Tampilkan postingan dengan label pelabuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelabuhan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2024

Jadi Solusi Efisiensi Biaya Dan Menjadi Hub Logistik Indonesia Bagian Timur, Presiden RI Joko Widodo Meresmikan Makassar New Port (MNP), Di Makassar, Sulawesi Selatan

 

Yogyakarta – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada hari ini secara resmi meresmikan Makassar New Port (MNP) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, Presiden menyatakan bahwa pembangunan MNP merupakan solusi efisiensi biaya dan strategis untuk menjadikan Makassar sebagai pusat logistik Indonesia bagian timur.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa MNP akan menjadi pendorong utama dalam mempercepat distribusi barang dan komoditas di wilayah timur Indonesia. Dengan infrastruktur pelabuhan yang modern dan terintegrasi, MNP diharapkan mampu menekan biaya logistik dan mempercepat arus barang, yang pada gilirannya akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.

MNP juga dianggap sebagai bagian integral dari strategi pemerintah dalam memperkuat konektivitas antar wilayah di Indonesia. Dengan menjadi hub logistik utama di wilayah timur, Makassar akan memainkan peran yang lebih strategis dalam menggerakkan roda perekonomian nasional serta mendorong distribusi yang lebih merata ke seluruh pelosok Indonesia.

Langkah Presiden Jokowi dalam meresmikan MNP juga disambut baik oleh para pelaku industri dan pengusaha. Mereka melihat pembangunan MNP sebagai peluang baru untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka dan memperluas jangkauan pasar. Dengan adanya MNP, diharapkan akan tercipta lingkungan bisnis yang lebih kondusif dan berdaya saing tinggi bagi pelaku usaha di wilayah timur Indonesia.

Tidak hanya itu, pembangunan MNP juga dianggap sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kedaulatan maritim Indonesia. Dengan infrastruktur pelabuhan yang modern dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, MNP akan membantu meningkatkan pengawasan dan keamanan di wilayah perairan Indonesia, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang besar.

Dengan demikian, kehadiran Makassar New Port (MNP) di Makassar, Sulawesi Selatan, bukan hanya merupakan sebuah pembangunan infrastruktur, tetapi juga sebuah langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat kedaulatan maritim Indonesia. Presiden Jokowi telah menunjukkan komitmennya dalam memajukan pembangunan di wilayah timur Indonesia, dan MNP merupakan salah satu bukti nyata dari hal tersebut.

 

Share:

Kamis, 13 April 2023

Sudah Siap! Jokowi memastikan kesiapan pelabuhan merak dalam menyambut mudik lebaran demi menjamin kelancaran serta kenyaman pemudik

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi, telah memastikan bahwa pelabuhan Merak sudah siap menyambut arus mudik lebaran Idul Fitri. Kesiapan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan pemudik, mengingat akan terjadi lonjakan volume hingga 45% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam memastikan kesiapan pelabuhan, Jokowi memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan berbagai persiapan, mulai dari peningkatan pelayanan hingga peningkatan pengamanan. Pelabuhan Merak merupakan salah satu pintu masuk penting untuk memasuki Pulau Jawa dan merupakan titik awal perjalanan bagi ribuan pemudik setiap tahunnya.

Kesiapan pelabuhan Merak juga dilakukan untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan dan penumpang, yang dapat memicu kemacetan dan antrian yang panjang. Kondisi tersebut tentunya akan mengganggu kenyamanan dan keamanan para pemudik.

Tak hanya itu, persiapan juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok selama masa mudik. Jokowi ingin memastikan ketersediaan stok dan kestabilan harga bahan makanan selama menjelang lebaran di seluruh tanah air, untuk menjaga laju inflasi serta daya beli masyarakat.

Dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, kesiapan pelabuhan Merak juga harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Protokol kesehatan seperti memastikan jarak sosial, penggunaan masker, dan penyediaan fasilitas cuci tangan harus dilakukan secara konsisten.

Dengan persiapan yang matang dan kesiapan yang sudah dipastikan, diharapkan pemudik dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan mudik lebaran tahun ini. Hal ini tentunya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan selama masa mudik lebaran Idul Fitri.

 

Share:

Jumat, 11 November 2022

Bali Miliki Tiga Pelabuhan Baru

Pembangunan tiga pelabuhan baru yang berada di Provinsi Bali akhirnyas telah selesai, hal ini dengan ditandai dengan diresmikannya ketiga pelabuhan tersebut oleh Jokowi pada Rabu. Selain Pelabuhan Jokowi juga mereesmikan Gedung VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai guna menunjang KTT G20 di Bali.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada sore hari ini saya resmikan Gedung VVIP Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang kedua Pelabuhan Sanur, yang ketiga Pelabuhan Sampalan, dan yang keempat Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Provinsi Bali,” ujar Jokowi.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan yang baru saja diresmikan itu merupakan instruksi langsung dari Jokowi. Selain pelabuhan pihaknya juga akan mengembangkan dermaga guna menunjang kebutuhan pariwisata.

“Kita siapkan dengan dermaga-dermaga yang proper dan di dermaga itu kita buat juga di Sampalan dan Bias Munjul sehingga mereka yang datang ke Nusa Penida, di Bali Sanur itu proper, di sana di Sampalan dan Bias Munjul juga proper,” ungkapnya.

Menhub mengatakan bahwa Jokowi mengapresiasi atas hasil revitalisasi gedung VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengusung tema arsitektur tradisional Bali dan dikombinasikan dengan nuansa modern tersebut.

“Pak Jokowi sangat puas dengan apa yang kita lakukan. Di sini adalah bangunan Wantilan Bali tapi dengan nuansa modern,” ucap Menhub.

Menhub juga menjelaskan bahwa revitalisasi dan pembangunan sejumlah infrastruktur tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Perhubungan dengan sejumlah pihak terkait dengan memanfaatkan momentum KTT G20. Ia pun berharap revitalisasi tersebut dapat membantu memperbaiki citra Indonesia di mata dunia.

“Jadi memang kita mengambil momentum kedatangan pimpinan dunia dan semua stakeholder, ada menteri keuangan, menteri transportasi, segala macam datang ke sini melihat bahwa Indonesia ini bukan seperti dulu, sudah berubah,” ucap Menhub.

“Harapannya tentu ada satu image yang luar biasa untuk Indonesia karena kesempatan ini jarang ada,” tandasnya.

 

Share:

Sabtu, 22 Oktober 2022

Presiden Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau progres pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular, di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (20/10/2022). Presiden mengungkapkan pembangunan pelabuhan tersebut sudah memasuki tahap akhir.

“Siang hari ini saya bersama-sama dengan Gubernur Bangka Belitung dengan Bupati Bangka Barat serta Sekretaris Kabinet, Menteri Perhubungan melihat progres pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular di Provinsi Bangka Belitung. Sudah selesai 99 persen, tinggal finishing akhir,” ujar Presiden usai peninjauan.

Kepala Negara berharap keberadaan pelabuhan ini dapat memperlancar mobilitas komoditas yang dihasilkan oleh Bangka Belitung sekaligus meningkatkan daya saing wilayah tersebut.

“Kita harapkan dengan Pelabuhan Tanjung Ular ini nanti mobilitas barang, utamanya CPO, utamanya timah, bisa melalui Pelabuhan Tanjung Ular ini, sehingga ada daya saing yang baik bagi produk-produk, baik yang berasal dari Kabupaten Bangka Barat maupun dari Provinsi Bangka Belitung,” ujarnya.

Terkait pengelolaan Pelabuhan Tanjung Ular, Presiden menyampaikan bahwa pada tahap awal akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelum diserahkan kepada pemerintah daerah (daerah).

“Di awal manajemen oleh Kementerian Perhubungan, kemudian nanti pemda mendampingi. Apabila nanti dirasa sudah siap, kementerian mundur, diambil alih oleh pemerintah daerah. Saya kira memang yang baik di semua pelabuhan seperti itu, karena ini memang pelabuhan pengumpan,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi pada kunjungan ini antara lain Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, dan Bupati Bangka Barat Sukirman.

 

Share:

Rabu, 10 Agustus 2022

Presiden Jokowi Akan Resmikan Terminal Kijing Pagi Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dijadwalkan akan meresmikan Terminal Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (9/8/2022) pagi.

Pembangunan Terminal Kijing dimulai dari 13 Agustus 2018 dan selesai pada 15 Mei 2022. Rencana pembangunan Terminal Kijing sudah sejak 2015 dengan memulai visibility dan outline desain Deepwater Port yang diikuti oleh rencana induk Pelabuhan Pontianak di tahun 2016.

Di tahun 2017, Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2017 tentang percepatan pembangunan dan pengoperasian terminal, dan izin lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Di tahun 2018, pemerintah menerbitkan izin Pembangunan Terminal, Perencanaan Pembangunan Terminal, serta Perjanjian Konsesi dan Pembangunan dan Pengusahaan Terminal.

Adapun detail tahapan pembangunan Terminal Kijing, antara lain untuk Tahap Inisiasi (2018-2022) dan lanjutan, diikuti tahap I san II . Di tahap inisiasi, kapasitas mencakup Terminal Kontainer 500.000 teus per tahun, 5 juta ton per tahun untuk terminal curah cair, dan 7 juta ton per tahun terminal curah kering. Sementara itu, 500.000 ton per tahun untuk terminal Multipurpose.

Untuk tahap lanjutan, kapasitas terminal Kontainer 950.000 teus per tahun, 8,34 juta ton per tahun untuk terminal curah cair, dan 15 juta ton per tahun terminal curah kering. Sementara itu, 500.000 ton per tahun untuk terminal Multipurpose.

Di Tahap II, pembangunan terminal mencakup kapasitas 1 juta teus per tahun untuk kontainer, 3,48 juta ton per tahun untuk terminal curah cair, dan 500.000 ton per tahun untuk terminal Multipurpose. Adapun total kapasitas mencapai 1,95 teus per tahun untuk terminal kontainer, 12,18 juta untuk terminal curah cair, 15 juta ton per tahun, untuk curah kerjng, dan 1 juta ton per tahun untuk Multipurpose.

Dengan adanya pembangunan Terminal Kijing diharapkan terintegrasi dengan kawasan industri yang dekat dengan kawasan pelabuhan. Terdapat 2.000 hingga 3.000 hektar wilayah di belakang Terminal Kijing yang dapat didedikasikan menjadi area industrial misalnya smelter, dan pabrik pengolahan.

Nantinya, dengan pengoperasian 100 persen Terminal Kijing akan disertai dengan penutupan pelabuhan Pontianak. Namun, penutupan pelabuhan Pontianak apabila sudah terdapat akses jalan untuk kendaraan besar. Penutupan pelabuhan Pontianak perlu dilakukan setelah Terminal Kijing beroperasi, karena dinilai tidak ekonomis apabila terdapat dua pelabuhan utama dalam satu wilayah.

Pada tahapan awal, nantinya diperlukan pelebaran jalan arteri untuk memperlancar distribusi barang. Pada tahapan selanjutnya akan dibangun jalan tol antara Singkawang dan Pontianak untuk meningkatkan efisiensi waktu tempuh dan biaya transportasi dari dan menuju pelabuhan.

Penutupan Pelabuhan Pontianak akan dilanjutkan dengan pembangunan jembatan Kapuas 3 untuk peningkatan integrasi dan konektivitas.

 

Share:

Kamis, 07 Juli 2022

Jokowi Perintah Kemenhub Produktifkan Pelabuhan di Babel

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengoptimalkan pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna meningkatkan mobilitas komoditas ekspor dan perekonomian masyarakat.

"Bapak Presiden Jokowi menganjurkan kami agar pelabuhan-pelabuhan yang ada di Babel untuk lebih produktif," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam terangan pers yang diterima Perum LKBN Antara Biro Babel di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan dalam menindaklanjuti arahan Jokowi mengoptimalkan pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Kepulauan Babel, kami bersama Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin dan Wakil Bupati

Bangka Selatan Debby Vita Dewi meninjau langsung Pelabuhan Sadai, Minggu (3/7/22).

"Agar pelabuhan di daerah ini lebih produktif, kiranya bisa bekerja sama dengan BUMD dan swasta," ungkapnya.

Menurut dia peninjauan Pelabuhan Sadai dilakukan agar menjadi tindakan selanjutnya untuk peningkatan infrastruktur pelabuhan, agar lebih jelas mana yang akan dikembangkan sebagai pelabuhan untuk barang, atau untuk penumpang.

"Kedatangan kami ini memang sudah direncanakan bersama, guna memetakan pelabuhan-pelabuhan yang ada di Pulau Bangka dan Belitung. Nantinya ini akan kami kembangkan lagi agar lebih produktif," ujarnya.

Pj Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin mengatakan pengembangan pelabuhan ini sangat penting untuk kemajuan Babel. Di mana bisa mempermudah mobilitas komoditas kelapa sawit, timah, dan lainnya untuk dikirimkan ke luar daerah.

"Kata kunci dari Pak Menteri adalah produktivitas. Bagaimana kita bisa menata pelabuhan-pelabuhan yang dibangun ini produktivitasnya baik. Untuk itu, saya pada level pemprov bersama kabupaten/kota akan membuat perencanaan terpadu mengenai hal ini," ucapnya.

 

Share:

Jumat, 10 Juni 2022

Jokowi Resmikan 3 Pelabuhan 'Jembatan Laut' di Timur RI

 


Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tiga pelabuhan penyeberangan dan satu kapal motor penumpang (KMP) di Dermaga Rakyat Wanci, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis (9/6/2022).

Mengutip keterangan resmi Sekretariat Presiden, Jokowi berharap pelabuhan dan KMP yang telah diresmikan dapat mempermudah dan mendukung aktivitas masyarakat.

"Hari ini tiga pelabuhan penyeberangan di KSPN Wakatobi, akan kita resmikan dan siap untuk mendukung kegiatan masyarakat," tutur Jokowi dalam pernyataannya.

Adapun ketiga pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Penyeberangan Kaledupa, Pelabuhan Penyeberangan Tomia, dan Pelabuhan Penyeberangan Binongko.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, ketiga pelabuhan penyeberangan perintis selesai dibangun pada tahun 2021 dan memiliki panjang dermaga 82 meter, kedalaman kolam -5 meter, kapasitas sandar 1000 GRT, tipe dermaga Dolphin, tipe bongkar muat plengsengan.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga turut meresmikan KMP Sultan Murhum II yang akan beroperasi untuk melayani angkutan penyeberangan perintis sebanyak empat kali dalam satu minggu.

"Selain itu, juga ada satu unit kapal penyeberangan yaitu KMP Sultan Murhum II yang juga siap dioperasikan untuk melayani angkutan penyeberangan perintis rute Kamaru-Kaledupa, Kaledupa-Tomia, dan Tomia-Binongko, dengan trip empat kali seminggu," kata Jokowi.

Jokowi berharap agar pelabuhan dan KMP tersebut dapat mempermudah mobilitas masyarakat khususnya untuk angkutan barang yang berkaitan dengan sembako, serta meningkatkan konektivitas antarpulau di Wakatobi.

KMP Sultan Murhum II merupakan kapal kedua yang beroperasi untuk melayani angkutan penyeberangan di Wakatobi yang mulai beroperasi pada tanggal 2 Mei 2022.

Direktur Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (TSDP) Kementerian Perhubungan, Junaidi menjelaskan, kapal yang akan melayani tiga rute operasional tersebut diproduksi di PT Industri Kapal Indonesia (Persero), Makassar.

KMP Sultan Murhum II selesai dibangun pada Desember 2021 dengan nilai Rp39,3 miliar. Kapal ini berbobot 500 GT, memiliki panjang 46,80 meter, kecepatan 13 knot, berkapasitas 262 penumpang dan kendaraan 16 truk sedang dan 26 kendaraan kecil.


Share:

Definition List

Unordered List

Support