Tampilkan postingan dengan label Sulawesi Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi Selatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2024

Presiden Joko Widodo Meresmikan 27 Ruas Jalan Yang Menghabiskan Anggaran Rp 669 M Dengan Panjang 201 Km Sebagai Realisasi Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) Di Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo secara resmi meresmikan 27 ruas jalan baru dengan total panjang mencapai 201 kilometer di Provinsi Sulawesi Selatan. Pembangunan infrastruktur ini merupakan realisasi dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang telah dilaksanakan secara bertahap.

Dalam acara peresmian yang dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah dan masyarakat setempat, Presiden Jokowi menyatakan bahwa pembangunan jalan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah di Sulawesi Selatan. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan akan mempercepat arus transportasi dan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas dan layanan publik.

Pembangunan 27 ruas jalan ini juga diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan akan mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi lokal, seperti pertanian, perdagangan, dan pariwisata. Ini sejalan dengan visi pemerintahan Jokowi untuk mendorong pembangunan yang merata dan inklusif di seluruh Indonesia.

Selain itu, pembangunan jalan ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan di daerah-daerah terpencil di Sulawesi Selatan diharapkan akan menjadi lebih mudah. Ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup dan akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas penting.

Pembangunan infrastruktur jalan ini juga menjadi bukti nyata dari keseriusan pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan yang telah direncanakan. Dengan menyelesaikan pembangunan jalan sesuai target yang ditetapkan, pemerintah Jokowi menunjukkan kinerja yang tangguh dan komitmen yang kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dengan demikian, peresmian 27 ruas jalan baru oleh Presiden Jokowi di Sulawesi Selatan bukan hanya merupakan sebuah acara seremonial belaka, tetapi juga merupakan tonggak penting dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan untuk kemajuan Indonesia yang lebih baik.

 

Share:

Sabtu, 01 April 2023

Jokowi menyatakan sangat senang karena panen padi di Kabupaten Maros berhasil memenuhi target minimal yakni 5,5 Ton/hectare

Yogyakarta – Jokowi meninjau secara langsung pelaksanaan panen raya padi di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Jokowi berharap hasil panen di Sulawesi Selatan dapat melebihi target sehingga bisa dibawa ke provinsi lain yang membutuhkan.

Diharapkan panen padi yang dihasilkan di Sulawesi Selatan dapat melebihi target yang ditetapkan. Sehingga surplus yang ada dapat didistribusikan ke daerah lainnya.

Jokowi berharap hasil panen kali ini bisa diatas 2 ton/hektar supaya bisa memenuhi target ketersedian pangan yang telah ditentukan.

Mengenai harga beras, Jokowi menilai jika jumlah pasokan beras tinggi, nantinya secara otomatis harga beras akan turun.

Jokowi menerangkan, wilayah hasil panen di Maros yang dikunjungi sempat terkena banjir dua kali. Hal tersebut membuat panen menurun yakni menjadi 5,5 ton per hektar. Namun jumlah panen tersebut dinilai sudah tergolong baik.

 

Share:

Kedatangannya Selalu Dinanti! Jokowi berkunjungan ke Pasar Sorowako mendapat sambutan yang begitu hangat serta antusia dari seluruh lapisan masyarakat

Yogyakarta – Suasana Pasar Sorowako di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan terasa begitu lebih riuh dan ramai dibanding hari biasanya. Ternyata masyarakat menyambut kedatangan Jokowi yang sedang melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.

Kedatangan Jokowi tersebut disambut oleh seluruh warga yang berada di pasar, dari pedagang, pembeli bahkan hingga ibu – ibu rumah tangga (IRT) yang menyempatkan diri hadir. Mereka semua memadati halam Pasae Sorowako tersebut dengan penuh antusias untuk melihat Jokowi.

Jokowi banyak mendapat permintaan berfoto bersama oleh seluruh warga masyarakat yang hadir di lokasi, karena ini kesempatan langkah. Melihat pemandangan tersebut ini merupakan sebuah bukti jika Jokowi merupakan pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya.

Pada kesempatan tersebut Jokowi juga menyempatkan diri untuk membeli beberapa barang dagangan yang ada di pasar. Barang yang dibeli Jokowi adalah crispy pangkilang dan beras merah organic yang merupakan produk UMKM setempat.

 

Share:

Jumat, 31 Maret 2023

Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan! Jokowi melakukan kunjungan langsung ke pasar Tramo di Kabupaten Maros

Yogyakarta – Jokowi melakukan kunjungan kerja ke daerah demi memastikan harga barang komoditas pangan aman menjelang lebaran. Pada kunker kali ini Jokowi berkunjung ke Pasar Tramo di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.

Jokowi melakukan pengecekan terhadap harga serta ketersedian beras yang adai di pasar karena Kabupaten Maros ini merupakan lumbung beras Sulawesi. Jokowi mengatakan bahwa harga beras di Pasar Tramo cukup aman dan stabil serta diharapkan untuk bisa lebih turun lagi karena sudah panen raya.

Jokowi mengungkapkan bahwa harga beras telah turun menjadi Rp 10.500/kg sebenarnya masih bisa turun Karena stok melimpah. Selain beras Jokowi juga melakukan pemeriksaaan terkait harga bawang merah dan putih yang termasuk stabil. 

Pada kesempatan tersebut Jokowi juga membeli cabai sebanyak 1 Kg dengan harga Rp 40 ribu yang membuatnya kaget. Pasalnya harga cabai di pulau Jawa sudah mencapai Rp 80 – 90 ribu / kg disini terasa masih terjangkau harganya.

 

Share:

Serap Aspirasi! Jokowi melakukan dialog secara langsung kepada nelayan di Pajukukang, Kabupaten Maros terkait kendala dan hambatan yang dihadapi

Yogykarta – Jokowi melakukan kunjungan kerja Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan berkunjung ke kampung nelayan. Pada saat kunjungan tersebut Jokowi melakukan dialog dengan para nelayan Desa Pajukukang terkait persoalan yang mereka hadapi.

Jokowi mengatakan ingin melihat situasi dan kondisi terkait permasalah yang dihadapi oleh para nelayan secara langsung. Jokowi berharap dengan melihatnya secara langsung maka dapat segera dengan cepat memberikan solusi yang terbaik bagi nelayan.

Pada kesempatan tersebut para nelayan menyampaikan kalau mereka mengalami kesulitan terkait alat tangkap, perizinan dan penyelesaian konflik antar nelayan. Jokowi yang mendengar hal tersebut meminta kepada Polda Sulawesi Selatan untuk segera menanganinya.

Sedangkan untuk kebutuhan alat tangkap Jokowi memerintahkan jajarannya untuk melakukan pendataan terkait kebutuhan para nelayan. Sedangkan untuk masalah perizinan Jokowi perintahkan kepada Menteri BKPM untuk memantau alur serta proses pengurusan izin yang berjalan di Kabupaten Maros.

 

Share:

Sabtu, 27 Agustus 2022

Jokowi Dijadwalkan Resmikan Kereta Api Maros-Barru 71 Km di Akhir Oktober

Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan proyek kereta api Makassar-Parepare sepanjang 71 kilometer bisa rampung di akhir Oktober. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan meresmikan rute yang menghubungkan Maros-Barru tersebut.

"Rencana diresmikan Pak Presiden. Oktober pertengahan atau akhir. Kita tunggu informasi resminya," ungkap Kepala BPKA Sulsel, Andi Amanna Gappa kepada detikSulsel, Kamis (25/8/2022).

Amanna Gappa menambahkan saat ini proses konstruksi rel terus dikebut. Diakuinya masih ada beberapa titik saat ini belum rampung sehingga rel belum tersambung. Termasuk ada pengerjaan pergeseran jembatan kereta yang akan dilakukan akhir bulan ini di wilayah Maros.

"Masih ada 2 bulan. Kita optimis rel kurang lebih 71 kilometer sudah beroperasi akhir Oktober nanti," jelasnya.

Untuk persiapan beroperasinya kereta api pertama di Sulawesi ini, pihaknya sudah merekrut SDM besar-besaran. Terutama untuk petugas tiket, security dan tenaga staf lainnya yang akan ditempatkan di stasiun-stasiun nanti.

"Tenaga-tenaga rekrutan ini SDM lokal di Sulsel. Saat ini dalam proses pelatihan. Nanti disebar ke stasiun-stasiun di sepanjang rute kereta api," jelasnya.

Sementara untuk sistem tiket, pihaknya menggandeng PT Borsya Digital Smartindo (BDS) untuk menyiapkan infrastrukturnya. Menurutnya ada komitmen perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihak PT BDS sebagai bentuk kolaborasi.

"Platform terus dikembangkan. Ada SuperApp juga disiapkan untuk memudahkan pemesanan tiket seperti KAI Access. Nama aplikasinya sementara dirumuskan," bebernya.

Namun menurutnya, penyediaan tiket dengan sistem digital ini akan bertahap dilakukan. Untuk tahap awal, tiket kereta api juga masih akan menerapkan skema cetak atau manual. Ada pembelian di loket-loket yang disediakan.

"Nanti bertahap dari tetap cetak tiket lalu misalnya ke skema e-ticket. Kemudian nanti cukup di-tap saja saat keluar masuk stasiun. Arahnya ke sana," tuturnya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sebelumnya menargetkan proyek kereta api Sulsel sudah beroperasi Oktober nanti. Namun rute awal yang beroperasi melayani Maros-Barru sepanjang 70 kilometer.

"Ini (pembebasan lahan) sudah aman. Ini gubernurnya top, bupatinya top, kita kolaborasi insyaallah bulan 10 (Oktober) operasional," kata Budi Karya Sumadi dalam keterangan yang diterima, Sabtu (28/5).

Menurut Budi, hasil pertemuan dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) dan beberapa bupati yang wilayahnya dilintasi proyek kereta api memastikan proyek ini akan berjalan baik. Apalagi proyek ini memang menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah pusat.

"Untuk kereta Api Makassar-Parepare, saya sudah 6 tahun mengawal proyek itu dengan segala duka dan dukanya. Alhamdulillah, kerja samanya makin baik. Target pertama kita mengoperasikan kereta penumpang sejauh 70 kilometer (Maros ke Barru)," tukasnya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support