Tampilkan postingan dengan label Presidensi G20. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Presidensi G20. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 April 2023

Tingkatkan Kerja Sama! Jokowi menerima kunjungan menerima kunjungan anggota kongres Amerika Serikat

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus membuktikan bahwa Indonesia adalah mitra strategis penting bagi Amerika Serikat dan dunia internasional. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan anggota kongres Amerika Serikat ke Indonesia, yang diawali dengan pertemuan dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengatasi isu perubahan iklim dan lingkungan. Capaian pemerintah Indonesia, termasuk pengurangan kebakaran hutan lebih dari 80 persen, turut diapresiasi oleh delegasi kongres Amerika Serikat.

Selain itu, Amerika Serikat juga memberikan dukungan kuat terhadap keketuaan Indonesia di ASEAN untuk tahun ini. Mereka mengakui kesuksesan Indonesia dalam presidensi G20 tahun lalu dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Indonesia.

Jokowi juga berharap untuk mendapatkan dukungan Amerika Serikat dalam sejumlah isu, seperti perpanjangan fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) dan akses pasar. Indonesia pun berharap dapat menjadi bagian dari global supply chain Amerika dan dunia serta meminta dukungan Amerika Serikat untuk transisi energi.

Kunjungan anggota kongres Amerika Serikat ke Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia semakin bersinar dan menjadi pusat perhatian dunia internasional. Kita patut bangga dengan peran Jokowi dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Amerika Serikat serta dunia internasional.

 

Share:

Selasa, 31 Januari 2023

Berkontribusi Besar! Jokowi ingin ASEAN memiliki andil atas kawasan indo – pacific

Yogyakarta - Jokowi bangga dengan dipilihnya Indonesia menjadi kesatuan pada tahun 2023 ini sebuah keanggaan tersendiri. Pasalnya pada tahun 2022 Indonesia berhasil menjadi presidensi KTT G20 dengan lancar tanpa halangan.

Jokowi yakin dan optimis bahwa Indonesia bisa mengemban tanggung jawab sebagai keketuan ASEAN 2023. Jokowi memiliki keinginan agar negara-negara di ASEAN memiliki posisi yang penting untuk kawasan Indo-Pasifik, baik dari segi keamanan hingga ekonomi.

Jokowi menegaskan tiga hal utama dalam Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023. Pertama, ASEAN harus relevan dan penting. Ia ingin negara-negara Asia Tenggara tetap relevan terhadap kepentingan rakyat, kawasan, dan juga dunia.

Jokowi juga berharap ASEAN bisa menjadi episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan pentingnya ketiga hal tersebut dalam keketuaan Indonesia.

Senada, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menekankan impian Jokowi untuk menjadikan ASEAN penting di kawasan Indo-Pasifik. Retno mengatakan Jokowi ingin ASEAN tetap memainkan peran sentral.

Retno menilai bahwa selama ini Indo-Pasifik menjadi kawasan yang sangat strategis, di mana juga terjadi rivalitas sengit antarnegara. Dengan begitu, Retno mengatakan bahwa Jokowi ingin ASEAN menjadi lokomotif untuk menggerakkan Indo-Pasifik agar tetap menjadi kawasan yang damai dan stabil.

 

Share:

Bangga! Indonesia secara resmi menjadi ketua tahunan ASEAN pada 2023 hingga 2024

Yogyakarta Mulai tahun 2023 Indonesia bakal menjadi pemimpin ASEAN selama satu tahun penuh hingga tahun 2024 mendatang.

Jokowi meyakini bahwa ASEAN masih memiliki peran yang penting dan relevan bagi rakyat, baik di kawasan maupun di dunia. Ujar Jokowi pada pembukaan acara keketuan ASEAN Indonesia 2023 di Bundaran HI, Jakarta.

Jokowi juga menyebut bahwa saat ini Indonesia menjadi ketua ASEAN di tengah situasi global sulit. Menurutnya, saat ini dunia masih mengalami berbagai krisis, mulai dari krisis ekonomi, krisis energi, krisis pangan, hingga perang yang masih terjadi.

Meski demikian, melalui pengalaman presidensi G20 yang dimiliki Indonesia, keketuaan Indonesia akan berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi ASEAN. Kontribusi tersebut baik dalam bidang perdamaian maupun pertumbuhan ekonomi.

Retno LP Marsudi Menlu menjelaskan bahwa tema keketuaan ASEAN 2023 memiliki dua elemen besar. Elemen pertama adalah “ASEAN Matters”, bagaimana Indonesia dengan keketuaannya tetap menjadikan ASEAN itu relevan dan penting

Kedua, Indonesia ingin ASEAN tetap memerankan peran sentral sehingga dapat menjadi motor dan dapat berkontribusi bagi stabilitas dan perdamaian kawasan, termasuk Indo-Pasifik.

Selanjutnya terkait “Epicentrum of Growth”, Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ASEAN selalu lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi dunia dari tahun ke tahun. 

 

Share:

Rabu, 23 November 2022

Indonesia Berada di Fase Puncak Terbaiknya

Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia saat ini berada di puncak kepemimpinan global setelah menyelesaikan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali kemarin dan memegang keketuaan ASEAN tahun depan. Posisi saat ini, kata Jokowi, merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia yang harus dijaga.

“Kalau kita jadi pengusaha juga yang kita bangun adalah kepercayaan orang terhadap kita. Ini juga sebagai negara kita juga membangun kepercayaan internasional, kepercayaan global, kepercayaan negara-negara lain terhadap Indonesia,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) XVII yang digelar di Hotel Alila, Kota Surakarta.

Jokowi menjelaskan, kondisi perekonomian Indonesia yang baik jika dibandingkan dengan negara-negara G20 lain menjadi salah satu indikator kepercayaan dunia global terhadap Indonesia meningkat. Seperti saat penyelenggaraan KTT G20 kemarin, ekonomi Indonesia di kuartal III tahun 2022 berada di angka 5,72 persen dan angka inflasi masih dalam posisi yang dapat dikendalikan.

“Hal seperti ini yang menumbuhkan kepercayaan, trust global terhadap kita. Kalau sudah muncul trust, muncul kepercayaan, apa yang akan terjadi. Sama seperti kalau kita pengusaha, punya perusahaan, punya produk, kalau dipercaya jual barangnya itu mudah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menuturkan bahwa pada kuartal III, indikator perekonomian lain seperti pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga, dan nilai ekspor masih terus mengalami pertumbuhan yang baik. Untuk itu, Presiden mengajak seluruh peserta Munas HIPMI yang hadir untuk mempertahankan bahkan meningkatkan nilai-nilai perekonomian Indonesia.

“Angka-angka yang baik seperti yang tadi saya sampaikan inflasi maupun growth, pertumbuhan ekonomi harus kita jaga, terus kita tingkatkan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan kepada semua pihak untuk berhati-hati dalam membuat kebijakan di tengah posisi dunia global yang sulit diprediksi. Menurut Presiden, kesalahan dalam mengambil kebijakan dapat berdampak besar terhadap sejumlah sektor kehidupan masyarakat.

“Saya selalu berpesan kepada seluruh menteri, hati-hati membuat kebijakan dalam posisi yang sangat rentan seperti ini. Jangan keliru, jangan salah. Utamanya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak,” kata Jokowi.

 

Share:

Senin, 21 November 2022

Jokowi Berikan Cinderamata Batik untuk Tamu Penting KTT G20

Pada unggahan Instagram Jokowi menuliskan jika Batik adalah warisan budaya yang diakui oleh Unesco. Maka dari itu batik layak menjadi cinderamata bagi tamu penting KTT G20.

"Batik Indonesia adalah warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang diakui UNESCO," tulis Jokowi

Jokowi mengungkap, batik menjadi cindera mata yang diberikan Indonesia kepada para pemimpin negara G20 dan para delegasi internasional yang hadir.

"Mereka mengenakan batik saat menghadiri gala dinner KTT G20 di Bali. Batik-batik aneka corak dan warna itu jadi cinderamata Indonesia untuk tamu-tamu penting kita," jelas Jokowi.

Batik menjadi kebudayaan yang memiliki seni serta tingkat kerumitan tersendiri. Corak batik dimasing-masing darah berbeda. Corak batik sendiri dipengaruhi oleh akulturasi berbagai budaya yang ada di Indonesia.

Indonesia memiliki berbagai macam budaya yang mendapat pengakuan dunia, ada angklung, wayang, reog dan lain sebagainya. Selain budaya Indonesia juga memili berbagai ragam khas makanan dari abang sampai merauke.

Indonesia memiliki berbagai ragam budaya yang menarik dimata dunia, maka dari itu kita patut bangga. Kita juga harus menjaga serta melestarikannya.

 

Share:

Jumat, 18 November 2022

Jokowi Dorong Transformasi Digital Untuk Percepat Pemulihan Ekonomi

Jokowi menekankan pentingnya transformasi digital untuk mempercepat pemulihan global akibat dampak pandemi Covid-19 dan ketegangan geopolitik dunia.

Menurutnya, ekonomi digital adalah kunci kelangsungan ekonomi masa depan dan membuka peluang masyarakat kecil menjadi bagian dari rantai pasok global. Saat ini, ekonomi digital menyumbang 15,5 persen PDB global.

"Sebagai Pemimpin G20, Indonesia mendorong transformasi digital untuk mempercepat pemulihan global, dan, di bawah Kepemimpinan Indonesia, digital economy working group sudah mulai berjalan," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Hotel Apurva Kempinski, Bali.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus menjadi fokus tranformasi digitalisasi. Pertama, kesetaraan akses digital. Menurutnya, 2,9 miliar penduduk dunia belum terhubung dengan internet, termasuk 73 persen penduduk negara kurang berkembang.

"Infrastruktur digital juga belum merata, 390 juta orang tinggal di wilayah tanpa internet nirkabel. Ketimpangan ini harus segera kita perbaiki. G20 harus dapat memobilisasi investasi untuk membangun infrastruktur digital yang terjangkau bagi semua," imbuh Jokowi

Kedua, literasi digital. Menurut Jokowi, nilai digital bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Literasi digital, lanjutnya, harus menjangkau semua agar dapat berpartisipasi dalam ekonomi masa depan.

"G20 harus dapat menggerakkan kerja sama penguatan kapasitas digital bagi negara berkembang," ucap Jokowi

Ketiga, lingkungan digital yang aman. Hoaks dan perundungan siber dapat memecah persatuan dan mengancam demokrasi. Kepala Negara memandang bahwa kebocoran data akibat kejahatan siber berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga 5 triliun dolar AS pada tahun 2024.

"Untuk itu, keamanan digital dan perlindungan privasi harus dijamin. G20 harus mampu membangun kepercayaan sektor digital, termasuk melalui tata kelola digital global," kata Presiden.

Jokowi menegaskan bahwa semua negara harus bekerja sama untuk memastikan manfaat digital dapat dirasakan secara merata. "Saya mengundang kontribusi Yang Mulia untuk masa depan dunia digital yang aman, yang inklusif, dan yang bermanfaat bagi semua," ujar Jokowi. 

 

Share:

Indonesia Dukung India Menjadi Presidensi KTT G20 2023

Setelah melewati Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) selama dua hari di Bali, rangkaian G20 di bawah presidensi Indonesia resmi berakhir.

“Dengan ini saya nyatakan KTT G20 di Bali Indonesia ditutup,” ujar Jokowi menutup rangkaian KTT yang berlangsung di Hotel The Apurva Kempinski, Bali.

Selanjutnya, Jokowi secara resmi menyerahkan tongkat presidensi G20 kepada India selaku pemegang presidensi G20 selanjutnya.

Jokowi meyakini, di bawah kepemimpinan India G20 akan terus bergerak ke depan untuk mewujudkan pemulihan global serta pertumbuhan yang kuat dan inklusif.

“Sebagai sahabat India dan sebagai bagian dari troika tahun depan Indonesia siap mendukung kesuksesan presidensi G20 India, dan saya juga meminta kepada semua pimpinan yang hadir untuk mendukung India tahun depan,” ujarnya.

Selama dua hari KTT di Bali, Jokowi bersama para pemimpin G20, organisasi internasional, dan tamu undangan lainnya telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan.

Pada hari pertama, Jokowi mengawali kegiatan dengan menyambut kedatangan para peserta KTT G20 di Hotel The Apurva Kempinski. Selanjutnya, Jokowi secara resmi membuka KTT G20 dilanjutkan dengan Sesi I yang membahas mengenai kondisi ekonomi global, ketahanan pangan, dan energi.

Kemudian para pemimpin diajak Jokowi untuk melakukan jamuan santap siang. Pada jamuan tersebut, Jokowi mempersilakan Pemimpin Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino untuk menyampaikan sambutan.

Usai makan siang, para delegasi melanjutkan kegiatan KTT. Sesi II ini membahas masalah kesehatan global. Setelah itu terdapat side event Kemitraan untuk Investasi dan Infrastruktur Global atau Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) G20.

Acara hari pertama ditutup dengan jamuan makan malam di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park.

Rangkaian KTT hari kedua di awali dengan peninjauan Taman Hutan Raya Ngurah Rai yang dilanjutkan dengan Sesi III KTT yang membahas mengenai transformasi digital. Acara selanjutnya adalah upacara penutupan dan serah terima presidensi ke India.

Jokowi juga diagendakan untuk memberikan pernyataan pers di Media Center KTT G20 Bali, di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung.

 

Share:

Senin, 14 November 2022

Jokowi Luncurkan Pandemic Fund

Sri Mulyani mengatakan bahwa pada Minggu, Joko Widodo meluncurkan secara resmi pandemic fund (dana pandemi). Hal itu, dia sampaikan pada saat konferensi pers dalam Opening Remarks on Joint Finance and Health Minister' Meeting (JFHMM), yang diselenggarakan di Bali, pada Sabtu.

"Jokowi meluncurkan dana ini (dana pandemi), pada minggu, kita menjadikan acara ini menjadi acara peluncuran pandemic fund. Ini salah satu yang akan dilakukan Jokowi, di mana pada saat mengambil alih presidensi G20 dari Italia," kata Sri Mulyani.

Dia juga menambahkan bahwa salah satu fokus Indonesia adalah mengatasi persoalan pandemi, bagaimana dunia dapat membentuk mekanisme pendanaan yang dapat diandalkan untuk merespons pandemi yang lebih baik.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengatakan bahwa sejauh ini ada beberapa negara yang juga turut berkontribusi dalam rencana pendanaan pandemi ini.

"Negara yang telah berkontribusi adalah Eropa, AS, Indonesia, China, Jepang, Jerman, Kanada, Republik Korea, UEA, Spanyol, Australia, Singapura, Norwegia, Selandia baru, dan malam ini kita dengar bahwa Prancis, Saudi Arabia, walaupun mereka nanti akan mengumumkan pada tingkat menteri jumlahnya berapa. Kemudian Afrika Selatan dan India."

Negara yang berkontribusi tersebut, merupakan negara anggota G20 dan undangan yang sudah memberikan komitmen untuk memberikan kontribusinya pada pandemic fund tersebut. Selain itu, ada juga tiga audiensi filantropi. JFHMM yang dipimpin Italia dan Indonesia serta didukung oleh WHO dan bank dunia, sudah memajukan mandat yang dipimpin G20 dengan membentuk FIF yang disebut sebagai pandemic fund.

 

Share:

Minggu, 13 November 2022

Pertemuan Kedua Xin Jinping dengan Jokowi 2022

Pemimpin China Xi Jinping akan melakukan pembicaraan formal dengan Kepala Negara Indonesia Joko Widodo di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali.

"Ini adalah pertemuan kedua antara kedua presiden setelah kunjungan Presiden Joko Widodo ke China pada Juli tahun ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian di Beijing, pada Jumat.

Menurut dia, China dan Indonesia sebagai sesama negara berkembang memiliki kepentingan yang besar dan luas untuk dikerjasamakan. "Di bawah bimbingan strategis kedua Kepala Negara, China dan Indonesia semakin memperkuat pola baru dalam hubungan bilateral yang digerakkan oleh kerja sama politik, ekonomi, budaya, dan maritim," ujarnya.

Ia menganggap kerja sama China dengan Indonesia telah menjadi contoh yang baik bagi negara-negara berkembang lainnya. "China berharap dapat terus bekerja sama dengan Indonesia dalam meningkatkan rasa saling percaya dan proyek pembangunan berkualitas dalam kerangka Belt and Road (Prakarsa Sabuk Jalan)," kata Zhao dalam pengarahan pers rutin itu.

Zhao juga menekankan bahwa China mendukung Presidensi G20 Indonesia, yang mengusung tema 'Pulih Bersama, Pulih Lebih Kuat'.

"Kami berharap semua pihak akan bekerja untuk membangun konsensus dan memajukan kerja sama dalam mendorong pemulihan ekonomi global dan mengimplementasikan Agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan," ucap Zhao menambahkan. Xi Jinping akan menghadiri KTT G20 di Bali pada 14-17 November. Dari Bali, Xi kemudian melanjutkan lawatannya ke Bangkok, Thailand, untuk menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada 17-19 November.
Bagi Xi, kunjungan ke Indonesia itu merupakan kehadiran pertamanya dalam forum pertemuan multilateral antarkepala negara setelah Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China (CPC) di Beijing pada Oktober. Xi terakhir kali melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 2013

 

Share:

Jumat, 11 November 2022

Jokowi Bikin Sejarah Kereta Cepat, Xi Jinping Jadi Saksinya

Manajemen KCIC sudah menyiapkan cara supaya uji coba masih dapat disaksikan oleh kedua Kepala Negara saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Bali.

"Mengenai uji dinamis pada G20 Showcase mendatang, proses uji dinamis akan disaksikan melalui telekonferensi oleh Joko Widodo dan Xi Jinping dari Bali," kata Sekretaris Perusahaan KCIC Rahadian Ratry kepada CNBC Indonesia.

Persiapan uji dinamis internal sudah dilakukan oleh KCIC pada 6 November 2022 lalu. Beberapa hari lalu Electric Multiple Unit (EMU) dan Comprehensive Inspection Train (CIT) serta sarana perkeretaapian sudah terpasang dan dialaporkan berfungsi sesuai harapan.

"Sehingga secara bertahap, persiapan demi persiapan terus dilakukan sehingga pelaksanaan uji dinamis pekan depan bisa berjalan dengan baik," jelasnya.

Pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung sendiri sudah selesai sepanjang 17 km. Budi menjelaskan, kecepatan kereta pada uji coba itu sekitar 60 km/jam.

Adapun KCJB dijadwalkan meluncur pada Juli 2023. Perjalanan dari Bandung-Jakarta atau sebaliknya diproyeksikan memakan waktu 30 menit saja.

"Dan peluncuran nanti untuk operasional Insyaallah di bulan Juni 2023," pungkas Jokowi.

 

Share:

Bali Miliki Tiga Pelabuhan Baru

Pembangunan tiga pelabuhan baru yang berada di Provinsi Bali akhirnyas telah selesai, hal ini dengan ditandai dengan diresmikannya ketiga pelabuhan tersebut oleh Jokowi pada Rabu. Selain Pelabuhan Jokowi juga mereesmikan Gedung VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai guna menunjang KTT G20 di Bali.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada sore hari ini saya resmikan Gedung VVIP Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang kedua Pelabuhan Sanur, yang ketiga Pelabuhan Sampalan, dan yang keempat Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Provinsi Bali,” ujar Jokowi.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan yang baru saja diresmikan itu merupakan instruksi langsung dari Jokowi. Selain pelabuhan pihaknya juga akan mengembangkan dermaga guna menunjang kebutuhan pariwisata.

“Kita siapkan dengan dermaga-dermaga yang proper dan di dermaga itu kita buat juga di Sampalan dan Bias Munjul sehingga mereka yang datang ke Nusa Penida, di Bali Sanur itu proper, di sana di Sampalan dan Bias Munjul juga proper,” ungkapnya.

Menhub mengatakan bahwa Jokowi mengapresiasi atas hasil revitalisasi gedung VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengusung tema arsitektur tradisional Bali dan dikombinasikan dengan nuansa modern tersebut.

“Pak Jokowi sangat puas dengan apa yang kita lakukan. Di sini adalah bangunan Wantilan Bali tapi dengan nuansa modern,” ucap Menhub.

Menhub juga menjelaskan bahwa revitalisasi dan pembangunan sejumlah infrastruktur tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Perhubungan dengan sejumlah pihak terkait dengan memanfaatkan momentum KTT G20. Ia pun berharap revitalisasi tersebut dapat membantu memperbaiki citra Indonesia di mata dunia.

“Jadi memang kita mengambil momentum kedatangan pimpinan dunia dan semua stakeholder, ada menteri keuangan, menteri transportasi, segala macam datang ke sini melihat bahwa Indonesia ini bukan seperti dulu, sudah berubah,” ucap Menhub.

“Harapannya tentu ada satu image yang luar biasa untuk Indonesia karena kesempatan ini jarang ada,” tandasnya.

 

Share:

Kamis, 10 November 2022

17 Kepala Negara Sudah Pastikan Hadiri KTT G20

Jokowi telah mengumumkan bahwa 17 negara telah mengkonfirmasi kehadirannya dalam KTT G20 yang diselenggarakan di Bali, 15-16 November mendatang. Mereka adalah yaitu Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Prancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Sementara itu, tiga negara lainnya masih belum memberikan keputusan akhir. 

"Para pemimpin negara-negara G20 akan hadir di Konferensi Tingkat Tinggi ke-17 G20 di Bali pada 15 hingga 16 November mendatang. Setidaknya, sudah 17 pemimpin negara yang telah menyatakan kesediaan untuk hadir. Tiga lainnya sedang ditunggu konfirmasinya," Ujar Jokowi 

Ia juga mengungkapkan bahwa ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah bagi perhelatan akbar. 

"Kedatangan para pemimpin negara pada KTT G20 di Bali merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia mengingat situasi dunia yang sangat sulit seperti ini," sambung pernyataan Jokowi dalam postingan tersebut. 

Hingga kini,  Vladimir Putin juga belum memutuskan siapa pejabat tinggi yang akan dia kirim ke Indonesia. 

Kedutaan Besar Rusia di Indonesia juga masih belum memberikan pengumuman tegas apakah Presiden Putin akan datang. Namun, Joko Widodo telah mengumumkan bahwa Putin akan hadir. 

Sementara, pemimpin Amerika Serikat Joe Biden telah dipastikan hadir di G20. Biden akan di Jakarta pada 13-16 November 2022. 

"Kepala negara akan berada di Bali, Indonesia pada 13 November hingga 16 November untuk G20 Leaders' Summit," ujar Karine Jean-Pierre dalam konferensi pers, dikutip dari situs resmi Gedung Putih.

"Di Bali, kepala negara memuji kepemimpinan G20 Joko Widodo dan menyorot komitmen AS kepada forum paripurna ini untuk kerja sama ekonomi dengan negara-negara yang mewakili lebih dari 80 persen GDP dunia," jelas Jean-Pierre.

Dijelaskan bahwa Biden ingin membahas perubahan iklim, dampak global perang Vladimir Putin di Ukraina, serta isu pangan dan energi.

Pihak Kedutaan Besar Uni Eropa di Indonesia juga telah memberikan konfirmasi bahwa Pimpinan Komisi Eropa Ursula von der Leyen akan hadir di G20 Bali. 

 

Share:

Persiapan Sudah 100% Indonesia Siap Menerima Tamu KTT G20

Sudah 17 kepala negara menyatakan siap mengahadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20) pada tanggal 15-16 Novmber 20222 di Bali mendatang. Seperti kepala negara Amerika Serikat Joe Biden dan Pimpinan Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping. Ujar Jokowi pada sela-sela tinjuan persiapan KTT G20 di Bali.

Jokowi mengatakan tentang rencana kehadiran kepala negara Rusia Vladimir Putin dan kepala negara Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa mereka masih mempertimbangkan situasi dan kondisi di negara masing-masing negara.

“Beberapa hari yang lalu saya juga sudah bertelepon, berbicara lewat telepon dengan Presiden Putin dan Presiden Zelensky, beliau menyampaikan akan hadir kalau kondisinya memungkinkan,” tutur Kepala Negara

Suatu kehormatan bagi Indonesia jika para kepala negara maupun pimpinan negara dapat hadir pada KTT G20 di Bali, melihat kondisi dunia yang sedang tidak kondusif. Ujar Jokowi

 “Saya kira dalam posisi normal itu biasa yang hadir juga 17-18, ini posisi yang tidak normal, dunia sangat sulit, semua negara sangat sulit, kalau kehadirannya sampai sejumlah itu saya kira juga sangat bagus, sangat bagus,” ucap Presiden.

Guna memastikan kesiapan kesiapan Indonesia dalam penerimaan para tamu dan menyelengarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT G20) yang akan digelar pada 15-16 November 2022 mendatang di Provinsi Bali. Jokowi melakukan pengecekan terhadap sejumlah tempat yang akan dijadikan lokasi penyelenggaraan KTT G20 pada Selasa.

“Jadi ini sudah H-7, saya sudah cek dari pagi tadi sampai titik-titik yang paling kecil sudah kita cek semuanya dan saya ingin menyatakan kita siap menerima tamu-tamu G20,” ujar Presiden Jokowi kepada awak media di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kota Denpasar.

Jokowi melakukan lawatan ke Kamboja dalam rangka mengahdiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) ke 41 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-13 November 2022 di Phnom Penh ibu kota negara Kamboja.

Pada kesempatan tersebut Jokowi juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan kepala negara Amerika Serikat Joe Biden. Ujar Melu Retno Marsudi.

 

Share:

Rabu, 09 November 2022

Kunker ke Bali, Jokowi Cek Persiapan Terakhir Jelang KTT G20

Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Bali untuk mengecek persiapan akhir menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan pada 15-16 November 2022 pekan depan. kata Jokowi, Senin.

Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jokowi dan Iriana disambut selayaknya penyambutan resmi pemimpin negara G20. Saat turun di tangga pesawat, Jokowi disambut pasukan jajar kehormatan dan tarian Bali di area tarmak atau landasan pesawat.

Setelah itu, Jokowi juga meninjau ruang VIP Bandara I Gusti Ngurah Rai yang akan menjadi tempat singgah para pemimpin G20 saat tiba di pulau dewata nanti.

Kepala negara direncanakan memeriksa kesiapan beberapa venue KTT G20, antara lain di The Apura Kempinski, Kawasan Mangorve Tahura Ngrah Rai, dan Garuda Wisnu Kencana(GWK) cultural Park.

 

Share:

Presiden Jokowi Terima Sekjen Abu Dhabi Peace Forum

Jokowi menerima kunjungan Sekjen Abu Dhabi Peace Forum Al-Mahfouz bin Abdullah bin Bayyah, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Pertemuan tersebut merupakan penegasan kembali Penghargaan Perdamaian Internasional Imam Hasan Bin Ali Tahun 2022 atau Imam Hasan bin Ali Peace International Award 2022 yang telah diberikan kepada Jokowi.

Mensesneg Pratikno mengatakan, penghargaan tersebut merupakan suatu kehormatan yang diterima Jokowi dan juga merupakan suatu kebanggaan bagi bangsa dan negara.

“Ini tentu saja bagi kami, bagi pemerintah, bagi Jokowi, dan sekaligus juga bagi masyarakat Indonesia merupakan penghargaan yang luar biasa, kehormatan yang luar biasa, Bapak Joko Widodo telah dipercaya sebagai pemimpin yang menyebarkan pesan dan budaya damai untuk dunia,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mensesneg mengatakan, Abu Dhabi Peace Forum juga mengajak Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam upaya menyelesaikan berbagai krisis yang saat ini melanda hampir seluruh dunia.

“Sekali lagi, Pak Jokowi tentu saja menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini dan sekaligus juga mempererat hubungan antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab, dan sekaligus memberikan semangat bagi kita semuanya untuk menyukseskan G20 bagi perdamaian dan kemakmuran dunia,” pungkasnya.

 

Share:

Selasa, 01 November 2022

Menlu: Indonesia Terima Banyak Permintaan Bilateral di G20

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diagendakan untuk menghadiri rangkaian pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November mendatang. Selain menghadiri KTT, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara G20.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi usai menghadiri rapat yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (31/10/2022).

“Selain kegiatan KTT, banyak sekali kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh Bapak Presiden termasuk permintaan untuk pertemuan bilateral. Banyaknya pertemuan ini kita sikapi dengan sangat baik karena ini menunjukkan antusiasme dan harapan terhadap G20 ternyata masih sangat tinggi. Jadi keinginan negara untuk melakukan engagement satu sama lain juga masih sangat tinggi dan itu, sekali lagi, kita patut syukuri,” kata Menlu.

Menlu mengungkapkan, Indonesia menerima sekitar 18 permintaan pertemuan bilateral. Salah satu pertemuan yang akan dilaksanakan adalah dengan Amerika Serikat. Pertemuan bilateral tersebut, imbuhnya, akan diadakan di sela KTT G20.

“Sudah banyak banget [permintaan bilateral] dan kita sedang mencoba untuk memasukkan di sela-sela pertemuan-pertemuan itu. Jadi Bapak Presiden kan harus memimpin, sehingga kesempatan untuk melakukan pertemuan bilateral juga hanya bisa dilakukan di in between pertemuan itu,” ujarnya.

Retno menambahkan, Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengakomodir permintaan bilateral tersebut.

“Tetapi kalau masih ada yang belum mendapatkan kita akan coba mengakali, misalnya di pertemuan ASEAN kalau mereka hadir di ASEAN beberapa, oke kita bilateralnya mungkin di ASEAN. Demikian juga kalau di APEC, kita ketemunya di APEC. Tapi prinsipnya Presiden sangat menghargai dan ingin sekali melakukan pertemuan sesuai dengan permintaan para leader negara lain,” pungkasnya.

Sebelum menghadiri KTT G20 di Bali, Presiden Jokowi diagendakan untuk mengikuti rangkaian KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja. Sedangkan setelah KTT G20, Presiden akan menghadiri KTT APEC di Bangkok, Thailand.

 

Share:

Presiden Jokowi Gelar Rapat Matangkan Persiapan KTT G20

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali memimpin rapat bersama jajaran kabinetnya untuk mematangkan berbagai persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Senin (31/10/2022), di Istana Merdeka, Jakarta Pertemuan puncak negara-negara G20 di bawah presidensi Indonesia tersebut akan digelar di Bali pada November 2022 mendatang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L.P. Marsudi mengungkapkan, dalam rapat dibahas secara detail mengenai segala aspek penyelenggaraan KTT, baik dari sisi logistik, penjadwalan, persidangan atau pertemuan, hingga hasil akhir yang masih terus dinegosiasikan sampai saat ini.

“Kita bicara secara detail, satu per satu, dan dalam minggu ini akan ada beberapa lagi pertemuan dengan Bapak Presiden. Karena sekali lagi, Bapak Presiden ingin memastikan bahwa keketuaan kita,  presidensi kita, KTT G20 di bawah presidensi kita insyaallah akan dapat berjalan dengan baik di tengah situasi dunia yang sangat tidak kondusif saat ini. Jadi pekerjaan persiapan yang detail akan terus kita lakukan,” kata Menlu usai pertemuan.

Retno menambahkan, hingga saat ini persiapan penyelenggaraan KTT yang akan berlangsung di antara KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja dan KTT APEC di Bangkok, Thailand ini berjalan dengan baik.

“Dari pertemuan atau laporan kepada Bapak Presiden dan setelah kita lakukan run-through program secara detail, maka secara keseluruhan, in general, alhamdulillah so far semua persiapan berjalan dengan baik,” ujar Menlu.

Terkait konfirmasi kehadiran para pemimpin G20, Menlu mengungkapkan bahwa hingga saat ini tingkat kehadiran para pemimpin sangat tinggi. Konfirmasi kehadiran juga datang dari  dua pemimpin baru negara anggota G20 yaitu Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dan PM Italia Giorgia Meloni.

“Beberapa masih ditunggu konfirmasinya karena situasi khusus. Misalnya, Brazil baru saja putaran kedua election-nya sudah selesai tapi juga serah terimanya atau presiden baru mulai akan menjabat 1 Januari sehingga kita masih menunggu dari Brazil siapa yang akan mewakili Brazil di dalam KTT nanti. Tapi sekali lagi, perlu saya tekankan bahwa per saat ini tingkat kehadiran para pemimpin sangat tinggi,” kata Retno.

Para pemimpin negara G20 tersebut, lanjut Retno, dijadwalkan akan tiba di Bali mulai tanggal 13 November.

“Sebagian besar, per data hari ini, akan tiba di tanggal 14 November dan rata-rata akan meninggalkan Bali pada tanggal 16 sore atau tanggal 17 November karena sebagian dari para pemimpin itu juga akan terbang menuju Bangkok untuk menghadiri KTT APEC,” pungkasnya. 

 

Share:

Rabu, 26 Oktober 2022

Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Terus Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan Palestina dalam meraih kemerdekaan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad I.M. Shtayyeh di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (24/10/2022).

“Sekali lagi saya tegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina,” kata Presiden.

Kedua pemimpin negara juga membahas sejumlah hal, salah satunya adalah terkait kesatuan dan perjuangan bangsa Palestina. Kepala Negara mengatakan, dukungan internasional terhadap perjuangan Palestina perlu terus didorong.

“Saya tekankan pentingnya kesatuan di antara bangsa Palestina. Sejarah Indonesia menunjukkan bahwa kesatuan Indonesia lah yang membawa Indonesia dapat merebut kemerdekaan. Oleh karena itu, proses rekonsiliasi perlu terus didorong, dan Indonesia siap memfasilitasi rekonsiliasi faksi-faksi yang ada di Palestina. Saya juga menyampaikan dukungan Indonesia agar Palestina menjadi anggota penuh di PBB,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut menyampaikan komitmen Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan kapasitas. Presiden menyampaikan bahwa MoU Perjanjian Hibah bantuan baru Pemerintah Indonesia kepada Palestina telah ditandatangani beberapa hari yang lalu.

“Indonesia dalam proses penyaluran bantuan kepada Palestina melalui UNRWA dan ICRC. Bantuan ke Palestina bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat sipil. Saat ini MUI tengah memproses pembangunan rumah sakit Indonesia di kota Hebron, Palestina,” kata Presiden.

Selain bantuan kemanusiaan, lanjut Presiden, Indonesia juga memberikan bantuan pengembangan kapasitas untuk mempersiapkan negara Palestina yang merdeka. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 2.000 warga Palestina.

“Hari ini ditandatangani MoU pembangunan kapasitas untuk mendukung pendirian otoritas obat dan makanan independen di Palestina. Ke depan, pemberian bantuan pengembangan kapasitas akan terus kita lakukan antara lain untuk UMKM, e-commerce, dan penanganan bencana,” tambah Presiden.

Selanjutnya, terkait kerja sama ekonomi, Presiden mengungkapkan nilai kerja sama perdagangan antara kedua negara terus menunjukkan peningkatan. Pada Januari-Juli tahun 2022 terdapat kenaikan sebesar 21,28 persen dibanding tahun lalu.

“Indonesia telah memberikan fasilitas unilateral berupa pembebasan bea masuk untuk kurma dan zaitun dari Palestina ke Indonesia, dan akan diteruskan nanti untuk produk-produk yang lain dari Palestina. Ini merupakan bentuk lain dukungan Indonesia kepada Palestina, dan Indonesia berharap kerja sama ekonomi dapat terus ditingkatkan di masa-masa yang akan datang,” tandas Jokowi.

Sementara itu, PM Shtayyeh dalam keterangannya menyampaikan apresiasinya terhadap penandatanganan perjanjian kerja sama kedua negara sebagai bentuk dukungan nyata bagi Palestina dari Indonesia. Ia juga berharap Indonesia dapat mencapai kesuksesan dalam menyelenggarakan KTT G20 pada November mendatang.

“Kami mendoakan, semoga Indonesia sukses menyelenggarakan G20 tersebut dan kami berharap Indonesia bisa sampaikan pesan dukungan kepada Palestina di forum G20 tersebut,” ucap PM Shtayyeh.

Kunjungan resmi PM Palestina ke Indonesia kali ini merupakan kunjungan resmi pertamanya sebagai perdana menteri.

 

Share:

Jumat, 07 Oktober 2022

Presiden akan Buka Konferensi ke-3 Ekonomi Kreatif Tahun 2022 di Bali

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan mengawali hari kedua kunjungan kerjanya di Provinsi Bali dengan membuka Konferensi ke-3 Ekonomi Kreatif atau World Conference on Creative Economy (WCCE) Tahun 2022. Acara tersebut akan digelar di Bali Internasional Convention Center (BICC), Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (06/10/2022).

Selesai acara tersebut, Presiden akan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, untuk kemudian lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi akan menuju Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI. Di situ, Kepala Negara akan membuka Sidang ke-8 Pertemuan Ketua Parlemen G20 atau The 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20).

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja kali ini yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

WCCE 2022 adalah salah satu side event terkait pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) pada rangkaian Presidensi G20 Indonesia yang diharapkan bisa memberikan dampak yang besar kepada masyarakat yang terlibat pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Pelaksanaan WCCE 2022 membawa misi pemulihan global lewat sektor ekonomi kreatif.

“Rangkaian WCCE 2022 meliputi tiga kegiatan. Pertama, WCCE Spotlight dan WCCE Expo/Creativillage yang menampilkan eksibisi/pameran kreatif, pertunjukan/showcasing, medium jejaring, dan sesi inspirator global di sektor ekonomi kreatif. Kedua, The Friends of Creative Economy (FCE) Meeting yang merupakan forum diskusi dan debat antar-pentahelix ekraf nasional dan global. Dan, ketiga, yaitu Ministerial Meeting yang merupakan forum kebijakan ekonomi kreatif tingkat menteri yang akan menyepakati outcome document dari WCCE 2022,” ujar Direktur Hubungan Antarlembaga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Iman Santosa.

WCCE 2022 dengan tema “Inclusively Creative: A Global Recovery” akan berkolaborasi dengan beberapa negara untuk meningkatkan perhatian atas pentingnya strategi industri pada kreatif ekonomi. Sementara untuk sub-tema akan dibagi menjadi empat. Pertama adalah Creative Economy for Global Revival, kedua IP and Rights of the Creative, ketiga, Inclusive and SDG’s Agenda, dan keempat The Future of Creative Economy. Pembahasan tema ini akan melibatkan seluruh pihak terkait.

“WCCE 2022 akan melibatkan seluruh stakeholder ekraf global, yaitu perwakilan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, pelaku ekraf global, industri ekraf, asosiasi/komunitas ekraf, dan media. Target peserta event yang akan diselenggarakan secara hybrid ini sejumlah 3.000 peserta dari 50 negara,” kata Iman.

Iman melanjutkan, pelaksanaan WCCE ini sangat penting, sebab sejak awal WCCE merupakan inisiatif Indonesia untuk mengarusutamakan ekonomi kreatif di fora multilateral. Pelaksanaan WCCE pertama di Bali pada 2018 telah melahirkan Bali Agenda of Creative Economy yang berupa 21 peta jalan (roadmap) pengembangan ekonomi kreatif global, pembentukan Friends of Creative Economy, pengesahan resolusi PBB tentang Tahun Internasional Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan (UNGA resolution on International Year of Creative Economy for Sustainable Development), dan pembentukan Global Center of Excellence and International Cooperation for Creative Economy (G-CINC).

“Diharapkan leadership Indonesia dalam pelaksanaan WCCE 2022 ini dapat mendukung visi Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain ekraf global pada 2030. Saya juga berharap WCCE dapat membuka kesempatan bagi para pelaku ekraf di seluruh dunia untuk berkontribusi dalam penyusunan kebijakan yang inklusif, egaliter, dan berkelanjutan,” pungkas Iman.

 

Share:

Kamis, 06 Oktober 2022

Presiden Minta TNI Siap Hadapi Tantangan Geopolitik Global

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk selalu siap dalam menghadapi setiap tantangan dan perubahan geopolitik global.

“Ancaman, tantangan geopolitik global sekarang ini harus kita hati-hati, harus kita waspadai. Sehingga kesiapan dalam menghadapi setiap tantangan dan perubahan-perubahan apapun yang terjadi di geopolitik global, saya tadi menyampaikan TNI harus siap,” ujar Presiden usai meninjau pameran alutsista dan parade pasukan TNI dalam rangka Peringatan ke-77 Hari TNI Tahun 2022, Rabu (05/10/2022) pagi.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan pentingnya kesiapan alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang dimiliki TNI dalam mendukung TNI untuk menghadapi berbagai ancaman, tantangan, dalam perubahan geopolitik global.

“[Alutsista] yang banyak [dipertunjukkan] kan tadi darat, laut sama udaranya kan tidak bisa ditunjukkan. Tetapi sekali lagi, ini adalah sebagian kecil dari alutsista yang kita kita miliki dan kesiapan dalam kita menghadapi ancaman, tantangan, di dalam perubahan geopolitik global ini harus betul-betul siap,” ujarnya.

Presiden Jokowi mengakui bahwa dirinya juga rutin mengadakan pertemuan dengan Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan untuk memastikan kesiapan TNI dalam menghadapi perubahan situasi geopolitik global tersebut.

“Hari Senin kemarin saya telah memanggil Panglima TNI beserta Kepala Staf (Darat, Laut, dan Udara). Kita berbicara karena setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, perubahan geopolitik global ini harus betul-betul kita waspadai,” ujarnya.

Sebelumnya, saat menyampaikan amanat pada Upacara Peringatan HUT ke-77 TNI, Presiden juga  mengingatkan mengenai situasi dunia yang saat ini sedang menghadapi tantangan yang sangat berat dan penuh ketidakpastian. Setelah pandemi COVID-19 mereda, dunia diterpa krisis pangan, energi, dan finansial yang diperparah dengan adanya perang Rusia-Ukraina.

“Dalam menghadapi situasi itu, kita, bangsa Indonesia harus terus hati-hati dan waspada. Perkokoh persatuan dan kesatuan nasional, perkokoh perdamaian dan gotong royong, saling bahu membahu, kompak agar Indonesia bisa menghadapi krisis dunia yang sangat berat ini,” ujarnya.

Tak hanya bertanggungjawab dalam menangani krisis di dalam negeri, lanjut Presiden, Indonesia juga diberi kepercayaan untuk memberikan kontribusi kepada dunia. Di tahun 2022 ini Indonesia dipercaya untuk memegang presidensi G20 serta menjadi anggota Champion Group of the Global Crisis Response, Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sedangkan di tahun depan Indonesia akan memegang keketuaan ASEAN.

“Kita harus mampu menunjukkan pada dunia bahwa kepemimpinan Indonesia di G20 bisa menghasilkan aksi dan solusi yang konkret, agar krisis dunia tidak berlanjut dan membangun dunia yang lebih mampu menghadapi tantangan-tantangan ke depan,” tandasnya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support