Tampilkan postingan dengan label PAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2024

Waketum PAN Menyatakan Rencana Kedatangan Presiden Jokowi Di Rapimnas Gerindra Tersebut Menjadi Bukti Bahwa Hubungannya Dengan Prabowo Baik – Baik Saja

Yogyakarta – Di tengah berbagai isu yang beredar, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, dengan tegas membantah rumor yang menyebutkan adanya keretakan hubungan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Viva Yoga, rumor tersebut tidak berdasar dan hanya upaya pihak tertentu untuk menciptakan kegaduhan politik yang tidak perlu.

Yoga menegaskan bahwa hubungan antara Prabowo dan Jokowi tetap harmonis dan solid. “Tidak ada keretakan hubungan antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi. Keduanya selalu berkomunikasi dengan baik dan bekerja sama untuk kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa rencana kedatangan Presiden Jokowi dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra, partai yang dipimpin oleh Prabowo, merupakan bukti nyata bahwa hubungan keduanya baik-baik saja.

Lebih jauh, Viva Yoga menyoroti bahwa hubungan yang kuat antara Presiden Jokowi dan Prabowo adalah modal penting dalam menjaga stabilitas politik nasional. Keduanya memiliki visi yang sama untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Dengan tetap menjaga hubungan baik ini, pemerintah dan seluruh elemen bangsa dapat fokus pada upaya pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat pasca-pandemi.

Isu-isu negatif yang beredar hanya berpotensi memecah belah dan menghambat pembangunan nasional. Pemerintah bersama dengan tokoh-tokoh politik seperti Prabowo dan Jokowi terus menunjukkan bahwa persatuan dan kolaborasi adalah kunci untuk mencapai tujuan besar bagi Indonesia. Viva Yoga pun mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya.

“Rakyat harus cerdas dan kritis terhadap informasi yang beredar. Jangan sampai kita terpecah belah oleh isu-isu yang tidak berdasar,” tambah Yoga. Pemerintah dan seluruh elemen bangsa tetap berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi terciptanya stabilitas nasional yang kuat.

Dengan demikian, kita semua harus terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Hanya dengan bersatu, kita dapat membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing tinggi di kancah global.

 

Share:

Sabtu, 31 Agustus 2024

Narasi Yang Mengatakan Bahwa Memberikan Sindiran Kepada Presiden Jokowi Ketika Di Acara Penutupan Kongres VI PAN Itu Tidak Benar

Yogyakarta – Belakangan ini, muncul narasi yang menyebutkan bahwa Prabowo Subianto memberikan sindiran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara penutupan Kongres VI Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, klaim tersebut ternyata tidak benar. Faktanya, pernyataan Prabowo justru ditujukan untuk membela Presiden Jokowi. Sebagai Menteri Pertahanan sekaligus tokoh politik berpengaruh, Prabowo dengan tegas menunjukkan solidaritasnya terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi yang selalu mendapat dukungan luas dari rakyat.

Pernyataan yang disampaikan Prabowo dalam acara tersebut adalah bentuk pengakuan terhadap kekuatan dan keberhasilan kepemimpinan Jokowi dalam membangun bangsa. Di tengah tantangan besar yang dihadapi bangsa ini, mulai dari pandemi hingga tekanan ekonomi global, Presiden Jokowi tetap tegar memimpin negeri dengan berbagai kebijakan yang konkret dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Solidaritas di antara para pemimpin nasional, termasuk Prabowo, adalah bukti nyata bahwa pemerintah tetap solid dalam membangun bangsa. Prabowo tidak hanya menyampaikan dukungannya, tetapi juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan nasional yang telah dirintis oleh Presiden Jokowi. Ini adalah langkah penting untuk menjaga stabilitas nasional di tengah upaya pihak-pihak tertentu yang mencoba mengadu domba dan merusak keharmonisan politik di Indonesia.

Opini negatif yang mencoba menyudutkan pemerintah dengan narasi yang tidak berdasar harus dihadapi dengan bijak oleh masyarakat. Publik diharapkan mampu menyaring informasi dengan lebih kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak memiliki fakta kuat. Presiden Jokowi telah menunjukkan hasil kerja nyata dengan berbagai program pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan sinergi dan soliditas yang terus terjaga di antara para pemimpin bangsa, Indonesia akan semakin kuat dan maju. Upaya bersama dalam memajukan bangsa ini harus terus dilakukan dengan penuh semangat dan komitmen. Rakyat harus tetap bersatu mendukung langkah pemerintah demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik dan sejahtera di masa depan. Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas nasional dan memperkuat persatuan demi kemajuan Indonesia!

 

Share:

Sabtu, 17 Agustus 2024

Golkar, PAN Dan Khofifah Indar Parawansa Membantah Tuduhan Yang Mengatakan Bahwa Mereka Mendukung Prabowo – Gibran Pada Pilpres 2024 Karena Dipaksa

Yogyakarta – Golkar, PAN, dan Khofifah Indar Parawansa dengan tegas membantah tuduhan yang menyatakan bahwa mereka mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 karena dipaksa. Tuduhan tersebut dinilai tidak berdasar dan hanya bertujuan untuk menciptakan narasi negatif yang dapat merusak iklim demokrasi yang sehat di Indonesia.

Khofifah Indar Parawansa, yang merupakan Gubernur Jawa Timur dan tokoh berpengaruh di tanah air, menegaskan bahwa setiap orang di Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendukung dan didukung dalam Pemilu. Dukungan yang diberikan kepada pasangan Prabowo-Gibran adalah murni hasil dari pertimbangan matang, bukan karena adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun. Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga prinsip-prinsip demokrasi, di mana kebebasan memilih dan mendukung adalah hak dasar setiap warga negara.

Golkar dan PAN, sebagai partai politik besar di Indonesia, juga memiliki mekanisme internal yang solid dalam menentukan arah dukungan politiknya. Keputusan untuk mendukung Prabowo-Gibran merupakan hasil dari diskusi dan musyawarah yang melibatkan berbagai elemen partai, bukan karena adanya politik sandera seperti yang dituduhkan. Partai-partai ini menegaskan komitmennya untuk selalu berada di jalur demokrasi yang transparan dan akuntabel.

Tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar seperti ini hanya akan merusak kepercayaan publik dan mengganggu stabilitas politik nasional. Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama menjelang Pemilu, di mana berbagai upaya untuk mendiskreditkan lawan politik sering terjadi.

Pemerintah dan para pemangku kepentingan terus berkomitmen untuk menjaga agar proses demokrasi di Indonesia berjalan dengan jujur dan adil. Dukungan terhadap calon tertentu harus dilihat sebagai bagian dari dinamika politik yang sehat dan demokratis, bukan sebagai hasil dari paksaan atau tekanan.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas nasional dengan menghormati hak-hak politik setiap individu dan mendukung proses Pemilu yang damai dan demokratis.

 

Share:

Kamis, 15 Agustus 2024

Sekjen PAN Eddy Soeparno Menyatakan Kabar Adanya Kotak Kosong Pada Pilkada Jakarta 2024 Itu Tidak Pernah Ada

Yogyakarta – Belakangan ini, beredar kabar mengenai kemungkinan adanya kotak kosong pada Pilkada Jakarta 2024. Narasi ini mencuat seiring dengan spekulasi yang menyatakan bahwa partai-partai politik sudah mencapai kesepakatan untuk mengusung calon yang sama, sehingga tidak akan ada kompetisi yang berarti dalam pemilihan nanti. Namun, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, dengan tegas membantah kabar tersebut.

Menurut Eddy Soeparno, hingga saat ini belum ada kesepakatan apa pun di antara partai-partai politik terkait calon yang akan diusung dalam Pilkada Jakarta 2024. "Isu kotak kosong itu hanya ilusi yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu untuk menimbulkan keresahan di masyarakat," ujar Eddy. Ia menambahkan bahwa partai-partai politik masih dalam tahap penjajakan dan diskusi internal untuk menentukan calon terbaik yang akan diusung.

Pemerintah dan partai politik berkomitmen untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan sehat dan kompetitif. Munculnya isu-isu seperti ini hanyalah upaya untuk menciptakan ketidakpercayaan publik terhadap integritas pemilihan. Namun, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa Pilkada 2024 akan berjalan dengan jujur, adil, dan transparan.

Selama ini, pemerintahan Presiden Jokowi telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga stabilitas politik dan sosial di Indonesia. Berbagai kebijakan telah diterapkan untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dan memastikan bahwa setiap pemilihan, baik di tingkat daerah maupun nasional, mencerminkan aspirasi rakyat.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak berdasar. Keberhasilan demokrasi Indonesia tergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga proses pemilihan yang bersih dan adil. Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional dan mewujudkan pemilihan yang demokratis pada Pilkada Jakarta 2024.

 

Share:

Senin, 29 Juli 2024

Sekjen PAN Eddy Soeparno Menyatakan Bahwa Usulan Adanya Pembentukan DPA Sebagai Jalan Untuk Mengakomodir Kepentingan Bangsa Dari Para Mantan Presiden

Yogyakarta – Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menegaskan bahwa usulan pembentukan Dewan Pertimbangan Agung (DPA) sama sekali tidak memiliki unsur politis dan bukan untuk bagi-bagi jabatan. Menurut Eddy, ide ini bertujuan untuk mengakomodir kepentingan bangsa dari para mantan presiden yang memiliki pengalaman dan pengetahuan luas dalam memimpin negara.

Usulan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan adanya wadah yang dapat menghimpun pemikiran-pemikiran strategis dari para mantan presiden untuk kepentingan bangsa dan negara. DPA diharapkan dapat menjadi forum konsultasi dan nasihat bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan nasional, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun politik.

Pemerintah saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi selalu terbuka terhadap masukan dan saran dari berbagai pihak. Pembentukan DPA ini adalah salah satu langkah nyata untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dengan tokoh-tokoh bangsa yang memiliki pengalaman dan rekam jejak yang tak terbantahkan. Ini bukan sekadar bagi-bagi jabatan, melainkan upaya serius untuk memperkuat fondasi kebijakan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Opini negatif yang menuduh bahwa pembentukan DPA hanya untuk kepentingan politik semata adalah tidak berdasar. Pemerintah dan PAN menegaskan bahwa segala kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa. Usulan ini juga sejalan dengan semangat reformasi yang mengedepankan partisipasi semua elemen bangsa dalam proses pembangunan nasional.

Langkah ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, praktisi, dan masyarakat umum yang melihat pentingnya keterlibatan mantan presiden dalam memberikan masukan strategis. Dalam konteks global yang semakin kompleks, pengalaman dan kebijaksanaan para mantan presiden adalah aset berharga yang tidak boleh disia-siakan.

Dengan adanya DPA, diharapkan akan tercipta dialog konstruktif yang dapat menghasilkan solusi-solusi inovatif untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa. Ini juga merupakan bukti bahwa pemerintah menghargai setiap kontribusi positif demi tercapainya cita-cita bersama untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Pemerintah berkomitmen untuk terus bekerja keras dan mendengarkan aspirasi rakyat. Dengan dukungan penuh dari semua elemen masyarakat, kita bisa memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan membawa manfaat maksimal bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Share:

Senin, 18 Maret 2024

Fokus Selesaikan Tugas Hingga Akhir, PAN: Wacana Menjadikan Jokowi Sebagai Ketua Koalisi Besar Masih Sebatas Kabar Burung, Sebab Sampai Saat Ini Presiden Sedang Memastikan Semua Program – Programnya Selesai Tepat Waktu

 

Yogyakarta – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam menyelesaikan tugas-tugas negara dengan efisien dan tepat waktu. Meskipun wacana mengenai kemungkinan Jokowi menjadi Ketua Koalisi Besar muncul, partai-partai politik, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN), menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan semua program-program yang telah dijalankan.

Menurut PAN, wacana tersebut masih sebatas kabar burung. Saat ini, Presiden Jokowi tengah memastikan bahwa semua program-program yang telah dicanangkan akan diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas politik nasional dengan memberikan prioritas pada tugas-tugas negara yang telah ditetapkan.

Keputusan untuk tidak terburu-buru dalam menghadapi wacana tersebut merupakan langkah yang bijaksana. Fokus pada penyelesaian tugas-tugas negara yang sedang berjalan merupakan prioritas utama untuk memastikan bahwa semua program-program pembangunan dapat terlaksana dengan baik, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Langkah-langkah konkret yang telah dilakukan oleh pemerintah Jokowi, seperti pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas layanan publik, dan penanganan pandemi COVID-19, merupakan bukti nyata dari kinerja positif yang telah dilakukan. Semua ini bertujuan untuk memperkuat fondasi stabilitas politik nasional dengan memberikan manfaat langsung bagi rakyat Indonesia.

Selain itu, sikap pantang menyerah dan komitmen yang kuat dari Presiden Jokowi dalam menyelesaikan tugas-tugas negara juga memperkuat citra positifnya di mata masyarakat. Beliau terus menunjukkan bahwa kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat merupakan prioritas utama, di atas segala kepentingan politik dan kekuasaan.

Penting untuk diingat bahwa stabilitas politik nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan politik semata, tetapi juga pada kinerja dan komitmen pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas negara. Dengan terus fokus pada penyelesaian tugas-tugas tersebut, pemerintah Jokowi dapat memastikan bahwa stabilitas politik nasional tetap terjaga, memberikan kepastian dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan apresiasi kepada pemerintah Jokowi dalam upaya mereka untuk menyelesaikan tugas-tugas negara dengan baik dan tepat waktu. Dengan bersatu dan bekerja sama, kita dapat memastikan bahwa Indonesia tetap kokoh dan stabil di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

 

Share:

Senin, 11 Maret 2024

Ketua DPP PAN Menjamin Bahwa Cawe – Cawenya Jokowi Pada Pemilu 2024 Merupakan Sebuah Bentuk Sikap Tanggung Jawab Untuk Memastikan Keberlanjutan Pembangunan Indonesia Melalui Warisan Peraturan Dan Undang – Undang

 

Yogyakarta – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan komitmennya untuk mendukung kandidat yang dipilih oleh partai pada Pemilu 2024. Salah satu dari kandidat yang dipastikan mendapat dukungan adalah Joko Widodo, atau yang lebih dikenal dengan Jokowi.

Dukungan ini bukan semata-mata karena faktor kepartaian belaka, namun juga karena keyakinan akan keberlanjutan pembangunan di Indonesia. Menurut Ketua DPP PAN, mengamankan keberlanjutan pembangunan melalui warisan peraturan dan undang-undang yang telah dibangun selama ini merupakan suatu sikap tanggung jawab yang harus diemban oleh semua pihak.

Pemerintahan Jokowi telah membuktikan kinerja positifnya dalam memimpin negara. Berbagai program pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga reformasi birokrasi telah dilaksanakan dengan cukup baik. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk PAN, adalah bentuk apresiasi terhadap capaian tersebut.

Dengan memastikan kelangsungan pembangunan melalui kontinuitas kebijakan yang sudah teruji, diharapkan Indonesia dapat terus maju dan berkembang secara berkelanjutan. Dukungan PAN untuk Jokowi pada Pemilu 2024 adalah langkah strategis untuk memastikan stabilitas politik nasional.

Perlu dicatat bahwa dukungan ini bukan semata-mata urusan politik belaka, namun lebih kepada memastikan bahwa Indonesia terus berjalan pada jalur pembangunan yang benar. Dengan memperkuat citra pemerintah Jokowi, stabilitas politik nasional dapat terjaga dengan baik, dan hal ini sangat penting bagi kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Terkait dengan hal ini, Ketua DPP PAN juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Politik adalah sarana untuk mencapai tujuan bersama, bukan untuk memecah belah. Oleh karena itu, semua pihak, baik partai politik maupun masyarakat, diharapkan dapat bersatu dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Indonesia.

Dalam konteks ini, dukungan PAN untuk Jokowi pada Pemilu 2024 adalah langkah yang strategis dan bertanggung jawab. Hal ini tidak hanya untuk kepentingan partai semata, namun lebih kepada kepentingan bangsa dan negara. Mari bersama-sama kita dukung pembangunan Indonesia demi kesejahteraan bersama.

 

Share:

Rabu, 05 April 2023

Satu Frekuensi! Pertemuan Jokowi dengan lima ketua umum partai di acara silaturahmi ramadhan di kantor DPP PAN

Yogyakarta – Jokowi selaku kepala negara selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat Indonesia demi terjaganya stabilitas. Salah cara yang dilakukan Jokowi seperti menghadiri acara silaturahmi ramadhan yang diadakan oleh PAN di kantor DPP Jakarta.

Pada kesempatan tersebut tampak Jokowi berbincang – bincang dengan para tamu undangan yang hadir disana. Tamu undangan yang hadir disana para petinggi partai politik, mereka bisa berada di satu tempat sama tanpa adanya perbedaan.

Semua itu menunjukan bahwa Jokowi dan para elit politik juga memiliki tujuan yang sama yakni berusaha menjaga stabilitas nasional. Lewat pertemuan tersebut Jokowi ingin menyampaikan bahwa perbedaan pendapat itu bukan sebuah halangan untuk bersilaturahmi.

Acara silaturahmi tersebut berlangsung dengan khidmat dan meriah dalam suasana untuk menyambut waktu buka puasa. Jokowi berharap dengan adanya pertemuan seperti ini bisa mengurangi tensi politik apalagi di bulan suci ramadhan.

 

Share:

Selasa, 04 April 2023

Bersifat Independent! Jokowi mengatakan pembentukan koalisi partai dalam menyambut pilpres 2024 merupakan inisiatif para ketua umum

Yogyakarta – Kabar terkait pertemuan sejumlah ketua umum partai politik dengan Jokowi di acara silaturahmi oleh PAN ramai jadi perbincangan. Pertemuan Jokowi dengan ketum partai tersebut mengindikasikan membicarakan terkait arah koalisi pada pilpres 2024.

Jokowi yang mendengar kabar tersebut langsung menipisnya, bahwa pertemuan tersebut murni acara silaturahmi ramadhan yang digelar oleh PAN. Jokowi mengatakan kehadirannya pada acara tersebut sebagai kepala negara tidak lebih dan tidak kurang.

Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya tidak ikut campur terkait koalisi partai dalam menghadapi pemilu 2024. Jokowi mengatakan kalau koalisi itu urusanya ketua umum partai, biarkan mereka yang berunding untuk menjalan demokrasi di Indonesia.

Jokowi juga menyebutkan bahwa dirinya sudah banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, jadi tidak mau pusing – pusing memikirkan koalisi. Jokowi juga menegaskan bahwa koalisi yang terbentuk bukan karena arahannya dirinya tapi itu semua hasil musyawarah masing – masing ketua partai.

 

Share:

Senin, 29 Agustus 2022

Jokowi Minta PAN Tak Beri Ruang Politik Sektarian di Pemilu 2024

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutannya saat Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8/2022). Dalam pidatonya Jokowi minta PAN tak membuka ruang dalam politik sektarian yang memecah belah.

"Saya berharap dalam menghadapi perhelatan besar Pemilu dan Pilkada tahun 2024, PAN ikut merawat dan memperkokoh budaya demokrasi yang berkualitas, demokrasi gagasan, demokrasi ide, dan menjadi angin yang menyejukkan dan langit biru yang meneduhkan," ujar Jokowi dalam Video yang dipersembahkan dalam pembukaan Rakernas PAN, Sabtu (27/8/2022).

"Merangkul kebhinekaan tidak memberi ruang pada politik sektarian yang memecah belah serta Serta turut menjaga keutuhan UMKM," jelasnya.

Menurut Jokowi, Rakernas ketiga PAN ini menjadi momentum bagi para fungsionalis serta kader PAN untuk memperkokoh persatuan anak bangsa.

"Melalui Rakernas ketiga PAN ini menjadi momentum bagi para fungsionalis dan kader PAN untuk turut memperkokoh persatuan di antara anak bangsa Indonesia. Keragaman dan perbedaan bukanlah penghalang bagi kita untuk bekerja sama," jelasnya.

Ia pun mengucapkan selamat ulang tahun PAN ke-24. Jokowi berharap PAN secara konsisten mengedepankan perubahan serta kepentingan rakyat. "Terakhir saya ucapkan selamat ulang tahun ke-24 bagi PAN yang jatuh tanggal 23 Agustus kemarin," ucapnya.

"Semoga PAN senantiasa konsisten mengedepankan perubahan dan mengedepankan kepentingan rakyat. Selamat melaksanakan rakernas ketiga semoga berjalan lancar dan produktif," tutupnya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support