Tampilkan postingan dengan label Bangka Belitung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangka Belitung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Oktober 2022

Dialog dengan Para Nelayan, Presiden Serap Keluhan Nelayan di Bangka Barat

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kampung Nelayan Tanjung Laut sekaligus berdialog dengan para nelayan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis (20/10/2022). Dalam dialognya, Ketua Nelayan Sakijan menyampaikan keluhan para nelayan terkait kebutuhan mesin perahu nelayan.

“Keluhan kawan-kawan (nelayan), mohon kiranya Bapak dapat menyentuh hati nelayan dengan bantuan berupa mesin. Karena mesin itu banyak yang punya orang, hanya bawa-bawa,” ujar Sakijan.

Presiden menanggapinya dengan menanyakan jumlah nelayan di Desa Tanjung Laut yang masih belum memiliki mesin untuk perahu nelayan. Kemudian, Ketua Nelayan tersebut menjawab ada sekitar 30-40 nelayan.

Kepala Negara pun merespons keluhan para nelayan dengan baik. Presiden mengatakan bahwa mesin perahu untuk kebutuhan para nelayan tersebut akan diserahkan ke koperasi setempat.

“Ini nanti mesinnya diberi ke siapa? Ke koperasi? Koperasi apa namanya?” tanya Presiden Jokowi.

Sukijan menjawab, koperasi tersebut bernama Koperasi Berkah Bersama Ibu.

“Koperasi Berkah Bersama Ibu? Namanya bagus banget,” tutur Kepala Negara.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, dan Bupati Bangka Barat Sukirman.

 

Share:

Presiden Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau progres pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular, di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (20/10/2022). Presiden mengungkapkan pembangunan pelabuhan tersebut sudah memasuki tahap akhir.

“Siang hari ini saya bersama-sama dengan Gubernur Bangka Belitung dengan Bupati Bangka Barat serta Sekretaris Kabinet, Menteri Perhubungan melihat progres pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular di Provinsi Bangka Belitung. Sudah selesai 99 persen, tinggal finishing akhir,” ujar Presiden usai peninjauan.

Kepala Negara berharap keberadaan pelabuhan ini dapat memperlancar mobilitas komoditas yang dihasilkan oleh Bangka Belitung sekaligus meningkatkan daya saing wilayah tersebut.

“Kita harapkan dengan Pelabuhan Tanjung Ular ini nanti mobilitas barang, utamanya CPO, utamanya timah, bisa melalui Pelabuhan Tanjung Ular ini, sehingga ada daya saing yang baik bagi produk-produk, baik yang berasal dari Kabupaten Bangka Barat maupun dari Provinsi Bangka Belitung,” ujarnya.

Terkait pengelolaan Pelabuhan Tanjung Ular, Presiden menyampaikan bahwa pada tahap awal akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelum diserahkan kepada pemerintah daerah (daerah).

“Di awal manajemen oleh Kementerian Perhubungan, kemudian nanti pemda mendampingi. Apabila nanti dirasa sudah siap, kementerian mundur, diambil alih oleh pemerintah daerah. Saya kira memang yang baik di semua pelabuhan seperti itu, karena ini memang pelabuhan pengumpan,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi pada kunjungan ini antara lain Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, dan Bupati Bangka Barat Sukirman.

 

Share:

Serahkan Bansos di Pasar Toboali Bangka Selatan, Presiden: Gunakan untuk Penuhi Gizi Anak

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyapa sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada para penerima manfaat di Pasar Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (20/10/2022). Pada kesempatan tersebut, Presiden berpesan agar bantuan tersebut digunakan dengan baik, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Gunakan sebaik-baiknya untuk yang berkaitan dengan misalnya gizi anak, boleh. Untuk beli beras, beli telur boleh, beli susu boleh. Jangan dibelikan handphone, jangan dibelikan baju baru. Saya titip itu saja, untuk kepentingan pendidikan anak boleh,” ucap Kepala Negara.

Di pasar tersebut, Presiden Jokowi menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) senilai Rp1,2 juta kepada para pedagang kaki lima (PKL) dan peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu, Presiden juga memastikan bahwa para penerima manfaat telah menerima bantuan langsung tunai (BLT) BBM dari pemerintah.

“Bapak Ibu sudah terima ini semua ya? BLT BBM sudah? BLT BBM itu Rp300 ribu, yang bantuan Presiden ini Rp1,2 juta,” tutur Presiden.

Sebelumnya, Kepala Negara terbang dari Kabupaten Bangka Barat dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU dan mendarat di helipad Stadion Junjung Besaoh, Kabupaten Bangka Selatan. Presiden disambut oleh Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid.

Turut mendampingi Presiden Jokowi saat mengunjungi Pasar Toboali antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, dan Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi.

 

Share:

Jumat, 21 Oktober 2022

Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Bangka Belitung

Presiden Joko Widodo atau Jokowi Kamis pagi, 20 Oktober 2022, mengecek proyek smelter berteknologi Top Submerged Lance (TSL) Ausmelt Furnace yang dikerjakan PT Timah Tbk. Jokowi ingin smelter ini membuat komoditas tambang timah bisa meniru hilirisasi yang sudah dilakukan pada nikel.

"Kami harapkan pergerakan hilirisasi di timah akan segera ikuti seperti yang kami lakukan di nikel," kata Jokowi di lokasi proyek di Bangka Belitung, Kamis, 20 Oktober 2022.

Kepala negara menyebut proyek smelter ini akan rampung November. "Ini menunjukkan keseriusan kita dalam hilirisasi timah, nikel sudah, jadinya semuanya akan saya ikuti (proses hilirisasinya)," kata Jokowi.

Sebelumnya, PT Timah juga sudah menargetkan proyek smelter berteknologi TSL Ausmelt Furnace ini kelar dan beroperasi bulan depan, November 2022. Operasional smelter tersebut diproyeksikan bisa menambah efisiensi di kisaran 25 persen sampai 34 persen.

Sekretaris Perusahaan PT Timah Abdullah Umar menjelaskan perkembangan proyek Ausmelt Furnace telah mencapai 97 persen pada September 2022. Proyek yang diperkirakan menyerap investasi US$80 juta tersebut bakal memiliki kapasitas sebesar 40.000 ton crude tin per tahun.

Proyek Ausmelt Furnace menjadi smelter pertama yang dimiliki PT Timah dalam beberapa dekade terakhir. Abdullah mengatakan smelter tersebut dilengkapi dengan teknologi terbaru dengan kemampuan mengolah atau melebur konsentrat bijih timah dengan kadar paling Kecil 40 persen atau kategori low grade.

“Smelter kami saat ini hanya bisa melakukan peleburan untuk konsentrat bijih timah dengan kadar 70 persen. Artinya dengan smelter baru akan jadi lebih efisien. Tentunya ini bagian dari upaya kami untuk memperdalam bisnis ke penambangan primer,” kata dia, dikutip dari Bisnis.com.

 

Share:

Kamis, 07 Juli 2022

Jokowi Perintah Kemenhub Produktifkan Pelabuhan di Babel

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengoptimalkan pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna meningkatkan mobilitas komoditas ekspor dan perekonomian masyarakat.

"Bapak Presiden Jokowi menganjurkan kami agar pelabuhan-pelabuhan yang ada di Babel untuk lebih produktif," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam terangan pers yang diterima Perum LKBN Antara Biro Babel di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan dalam menindaklanjuti arahan Jokowi mengoptimalkan pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Kepulauan Babel, kami bersama Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin dan Wakil Bupati

Bangka Selatan Debby Vita Dewi meninjau langsung Pelabuhan Sadai, Minggu (3/7/22).

"Agar pelabuhan di daerah ini lebih produktif, kiranya bisa bekerja sama dengan BUMD dan swasta," ungkapnya.

Menurut dia peninjauan Pelabuhan Sadai dilakukan agar menjadi tindakan selanjutnya untuk peningkatan infrastruktur pelabuhan, agar lebih jelas mana yang akan dikembangkan sebagai pelabuhan untuk barang, atau untuk penumpang.

"Kedatangan kami ini memang sudah direncanakan bersama, guna memetakan pelabuhan-pelabuhan yang ada di Pulau Bangka dan Belitung. Nantinya ini akan kami kembangkan lagi agar lebih produktif," ujarnya.

Pj Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin mengatakan pengembangan pelabuhan ini sangat penting untuk kemajuan Babel. Di mana bisa mempermudah mobilitas komoditas kelapa sawit, timah, dan lainnya untuk dikirimkan ke luar daerah.

"Kata kunci dari Pak Menteri adalah produktivitas. Bagaimana kita bisa menata pelabuhan-pelabuhan yang dibangun ini produktivitasnya baik. Untuk itu, saya pada level pemprov bersama kabupaten/kota akan membuat perencanaan terpadu mengenai hal ini," ucapnya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support