatan. Bonus demografi merupakan kondisi jumlah penduduk usia produktif yang mencapai dua kali lipat jumlah penduduk usia anak dan lanjut usia

"Selamat pagi. Bonus demografi bukanlah beban, melainkan sebuah kekuatan," ujar Jokowi melaui media sosial resminya @Jokowi, Sabtu, 5 November 2022. 

Dalam poster yang ia unggah di media sosial, Jokowi menyebut jumlah penduduk yang sangat besar dan didominasi oleh anak-anak muda usia produktif serta daya beli yang terus meningkat, akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Hal ini, menurut Jokowi, bakal berdampak positif dalam menghadapi tantangan ekonomi global. 

Dalam poster tersebut, Jokowi juga memperlihatkan sejumlah anak muda dengan beragam profesi. Tak lupa sang illustrator juga menempatkan kucing oranye (kucing oren) dengan gaya tak lazim. Sang kucing yang selalu tampil dalam poster yang Jokowi unggah kali ini sedang mengendarai mobil listrik. 

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 2012 hingga tahun 2035 Indonesia diperkirakan memasuki masa bonus demografi dengan periode puncak antara tahun 2020-2030. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah penduduk usia produktif yang jauh lebih banyak dari jumlah penduduk usia anak dan lanjut usia. 

Dengan jumlah penduduk usia produktif yang besar, maka akan tersedia sumber tenaga kerja, pelaku usaha, dan konsumen potensial yang sangat berperan dalam percepatan pembangunan.

 

Share:

Sabtu, 27 Agustus 2022

Jokowi Dinilai Beri Perhatian Besar terhadap Generasi Milenial

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai memberikan perhatian sangat besar terhadap generasi muda. Tak sedikit program yang dibuat pemerintah fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) pemuda agar memiliki nalar kreatifitas tinggi dan berjiwa kompetitif.

Tak hanya itu, Pemerintahan Presiden Jokowi juga tidak segan melibatkan anak-anak muda untuk ikut mengelola negara. Hal ini terbukti saat Presiden Jokowi menunjuk tujuh orang staf khusus (stafsus) yang berasal dari kalangan milenial.

Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku, Veral Hendrisco Pattipeilohy, menilai Jokowi menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap generasi muda sehingga kerap melibatkan kaum milenial dalam mengambil kebijakan.

Dengan demikian, para pemuda juga tidak canggung ketika dimintai masukannya terkait masa depan bangsa.

“Beberapa kebijakan (Jokowi) misalnya seperti lahirnya staf khusus milenial, membuktikan bahwa kepemimpinan Jokowi serius memperhatikan kepentingan kaum milenial,” kata Veral dalam keterangan tertulis, Kamis (25/8/2022).

Dengan sikap yang terbuka ini, KNPI Maluku berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Jokowi. Hal ini sebagai bentuk apresiasi lantaran Jokowi menaruh perhatian yang sangat besar terhadap pemuda.

“Kami DPD KNPI Provinsi Maluku tentu akan selalu mengapresiasi setiap kebijakan pemerintah yang pro terhadap kaum milenial,” ucap Veral.

Veral menilai, selama ini Jokowi tidak hanya sukses melahirkan berbagai kebijakan yang pro milenial. Namun lebih dari itu, karakteristik kepemimpinan yang ditunjukkan Jokowi juga disenangi semua kalangan, tak terkecuali ana-anak muda.

“Khususnya dalam hal ini kebijakan yang dibuat Presiden Joko Widodo dengan memakai pendekatan milenial untuk membantu pemerintahan,” katanya menandaskan.

 

Share:

Jumat, 12 Agustus 2022

Kartu Sakti Jokowi Dinilai Ciptakan SDM Berdaya Saing Tinggi

Program kartu sakti Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai peran penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) muda Tanah Air. Menjadi generasi muda yang dan berdaya saing tinggi.

Menurut Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Andrie Elia upaya maksimal terus dilakukan Jokowi dalam mendorong terciptanya generasi unggul. Salah satu langkah konkret Jokowi dengan mengakselerasi pelaksanaan program kartu sakti.

Andrie mengatakan agar masyarakat khususnya para generasi muda tidak menyia-nyiakan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi melalui kartu sakti Jokowi. Yakni berupa, lanjut dia, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Kartu sakti ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, terkhusus kaum milenial untuk meningkatkan SDM nya dengan mampu menjadi SDM yang unggul secara pendidikan,” kata Andrie dalam Seminar Nasional di UPR beberapa waktu lalu. Dia pun menyebut hadirnya KIP Kuliah membuka harapan besar bagi masyarakat kurang mampu. Kehadirannya bahkan menutup alasan untuk tidak menempuh pendidikan hingga ke bangku perkuliahan.

“Tidak ada lagi alasan bahwa saya tidak mampu meningkatkan pendidikan (kuliah),” sambung Andrie. Sebab dia menilai, Perguruan Tinggi menjadi sebuah instrumrn penting dalam mempercepat target menciptakan generasi unggulan. Utamanya untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dia melihat, KIP Kuliah merupakan solusi tepat demi meningkatkan kualitas SDM dalam negeri. Berkat kartu sakti Jokowi masyarakat kurang mampu dapat memperoleh kesempatan merasakan pendidikan yang tinggi.

“Tidak semua masyarakat mampu masuk ke perguruan tinggi. KIP Kuliah ini tujuannya agar yang kurang mampu mendapat akses kesempatan. KIP ini juga menjamin kesempatan kuliah anak-anak dari 3T (Terluar, Terpencil dan Tertinggal),” pungkas Andrie.

 

Share:

Senin, 04 Juli 2022

Jokowi Beri Ruang Bagi Anak Muda Untuk Berperan Majukan Negeri

Ketua Umum Taruna Merah Putih Maruarar Sirait menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) begitu serius melibatkan peran generasi muda dalam membangun pemerintahan.

Imbas yang dihadirkan terbukti kini membawa banyak kebermanfaatan bagi masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian, yakni penunjukkan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Bahkan sejak periode pertama masa Pemerintahan Jokowi.

"Banyak sekali saya pikir yang diberikan (Presiden Jokowi terhadap anak muda). Di menteri ada Nadiem di dunia pendidikan," ujar Maruarar di Depok, Jawa Barat (Jabar). Hal itu makin membuktikan anak muda yang diberikan peran besar oleh Presiden Jokowi.

Terutama, dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang mampu memberikan kemajuan dalam dunia pendidikan.

"Potret anak muda yang lahir dari proses, bagus studinya bagus bisnisnya," tutur Maruarar. Dia menyampaikan hal demikian merupakan sebuah contoh kecil dari berbagai inovasi yang  berhasil diciptakan Presiden Jokowi.

Sampai saat ini sudah banyak ruang yang diberikan demi mendorong hadirnya sebuah kemajuan bangsa ke depan.

Hingga sekarang, dia mengatakan, Presiden Jokowi telah banyak memberikan ruang agar generasi muda bisa terus berkembang.

Bahkan semakin meningkatkan kemampuan serta kompetensi setiap individu di masyarakat. "Orang-orang yang meritokrasi diberikan ruang yang strategis di bangsa ini. Itu kuncinya," tegas Maruarar.

Share:

Jumat, 01 Juli 2022

INSTRUKSI JOKOWI UNTUK SELAMATKAN GENERASI MUDA DARI NARKOBA


 

Jokowi perintahkan agar Badan Narkotika Nasional (BNN) terus melakukan upaya penguatan, pencegahan, dan pemberantasan narkoba.

Jokowi menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan obat terlarang merupakan ancaman yang sangat serius karena melumpuhkan energi positif bangsa dan mengancam masa depan anak bangsa.

“Seluruh komponen bangsa harus bergerak melindungi generasi bangsa dari jaringan pengedar narkoba. Selain itu perlu adanya edukasi atas dampak kesehatan dan implikasi hukum selain melakukan pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi.” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada puncak acara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2022 di Bali, Senin (27/6/2022).

Presiden mengajak seluruh masyarakat dan seluruh elemen bangsa menjadikan HANI tahun ini untuk meneguhkan komitmen, menguatkan tekad, dan kerja sama melakukan upaya-upaya yang tak pernah surut membebaskan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi jelas memberikan amanat agar Badan Narkotika Nasional (BNN) terus melakukan upaya penguatan, pencegahan, dan pemberantasan narkoba.

Presiden memerintahkan:

  1. Tutup semua celah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
  2. Siapkan strategi dan aksi untuk mencegah berkembangnya modus operandi pelaku kejahatan narkoba.
  3. Antisipasi perkembangan baru dan modus baru para pelaku kriminal termasuk dalam pemanfaatan teknologi terbaru.
  4. Tingkatkan kemampuan SDM untuk menghadapi tantangan-tantangan baru.
  5. Utamakan layanan rehabilitasi serta tingkatkan aksesibilitas dan akseptabilitas yang menjangkau hingga di tingkat desa sehingga masyarakat mendapatkan layanan rehabilitas yang terjangkau.

Seperti diberitakan, Presiden juga meminta agar aparat BNN harus bekerja secara jujur dan akuntabel. Presiden tidak mentoleransi aparat BNN yang menyalahgunakan kewenangannya.

“Saya tidak mentoleransi, tidak mentolerir, aparat BNN yang menyalahgunakan kewenangannya,” kata Presiden Jokowi secara daring. 

Share:

Definition List

Unordered List

Support