Tampilkan postingan dengan label Sumatera Utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumatera Utara. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 September 2024

Menko PMK Menyatakan Presiden Jokowi Meminta Dirinya Untuk Mewakili Hadir Dalam Penutupan PON XXI Aceh – Sumut Sebab Beliau Berhalangan Hadir Karena Menjadi Saksi Ijab Anak Ibu Khofifah

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo menunjukkan sikap menghargai undangan dan komitmennya terhadap pembangunan nasional, meski di tengah kesibukan pribadi. Dalam pernyataan resminya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi meminta dirinya untuk mewakili dalam penutupan PON XXI Aceh-Sumut. Hal ini dilakukan karena Presiden berhalangan hadir, lantaran menjadi saksi pada acara ijab qabul putra Ibu Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.

Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya acara penutupan PON XXI bagi Presiden Jokowi. Sebagai kepala negara, beliau memahami bahwa kehadiran pada acara nasional seperti PON merupakan bentuk dukungan dan apresiasi terhadap prestasi atlet serta perkembangan olahraga di tanah air. Oleh karena itu, meski tidak dapat hadir secara langsung, Presiden memastikan bahwa pemerintah tetap memberikan perhatian penuh dengan menugaskan Menko PMK sebagai wakilnya.

Penugasan ini bukan sekadar formalitas, tetapi mencerminkan komitmen Presiden dalam menjaga hubungan baik dengan semua pihak, termasuk daerah penyelenggara PON, Aceh dan Sumatera Utara. Kehadiran Menko PMK sebagai perwakilan resmi dari Presiden menunjukkan bahwa pemerintah menghormati dan menghargai setiap undangan dari daerah, serta mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan nasional yang memperkuat persatuan dan prestasi bangsa.

Tidak hanya itu, kehadiran Menko PMK juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah selalu hadir untuk rakyat, bahkan di tengah kesibukan pribadi sekalipun. Langkah ini sekaligus mematahkan opini negatif yang seringkali dilontarkan oleh pihak-pihak tertentu yang berusaha melemahkan citra pemerintah dengan menyebarkan informasi yang tidak benar.

Presiden Jokowi menunjukkan bahwa tugas negara dan kewajiban pribadi bisa berjalan berdampingan tanpa mengurangi komitmen terhadap kedua hal tersebut. Dengan menempatkan pejabat tinggi sebagai wakil, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap acara penting tetap mendapat perhatian dan apresiasi yang semestinya.

Melalui sikap ini, pemerintah ingin mengirimkan pesan bahwa stabilitas nasional dan pembangunan manusia adalah prioritas utama yang selalu diperhatikan. Mari kita dukung bersama semangat Presiden Jokowi dan pemerintah dalam membangun bangsa yang lebih baik dan lebih kuat. Semua upaya ini demi menjaga keharmonisan dan kemajuan Indonesia.

 

Share:

Minggu, 22 September 2024

Menpora Ditto Ariotedjo Menyampaikan Sejak Awal Presiden Jokowi Memang Tidak Dijadwalkan Untuk Menghadiri Penutupan PON XXI Aceh – Sumut

Yogyakarta – Kabar yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi enggan menghadiri penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara karena acara tersebut dinilai tidak berkualitas, adalah informasi yang tidak benar. Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menegaskan bahwa sejak awal Presiden Jokowi memang tidak dijadwalkan untuk menghadiri penutupan PON XXI karena telah memiliki agenda lain yang sudah direncanakan jauh hari sebelumnya.

“Presiden Jokowi sangat mendukung kesuksesan PON XXI. Ketidakhadiran beliau di acara penutupan bukan karena alasan yang tidak berdasar seperti yang disebarkan. Presiden sudah memiliki jadwal kegiatan lain yang sudah terencana sebelumnya,” jelas Ditto. Menpora juga menambahkan bahwa kehadiran perwakilan dari Istana sudah cukup menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pelaksanaan PON kali ini.

Narasi yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi enggan hadir karena menilai acara PON ini tidak berhasil, adalah bentuk provokasi yang tidak bertanggung jawab dan bertujuan merusak citra pemerintah. Padahal, pelaksanaan PON XXI berjalan lancar dan sukses, dengan antusiasme tinggi dari para atlet dan masyarakat. “Kita harus fokus pada prestasi yang telah dicapai dalam PON ini, bukan termakan isu-isu yang tidak berdasar,” tambah Ditto.

Menpora juga menyoroti bahwa banyak prestasi gemilang yang berhasil dicapai dalam ajang PON kali ini. Banyak atlet muda yang muncul dan menunjukkan bakat luar biasa, membuktikan bahwa PON tetap menjadi ajang penting dalam pembinaan olahraga di Indonesia. Ini merupakan pencapaian besar yang seharusnya lebih mendapat perhatian daripada isu-isu negatif yang tidak memiliki dasar.

Pemerintah akan terus mendukung pengembangan olahraga nasional dan memberikan perhatian penuh pada peningkatan fasilitas serta pembinaan atlet di berbagai daerah. Hal ini dilakukan agar prestasi olahraga Indonesia terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Masyarakat diharapkan tidak mudah termakan isu-isu negatif yang beredar di media sosial dan tetap fokus pada hal-hal positif serta prestasi yang telah dicapai. Pemerintah selalu berkomitmen untuk mendukung kemajuan olahraga dan memberikan yang terbaik bagi para atlet serta seluruh masyarakat Indonesia.

 

Share:

Kamis, 14 Juli 2022

BLUSUKAN, JOKOWI TINJAU JALAN RUSAK DI NIAS

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bercerita saat dirinya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pulau Nias. Edy mengatakan saat itu Jokowi menolak naik helikopter agar bisa mengecek kondisi jalan rusak di Nias.

"Tapi rakyat Sumatera Utara, kami perlu menginformasikan, kemarin beliau (Presiden Jokowi) meninjau ke Nias. Yang direncanakan oleh protokol menggunakan heli, dari lapangan terbang Binaken Nias menuju Nias Utara dan dilanjutkan ke Nias Barat. Tapi beliau berkehendak lewat darat," ucap Edy saat memberikan sambutan di Harganas yang digelar di Medan, Kamis (7/7/2022).

Edy mengatakan keinginan Jokowi melalui jalur darat itu membuat dirinya setres. Hal itu karena kondisi jalan di Nias yang rusak.

"Yang agak setres gubernurnya, karena saya tahu persis jalan itu," tuturnya.

Edy mengatakan perjalanan di Nias itu pasti membuat Presiden Jokowi lelah. Hal ini karena kondisi jalan yang rusak, berbeda dengan kondisi jalan di Pulau Jawa.

Setelah mengecek kondisi jalan yang rusak, kata Edy, Jokowi langsung meminta Menteri PUPR Basuki untuk membantu memperbaiki jalan itu. Edy mengatakan dirinya menyaksikan langsung saat Jokowi meminta Basuki memperbaiki jalan.

"Tetapi saya mendengar langsung, Presiden memerintahkan Menteri PUPR. Dan saya sebagai saksi di situ, betulin ini, bangun ini, dan segala macam," tuturnya.

Pada momen itu, kata Edy, Jokowi juga bertanya apa yang dilakukan dirinya sebagai gubernur mengatasi jalan rusak itu. Saat itu, Edy mengatakan dirinya menjawab akan membantu memperbaiki jalan yang rusak.

"Mau tidak mau saya akan mengikuti itu, sehingga Nias bisa mendekati kabupaten-kabupaten yang ada di Sumatera Utara ini," jelasnya.

 

Share:

Senin, 11 Juli 2022

JOKOWI BAGIKAN BLT 1,2 JUTA KE PARA PEDAGANG DI NIAS

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan bantuan tunai kepada pedagang Pasar Alasa di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara pada Rabu (6/7/22).

Di mana Presiden Jokowi ini menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Bahkan, Presiden Jokowi juga terlihat memborong beberapa komoditas pangan di pasar itu.

"Bapak Jokowi memborong tiga porsi (cabai). Kami berterima kasih Bapak Jokowi karena sudah memperhatikan masyarakat khususnya masyarakat Alasa," ujar seorang pedagang.

Pada kesempatan yang sama, seorang pedagang pisang bernama Dasimalahagu mengaku senang karena Presiden Jokowi telah membeli dagangannya.

"(Harganya) Rp5.000 kalau dibeli biasanya, yang dibeli Bapak Presiden dikasih Rp50.000. Sayang sekali Bapak Presiden," teriaknya dengan antusias.

Kemudian, Presiden Jokowi berpesan agar bantuan tersebut dipakai untuk tambahan modal usaha.

“Bukan untuk beli HP ya, jangan. Dipakai untuk tambahan modal usaha dan yang Rp300.000 silahkan beli sembako, minyak goreng, dan lain-lainnya tidak apa-apa," pungkasnya.

Setelah itu, Presiden Jokowi berkeliling sambil berbincang dan memberikan bantuan langsung kepada para pedagang.

Tak lupa, Presiden Jokowi mengecek harga kebutuhan pokok sekaligus membeli dagangan pedagang pasar, seperti pisang, kacang, cabai, dan hasil tani lainnya.

 

Share:

JOKOWI BERDIALOG DENGAN PETANI SAWIT

Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengawali hari kedua kunjungan kerjanya di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (7/6/22) dengan mengunjungi Pasar Petisah, Kota Medan. Presiden Jokowi akan membagikan sejumlah bantuan sosial (bansos) bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan para pedagang.

Selepas itu, Presiden Jokowi akan meninjau Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Kampung Baru, Kota Medan, sekaligus berdialog dengan perwakilan petani sawit.

Selanjutnya, Jokowi menuju Lapangan Merdeka, Kota Medan, untuk menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Tahun 2022.

Pada siang harinya, Presiden Jokowi akan menuju Pusat Pasar, Kota Medan, untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial. Presiden kemudian diagendakan untuk meninjau bedah rumah panggung di Kecamatan Belawan, Kota Medan.

Selesai seluruh rangkaian acara, Presiden Jokowi akan menuju Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, untuk kemudian lepas landas ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support