Tampilkan postingan dengan label KTT Asean. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KTT Asean. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Maret 2024

Jalankan Amanah Baru, Ma’ruf Amin Ditunjuk Sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Selama Jokowi Mengikuti Kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN – Australia.

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Wakil Presiden Ma'ruf Amin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Presiden selama beliau mengikuti KTT khusus antara ASEAN dan Australia. Langkah ini merupakan bukti dari komitmen pemerintahan Jokowi dalam menjaga kelancaran dan stabilitas pemerintahan saat menjalankan tugas-tugas di tingkat internasional.

Dalam situasi di mana Presiden Jokowi harus berada di luar negeri untuk mewakili Indonesia dalam forum internasional, penunjukan Ma'ruf Amin sebagai Plt Presiden adalah langkah bijak. Hal ini memastikan bahwa proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan pemerintahan tetap berjalan lancar dan stabil, tanpa adanya kekosongan kepemimpinan.

Ma'ruf Amin, sebagai seorang pemimpin yang memiliki pengalaman dan kapasitas yang teruji, dipercaya untuk menjalankan amanah sebagai Plt Presiden dengan baik. Beliau telah terlibat dalam berbagai proses pengambilan keputusan strategis dalam pemerintahan dan memiliki pengetahuan yang luas tentang berbagai isu yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Penunjukan Ma'ruf Amin sebagai Plt Presiden juga merupakan bentuk kontinuitas dalam kepemimpinan pemerintahan Jokowi. Dengan memilih Ma'ruf Amin untuk mengisi posisi tersebut, Presiden Jokowi menunjukkan bahwa beliau memiliki kepercayaan penuh terhadap kemampuan dan integritas Ma'ruf Amin dalam menjalankan tugas-tugas tersebut.

Langkah ini juga mencerminkan semangat kerja sama dan solidaritas dalam kepemimpinan antara Presiden dan Wakil Presiden. Keduanya bekerja secara sinergis untuk menjaga stabilitas dan kelancaran pemerintahan, serta memastikan bahwa kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil.

Sebagai warga negara, kita dapat memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pemerintahan, termasuk penunjukan Ma'ruf Amin sebagai Plt Presiden dalam situasi ini. Dengan memperkuat kepercayaan dan solidaritas dalam kepemimpinan, kita dapat bersama-sama memastikan bahwa pemerintahan Jokowi tetap efektif dalam menjalankan tugas-tugasnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penunjukan Ma'ruf Amin sebagai Plt Presiden selama Jokowi mengikuti KTT ASEAN-Australia adalah langkah bijak dan cerdas dalam menjaga stabilitas pemerintahan. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, kita dapat yakin bahwa pemerintahan Jokowi akan terus berjalan dengan lancar dan efektif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

 

Share:

Selasa, 04 April 2023

Siapkan Pertemuan Tingkat ASEAN! Jokowi terbitkan Keppres 5/2023 terkait Panitia Nasional Keketuaan Indonesia pada ASEAN

Yogyakarta – Pada tahun 2023 ini Indonesia menjadi keketuan dari the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Demi mempersiapkan acara yang bakal digelar di Indonesia Jokowi selaku kepala negara berusaha mempersiapkan segalanya dengan baik.

Maka dari itu Jokowi teken Keppres 5 Tahun 2023 tentang Panitia Nasional Keketuaan Indonesia pada the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Melalui Keppres 5/2023 tersebut Jokowi secara resmi membentuk panitia persiapan konferensi yang bakal dihadiri oleh negara – negara anggota ASEAN.

Panitia nasional tersebut berisi semua pemangku kepentingan dan kebijakan terkait penyelenggaraan konferensi ASEAN. Jokowi mengatakan tujuan dari dibentuknya panitia nasional supaya bisa melakukan persiapan secara maksimal.

Jokowi berujar bahwa panitia nasional ini memiliki tugas – tugas pokok dalam mempersiapkan acara keketuan ASEAN yang dipimpin oleh Indonesia. Tugas tersebut meliputi perencanaan, persiapan dan koordinasi, kemudian menyusun dan menetapkan rencana kerja, ada penyelenggaraan KTT ada juga kerja sama organisasi Internasional terakhir adalah monitoring.

 

Share:

Kamis, 16 Maret 2023

Dari Manggarai untuk ASEAN! Jokowi melakukan peninjauan persiapan acara KTT ASEAN ke – 42 pada bulan Mei mendatang

Yogyakarta – Indonesia bakal menjadi tuan rumah ajang konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN ke – 42 pada Meri mendatang. Lokasi yang dipilih Indonesia sebagai pagelaran KTT ASEAN ke – 42 tersebut berada di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jokowi selaku kepala negara melakukan kunjungan ke Manggarai Barat guna memastikan persiapan sejumlah tempat untuk acara tersebut. Pada kunjungan tersebut Jokowi sangat puas terhadap persiapan yang sudah dilakukan karena sejumlah tempat sudah ada yang siap digunakan hanya butuh sedikit penyelesaian akhir saja.

Jokowi memang sengaja memilih Manggarai Barat sebagai salah satu bentuk promosi potensi pariwisata yang ada. Jokowi juga memanfaatkan ajang tersebut sebagai media promosi terkait Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi super prioritas yang dimiliki Indonesia.

Jokowi berharap dengan adanya promosi tersebut bisa meningkatkan minat kunjung wisatawan mancanegara ke Labuan Bajo. Jokowi yakin dengan meningkatnya jumlah wisatawan bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pariwisata.

 

Share:

Minggu, 05 Februari 2023

Penting! Jokowi menekan bahwa ASEAN perlu menjaga modal utama dalam mengembangkan kawasan dengan sentralitas dan kesatuan

1. Yogyakarta – Pertemuan para Menlu menjadi agenda pertama ASEAN di bawah keketuan Indonesia pada tahun 2023 di Istana Negara, Jakarta. Pada pertemuan tersebut Jokowi sempat berpesan bahwa pentingnya ASEAN menjaga sentralitas dan kesatuan sebagai modal utama.

Jokowi juga menegaskan bahwa ASEAN tidak boleh menjadi proksi dari pihak manapun.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan kembali tentang lima poin kesepakatan para pemimpin ASEAN atau five point of consensus menjadi kesepakatan utama dalam membantu penyelesaian masalah di Myanmar.

Jokowi mendorong ASEAN harus menjadi epicentrum of growth atau episentrum pertumbuhan ekonomi di tengah gelapnya proyeksi ekonomi dunia yang masih terjadi saat ini.

Negara-negara ASEAN harus mampu bersama-sama menjaga stabilitas perdamaian di kawasan demi mewujudkan epicentrum of growth.

Retno menyampaikan bahwa semua negara anggota ASEAN siap mendukung keketuaan Indonesia tahun 2023.

 

Share:

Minggu, 15 Januari 2023

Jokowi Pastikan Kesiapan kesiapan lokasi penyelenggaraan KTT ASEAN 2023

Yogyakarta – Jokowi meninjau kesiapan lokasi penyelenggaraan KTT ASEAN 2023, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Jokowi langsung meninjau area luar JCC dengan didampingi oleh sejumlah menteri yang hadir.

Setelah itu, Presiden beserta rombongan memasuki area dalam JCC. Di sana, Presiden mengecek sejumlah fasilitas dan ruangan yang disiapkan sebagai tempat pertemuan para pemimpin di kawasan ASEAN tersebut.

Dalam keterangan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan bahwa kehadiran Presiden di JCC hari ini untuk melihat kesiapan salah satu lokasi KTT ASEAN 2023.

“Jokowi meninjau kesiapan JCC sebagai salah satu venue dari KTT ASEAN 2023,” kata Menlu.

 

Share:

Rabu, 14 Desember 2022

Jokowi Hadiri KTT ASEAN-Uni Eropa di Belgia

 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Iriana Jokowi dan delegasi terbatas bertolak menuju Brussel, Belgia dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Uni Eropa (EU).

“Pagi hari ini, saya bersama Ibu Negara dan juga delegasi terbatas akan menuju ke Brussel di Belgia, dalam rangka menghadiri KTT ASEAN-EU dalam rangka 45 tahun hubungan ASEAN dan Uni Eropa,” kata Presiden dalam pernyataan pers sebelum keberangkatan, di Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Presiden menekankan, hubungan yang baik antara ASEAN dan Uni Eropa harus terus diperkuat karena Uni Eropa salah satu mitra dagang strategis bagi ASEAN.

Nilai perdagangan antara ASEAN dan EU pada tahun 2021 mencapai 268,9 miliar dolar AS, terbesar ketiga setelah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Amerika Serikat (AS).

“Foreign direct investment [FDI] dari Uni Eropa ke ASEAN yang berjumlah sebesar 26 miliar Dolar AS di tahun 2021 juga merupakan foreign direct investment yang terbesar kedua setelah RRT. Inilah kenapa terus kita perkuat, terus kita tingkatkan hubungan yang baik antara ASEAN dan Uni Eropa,” ujar Presiden.

Secara khusus, Kepala Negara juga mengharapkan agar hubungan perdagangan serta investasi antara Indonesia dengan Uni Eropa juga terus meningkat.

“Tentu saja negara kita, Indonesia, ingin agar perdagangan kita meningkat antara Indonesia dan EU, dan juga investasi dari Uni Eropa ke Indonesia juga terus meningkat,” ucap Presiden.

Menutup pernyataan persnya, Presiden menyampaikan bahwa kunjungan ke Belgia kali ini berlangsung dalam waktu singkat, tidak lebih dari 24 jam.

“Saya dan delegasi juga hanya kurang dari 24 jam di Belgia, setelah itu langsung pulang kembali ke tanah air,” pungkasnya.

 

Share:

Rabu, 23 November 2022

Indonesia Berada di Fase Puncak Terbaiknya

Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia saat ini berada di puncak kepemimpinan global setelah menyelesaikan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali kemarin dan memegang keketuaan ASEAN tahun depan. Posisi saat ini, kata Jokowi, merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia yang harus dijaga.

“Kalau kita jadi pengusaha juga yang kita bangun adalah kepercayaan orang terhadap kita. Ini juga sebagai negara kita juga membangun kepercayaan internasional, kepercayaan global, kepercayaan negara-negara lain terhadap Indonesia,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) XVII yang digelar di Hotel Alila, Kota Surakarta.

Jokowi menjelaskan, kondisi perekonomian Indonesia yang baik jika dibandingkan dengan negara-negara G20 lain menjadi salah satu indikator kepercayaan dunia global terhadap Indonesia meningkat. Seperti saat penyelenggaraan KTT G20 kemarin, ekonomi Indonesia di kuartal III tahun 2022 berada di angka 5,72 persen dan angka inflasi masih dalam posisi yang dapat dikendalikan.

“Hal seperti ini yang menumbuhkan kepercayaan, trust global terhadap kita. Kalau sudah muncul trust, muncul kepercayaan, apa yang akan terjadi. Sama seperti kalau kita pengusaha, punya perusahaan, punya produk, kalau dipercaya jual barangnya itu mudah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menuturkan bahwa pada kuartal III, indikator perekonomian lain seperti pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga, dan nilai ekspor masih terus mengalami pertumbuhan yang baik. Untuk itu, Presiden mengajak seluruh peserta Munas HIPMI yang hadir untuk mempertahankan bahkan meningkatkan nilai-nilai perekonomian Indonesia.

“Angka-angka yang baik seperti yang tadi saya sampaikan inflasi maupun growth, pertumbuhan ekonomi harus kita jaga, terus kita tingkatkan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan kepada semua pihak untuk berhati-hati dalam membuat kebijakan di tengah posisi dunia global yang sulit diprediksi. Menurut Presiden, kesalahan dalam mengambil kebijakan dapat berdampak besar terhadap sejumlah sektor kehidupan masyarakat.

“Saya selalu berpesan kepada seluruh menteri, hati-hati membuat kebijakan dalam posisi yang sangat rentan seperti ini. Jangan keliru, jangan salah. Utamanya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak,” kata Jokowi.

 

Share:

Selasa, 15 November 2022

Tiga Hal Fokus Utama Jokowi Hadapi Tantangan Krisis Ekonomi di ASEAN

Jokowi memaparkan tiga hal fokus utama ASEAN dalam menghadapi tantangan ekonomi kawasan. Hal tersebut disampaikannya saat berbicara pada ASEAN Global Dialogue Ke-2: Post Covid-19 Comprehensive Recovery di Hotel Sokha, Phnom Penh.

“Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi rata-rata masih terus positif, namun ke depannya, tantangan ekonomi kawasan akan makin berat apalagi dengan ancaman resesi. Untuk itu, saya ingin fokus pada tiga hal,” ungkapnya.

Hal pertama adalah penguatan fiskal negara ASEAN. Jokowi mendorong agar ruang fiskal harus diciptakan demi stabilitas keuangan. Demikian pula dengan efisiensi belanja dan mengalokasikan ke program mitigasi dampak krisis harus menjadi prioritas termasuk jaring pengaman bagi rakyat kurang mampu.

“Dukungan pada sektor yang memiliki dampak terhadap ekonomi kawasan juga harus diprioritaskan. ADB telah mengidentifikasinya seperti pariwisata, agro-processing, dan tekstil. Sektor-sektor ini penting karena melibatkan UMKM yang wakili 90% dunia usaha ASEAN,” ucap.

Hal kedua menurut Jokowi adalah penguatan dukungan keuangan internasional. Kepala Negara menegaskan pentingnya peran lembaga keuangan internasional dalam merespon krisis dan meminimalisir dampak yang diakibatkan melalui berbagai instrumen keuangan yang fleksibel.

“Ada instrumen yang sifatnya darurat sehingga bisa cepat digunakan saat krisis, dan lebih penting dari itu perlu ada instrumen yang berfungsi mencegah krisis. Dukungan ini penting bagi ASEAN untuk antisipasi memburuknya krisis ke depan, salah satunya dengan perkuat infrastruktur keuangan di kawasan, termasuk sinergi kebijakan finansial,” katanya.

Hal ketiga yang disampaikan Kepala Negara yaitu perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Jokowi menyoroti kesulitan yang dialami negara berkembang saat ingin melakukan hilirisasi.

“Apakah dengan mengeskpor bahan baku mentah negara berkembang dapatkan keuntungan yang memadai? Jawabannya tidak. Untuk itu, negara berkembang terus memperjuangkan hak untuk hilirisasi,” tegasnya.

Di akhir pengantarnya, Kepala Negara RI kembali menegaskan pentingnya berkolaborasi erat dan bekerja sama untuk menghadapi krisis yang terjadi saat ini.

 

Share:

UNCLOS Sebagai Fondasi Perdamaian Indo-Pasifik

Joko Widodo menyampaikan bahwa selama lima dekade terakhir, ASEAN berupaya memelihara stabilitas dan perdamaian di kawasan. Oleh sebab itu, upaya tersebut harus terus dilanjutkan. Demikian disampaikan Jokowi saat berbicara pada KTT Ke-17 Asia Timur di Hotel Sokha Phnom Penh.

“Negara KTT Asia Timur harus memperkokoh fondasi perdamaian di Indo-Pasifik. Bukan justru menabur benih permusuhan apalagi menabuh genderang perang. Indo-Pasifik jangan hanya dilihat dari perspektif sempit politik keamanan, namun potensi kerja sama ekonominya,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan tiga usulan yang dapat diterapkan dalam hubungan KTT Asia Timur. Pertama, perkokoh semangat dan paradigma untuk kolaborasi. Negara Asia Timur harus dapat mewadahi rasa saling percaya antarnegara.

“Budaya kerja sama harus diperkuat untuk atasi berbagai tantangan di kawasan. Untuk itu saya ajak kita perkuat kerja sama konkret, sejalan dengan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Saya mengundang negara-negara Asia Timur untuk berpartisipasi dalam Indo-Pacific Infrastructure Forum tahun depan di Indonesia,” ujarnya.

Hal kedua, menurut Jokowi, negara Asia Timur harus menghomarti rules of the game dalam hubungan antarnegara. Piagam PBB dan instrumen hukum internasional seperti UNCLOS harus ditegakkan secara konsisten.

“Penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah tidak dapat ditawar atau negosiasikan,” katanya.

Hal ketiga, adalah menciptakan arsitektur kawasan yang inklusif. “Arsitektur kawasan yang inklusif akan menjadi fondasi kuat kerja sama yang menguntungkan semua pihak. Tiga Hal Fokus Utama Jokowi Hadapi Tantangan Krisis Ekonomi di ASEAN.

Share:

Senin, 14 November 2022

Jokowi Dorong Kerja Sama Konkret ASEAN-Kanada

Jokowi mendorong peningkatan kemitraan ASEAN-Kanada menjadi Kemitraan Strategis dengan menghadirkan lebih banyak kerja sama konkret. Hal tersebut disampaikannya saat berbicara pada KTT Peringatan ASEAN-Kanada di Hotel Sokha, Phnom Penh pada Sabtu.

“Kerja sama dalam konteks Indo-Pasifik dapat dijadikan salah satu kick-off project antara ASEAN dan Kanada,” ucap  Jokowi dalam KTT yang dihadiri pemimpin ASEAN dan PM Kanada Justin Trudeau.

Menurut Jokowi, isu keamanan di kawasan Indo-Pasifik tentu sangat penting, namun isu ekonomi dan pembangunan tidaklah kalah penting.

“Asean Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) memiliki empat prioritas kerja sama yaitu konektivitas, maritim, pencapaian SDGs dan perdagangan investasi. Kanada dapat secara konkret menjadi mitra ASEAN dalam pelaksanaan AOIP,” ungkapnya.

Tahun depan, Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN dan Indonesia akan menyelenggarakan Indo-Pacific Infrastructure Forum. “Indonesia mengundang Kanada berpartisipasi dalam forum tersebut,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara juga menyampaikan, ditengah dunia yang sedang tidak kondusif ini, justru menjadi lebih penting untuk mengisinya dengan kerja sama konkret yang saling menguntungkan.

 

Share:

Jokowi Berharap Kemitraan ASEAN-AS Jadi Solusi

Jokowi berharap bahwa Kemitraan Komprehensif Strategis ASEAN-Amerika Serikat (AS) yang diluncurkan dalam KTT ASEAN-AS di Kamboja kali ini bisa menjadi bagian dari solusi menghadapi situasi dunia yang sedang menghadapi tantangan yang luar biasa.

Harapan tersebut Jokowi sampaikan saat berbicara sebagai negara koordinator dialog KTT ASEAN-AS yang dihadiri pemimpin ASEAN dan Joe Biden di Hotel Sokha, Phnom Penh pada Sabtu.

“Kemitraan ini diluncurkan di saat dunia sedang hadapi tantangan yang luar biasa. Saya ingin membacakan ringkasan ASEAN Common Sense, di mana kemitraan ASEAN-AS dapat berkontribusi menjadi bagian dari solusi,” ucapnya.

Ada tiga hal yang dikemukakan Jokowi dalam pertemuan tersebut. Pertama, Kepala Negara mendorong perwujudan kemitraan bagi perdamaian dan stabilitas kawasan. ASEAN menginginkan kehadiran AS di kawasan membawa energi positif bagi perdamaian.

“Dukungan AS terhadap sentralitas ASEAN juga harus diterjemahkan dalam aksi nyata khususnya peran ASEAN sebagai agenda-setter dinamika di kawasan dan pembentukan arsitektur kawasan yang inklusif,” jelasnya.

Hal kedua yang disampaikan Kepala Negara adalah membangun kemitraan untuk ketahanan kawasan dan global. Sinergi kebijakan harus didorong untuk memastikan stabilitas sistem keuangan, dukungan likuiditas, dan efektivitas kebijakan ekonomi.

“Upaya membangun ketahanan pangan juga harus menjadi prioritas utama. Saya harap ASEAN dan AS dapat bekerja sama dalam peningkatan kapasitas produksi pangan, pengembangan bibit unggul, pemanfaatan teknologi pertanian, dan penguatan strategi ketahanan pangan di kawasan,” katanya.

Adapun hal ketiga yaitu menciptakan kemitraan untuk masa depan berkelanjutan. Jokowi mengatakan ASEAN berkomitmen kuat mewujudkan masa depan berkelanjutan. Sebagai contoh, ASEAN akan tingkatkan penggunaan energi terbarukan hingga 23% pada 2025.

“Kami apresiasi komitmen AS untuk clean energy di kawasan. Kerja sama ASEAN-AS dapat diarahkan untuk mendorong investasi dan alih teknologi rendah karbon, membuka lapangan kerja baru dalam transisi energi, dan menciptakan kerangka regulasi dan pendanaan yang kondusif,” pungkasnya.

 

Share:

Perjuangan Negara Berkembang Dapatkan Nilai Tambah Tambang

Jokowi mengatakan negara berkembang terus memperjuangkan hak untuk hilirisasi sumber daya alam mentah agar mendapatkan nilai tambah dan keuntungan yang memadai. Hal tersebut disampaikan dalam ASEAN Global Dialogue Ke-2: Post Covid-19 Comprehensive Recovery, di Phnom Penh, Kamboja, pada Minggu.

“Apakah dengan mengekspor bahan baku mentah negara berkembang mendapatkan keuntungan yang memadai? Jawabannya tidak. Untuk itu, negara berkembang terus memperjuangkan hak untuk hilirisasi,” kata Jokowi pada Minggu.

Jokowi menyampaikan perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Jokowi juga menyoroti kesulitan yang dialami negara berkembang saat ingin melakukan hilirisasi.

Hak pembangunan negara berkembang merupakan salah satu dari tiga fokus utama yang disampaikan Jokowi untuk ASEAN dalam menghadapi tantangan ekonomi kawasan.

“Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi rata-rata masih terus positif, namun ke depannya, tantangan ekonomi kawasan akan makin berat apalagi dengan ancaman resesi. Untuk itu, saya ingin fokus pada tiga hal,” kata Jokowi.

Fokus lainnya adalah penguatan fiskal negara-negara anggota ASEAN. Kepala Negara mendorong agar ruang fiskal harus diciptakan demi stabilitas keuangan.

Selain itu, kata dia, efisiensi belanja dan alokasi anggaran ke program mitigasi dampak krisis harus menjadi prioritas termasuk jaring pengaman bagi rakyat kurang mampu.

“Dukungan pada sektor yang memiliki dampak terhadap ekonomi kawasan juga harus diprioritaskan. ADB (Asian Development Bank) telah mengidentifikasinya seperti pariwisata, agro-processing, dan tekstil. Sektor-sektor ini penting karena melibatkan UMKM yang wakili 90 persen dunia usaha ASEAN,” kata Jokowi.

Fokus selanjutnya adalah penguatan dukungan keuangan internasional. Jokowi menegaskan pentingnya peran lembaga keuangan internasional dalam merespons krisis dan meminimalisir dampak yang diakibatkan krisis melalui berbagai instrumen keuangan yang fleksibel.

“Ada instrumen yang sifatnya darurat sehingga bisa cepat digunakan saat krisis, dan lebih penting dari itu perlu ada instrumen yang berfungsi mencegah krisis. Dukungan ini penting bagi ASEAN untuk antisipasi memburuknya krisis ke depan, salah satunya dengan perkuat infrastruktur keuangan di kawasan, termasuk sinergi kebijakan finansial,” kata Jokowi.

Pada akhir pengantarnya, Jokowi kembali menegaskan pentingnya berkolaborasi erat dan bekerja sama untuk menghadapi krisis ekonomi yang terjadi saat ini.

 

Share:

Minggu, 13 November 2022

Indonesia Kecewa Tidak Ada implementasi 5PC Oleh Junta Militer Myanmar

Joko Widodo memberikan perhatian khusus terhadap situasi Myanmar yang semakin buruk. Dalam keterangannya kepada awak media di sela penyelenggaraan KTT ASEAN Kamboja, Jumat, Kepala Negara menyampaikan kekecewaannya atas tidak adanya progres yang signifikan dari impelementasi 5-point consensus (5PC) oleh junta militer Myanmar.

“Indonesia sangat kecewa dengan situasi Myanmar yang semakin buruk, tidak adanya progres yang signifikan dari implementasi 5PC sekaligus kita tidak melihat adanya komitmen dari junta militer untuk mengiplementasikannya,” ujar Jokowi.

Menurut Kepala Negara, situasi di Myanmar tidak boleh menganggu perjalanan dan kerja sama ASEAN.

“Indonesia mempertegas posisinya untuk tidak memperbolehkan non-political representation dalam KTT ASEAN dan pertemuan tingkat menteri luar negeri. Indonesia juga mengusulkan hal serupa diberlakukan di luar pertemuan tingkat menteri luar negeri,” ungkapnya.

menurut Jokowi Indonesia tetap berkomitmen akan terus memberikan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Myanmar. Indonesia juga mendorong ASEAN untuk segera melakukan engagement dengan seluruh stakeholders di Myanmar dan melakukan dialog.

“Indonesia juga menyerukan untuk segera menghentikan segala tindak kekerasan di Myanmar,” jelas Jokowi.

 

Share:

ASEAN jangan Jadi Mantra Kosong

ASEAN saat ini menghadapi dua tantangan yang sangat berat yaitu tantangan eksternal bagaimana ASEAN menavigasi rivalitas kekuatan besar yang semakin tajam, dan tantangan internal yaitu bagaimana memastikan ASEAN tetap relevan dan patuh terhadap piagam ASEAN, serta menyelesaikan krisis di Myanmar. Serta perlu segala upaya maksimal negara ASEAN untuk memelihara kesatuan dan sentralitas ASEAN hal tersebut yang digaris baawahi oleh Jokowi

“Semua tantangan ini hanya dapat dihadapi bila ASEAN bersatu dan kuat, Pertanyaannya, apakah kita masing-masing sudah berupaya maksimal mungkin untuk memelihara kesatuan dan sentralitas ASEAN? Saya tidak ingin kesatuan dan sentralitas ASEAN hanya jadi mantra kosong,” tegas Jokowi saat menyampaikan pengantarnya pada Sidang Pleno KTT ASEAN ke-40 di Hotel Sokha, Phnom Penh, pada Jumat.

Jokowi menegaskan, para pemimpin ASEAN harus memaknainya secara konkrit karena kredibilitas dan relevansi ASEAN bergantung pada kesatuan dan sentralitas ASEAN. Ada tiga poin penting yang disampaikan Presiden Jokowi dalam sesi pleno tersebut.

Hal pertama, Jokowi mendorong untuk menjalankan Piagam ASEAN seutuhnya. Piagam ASEAN harus menjadi pegangan untuk bergerak maju, oleh karenanya, Piagam ASEAN harus diterapkan dalam satu keutuhan dan tidak tebang pilih.

“Piagam ASEAN harus menjadi dasar pengambilan keputusan dalam situasi darurat, termasuk situasi di Myanmar. Jika ASEAN gagal ambil langkah maka kredibilitas ASEAN dipertaruhkan,” jelas Jokowi.

Hal kedua, Jokowi mendorong penguatan kapasitas dan efektivitas kelembagaan ASEAN. Menurut Jokowi, dalam 20 tahun ke depan, tantangan yang kita hadapi akan semakin berat. Hal tersebut harus dijadikan momentum untuk berbenah dan perkuat institusi dan kapasitas ASEAN.

“Kita harus tetapkan ASEAN 2045 yang lebih adaptif, responsif, dan berdaya saing. ASEAN harus mampu merespon dinamika ini agar tetap relevan. Saya harap Gugus Tugas Tingkat Tinggi (HLTF) dapat menyampaikan rekomendasi mengenai ASEAN 2045 dan penguatan institusi ASEAN,” ucap Jokowi.

Hal ketiga menurut Jokowi adalah perkuat peran ASEAN dalam mewujudkan kawasan yang tangguh. Ketangguhan ASEAN akan dinilai dari cara ASEAN membangun ketahanan pangan dan energi, kemandirian kesehatan, hingga stabilitas keuangan kawasan.

“Konsep kerja sama dalam bidang-bidang tersebut harus jelas dan terus diperkuat. ASEAN harus menjadi agenda-setter dalam memajukan prioritas-prioritas tersebut,” kata Jokowi.

Di akhir pengantarnya, Jokowi mengajak pemimpin ASEAN untuk membuktikan kepada rakyat ASEAN dan dunia, bahwa ASEAN matters dan relevan. “Tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan dan tetap menjadi pusat pertumbuhan kawasan dan dunia. ASEAN matters, epicentrum of growth,” pungkas Jokowi.

 

Share:

ASEAN-RRT Mitra Komprehensif Hadapi Krisis Global

Joko Widodo mendorong ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sebagai mitra Komprehensif Strategis memastikan krisis global yang tengah terjadi saat ini tidak menjalar di kawasan. Disampaikan pada pengantar KTT ASEAN –RRT ke-25, di Hotel Sokha, Phnom Penh pada Jumat.

“Hal pertama yang harus kita tangani adalah ketahanan pangan. Dengan lebih dari 2 miliar penduduk, menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan merupakan tugas berat bagi ASEAN dan RRT. Ketahanan pangan kawasan harus menjadi prioritas utama,” ucap Jokowi

Dalam KTT yang dihadiri pemimpin ASEAN dan Premier RRT Li Keqiang, Jokowi mengatakan, kawasan masih rentan terhadap supply shocks produk pangan. ASEAN sendiri mengeluarkan 61 miliar dolar AS untuk impor pangan, dan merupakan salah satu konsumen terbesar gandum dan kedelai dunia.

“Saya melihat RRT memiliki kapasitas besar perkuat strategi ketahanan pangan. Kita harus bekerja amankan rantai pasok dan stabilisasi harga pangan. Saya berharap ASEAN – RRT dapat berkolaborasi dalam memastikan buffer cadangan pangan dan mekanisme daurat pangan kawasan, mengembangkan produksi pangan di kawasan, dan investasi pada inovasi pertanian,” ujarnya.

Hal kedua menurut Kepala Negara adalah stabilisasi finansial kawasan. Jokowi menambahkan, ancaman resesi merupakan tantangan besar bersama dan di tengah situasi sulit seperti saat ini justru kerja sama harus semakin erat.

“Koordinasi kebijakan menjadi penting, melalui sinergi kebijakan kita dapat memastikan langkah yang paling efektif cegah resesi serta memperoleh early warning dan dukungan likuiditas,” katanya.

Terakhir, Jokowi juga mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan harus dijaga dan konflik tidak boleh terjadi. Sebagai negara besar di kawasan, RRT punya tanggung jawab untuk ciptakan situasi kondusif. Hal tersebut, menurut Jokowi hanya bisa dicapai dengan membangun strategic trust dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982.

“Kedua hal ini harus menjadi pegangan kita, dalam mengelola rivalitas di kawasan dan menyelesaikan isu Laut China Selatan. Jika ini dapat kita bangun, maka kita dapat mewujudkan kawasan Indo-Pasifik sebagai epicentrum of growth,” pungkas Jokowi.

 

Share:

Sabtu, 12 November 2022

Indonesia Bagian Motor Penggerak Ekonomi Dunia

Joko Widodo didampingi oleh Airlangga Hartarto bertemu dengan Pimpinan Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa di sela-sela rangkaian KTT ASEAN ke-40 dan ke-41, Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11/2022). Jokowi menyampaikan bahwa dunia kini memang tidak kondusif.

"Situasi dunia memang sedang tidak kondusif saat ini. Namun, saya optimis bahwa kawasan Asia tetap akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dunia," terang Jokowi

Indonesia, kata Jokowi adalah bagian dari mesin tersebut. Pada tahun ini Indonesia berhasil memacu perekonomian di sekitar 5%, begitu juga 2023.

"Di tengah ancaman resesi global, stabilitas ekonomi Indonesia masih terjaga. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan tumbuh 5,4% pada 2022 dan 5,0% pada 2023 didukung menguatnya konsumsi domestik, surplus neraca perdagangan dan kapasitas fiskal yang cukup sehat," kata Joko Widodo.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga menyinggung rencana pembangunan Ibu Kota Negara yang menjadi agenda penting untuk membangun pusat pertumbuhan baru. "Pengalaman panjang ADB dalam agenda pembangunan dunia sangat bermanfaat mendukung komitmen Indonesia termasuk dukungan bagi pembangunan IKN," paparnya.

Selanjutnya juga dilakukan pembahasan mengenai kerja sama transisi energi dan integrasi dan pembangunan kawasan.

Terdapat beberapa mekanisme pendanaan seperti ASEAN Infrastructure Fund dan ASEAN Catalytic Green Facility yang diharapkan dapat diperluas untuk mendukung pendanaan di kawasan seperti Indo-Pasiifik.

"Oleh karenanya, kita mendorong mekanisme pembiayaan ASEAN dan ADB dapat mendukung dalam area kerja sama ASEAN Outlook in the Indo-Pacific," kata Jokowi.

 

Share:

Indonesia Siap Jadi Ketua ASEAN 2023

Jokowi menyatakan kesiapan Indonesia untuk meneruskan keketuaan ASEAN tahun depan di tengah situasi dunia dan kawasan yang tidak mudah. Hal tersebut dikemukan ketika Jokowi melakukan audiensi dengan Raja Kamboja Norodom Sihamoni.

Demikian diutarakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya di sela-sela rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) di Phnom Penh pada Jumat.

Dikatakan Retno Jokowi pada kesempatan itu juga menyampaikan pandangan Indonesia sebagai ketua ASEAN pada 2023 serta menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kamboja sebagai ketua ASEAN tahun ini.

“Jokowi mengharapkan dukungan dari Kamboja dan juga semua negara anggota ASEAN lainnya selama keketuaan Indonesia, “ujar Retno

Dalam pertemuan para pemimpin ASEAN dengan perwakilan ASEAN Inter-Parliament Assembly (AIPA), Presiden Jokowi menyoroti berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh ASEAN, baik internal maupun eksternal.

Jokowi mengatakan selain mencoba membantu penyelesaian krisis di Myanmar, ASEAN juga harus mampu menavigasi peningkatan rivalitas di antara kekuatan besar di kawasan dan mencari cara untuk menghadapi tantangan itu.

“Jokowi menyerukan pentingnya ASEAN menjadi bagian dari solusi,” Ucap Menlu Retno.

Untuk itu, Indonesia mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dengan parlemen dari negara-negara anggota untuk memperkokoh kesatuan dan sentralitas ASEAN

Terkait posisi Indonesia sebagai ketua ASEAN pada 2023, Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk berkontribusi membangun ASEAN yang lebih kuat agar mampu menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

"Jokowi juga mengharapkan dukungan parlemen dalam keketuaan Indonesia di ASEAN tahun depan," kata Menlu Retno.

 

Share:

Jokowi Tekankan Pentingnya Implementasi Cetak Biru KTT IMT-GT

Hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-14 mengesahkan Cetak Biru 2022-2026 ini merupakan langkah awal yang implementasinya harus terus dikawal untuk mewujudkan visi IMT-GT 2036. Ujar Jokowi saat berbicara pada KTT IMT-GT ke-14 di sela penyelenggaraan KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja pada Kamis.

“Sepanjang 2014 – 2021, GDP IMT-GT meningkat sebesar 39 persen bahkan di masa pandemi. Ke depan komitmen ini harus diperkuat terlebih pada kondisi dunia yang semakin kompleks dengan ancaman resesi global tahun 2023,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan dukungan penguasa dan stakeholders dalam implementasi di lapangan sangatlah menentukan. Untuk itu, Jokowi mengemukakan tiga fokus utama yang bisa dilakukan ke depan.

Poin pertama adalah membangkitkan sektor pariwisata subkawasan. Menurut Jokowi hal ini sangat mendesak karena sektor pariwisata turun drastis hingga di atas 90 persen dalam dua tahun terakhir.

“Cara baru harus dicari melalui akselerasi teknologi digital dalam pemasaran, pengembangan pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan, dan peluncuran inisiatif IMT-GT Visit Year 2023-2025 sebagai platform pemasaran dan promosi bersama,” ungkap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga mendorong agar wisata halal dapat dikembangkan sebagai bagian dari target menjadi global halal hub dengan nilai pasar 7 triliun Dolar AS pada tahun 2030.

Poin kedua adalah mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure, yaitu infrastruktur fisik dan sumber daya manusia di mana keduanya tidak bisa dipisahkan namun sebaliknya harus saling melengkapi.

“Ini sejalan dengan prioritas Indonesia membangun infrastruktur dan SDM secara bersama. Pembangunan konektivitas fisik seperti pelabuhan, bandara, jalan tol, termasuk Trans-Sumatera terus kita lakukan. Dalam hal ini, kita harus fokus meningkatkan konektivitas enam koridor ekonomi termasuk implementasi kapal RoRo Dumai-Melaka,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga mendorong pembangunan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan IMT-GT University Network sebagai pusat riset dan inovasi subkawasan.

Poin ketiga adalah mewujudkan ekonomi subkawasan yang hijau dan berkelanjutan. Jokowi menjelaskan bahwa ekonomi hijau merupakan masa depan perekonomian ASEAN. ASEAN berkomitmen kuat mewujudkan masa depan berkelanjutan dengan menggunakan energi terbarukan hingga 35 persen pada 2025.

“Hal tersebut dapat kita lakukan melalui percepatan transisi energi bersih, pengembangan lapangan kerja dan investasi energi terbarukan serta percepatan implementasi Kerangka Pembangunan Kota Hijau 2019-2036,” jelas Jokowi.

Jokowi menyampaikan, seluruh upaya pembangunan tersebut akan menjadi building block bagi kemakmuran ASEAN dan Indo-Pasifik. Untuk mendukung peningkatan konektivitas kawasan, tahun depan Indonesia akan mengadakan Indo-Pacific Infrastructure Forum.

“Saya mengundang partisipasi aktif negara-negara IMT-GT untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik sebagai epicentrum of growth,” ucap Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan pula penyerahan ketua Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle tahun 2023 kepada Indonesia.

 

Share:

Jokowi Dorong Perkuat Resiliensi Ekonomi ASEAN

Jokowi mengingatkan meski perekonomian di ASEAN tetap positif saat dunia tegah dilanda gelombang krisis kita mesti tetap waspada. Ujar Jokowi saat berbicara dalam pertemuan pemimpin ASEAN dengan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC), di Hotel Sokha, Phnom Penh, pada Kamis.

“Total GDP ASEAN masih di atas 3 triliun Dolar AS dan ASEAN ekonomi terbesar ke-5 dunia. Dalam situasi guncangan finansial ini, tentu kita semua harus waspada. Kemitraan dunia usaha dan pemerintah harus makin diperkuat. Sektor swasta memiliki peran sangat penting,” ungkap Jokowi.

Jokowi megusulkan untuk memperkuat resiliensi ekonomi ASEAN dalam jangka pendek. Hal ini memerlukan countermeasures dan kebijakan makroprudensial penguasa yang adaptif untuk stabilkan keuangan dan stimulasi pergerakan ekonomi.

“Sektor swasta juga harus forward looking, artinya cermat melihat krisis, berhati-hati, tapi bergerak cepat untuk adaptasi. Kecepatan dan ketepatan beradaptasi jadi kunci resiliensi ekonomi ASEAN,” ucap Jokowi.

Inovasi adalah kunci untuk meningkatkan daya saing ASEAN, ini dilakukanuntuk jangka panjang. Ujar Jokowi

“Inovasi pastikan kita kompetitif di masa depan. Ekonomi digital dan ekonomi hijau adalah masa depan ASEAN. Ekonomi digital mampu tingkatkan produktivitas dan perluas akses pasar, sementara ekonomi hijau pastikan ASEAN terus tumbuh dan berkelanjutan,” jelas Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga mengemukakan pentingya sektor UMKM bagi perekonomian ASEAN. Ada lebih dari 90 persen dunia usaha di kawasan adalah usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di mana di Indonesia sendiri terdapat 65 juta UMKM.

“Kemajuan UMKM sangat berdampak pada ekonomi ASEAN, untuk itu sinergi kita menjadi sangat krusial untuk makin diperkokoh,” ujar Jokowi.

 

Share:

Sinergi Perkokoh Kesatuan dan Sentralisasi ASEAN

Joko Widodo menyerukan penguasa dan parlemen negara ASEAN harus bersinergi untuk memperkokoh kesatuan dan sentralitas ASEAN. Hal ini tak lepas dari kondisi dunia yang makin mengkhawatirkan dan dinamika geopolitik kawasan menguji kredibilitas dan relevansi negara anggota ASEAN.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat melakukan pertemuan dengan pemimpin ASEAN dan perwakilan ASEAN Inter-Parliament Assembly (AIPAA) di Hotel Sokha Phnom Penh, Kamboja, Kamis.

“Kredibilitas dan relevasi ASEAN diuji di tengah tantangan ini, bila ASEAN gagal jadi solusi, kredibilitas dan relevansinya akan terus dipertanyakan. Penguasa dan parlemen harus bersinergi untuk memperkokoh kesatuan dan sentralitas ASEAN,” ucap Jokowi.

ASEAN, menurut Jokowi, sudah tidak asing lagi dengan krisis. Dari dalam ASEAN sendiri, ada krisis politik di Myanmar di mana isu tersebut berkaitan erat dengan demokrasi dan situasi kemanusiaan.

“Peran ASEAN untuk menyelesaikannya, dinanti rakyat kita dan dunia, jadi perlu dapat perhatian khusus parlemen negara ASEAN,” ujar Jokowi.

Sementara itu, dari luar ASEAN, Jokowi mengemukakan isu dinamika geopolitik kawasan. ASEAN dituntut untuk menavigasi rivalitas kekuatan besar yang makin tajam.

“Kita tidak ingin melihat perang di kawasan, perang akan menjauhkan cita-cita kita Indo-Pasifik sebagai epicentrum of growth,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan keinginan Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023 untuk berkontribusi membangun ASEAN yang lebih kuat, yang mampu menghadapi tantangan masa depan yang makin kompleks, dan mampu melindungi kawasan dari guncangan eksternal, serta mampu mempertahankan independensi ASEAN di tengah rivalitas kekuatan besar.

“Saya harapkan dukungan parlemen negara ASEAN terhadap keketuaan Indonesia. Bersama kita buktikan kepada rakyat kita dan dunia, ASEAN tetap relevan,” ungkap Jokowi.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support