Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Agustus 2024

Menko Merves Mengusulkan Bali Menjadi Lokasi Family Office

Yogyakarta – Inovasi terus menjadi kunci dalam memajukan ekonomi Indonesia, dan baru-baru ini, Menko Merves memperkenalkan sebuah ide cemerlang dengan mengusulkan Bali sebagai lokasi Family Office. Konsep ini diharapkan dapat menarik dana dari orang asing, sekaligus meningkatkan devisa dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Family Office adalah entitas yang mengelola investasi dan keuangan untuk keluarga kaya, dengan tujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kekayaan mereka. Dengan menjadikan Bali sebagai pusat Family Office, pemerintah bertujuan untuk memanfaatkan daya tarik pulau ini sebagai destinasi wisata premium yang sudah dikenal secara global. Kehadiran keluarga kaya dari luar negeri di Bali akan membawa serta investasi yang signifikan dan memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.

Bali tidak hanya menawarkan keindahan alam yang menawan, tetapi juga infrastruktur yang semakin baik. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di daerah wisata, sehingga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi. Selain itu, kehadiran Family Office di Bali diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Meskipun ada kritik terhadap rencana ini, Menko Merves menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memodernisasi ekonomi Indonesia. Dengan menarik investor asing, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan stabilitas ekonomi nasional.

Dukungan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan ide cemerlang ini. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang manfaat yang ditawarkan, diharapkan masyarakat dapat melihat potensi positif dari investasi asing yang akan masuk. Dengan langkah ini, Indonesia berpotensi untuk menjelma menjadi pusat keuangan yang bersaing di tingkat global.

Mari kita sambut inisiatif ini sebagai langkah maju menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia!

 

Share:

Senin, 11 Maret 2024

Perkuat Sinergitas, Pemerintah Indonesia Menjalin Kerja Sama Dengan 43 Duta Besar Dan 4 Organisasi Internasional Untuk Ikut Mensukseskan Acara World Water Forum Ke – 10 Yang Akan Diselenggarakan Di Bali

Yogyakarta – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergi global dalam menghadapi tantangan lingkungan, khususnya terkait pengelolaan air. Langkah terbaru ini terwujud melalui kerja sama dengan 43 duta besar serta 4 organisasi internasional untuk mendukung suksesnya acara World Water Forum ke-10 yang akan diselenggarakan di Bali.

Acara ini dianggap penting karena memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk berperan aktif dalam diskusi dan pengambilan keputusan bersama dengan negara-negara lain mengenai isu air, yang menjadi krusial dalam pembangunan berkelanjutan.

Dalam pertemuan dengan duta besar dan perwakilan organisasi internasional, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama lintas batas untuk mencapai tujuan bersama terkait pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan inklusif.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, mulai dari upaya mitigasi perubahan iklim, pengelolaan air bersih, hingga pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air. Pemerintah Indonesia juga berharap kerjasama ini dapat membawa manfaat konkret bagi masyarakat Indonesia dan dunia pada umumnya.

Keberhasilan acara World Water Forum ke-10 di Bali diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama global dalam menghadapi tantangan terkait air, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin regional dalam isu lingkungan.

Dalam konteks politik, langkah pemerintah ini juga dapat memperkuat stabilitas pemerintahan Jokowi dengan menunjukkan komitmen dan kemampuan pemerintah dalam membangun kerja sama internasional yang produktif dan inklusif.

Dengan demikian, kerja sama dengan 43 duta besar dan 4 organisasi internasional untuk mensukseskan World Water Forum ke-10 di Bali menjadi bukti konkret dari komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat sinergi global untuk menjawab tantangan lingkungan, serta memperkuat stabilitas politik dan ekonomi di tingkat nasional.

 

Share:

Minggu, 09 April 2023

Tingkatkan Perekonomian Bali! Jokowi akhirnya mengesahkan PP 23/2023 terkait pengelolaan kawasan ekonomi khusus (KEK) kura – kura di Kota Denpasar

 

Yogyakarta – Jokowi menekan PP 23/2023 sebagai tanda pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura di Bali. PP tersebut ditekan Jokowi pada 5 april 2023 di Jakarta dan bakal berlaku semenjak disahkan.

Jokowi bakal meningkatkan kegiatan perekonomian Kura – Kura Bali meliputi pariwisata dan ekonomi kreatif. Jokowi berharap dengan adanya KEK Kura kura Bali tersebut bisa menjaring investasi mencapai Rp 014 T.

Selain itu Jokowi mengatakan dengan adanya KEK tersebut bisa menyerap hingga 99 ribu tenaga kerja hingga 2052. Pada 5 tahun awal bakal menyerap 5 ribu pekerja dengan mendatangkan investasi Rp 12 T.

Selain itu Jokowi menargetkan KEK Kura-kura dapat menjadi wisata yang dicari wisatawan multi negara, dengan efek ganda mencapai 1,8 kali lipat. Ia mengambil contoh Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang memiliki kawasan industri dengan penyerapan investasi Rp 17 triliun dalam 3 tahun.

Jokowi secara nyata dan menjaga komitmen untuk terus melakukan pembangunan ekonomi Indonesia tidak pernah berhenti.

 

Share:

Rabu, 15 Maret 2023

Bukan Amatiran! Jokowi meminta kepada pengelola Pura Agung Besakih, di Karangasem untuk bisa mengelola wisata secara profesional

Yogyakarta – Pura Agung Besakih, di Karangasem, Bali baru saja selesai dilakukan renovasi untuk menambah fasilitas kawasan suci. Dana yang dihabiskan untuk renovasi Pura Agung Besakih tersebut mencapai Rp 1 T sebagai wujud dukungan penataan obyek ibadah dan pariwisata.

Kini tahapan renovasi Pura Agung Besakih telah selesai Jokowi meresmikan secara langsung Fasilitas Kawasan Suci tersebut. Pada sambutannya Jokowi meminta agar berbagai fasilitas hasil penataan kawasan Pura Agung Besakih dikelola dengan baik dan profesional.

Jokowi juga mengatakan bahwa biasanya pembangunan fasilitas yang bagus, yang megah akan lebih mudah daripada mengelola dan merawatnya. Maka dari itu Jokowi menekan agar disiapkan manajemen dengan kompetensi yang baik sehingga mampu menjembatani berbagai kepentingan-kepentingan yang ada.

Jokowi menyampaikan, Pura Agung Besakih adalah pura yang sangat disucikan, bukan hanya oleh umat Hindu di Bali tetapi juga umat Hindu di seluruh Nusantara. Pura ini juga banyak dikunjungi terutama saat upacara besar seperti upacara Bhatara Turun Kabeh yang diselenggarakan setiap Sasih Kedasa.

 

Share:

Pertama di Tanah Air! Jokowi meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu,di Bali

Yogyakarta – Provinsi Bali menjadi daerah pertama di Indonesia yang berhasil membangun dan mengoperasikan meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Lokasi dari TSPT tersebut berada di Kesiman Kertalangu, Kota Denpasar, Bali.

Jokowi meresmikan secara langsung meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) tersebut. Jokowi sangat bangga dengan keberhasilan Bali dalam merencanakan, membangun sekarang tahap pengoperasiannya.

Jokowi mengakui bahwa TPST merupakan pengolahan sampah pertama yang saya lihat dengan sistem yang sederhana tetapi hasilnya konkret dan bisa kita lihat.

Menurut Jokowi, manajemen pengolahan sampah di TPST Kesiman Kertalangu sangat bagus dan tertata. Jokowi mendorong seluruh kabupaten/kota lain di tanah air dapat meniru sistem pengolahan sampah yang dilakukan di tempat tersebut.

Jokowi menjelaskan bahwa TPST Kesiman Kertalangu dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain karena memiliki penganggaran yang jelas dalam operasionalnya. Selain itu, sistem pengolahan sampah di TPST juga lebih terarah.

 

Share:

Jumat, 17 Februari 2023

Menunggu Hasil! Jokowi mengharapkan hasil nyata dari acara World Water Forum di Bali

Yogyakarta – Jokowi mengharapkan hasil nyata pada acara World Water Forum ke- 10 di Bali bukan hanya menjadi ajang konferensi pada umumnya. Jokowi mengingatkan bahwa forum tersebut dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk mengatasi krisis air global.

Jokowi telah menerima Loic Fauchon Pimpinan World Water Council dan delegasi di Istana Merdeka, Jakarta. Jokowi berpesan pada forum tersebut membahas enam topik utama, salah satunya adalah kebutuhan air untuk manusia dan lingkungan.

Rangkaian acara World Water Forum ke-10 di Bali tahun 2024 dimulai pada Februari ini, diawali dengan pertemuan seluruh Dewan Gubernur World Water Council yang terdiri atas 56 orang. Pada pertemuan perdana tersebut bakal dihadiri oleh 1.400 orang peserta lebih.

Loic Fauchon Pimpinan World Water Council menyampaikan apresiasinya atas dukungan kepala negara Joko Widodo dan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia dalam bidang air. Ia pun mengajak semua pihak untuk mempersiapkan penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali dengan baik.

 

Share:

Senin, 21 November 2022

Jokowi Berikan Cinderamata Batik untuk Tamu Penting KTT G20

Pada unggahan Instagram Jokowi menuliskan jika Batik adalah warisan budaya yang diakui oleh Unesco. Maka dari itu batik layak menjadi cinderamata bagi tamu penting KTT G20.

"Batik Indonesia adalah warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang diakui UNESCO," tulis Jokowi

Jokowi mengungkap, batik menjadi cindera mata yang diberikan Indonesia kepada para pemimpin negara G20 dan para delegasi internasional yang hadir.

"Mereka mengenakan batik saat menghadiri gala dinner KTT G20 di Bali. Batik-batik aneka corak dan warna itu jadi cinderamata Indonesia untuk tamu-tamu penting kita," jelas Jokowi.

Batik menjadi kebudayaan yang memiliki seni serta tingkat kerumitan tersendiri. Corak batik dimasing-masing darah berbeda. Corak batik sendiri dipengaruhi oleh akulturasi berbagai budaya yang ada di Indonesia.

Indonesia memiliki berbagai macam budaya yang mendapat pengakuan dunia, ada angklung, wayang, reog dan lain sebagainya. Selain budaya Indonesia juga memili berbagai ragam khas makanan dari abang sampai merauke.

Indonesia memiliki berbagai ragam budaya yang menarik dimata dunia, maka dari itu kita patut bangga. Kita juga harus menjaga serta melestarikannya.

 

Share:

Sabtu, 19 November 2022

Peserta KTT G20 Apresiasi Kerja Keras Indonesia

Joko Widodo menyampaikan bahwa semua kepala negara mengapresiasi atas terselenggaranya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali 2022. KTT G20 telah terselenggara pada 15-16 November 2022.

"Saya melihat tidak ada insiden, rapi di jalan, rapih di hotel, rapi di meeting pertemuan summitnya, rapi di acara makan malamnya, rapi di acara hutan mangrove, dan seluruh kepala negara menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia," kata Jokowi

Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan. Seluruh pihak itu mulai dari, TNI, Polri, BIN, Pemda, Kementerian/Lembaga, hingga kru hotel.

"Saya melihat management integrasinya, organisasinya di lapangan sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat rapi!" ucapnya.

Menurut Jokowi kerja keras seperti itu harus dipertahankan. Jika bisa dipertahankan, maka cita-cita Indonesia maju akan mudah tercapai.

"Kalau kita bekerja seperti ini terus, lompatan ke Indonesia maju akan sangat mudah," tuturnya.

Jokowi meminta, integrasi manajemen yang begitu tinggi saat penyelenggaraan KTT G20 ini harus dipertahankan.

"Tapi biasanya habis bekerja besar lupa lagi. Itu yang harus kita jaga. Mengintegrasi seluruh manajemen dalam manajemen besar dalam sebuah ekosistem besar itu yang sering kita lupa," lanjut Jokowi.

 

Share:

Apresiasi Jokowi Kepada PLN

Jokowi  resmi menutup Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Indonesia yang digelar pada 15-16 November 2022. Lancarnya rangkaian agenda pertemuan 20 pemimpin negara besar serta puluhan lembaga internasional ini tidak terlepas dari keandalan pasokan listrik dari PT PLN (Persero).

Jokowi mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan KTT G20 2022. Kepala Negara Indonesia ini mengapresiasi sinergi, integrasi, hingga koordinasi yang sangat rapi. 

"Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak. Kalau kita bekerja seperti ini terus, lompatan ke Indonesia maju akan sangat mudah," kata Jokowi

Secara khusus, Jokowi mengapresiasi PLN atas kerja kerasnya ikut menyukseskan KTT G20. 

Sebelum meninggalkan acara Syukuran Panitia Nasional KTT G20 Indonesia 2022, Jokowi menyempatkan diri menghampiri Direktur Utama PLN serta seluruh petugas siaga dan menyampaikan apresiasinya. 

Adapun, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bersyukur acara KTT G20 sudah terlaksana dengan lancar. PLN telah menunjukkan kepada dunia mampu mendukung keandalan pasokan listrik KTT G20 dengan sempurna.

"Perjuangan persiapan kita semua. Fokus all-out PLN dalam beberapa bulan terakhir, mandi keringat dalam latihan akhirnya terbayar lunas dengan gebyar KTT G20," ujarnya 

Darmawan mengatakan Presidensi Indonesia membuktikan dapat menggelar KTT G20 dengan lancar, sukses, dan terang-benderang. Sepanjang pemantauan, PLN telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan hingga personel bersiaga untuk memastikan kelancaran acara yang dihadiri para pemimpin negara anggota G20.

 

Menurutnya, segala persiapan telah dilakukan dari satu tahun sebelumnya agar transmisi, distribusi, serta infrastruktur kendaraan listrik selama perhelatan G20 aman.

Sementara itu, beban puncak kelistrikan Bali saat gelaran KTT G20 terjadi pada tanggal 15 November 2022 saat pembukaan KTT G20 oleh Joko Widodo di Hotel The Apurva Kempinski, Nusa Dua sekitar pukul 11.25 WITA sebesar 833 MW.

Darmawan juga bersyukur layanan SPKLU dan Home Charging bagi ratusan kendaraan listrik dari para delegasi dan peserta KTT G20 berjalan lancar. Tercatat, konsumsi daya untuk kendaraan listrik mencapai 69 ribu kWh.


"Melalui kerja sama dengan Pemerintah, Paspampres, TNI, Polri, dan seluruh pihak, kami bersyukur pengamanan kelistrikan, termasuk SPKLU ini berjalan lancar," pungkasnya.

 

Share:

Jumat, 18 November 2022

Warga Sambut Kedatangan Jokowi di Pasar Badung

Jokowi blusukan meninjau dan membagikan bantuan kepada masyarakat dan pedagang di Pasar Badung, Kota Denpasar, Bali.

Kegiatan itu ia lakukan usai secara resmi menutup KTT G20 di Nusa Dua dan menyerahkan tongkat estafet presidensi ke India.

Jokowi tiba sekitar pukul 08.47 WITA. Ia disambut ratusan masyarakat yang sudah berbaris menanti di depan pintu pasar terbesar di Pulau Dewata tersebut.

Ia menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar. Setelah itu, ia masuk ke dalam pasar dan berdialog dengan para pedagang.

Dalam keterangan persnya usai meninjau pasar, Jokowi menyampaikan kegiatannya meninjau Pasar Badung untuk mengecek harga-harga barang.

"Perlu saya sampaikan pada pagi hari ini setelah acara G20, saya ke Pasar Badung untuk seperti biasanya, saya ingin melihat harga-harga barang, kemudian inflasi. Itu penting dalam hal kita membuat policy dari keadaan-keadaan yang ada di pasar," ujarnya.

Jokowi mengaku selalu menyempatkan diri untuk blusukan ke pasar di setiap kunjungannya ke daerah. Hal itu dilakukan untuk mengecek langsung harga-harga yang dilaporkan kepadanya.

"Setiap pagi saya sarapan pagi dengan angka-angka makro dan mikro ekonomi, dan saya selalu mengecek secara langsung ke pasar. Saya bicara langsung dengan masyarakat," ujarnya.

 

Share:

Indonesia Dukung India Menjadi Presidensi KTT G20 2023

Setelah melewati Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) selama dua hari di Bali, rangkaian G20 di bawah presidensi Indonesia resmi berakhir.

“Dengan ini saya nyatakan KTT G20 di Bali Indonesia ditutup,” ujar Jokowi menutup rangkaian KTT yang berlangsung di Hotel The Apurva Kempinski, Bali.

Selanjutnya, Jokowi secara resmi menyerahkan tongkat presidensi G20 kepada India selaku pemegang presidensi G20 selanjutnya.

Jokowi meyakini, di bawah kepemimpinan India G20 akan terus bergerak ke depan untuk mewujudkan pemulihan global serta pertumbuhan yang kuat dan inklusif.

“Sebagai sahabat India dan sebagai bagian dari troika tahun depan Indonesia siap mendukung kesuksesan presidensi G20 India, dan saya juga meminta kepada semua pimpinan yang hadir untuk mendukung India tahun depan,” ujarnya.

Selama dua hari KTT di Bali, Jokowi bersama para pemimpin G20, organisasi internasional, dan tamu undangan lainnya telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan.

Pada hari pertama, Jokowi mengawali kegiatan dengan menyambut kedatangan para peserta KTT G20 di Hotel The Apurva Kempinski. Selanjutnya, Jokowi secara resmi membuka KTT G20 dilanjutkan dengan Sesi I yang membahas mengenai kondisi ekonomi global, ketahanan pangan, dan energi.

Kemudian para pemimpin diajak Jokowi untuk melakukan jamuan santap siang. Pada jamuan tersebut, Jokowi mempersilakan Pemimpin Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino untuk menyampaikan sambutan.

Usai makan siang, para delegasi melanjutkan kegiatan KTT. Sesi II ini membahas masalah kesehatan global. Setelah itu terdapat side event Kemitraan untuk Investasi dan Infrastruktur Global atau Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) G20.

Acara hari pertama ditutup dengan jamuan makan malam di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park.

Rangkaian KTT hari kedua di awali dengan peninjauan Taman Hutan Raya Ngurah Rai yang dilanjutkan dengan Sesi III KTT yang membahas mengenai transformasi digital. Acara selanjutnya adalah upacara penutupan dan serah terima presidensi ke India.

Jokowi juga diagendakan untuk memberikan pernyataan pers di Media Center KTT G20 Bali, di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung.

 

Share:

Kamis, 17 November 2022

Indonesia Inisiasi Gerakan Penghapusan Kesenjangan Kesehatan

 

Jokowi ingin Indonesia dan negara berkembang lainnya menjadi bagian dalam rantai pasok kesehatan global. Menurut dia, negara berkembang perlu mengambil bagian agar bisa menghapus kesenjangan kesehatan dengan negara maju, di mana gap kesehatan, terutama infrastruktur sangat lebar.

"Kesenjangan kapasitas kesehatan tidak dapat dibiarkan. Negara berkembang perlu kemitraan yang memberdayakan. Negara berkembang harus menjadi bagian rantai pasok kesehatan global," ujarnya dalam pidato pembuka sesi 2 KTT G20, Bali.

Joko Widodo ingin Indonesia dan negara berkembang lainnya menjadi bagian dalam rantai pasok kesehatan global.

Jokowi ingin negara berkembang bisa menjadi bagian dari manufaktur dan riset kesehatan dunia. Tentunya, keinginan tersebut bisa dicapai dengan bantuan dari negara lain anggota G20.

"Ini hanya bisa terjadi jika investasi industri kesehatan ditingkatkan, kerja sama riset dan transfer teknologi diperkuat dan akses bahan baku produksi untuk negara berkembang diperluas," jelasnya.

Selain itu, Trade-Related Aspect on Intellectual Property Rights (TRIPS) Waiver atau perjanjian dalam akses kesehatan harus diperluas untuk menghasilkan solusi yang konkret, termasuk diagnostik dan terapeutik.

Jokowi juga berharap WHO bisa lebih kuat dalam mengawal isu kesehatan yang merata di seluruh dunia. "WHO juga harus merealisasikan komitmennya terkait hubs dan spokes solusi kesehatan," imbuhnya

Saat ini, Indonesia telah memiliki pandemic fund atau dana pandemi yang diluncurkan dalam rangkaian pelaksanaan KTT G20. Pandemic fund bertujuan agar dunia lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi pandemi di masa depan.

Jokowi berharap anggota G20 ikut berkontribusi pendanaan untuk pandemic fund ini mengikuti langkah Indonesia. Sehingga, dana yang terkumpul nantinya bisa digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan dunia, terutama kepada negara yang membutuhkan.

"Ini harus diikuti penambahan kontribusi pendanaan agar berfungsi secara optimal. Saya mengajak semua pihak berkontribusi, Indonesia telah berikan komitmen US$50 juta," pungkasnya.


Share:

Bertanggung Jawab Menciptakan Situasi win-win

Dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa akibat berbagai krisis, mulai dari pandemi COVID-19, rivalitas yang menajam, hingga perang yang terjadi. Berbagai krisis tersebut berdampak terhadap ketahanan pangan, energi, dan keuangan yang sangat dirasakan dunia, terutama negara berkembang.

Saat berpidato pada Sesi I KTT G20 di Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Bali Jokowi menegaskan bahwa paradigma dan semangat kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia.

“Kita tidak punya pilihan lain. Paradigma kolaborasi sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia. Kita semua memiliki tanggung jawab, tidak hanya untuk masyarakat kita, tetapi juga untuk semua orang di dunia,” ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa bertanggung jawab berarti menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB secara konsisten. Bertanggung jawab juga berarti menciptakan situasi win-win, bukan zero-sum.

“Bertanggung jawab di sini juga berarti kita harus mengakhiri perang. Jika perang tidak berakhir, akan sulit bagi dunia untuk bergerak maju. Jika perang tidak berakhir, akan sulit bagi kita untuk bertanggung jawab atas masa depan generasi sekarang dan mendatang,” ungkapnya.

“Kita seharusnya tidak membagi dunia menjadi beberapa bagian. Kita tidak boleh membiarkan dunia jatuh ke dalam perang dingin lainnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut Indonesia memiliki 17 ribu pulau, 1.300 suku bangsa, serta lebih dari 700 bahasa daerah. Demokrasi di Indonesia berjalan dari pemilihan kepala desa pada tataran tingkat desa hingga ke pemilihan presiden. Untuk itu, Presiden mendorong agar G20 memiliki semangat dialog yang sama untuk menjembatani perbedaan.

“Sebagai negara demokrasi, Indonesia sangat menyadari pentingnya dialog untuk mempertemukan perbedaan, dan semangat yang sama harus ditunjukkan G20,” tandasnya.

 

Share:

Rabu, 16 November 2022

Kolaborasi Jalan Terbaik Selamatkan Krisis Dunia

Jokowi menegaskan pentingnya berkolaborasi sebagai sebuah jalan untuk menyelamatkan dunia. Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka KTT G20 di Nusa Dua, Bali.

"Kita tidak ada pilihan lain, paradigma tentang kolaborasi adalah yang sangat-sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia," kata Jokowi

Jokowi menggarisbawahi, mengemban tanggung jawab terhadap umat manusia bukan hanya ada di pundak orang per orang, tetapi di seluruh dunia.

"Tanggung jawab berarti menghormati tentang hukum dan prinsip-prinsip yang telah dicanangkan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Bertanggungjawab juga berarti mencari win-win sollution yang tidak membuat satu dan lain dirugikan," tegas Jokowi.

Dia berharap, KTT G20 dapat menciptakan jawaban atas krisis glonal yang tengah dialami dunia saat ini. Jokowi percaya, dengan kekompakan antarpihak pemangku kepentingan, maka hal itu bukan menjadi mustahil.

"Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam, yang sangat lebar. Namun, keberhasilan hanya akan dapat tercapai jika kita semua, tanpa terkecuali, berkomitmen, bekerja keras, menyisihkan perbedaan-perbedaan untuk menghasilkan sesuatu yang konkret, sesuatu yang bermanfaat bagi dunia," kata Jokowi.

 

Share:

Semangat Demokrasi Indonesia Jadi Cermin KTT G20

Semangat demokrasi Indonesia harus tecermin pada pelaksanaan G20 Indonesia termasuk dalam puncak Forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, hari ini. 

“Sebagai negara demokrasi Indonesia sangat menyadari pentingnya dialog untuk mempertemukan perbedaan dan semangat yang sama ini harus ditunjukkan pada G20,” kata Joko Widodo dalam sambutannya membuka secara resmi Forum KTT G20.

Jokowi menjelaskan meski Indonesia memiliki 17 ribu pulau, 1.300 suku bangsa, serta lebih dari 700 bahasa daerah, namun semangat demokrasi mampu berjalan dari tataran paling rendah.

Menurutnya, semangat demokrasi di Indonesia berjalan dari tataran tingkat desa, yaitu pemilihan kepala desa sampai tataran negara seperti pemilihan kepala negara, pemimpin daerah. Dirinya menekankan bahwa G20 tidak punya pilihan lain selain mempertahankan paradigma kolaborasi karena sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan dunia.

“Kita semua memiliki tanggung jawab tidak hanya untuk orang-orang kita, tetapi juga untuk orang-orang di dunia,” tegasnya.

Menurutnya, tanggung jawab tersebut berarti termasuk menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bertanggung jawab juga berarti menciptakan situasi yang saling menguntungkan, bukan menciptakan situasi yang kalah dan menang.

Jokowi menegaskan, bertanggung jawab pun memiliki arti bahwa G20 harus mengakhiri perang karena jika perang tidak berakhir maka akan sulit bagi dunia untuk bergerak maju.

“Kita tidak boleh membagi dunia menjadi beberapa bagian. Kita tidak boleh membiarkan dunia jatuh ke dalam perang perang dunia lainnya,” tegas Jokowi.

 

Share:

Minggu, 13 November 2022

Pertemuan Kedua Xin Jinping dengan Jokowi 2022

Pemimpin China Xi Jinping akan melakukan pembicaraan formal dengan Kepala Negara Indonesia Joko Widodo di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali.

"Ini adalah pertemuan kedua antara kedua presiden setelah kunjungan Presiden Joko Widodo ke China pada Juli tahun ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian di Beijing, pada Jumat.

Menurut dia, China dan Indonesia sebagai sesama negara berkembang memiliki kepentingan yang besar dan luas untuk dikerjasamakan. "Di bawah bimbingan strategis kedua Kepala Negara, China dan Indonesia semakin memperkuat pola baru dalam hubungan bilateral yang digerakkan oleh kerja sama politik, ekonomi, budaya, dan maritim," ujarnya.

Ia menganggap kerja sama China dengan Indonesia telah menjadi contoh yang baik bagi negara-negara berkembang lainnya. "China berharap dapat terus bekerja sama dengan Indonesia dalam meningkatkan rasa saling percaya dan proyek pembangunan berkualitas dalam kerangka Belt and Road (Prakarsa Sabuk Jalan)," kata Zhao dalam pengarahan pers rutin itu.

Zhao juga menekankan bahwa China mendukung Presidensi G20 Indonesia, yang mengusung tema 'Pulih Bersama, Pulih Lebih Kuat'.

"Kami berharap semua pihak akan bekerja untuk membangun konsensus dan memajukan kerja sama dalam mendorong pemulihan ekonomi global dan mengimplementasikan Agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan," ucap Zhao menambahkan. Xi Jinping akan menghadiri KTT G20 di Bali pada 14-17 November. Dari Bali, Xi kemudian melanjutkan lawatannya ke Bangkok, Thailand, untuk menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada 17-19 November.
Bagi Xi, kunjungan ke Indonesia itu merupakan kehadiran pertamanya dalam forum pertemuan multilateral antarkepala negara setelah Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China (CPC) di Beijing pada Oktober. Xi terakhir kali melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 2013

 

Share:

Vladimir Putin dipastikan tak hadir dalam KTT G20 di Bali

Pemimpin Rusia Vladimir Putin dipastikan tak hadir dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali meski Joko Widodo sudah menyampaikan langsung undangan ke Rusia.

Juru bicara Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Alex Tumaykin, mengonfirmasi Putin absen dari forum ekonomi itu.

"Saya bisa mengonfirmasi bahwa Ketua Delegasi Rusia yang bakal hadir di pertemuan G20 adalah Menlu Rusia Sergei Lavrov," ujar Alex dalam pernyataan resmi pada Kamis

 Meski demikian, Alex menyatakan bahwa Putin kemungkinan bakal hadir secara virtual.

Sejak lama, sejumlah pengamat memang sudah meragukan Putin akan datang ke KTT G20 di Bali, termasuk pengamat lembaga think tank Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), Waffa Kharisma.

"Ketidakhadiran Putin sebetulnya sudah lama bisa diprediksi," kata Waffa

Keraguan ini bahkan sudah muncul setelah Jokowi ke Ukraina dan Rusia untuk mengundang langsung Volodymyr Zelensky dan Putin pada akhir Juni lalu.

Indonesia saat itu mengatakan misi Jokowi mengunjungi dua negara yang tengah berperang untuk membawa misi damai.

Di Ukraina, Jokowi bertemu Zelensky di Kyiv. Mereka membahas perang hingga kerja sama bilateral. Selain itu, Jokowi juga menawarkan diri untuk menyampaikan pesan dari Zelensky ke Putin

Setelah dari Kyiv, Jokowi terbang ke Rusia untuk bertemu Putin. Dalam pertemuan ini, Putin tak banyak membahas soal perang dan misi damai Jokowi.

Orang nomor satu di Rusia itu malah menyinggung kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, pasokan pangan, dan tawaran bantuan untuk ibu kota baru Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Usai melawat dua negara itu, Jokowi panen pujian.

"Ada pujian bahwa misinya Pak Jokowi berperan untuk menggolkan konsesi Rusia dalam hal blokade pangan, tetapi karena dinamika-dinamika perseteruan yang besar, akhirnya banyak komitmen yang kemudian terlanggar juga," kata Waffa

Namun, Waffa menegaskan Indonesia masih perlu menambah peran kepemimpinan di luar negeri secara konsisten, sehingga memperkuat daya tawar RI sebagai penengah atau negara yang ingin memediasi konflik.

"Kebetulan memang kepemimpinan di luar negeri agak tertinggal di era Pak Jokowi karena prioritas dalam negeri beliau," ucap dia.

Waffa lalu berkata, "Kita perlu sadar bahwa dinamika ancaman perdamaian itu nyata di luar, dan kalau ditinggal, peran kita ya akan terasa dampaknya."

Selain itu, Waffa menyoroti untung-rugi ketidakhadiran Putin di G20. Salah satu keuntungannya, menurut dia, mempermudah sedikit urusan Indonesia sebagai penyelenggara.

Pengamat tersebut menilai sulit memastikan interaksi dalam KTT lancar tanpa ada momen ganjil.

Sementara itu, ada pula kerugian bagi Indonesia dengan ketidakhadiran Putin, yaitu mengganggu presidensi RI.

Terlebih, RI sempat menawarkan diri menjadi juru damai. Beberapa pihak sudah terlanjur berharap ada penyelesaian konflik antara Rusia-Ukraina saat KTT G20.

"Itu memukul agenda kepemimpinan Indonesia di G20. Tidak hanya untuk pemenuhan dan keberlanjutan agenda-agenda global yang diusung, tapi juga terlihat buruk bagi upaya Indonesia menjadi penengah," ujar Waffa.

 

Share:

Jumat, 11 November 2022

Bali Miliki Tiga Pelabuhan Baru

Pembangunan tiga pelabuhan baru yang berada di Provinsi Bali akhirnyas telah selesai, hal ini dengan ditandai dengan diresmikannya ketiga pelabuhan tersebut oleh Jokowi pada Rabu. Selain Pelabuhan Jokowi juga mereesmikan Gedung VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai guna menunjang KTT G20 di Bali.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada sore hari ini saya resmikan Gedung VVIP Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang kedua Pelabuhan Sanur, yang ketiga Pelabuhan Sampalan, dan yang keempat Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Provinsi Bali,” ujar Jokowi.

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan yang baru saja diresmikan itu merupakan instruksi langsung dari Jokowi. Selain pelabuhan pihaknya juga akan mengembangkan dermaga guna menunjang kebutuhan pariwisata.

“Kita siapkan dengan dermaga-dermaga yang proper dan di dermaga itu kita buat juga di Sampalan dan Bias Munjul sehingga mereka yang datang ke Nusa Penida, di Bali Sanur itu proper, di sana di Sampalan dan Bias Munjul juga proper,” ungkapnya.

Menhub mengatakan bahwa Jokowi mengapresiasi atas hasil revitalisasi gedung VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengusung tema arsitektur tradisional Bali dan dikombinasikan dengan nuansa modern tersebut.

“Pak Jokowi sangat puas dengan apa yang kita lakukan. Di sini adalah bangunan Wantilan Bali tapi dengan nuansa modern,” ucap Menhub.

Menhub juga menjelaskan bahwa revitalisasi dan pembangunan sejumlah infrastruktur tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Perhubungan dengan sejumlah pihak terkait dengan memanfaatkan momentum KTT G20. Ia pun berharap revitalisasi tersebut dapat membantu memperbaiki citra Indonesia di mata dunia.

“Jadi memang kita mengambil momentum kedatangan pimpinan dunia dan semua stakeholder, ada menteri keuangan, menteri transportasi, segala macam datang ke sini melihat bahwa Indonesia ini bukan seperti dulu, sudah berubah,” ucap Menhub.

“Harapannya tentu ada satu image yang luar biasa untuk Indonesia karena kesempatan ini jarang ada,” tandasnya.

 

Share:

Kamis, 10 November 2022

17 Kepala Negara Sudah Pastikan Hadiri KTT G20

Jokowi telah mengumumkan bahwa 17 negara telah mengkonfirmasi kehadirannya dalam KTT G20 yang diselenggarakan di Bali, 15-16 November mendatang. Mereka adalah yaitu Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Prancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Sementara itu, tiga negara lainnya masih belum memberikan keputusan akhir. 

"Para pemimpin negara-negara G20 akan hadir di Konferensi Tingkat Tinggi ke-17 G20 di Bali pada 15 hingga 16 November mendatang. Setidaknya, sudah 17 pemimpin negara yang telah menyatakan kesediaan untuk hadir. Tiga lainnya sedang ditunggu konfirmasinya," Ujar Jokowi 

Ia juga mengungkapkan bahwa ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah bagi perhelatan akbar. 

"Kedatangan para pemimpin negara pada KTT G20 di Bali merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia mengingat situasi dunia yang sangat sulit seperti ini," sambung pernyataan Jokowi dalam postingan tersebut. 

Hingga kini,  Vladimir Putin juga belum memutuskan siapa pejabat tinggi yang akan dia kirim ke Indonesia. 

Kedutaan Besar Rusia di Indonesia juga masih belum memberikan pengumuman tegas apakah Presiden Putin akan datang. Namun, Joko Widodo telah mengumumkan bahwa Putin akan hadir. 

Sementara, pemimpin Amerika Serikat Joe Biden telah dipastikan hadir di G20. Biden akan di Jakarta pada 13-16 November 2022. 

"Kepala negara akan berada di Bali, Indonesia pada 13 November hingga 16 November untuk G20 Leaders' Summit," ujar Karine Jean-Pierre dalam konferensi pers, dikutip dari situs resmi Gedung Putih.

"Di Bali, kepala negara memuji kepemimpinan G20 Joko Widodo dan menyorot komitmen AS kepada forum paripurna ini untuk kerja sama ekonomi dengan negara-negara yang mewakili lebih dari 80 persen GDP dunia," jelas Jean-Pierre.

Dijelaskan bahwa Biden ingin membahas perubahan iklim, dampak global perang Vladimir Putin di Ukraina, serta isu pangan dan energi.

Pihak Kedutaan Besar Uni Eropa di Indonesia juga telah memberikan konfirmasi bahwa Pimpinan Komisi Eropa Ursula von der Leyen akan hadir di G20 Bali. 

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support