Tampilkan postingan dengan label Harga Stabil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harga Stabil. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Mei 2024

Demi Kesejahteraan, Presiden Jokowi Menjelaskan Pentingnya Impor Beras Untuk Menjaga Harga Beras Stabil Di Tingkat Konsumen

Yogyakarta -- Presiden Joko Widodo dengan tegas menjelaskan pentingnya kebijakan impor beras sebagai langkah strategis untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Dalam penjelasannya, Presiden menyoroti urgensi impor beras sebagai upaya konkret dalam menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.

Dalam konteks ini, kebijakan impor beras dianggap sebagai solusi yang tepat untuk mengatasi potensi kenaikan harga beras akibat ketidakstabilan pasokan dalam negeri. Presiden menekankan bahwa stabilitas harga beras merupakan salah satu indikator penting bagi kesejahteraan masyarakat, terutama bagi golongan ekonomi menengah ke bawah.

Penjelasan Presiden Jokowi mengenai pentingnya impor beras juga mencerminkan perhatian serius pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Dengan menjaga harga beras tetap stabil, pemerintah berupaya memastikan akses terhadap bahan pokok yang cukup dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Selain itu, kebijakan impor beras juga diarahkan untuk melindungi petani dalam negeri dari dampak fluktuasi harga yang berlebihan. Dengan memastikan harga beras tetap stabil, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor pertanian dalam negeri.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan berdasarkan data dan analisis yang komprehensif. Langkah ini diambil dalam kerangka strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam kesimpulannya, penjelasan Presiden Jokowi mengenai pentingnya impor beras menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan dan kepentingan rakyat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat, sekaligus membantu memastikan kelangsungan dan stabilitas sektor pertanian dalam negeri.

 

Share:

Senin, 18 Maret 2024

Sudah Ada Kemajuan, Jokowi Memastikan Bahwa Harga Beras Di Pasaran Sudah Mengalami Penurunan Untuk Beberapa Daerah Meski Belum Merata Kedepannya Lebih Merata Karena Sebentar Lagi Memasuki Masa Panen Raya Padi

 

Yogyakarta – Pemerintahan Jokowi telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan rakyat, terutama dalam hal harga beras, bahan pokok yang sangat vital bagi masyarakat Indonesia. Melalui kebijakan yang tepat dan tindakan strategis, Presiden Jokowi telah berhasil mencapai penurunan harga beras di beberapa daerah, meskipun belum merata secara nasional.

Menyikapi hal ini, Presiden Jokowi dengan tegas memastikan bahwa ada kemajuan yang signifikan dalam menstabilkan harga beras di pasar. Meski belum merata untuk semua daerah, namun perubahan positif ini memberikan harapan bahwa kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat.

Fakta menunjukkan bahwa beberapa daerah sudah mulai merasakan penurunan harga beras. Hal ini memberikan angin segar bagi para petani dan konsumen, serta menciptakan stabilitas ekonomi yang diharapkan. Apalagi, dengan masuknya masa panen raya padi yang sebentar lagi akan tiba, diharapkan harga beras akan semakin merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari kinerja positif pemerintah Jokowi dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kebijakan yang diambil tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga menciptakan dampak positif yang luas bagi perekonomian secara keseluruhan.

Dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang, Presiden Jokowi telah menunjukkan kepemimpinan yang tangguh dan solutif. Beliau tidak hanya merespons permasalahan dengan cepat, tetapi juga mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah yang ada.

Selain itu, keberhasilan dalam menurunkan harga beras juga merupakan cermin dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Presiden Jokowi selalu memprioritaskan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan yang diambil, dengan tujuan utama untuk menciptakan keadilan sosial dan kemakmuran bersama.

Momentum ini harus dimanfaatkan sebagai inspirasi bagi semua pihak untuk terus berkolaborasi dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Dengan dukungan dan kerjasama dari semua elemen masyarakat, kita dapat memastikan bahwa stabilitas politik dan ekonomi nasional terus terjaga, dan kesejahteraan rakyat semakin meningkat.

Oleh karena itu, mari kita bersama-sama memberikan apresiasi atas kinerja positif pemerintah Jokowi dalam menjaga stabilitas harga beras dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Bersama, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih cerah dan sejahtera untuk bangsa ini.

 

Share:

Sabtu, 16 Maret 2024

Mulai Menunjukan Kemajuan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Mengatakan Bahwa Harga Kebutuhan Pokok Mulai Mengalami Penurunan Sampai 0,5% Selama Ramadhan Terutama Beras, Daging Sapi, Gula Serta Minyak Goreng Jika Dibandingkan Bulan Sebelumnya

 

Yogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, melalui pernyataannya, memberikan kabar baik bagi masyarakat Indonesia. Selama bulan Ramadhan, terjadi penurunan harga kebutuhan pokok, menunjukkan tanda-tanda positif dalam pemulihan ekonomi. Harga beras, daging sapi, gula, dan minyak goreng mengalami penurunan hingga 0,5% dibandingkan bulan sebelumnya.

Kondisi ini tidak hanya mencerminkan kinerja positif pemerintah dalam mengelola ekonomi negara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi stabilitas politik nasional. Penurunan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan memberikan kelonggaran finansial bagi masyarakat, terutama di tengah pandemi yang masih berlangsung. Hal ini juga mengindikasikan bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, berhasil memberikan hasil yang nyata.

Penurunan harga kebutuhan pokok seperti beras, daging sapi, gula, dan minyak goreng memiliki implikasi positif yang luas bagi masyarakat. Selain memberikan rasa lega bagi konsumen, hal ini juga membantu meningkatkan daya beli masyarakat, yang pada gilirannya akan mendorong konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Keberhasilan dalam menekan harga kebutuhan pokok juga merupakan cermin dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam mengelola sektor pertanian dan perindustrian domestik. Upaya untuk meningkatkan produksi dan distribusi secara efisien telah berbuah hasil yang positif, menciptakan kondisi yang lebih stabil dalam pasokan barang-barang kebutuhan pokok.

Lebih dari itu, penurunan harga kebutuhan pokok juga memperkuat citra positif pemerintah Jokowi di mata masyarakat. Tindakan cepat dan tepat dalam menangani masalah ekonomi yang dihadapi oleh rakyat Indonesia selama bulan Ramadhan menunjukkan bahwa pemerintah peduli dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.

Dengan demikian, penurunan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan adalah bukti konkret bahwa pemerintah Jokowi sedang bergerak dalam arah yang benar untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan menciptakan stabilitas politik yang lebih kokoh di Indonesia. Semangat untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan situasi ekonomi harus terus ditingkatkan, sehingga Indonesia dapat bersaing secara global dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.

 

Share:

Minggu, 10 Maret 2024

Kabar Gembira, Menko Bidang Perekonomian Mengatakan Bahwa Harga Pangan Mulai Turun Menjelang Awal Ramadhan Dan Diprediksi Kembali Turun Setelah Masuknya Tambahan Stok Sebesar 600 Ribu Ton

 

Yogyakarta – Dalam suasana menyambut bulan suci Ramadhan, kabar baik mengenai stabilitas harga pangan datang dari Menko Bidang Perekonomian. Harga pangan mulai menunjukkan tren penurunan menjelang awal Ramadhan, dan diprediksi akan terus turun dengan masuknya tambahan stok sebesar 600 ribu ton.

Tren penurunan harga pangan ini merupakan cerminan dari keberhasilan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, termasuk pengelolaan stok pangan yang efisien, telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba.

Menurut Menko Bidang Perekonomian, penurunan harga pangan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi diprediksi akan berlanjut setelah Ramadhan. Hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah dalam memasok tambahan stok pangan sebesar 600 ribu ton, yang diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan dalam jangka panjang.

Stabilitas harga pangan yang terjaga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Dengan harga pangan yang terjangkau, masyarakat dapat lebih leluasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama selama bulan puasa Ramadhan. Hal ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, dengan meningkatnya daya beli dan konsumsi masyarakat.

Keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan merupakan bukti nyata dari kinerja positif yang telah dilakukan. Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, mulai dari pengelolaan stok pangan hingga pengawasan terhadap distribusi dan harga, telah menghasilkan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berubah, stabilitas harga pangan menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kinerja pemerintah. Keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan menjadi cerminan dari komitmen mereka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi ekonomi yang tidak pasti.

Oleh karena itu, mari kita sambut dengan gembira kabar baik ini dan berharap agar stabilitas harga pangan dapat terus terjaga dalam jangka waktu yang lebih panjang. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan baik, serta menciptakan kondisi yang lebih stabil dan sejahtera bagi semua.

 

Share:

Sabtu, 02 Maret 2024

Mulai Menunjukan Kemajuan, Jokowi Mengatakan Bahwa Harga Beras Di Berbagai Pasar Berangsur – Angsur Sudah Mengalami Penurunan

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi, telah berhasil menorehkan prestasi yang gemilang dalam upaya menstabilkan ekonomi Indonesia. Salah satu buktinya adalah penurunan harga beras di pasar-pasar tradisional yang sudah mulai terasa. Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol, yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menangani isu-isu ekonomi yang mempengaruhi langsung kehidupan masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Jokowi tidak henti-hentinya menegaskan bahwa stabilitas harga beras menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya. Dengan kebijakan yang tepat, hasilnya mulai tampak jelas: harga beras di berbagai pasar telah mengalami penurunan secara bertahap. Ini bukan hanya sekadar berita baik bagi para petani dan pedagang, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia yang merasakan dampak langsung dari perubahan harga pangan.

Penurunan harga beras ini tidak terjadi begitu saja, melainkan merupakan hasil dari upaya yang terencana dan konsisten dari pemerintah. Program-program seperti peningkatan produksi beras, pengendalian distribusi, dan regulasi harga telah diterapkan dengan cermat demi mencapai tujuan ini. Dengan demikian, kita dapat melihat betapa seriusnya Jokowi dan pemerintahannya dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia, terutama dalam hal kecukupan pangan.

Dampak positif dari penurunan harga beras ini sangatlah signifikan. Masyarakat kini dapat merasakan kelonggaran dalam pengeluaran bulanan mereka, yang sebelumnya mungkin terbebani oleh harga beras yang tinggi. Selain itu, hal ini juga menciptakan suasana yang lebih stabil di tingkat sosial, mengurangi potensi kemungkinan terjadinya ketegangan akibat ketidakmampuan memenuhi kebutuhan pokok.

Sebagai warga negara yang cerdas, sudah sepatutnya kita mengakui dan mengapresiasi prestasi yang telah dicapai oleh pemerintahan Jokowi dalam menghadapi tantangan ekonomi. Perubahan positif yang kita saksikan saat ini adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan yang tegas dan efektif mampu mengubah kondisi yang semula sulit menjadi lebih baik.

Oleh karena itu, mari bersama-sama mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mewujudkan stabilitas politik dan ekonomi yang kokoh di Indonesia. Dengan terus menjaga kepercayaan dan dukungan terhadap kepemimpinan Jokowi, kita dapat bersama-sama membangun masa depan yang lebih cerah bagi negeri ini. Harga beras yang turun hanyalah awal dari banyak prestasi lain yang akan kita raih bersama di bawah kepemimpinan yang visioner ini.

 

Share:

Minggu, 16 April 2023

Kepala Negara Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil di Pasar Minggu, Jokowi Memantau Pasokan Bahan Pokok untuk Menghadapi Lebaran

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Minggu, Jakarta, pada Kamis, 13 April 2023. Dalam kunjungannya, Presiden memastikan bahwa harga bahan-bahan pokok tetap stabil menjelang Lebaran. Harga telur, ayam, bawang merah, dan cabai turun drastis, namun bawang bombay mengalami kenaikan harga. Meski demikian, Presiden menjelaskan bahwa ketersediaan bahan pokok terpantau baik sehingga harga dapat tetap stabil.

Kepala Negara juga menjelaskan tentang Minyakita yang masih terkendali, meski distribusinya masih terbatas di pasar-pasar untuk memastikan hanya masyarakat kalangan bawah yang dapat membeli. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pada masa pandemi ini.

Presiden Jokowi juga didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam kunjungannya. Hal ini menunjukkan kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi permasalahan masyarakat.

Dengan kepemimpinan Presiden Jokowi yang responsif dan tegas dalam mengatasi masalah ekonomi, masyarakat Indonesia semakin percaya dan yakin akan kemajuan negara ini. Kita patut bangga memiliki seorang pemimpin yang selalu memperhatikan kesejahteraan rakyatnya dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Semoga langkah-langkah positif yang diambil oleh Pemerintah ini terus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadikan Indonesia semakin maju dan sejahtera.

 

Share:

Sabtu, 15 April 2023

Jokowi Mengecek Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Minggu Dengan Memastikan Harga Stabil dan Minyak Goreng Minyakita Terkendali

Yogyakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang hari raya Idulfitri. Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi memastikan bahwa harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan dan bahkan beberapa di antaranya mengalami penurunan harga, seperti telur, ayam, bawang merah, dan cabai.

Namun, Presiden juga mengakui bahwa harga bawang bombai masih mengalami kenaikan. Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa hal tersebut tidak terlalu signifikan karena hampir semua bahan pokok harga dan pasokannya stabil.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengecek ketersediaan minyak goreng Minyakita di pasar. Presiden mengungkapkan bahwa stok minyak goreng tersebut masih terkendali, namun distribusinya di pasar-pasar masih terbatas. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa minyak goreng tersebut hanya tersedia untuk masyarakat kalangan bawah dan tidak dapat dibeli dalam jumlah yang banyak.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah selalu berupaya untuk menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok yang stabil demi kesejahteraan masyarakat. Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa pemerintah telah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok yang signifikan, seperti impor bahan pokok jika diperlukan.

Kunjungan Presiden Jokowi ke pasar Minggu ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat dalam menghadapi hari raya Idulfitri. Hal ini tentu saja menjadi bukti nyata bahwa pemerintah selalu berusaha untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang stabil dan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

 

Share:

Rabu, 12 April 2023

Sudah dipastikan! Jokowi mengatakan dirinya memastikan bahwa stok dan harga beras nasional untuk menghadapi lebaran aman

Yogyakarta – Jokowi memastikan stok beras dan harga sembako aman hingga Hari Raya Idul Fitri 2023 karena hasil panen berhasil diserap. Jokowi mengatakan bahwa hasil panen raya padi di sejumlah wilayah di Indonesia mengalami peningkatan sehingga cukup untuk menjadi beras cadangan.

Cadangan beras nasional memang sudah cukup untuk menyambut lebaran idul fitri secara aman meski begitu Jokowi berencana bala menambahnya lagi. Jokowi bakal melakukan impor beras sebagai bagian dari upaya untuk menambah cadangan beras nasional.

Langkah impor ini diambil menyusul adanya badai El Nino yang bakal melanda Indonesia sehingga membuat musim kemarau lebih panjang dari sebelumnya. Jokowi telah memberikan izin kepada Bulog untuk melakukan Impor sebanyak 2 juta ton yang datang secara bertahap hingga akhir 2023.

Jokowi menegaskan bahwa Bulog tetap wajib membeli seluruh cadangan beras hasil panen nasional meski sudah melakukan impor. Impor ini hanya sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi dampak dari El Nino yang melanda Indonesia.

 

Share:

Jumat, 07 April 2023

Turun ke lapangan! Jokowi melakukan pemantauan secara langsung terkait harga komoditas pangan di daerah Jakarta dalam rangka menyambut hari raya idul fitri

Yogyakarta – Jokowi terus melakukan persiapan dalam menyambut lebaran hari raya yang bakal berlangsung sekitar 14 hari lagi. Salah satu persiapan yang dilakukan Jokowi adalah memastikan terkait harga dan stok kebutuhan pangan di pasaran aman.

Maka dari itu Jokowi sampai turun langsung ke lapangan untuk memastikan terkait stok dan harga komoditas pangan di pasar. Seperti yang sedang dilakukan oleh Jokowi dengan melakukan kunjungan ke dua pasar yang berada di Jakarta.

Jokowi mengunjungi Pasar Rawamangun dan Johar Baru untuk memastikan terkait ketersedian dan harga komoditas pangan. Pada kunjungan tersebut Jokowi senang karena harga komoditas pangan relatif stabil dan ketersediaannya juga cukup untuk menyambut lebaran.

Jokowi juga mendapati sejumlah komoditas pangan malah mengalami penurunan harga seperti telur ayam, daging ayam, beras, bawang. Pada kesempatan tersebut Jokowi juga membagikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pedagang pasar.

 

Share:

Minggu, 26 Maret 2023

Sudah Berjalan 90%! Jokowi telah mengambil langkah – langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok dalam menyambut lebaran idul fitri

Yogyakarta – Jokowi selaku kepala negara selalu memikirkan nasib dan kondisi masyarakat setiap saat serta setiap waktu. Maka dari itu Jokowi sudah melakukan langkah – langkah persiapan dan antisipasi terhadap ketersediaan dan stabilitas harga pangan.

Persiapan tersebut dilakukan Jokowi dalam menghadapi hari raya Idul Fitri 1444 H yang mana kadang terjadi gejolak harga dipasaran. Saat ini Jokowi pemerintah telah melakukan langkah-langkah persiapan salah satunya dalam menekan harga bahan pokok.

Sampai saat ini Jokowi telah melakukan persiapan dalam menghadapi lebaran sudah mencapai 90%. Salah satu langkah yang diambil Jokowi adalah memastikan semua stok kebutuhan pangan dalam menyambut lebaran dalam kondisi aman.

Jokowi juga menginstruksikan Bulog supaya bisa menyerap seluruh hasil panen padi milik petani secara maksimal. Jokowi dengan hati – hati juga memastikan kebutuhan pangan yang harus impor maka seperti daging sapi, kedelai bakal menyesuaikan kebutuhan pasar.

 

Share:

Kamis, 23 Maret 2023

Menarik Perhatian! Kehadiran Jokowi di Pasar Youtefa Lama, Kota Jayapura disambut dengan antusias oleh para pedagang dan pembeli pasar

Yogyakarta – Jokowi melakukan kunjungan kerja di Kota Jayapura tidak lupa menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pasar Youtefa Lama. Kunjungan Jokowi tersebut dalam rangka untuk memeriksa secara langsung harga komoditas pangan yang ada di Kota Jayapura.

Kehadiran Jokowi tersebut membuat para pedagang dan pembeli yang berada di Pasar Youtefa Lama merasa senang. Sebab mereka sangat beruntung bisa melihat dan kesempatan bersalaman dengan Jokowi secara langsung ke tempat mereka.

Selama berkeliling pasar Jokowi juga menyempatkan berdialog dengan mamak – mamak pedagang pasar Youtefa Lama. Jokowi menanyakan terkait harga komoditas pangan yang ada di sana bagaimana harga dan stok stabil tidak.

Para mamak – mamak pedagang pasar merasa bersyukur semenjak Indonesia dipimpin oleh Jokowi harga komoditas relative stabil. Para warga mengatakan bahwa dulu harga di Papua itu terkenal mahalnya bukan main padahal menjualnya barang sama seperti tempat lain.

Jokowi juga membagikan sejumlah bantuan tunai dan sembako kepada para pedagang dan warga yang berada di Pasar Youtefa Lama.

 

Share:

Senin, 13 Maret 2023

Tidak Boleh Jatuh! Jokowi tengah siapkan mekanisme harga terbaru untuk membeli gabah kering panen (GKP) pada masa puncak panen raya

Yogyakarta – Musim panen raya padi telah tiba banyak lahan pertanian di berbagai daerah yang sedang memanen salah satu komoditas pangan ini. Biasanya bila musim panen raya telah tiba harga gabah bisa mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Jokowi sebagai kepala negara tentu tidak ingin melihat para petani yang sudah bekerja selama tiga bulan untuk memanen kecewa. Maka dari itu Jokowi mengatakan bahwa harga gabah kering panen tidak boleh jatuh perintahnya kepada otoritas terkait.

Jokowi sedang berusaha membuat formulasi baru terkait harga gabah sehingga pembelian yang dilakukan oleh Bulog semakin jelas. Jokowi mengatakan kesulitan yang dihadapinya salami ini karena adalah mencari kesimbangna harga antara [etani, penjual dan konsumen.

Jokowi juga menambahkan bahwa hasil panen setiap daerah berbeda – beda hal ini dipengaruhi banyak faktor, dari manajemen pertanian, kesuburan tanah dan cuaca. Jokowi berharap meski hasil panen berbeda tapi untuk pemerataan harga bisa terjadi sehingga tidak ada ketimpangan antar daerah.

 

Share:

Minggu, 12 Maret 2023

Sudah dipastikan! Jokowi melakukan kunjungan ke Pasar Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, demi pastikan stok, suplai dan harga komoditas pangan menjelang puasa serta lebaran 2023/1444 H

 

Yogyakarta – Umat muslim di dunia dan termasuk Indonesia segera melakukan ibadah puasa karena bulan Ramadhan tahun 1444 H sebentar lagi. Maka dari Jokowi selaku kepala negara selalu memastikan stok, suplai dan harga komoditas pangan aman.

Demi memastikan itu semua Jokowi kembali melakukan pengecekan ketersediaan dan bahan pokok di tengah masyarakat. Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pasar Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Meski pasar tersebut berada di Kabupaten yang cukup jauh ketika ditempuh dengan kendaraan bermotor tapi harga – harganya stabil. Jokowi sangat terkejut mengetahui hal tersebut karena hal ini menandakan bahwa semua aman terkendali.

Jokowi mengatakan bahwa bawang merah harganya hanya Rp30 ribu padahal di daerah lain bisa mencapai Rp 38 ribu selisihnya lumayan. Ada juga minyak goreng tadi harganya masih berkisar di Rp 14 – 15 ribu untuk per liter ini juga masih aman.

Jokowi bakal terus memastikan bahwa ketersedian stok, distribusi untuk komoditas pangan dipastikan aman dan stabil.

 

Share:

Sabtu, 11 Maret 2023

Harga Wajar! Jokowi perintahkan Mentan Syahrul Yasin Limpo untuk memastikan harga beras bai tingkat petani, penjual dan konsumen stabil

Yogyakarta – Memasuki musim panen raya seharusnya inflasi yang terjadi akibat dari kenaikan harga beras yang sempat menipis bisa ditekan. Harga beras cenderung mengalami penurunan ketika pada masa pan raya seperti sekarang ini.

Maka dari itu Jokowi meminta supaya bulog dan Badan pangan nasional untuk bisa mengatur harga beras wajar di tingkat petani, pedagang dan konsumen. Maksud Jokowi wajar artinya jangan sampai petani sudah menjual gabahnya dengan harga murah tapi ada ulah pedang yang membuat beras ke konsumen naik.

Bila ada praktek seperti ini seharusnya tidak bisa dibiarkan anti kasian yang rugi masyarakat yang jadi konsumen dan petani. Jokowi mengatakan bila hal ini bisa memicu timbulnya inflasi dan keresahan masyarakat yang bisa mengganggu stabilitas nasional.

Jokowi juga bakal melakukan perhitungan ulang terkait harga beli gabah di tingkat petani dengan memperhatikan komponen sewa lahan, pupuk, bibitnya, lain-lainnya. Jokowi juga mengatakan bahwa pihaknya bakal selalu memastikan stok pupuk untuk pertanian aman dan harga stabil.

 

Share:

Selasa, 21 Februari 2023

Kabar Baik! Jokowi telah memastikan harga komoditas penyebab inflasi sudah mulai mengalami penurunan mendekati normal

Yogyakarta – Demi menyambut moment puas dan lebaran tahun 2023 atau 1444 H Jokowi telah memastikan harga beberapa komoditas. Komoditas yang dimaksud Jokowi seperti minyak goreng, beras, telur yang sempat mengalami kenaikan beberapa waktu lalu.

Jokowi mengatakan untuk saat ini harga komoditas tersebut sudah mulai berangsur – angsur turun mendekati harga normal. Jokowi juga memastikan bahwa untuk stok dan ketersediaan komoditas tersebut bisa aman untuk menghadapi moment besar tersebut.

Jokowi mengatakan meski harga komoditas tersebut hanya mengalami penurunan Rp 1000 itu sebuah kemajuan. 

Jokowi juga menyatakan penurunan tersebut berkat operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog selama lima hari bisa menstabilkan harga beras. Apalagi kita segera memasuki masa panen raya kira – kira Maret aka nada 1,9 juta Ha lahan sawah panen padi.

Salah satu pedagang di Pasar Wonokromo meminta kepada Jokowi supaya Bulog bisa memenuhi kuota stok beras dan diprioritaskan kepada pedagang. Usulan tersebut langsung didengar Jokowi ketika melakukan kunjungan ke Pasar Wonokromo, Surabaya.

 

Share:

Senin, 20 Februari 2023

Berhasil! Jokowi senang dengan program operasi harga beras yang dilakukan Bulog telah menurunkan harga beras di pasaran

Yogyakarta – Jokowi meninjau Pasar Wonokromo di Kota Surabaya Jawa Timur, guna mengecek stok dan harga bahan pangan, seperti beras, minyak goreng, dan telur.

Jokowi mengatakan harga beras di pasaran sudah cukup baik dengan kisaran Rp 9.000 per kilogram. Hal itu berarti operasi pasar yang dijalankan Perum Bulog untuk menstabilkan harga beras sudah berjalan

Jokowi mengatakan bahwa sejumlah daerah sudah memasuki masa panen raya, yakni pada akhir Februari hingga awal Maret. Jokowi berharap dengan panen tersebut stok beras semakin melimpah yang kemudian dapat berpengaruh terhadap harga beras di pasaran.

Kepala Negara memperkirakan luas panen nasional pada Februari 2023 mencapai 1 juta hektare, sedangkan pada Maret mencapai 1,9 juta hektar.

Jokowi juga meninjau harga bahan pangan lain, seperti minyak goreng dengan harga rata-rata Rp14.000 per liter. Kemudian, telur dan bawang merah juga turun meskipun tidak signifikan.

Kepala Negara berharap stabilitas harga pangan di daerah dapat terus dipertahankan, sehingga inflasi baik di daerah maupun nasional secara keseluruhan dapat dikendalikan dengan baik.

 

Share:

Senin, 13 Februari 2023

Memastikan keamanan! Jokowi perintahkan mendag keluarkan pedoman penjualan minyak kita untuk jaga stabilitas harga menjelang puasa dan lebaran

 

Yogyakarta – Jokowi melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil tindakan serius guna memastikan ketersediaan minyak goreng rakyat baik dalam bentuk curah maupun kemasan merek Minyakita bakal aman menjelang puasa dan Lebaran.

Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Kasan mengatakan, dalam memastikan stabilitas harga dan mencegah terjadinya kenaikan harga, pihaknya mengatur pedoman penjualan minyak goreng rakyat kepada produsen, distributor, hingga pengecer.

Ada pun pedoman tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2023 tentang Pedoman Penjualan Minyak Goreng Rakyat ini disebutkan tiga butir pedoman yang harus ditaati produsen, distributor, hingga pengecer. 

Pertama, penjualan minyak goreng rakyat harus mematuhi harga Domestic Price Obligation (DPO) dan HET. Kedua, penjualan minyak goreng rakyat dilarang menggunakan mekanisme bundling dengan produk lainnya 

Ketiga penjualan minyak goreng rakyat oleh pengecer kepada konsumen, dibatasi paling banyak 10 kg per orang per hari (untuk minyak goreng curah) dan 2 liter per orang per hari untuk minyak goreng kemasan Minyakita.

Selain memastikan kembali Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan Rp14.000 per liter dan minyak curah Rp15.500 per kg.

 

Share:

Tidak Berdampak! Jokowi sangat bersyukur krisis pangan yang melanda dunia tidak sampai mempengaruhi Indonesia

 

Yogyakarta – Dunia sekarang benar – benar dilanda krisis yang menghantui berbagai negara hal tersebut terungkap dari krisis pangan. Harga komoditas pangan di luar negeri mengalami kenaikan cukup yang signifikan dampaknya sangat terasa.

Meski begitu Jokowi bersyukur bahwa Indonesia bisa terhindar dari dampak krisis pangan yang menga melanda dunia. Jokowi mengatakan bahwa harga pangan di Indonesia masih relatif lebih stabil serta terjangkau oleh masyarakat.

Melambungnya harga pangan dunia disebabkan adanya perang yang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina yang menghambat pasukan pupuk. Wajar karena pasukan pupuk dunia bergantung pada Ukraina jadi ketika produknya bermasalah maka rantai dibawahnya juga ikut bermasalah.

Maka dari itu Jokowi melakukan langkah antisipasi dengan mengoperasikan pabrik pupuk NPK PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Aceh. Langkah tersebut diambil guna memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri supaya bisa mandiri tanpa tergantung impor.

Jokowi mengatakan nantinya kebutuhan pupuk bisa dipenuhi dari PIM, pasalnya kapasitas produksinya mencapai 1,4 juta ton pupuk setiap tahunnya. 

 

Share:

Sabtu, 21 Januari 2023

Kunjungan! Jokowi kunjungi pasar airmadidi di minahasa utara guna mengecek harga sembako secara langsung

Yogyakarta - Jokowi mengunjungi Pasar Airmadidi, di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara disambut antusias oleh masyarakat yang telah menunggunya sejak pagi.

Jokowi langsung berkeliling menyapa pedagang untuk membagikan bantuan sosial (bansos) sembako dan bantuan tunai. Selain itu, momen berkunjung ke pasar juga dimanfaatkan Presiden untuk mengecek harga-harga sembako.

“Biasa, mengecek harga-harga, utamanya harga sembako, beras, minyak. Saya kira di Sulawesi Utara kondisinya stabil, inflasi juga sangat terjaga di angka 4 persen di Kota Manado dan sekitarnya saya kira sangat baik,” ujar Jokowi dalam keterangannya kepada awak media di Bendungan Kuwil Kawangkoan.

Pada saat akan memasuki mobil untuk melanjutkan perjalanan, tampak ribuan masyarakat memenuhi jalan. Melihat jalan yang menjadi sempit karena dipenuhi masyarakat yang akan menyebabkan kendaraan bergerak perlahan, Jokowi pun memilih berjalan kaki sambil membagikan kaos.

Setelah berjalan kaki selama 30 menit, Jokowi memasuki kendaraan untuk melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Kuwil Kawangkoan.

 

Share:

Minggu, 25 Desember 2022

Jokowi Pastikan Harga dan Ketersedian Sembako dalam rangka Nataru pada posisi aman

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan harga pangan terkendali menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Tetapi, Jokowi mengungkapkan, harga daging masih merangkak, juga harga beras diperkirakan akan sedikit naik. Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau Pasar Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Dalam kunjungan itu, Jokowi didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

"Saya senang, beberapa barang harganya turun. Ada dua yang naik (harga), yaitu daging beku dari Rp. 85 ribu ke Rp. 95 ribu, tapi daging lokal harganya tetap," kata Jokowi, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden

Jokowi juga menyebut, terjadi kenaikan pada harga bawang merah sementara harga bawang putih dan telur menurun. Kemudian harga cabai juga  turun setengah harga dari Rp. 60 ribu ke Rp. 30 ribu.

"Saya kira semuanya (harga pangan) masih terkendali, terkelola," jelasnya. 

"Jadi sangat baik menjelang Natal dan Tahun Baru, mungkin agak-agak yang sedikit naik beras," tambah Jokowi.

Sementara itu, berdasarkan data di laman hargapangan.id, harga bawang putih ukuran sedang di pasar tradisional Jawa Barat hari ini terpantau naik Rp. 100 menjadi Rp. 28.900 per kg.

Harga minyak goreng curah di pasar tradisional Jawa Barat naik menjadi Rp. 15.200 per kg, dan minyak goreng kemasan bermerk 1 menjadi Rp. 21.700 per kg. 

Adapun minyak goreng kemasan bermerk 2 yang naik Rp. 250 menjadi Rp. 20.400.

Terdapat sejumlah kenaikan harga pangan pada Jumat hari ini (23/12) atau 2 hari menjelang libur Natal 2022. 

Melansir data dari laman Hargapangan.id di pasar tradisional, kenaikan harga terjadi pada bawang putih dan cabai. Harga cabai merah besar naik 0,65 persen atau Rp. 250 menjadi Rp. 38.600 per kg. 

Cabai merah keriting juga naik harga 0,13 persen atau Rp. 50 menjadi Rp. 39.600 per kg, dan cabai rawit merah naik 0,27 persen atau Rp. 150 menjadi Rp. 54.800 per kg. 

Adapun bawang putih ukuran sedang yang naik harga 0,35 persen atau Rp. 100 menjadi Rp. 28.800 per kg, serta cabai rawit hijau naik Rp 300 menjadi Rp. 49.800. 

Serupa, harga cabai di pasar modern juga terpantau naik. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah keriting hingga 4,68 persen atau Rp. 3.000 menjadi Rp. 67.150 per kg.

Harga cabai rawit hijau juga naik hingga 1,69 persen atau Rp. 1.150 menjadi Rp. 69.250. Kemudian ada cabai rawit merah yang naik harga menjadi Rp. 77.100 per kg dan cabai merah besar naik menjadi Rp. 80.250 per kg.

Selain cabai, harga gula pasir di pasar modern juga merangkak naik hari ini. 

Gula pasir kualitas premium naik Rp. 50 menjadi Rp. 14.750 per kg dan gula pasir lokal juga naik Rp. 50 menjadi Rp. 13.950. 

Sementara itu, harga bawang merah ukuran sedang dan minyak goreng kemasan bermerk 1 turun harga menjadi Rp. 53.350 per kg dan Rp. 23.400 per kg.

Harga pangan terpantau beragam pada Rabu hari ini (21/12), atau 11 hari menjelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). 

Mengutip data dari laman hargapangan.id,  terjadi kenaikan harga di pasar tradisional pada daging sapi, bawang merah dan bawang putih, serta cabai rawit hijau. 

Harga daging sapi kualitas 1 di pasar tradisional hari ini naik 0,36 persen atau Rp. 500 menjadi Rp. 138.350 per kg, juga daging sapi kualitas 1 yang naik 0,35 persen atau Rp 450 menjadi Rp 128.450 per kg. 

Kemudian harga bawang merah ukuran sedang juga naik 0,26 persen atau Rp. 100 menjadi Rp. 38.750 per kg dan bawang putih ukuran sedang naik Rp. 150 menjadi Rp. 28.700 per kg.

Adapun cabai rawit hijau yang naik 0,81 persen atau Rp. 400 menjadi Rp. 49.500 per kg. 

Sementara telur ayam ras segar turun harga Rp. 50 menjadi Rp. 31.200 per kg, juga minyak goreng curah berada di harga tetap Rp. 15.100 per kg dan minyak goreng kemasan berada di kisaran Rp. 20.000 hingga Rp. 21.000.

Di pasar modern, kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih, cabai merah, hingga gula pasir.  Harga bawang putih ukuran sedang naik 1,45 persen atau Rp. 500 menjadi Rp. 35.100 per kg.

Ada juga cabai merah besar dan cabai merah keriting yang naik harga masing-masing menjadi Rp. 80.450 per kg dan Rp. 67.500 per kg, serta cabai rawit merah naik menjadi Rp. 77.000 per kg.

Kenaikan harga terbesar terjadi pada cabai merah keriting, sebesar Rp. 3.300.

Selanjutnya gula pasir kualitas premium yang naik harga 0,34 persen atau Rp. 50 menjadi Rp. 14.750 per kg, dan gula pasir lokal naik menjadi Rp. 13.950 per kg. 

Penurunan harga pangan di pasar modern menjelang Tahun Baru hanya terjadi pada minyak goreng kemasan bermerk 1, menjadi Rp. 23.400 per kg.


Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) menggelar pasar murah di beberapa lokasi menjelang peringatan Natal dan Tahun Baru (Nataru 2023). Tujuannya guna mengantisipasi semakin melonjaknya inflasi yang telah terjadi beberapa waktu terakhir.

Setidaknya, pasar murah ini telah dijalankan di Jakarta dan Depok, kemudian dilanjutkan di Kota Bogor. Salah satu keuntungannya, masyarakat yang membeli dari pasar murah, bisa mendapat subsidi pembelian barang sebesar Rp 1.000 per kilogram.

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan Gelar Pangan Murah semakin masif dilaksanakan NFA bekerja sama dengan Kementerian dan Lembaga terkait, Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, serta BUMN Pangan dan pelaku usaha swasta.

"Hari ini kita laksanakan GPM di Kota Depok yang menjual aneka bahan pangan seperti beras, cabai, bawang, daging lembu, telur, ayam, gula, hingga minyak goreng dengan harga terjangkau," ujarnya,

Selain itu, ia menambahkan, pada 13-14 Desember ini GPM juga digelar di Kota Bogor, tepatnya di Kec Bogor Barat, Kantor Kelurahan Margajaya. Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang datang berbelanja mendapatkan subsidi harga Rp 1.000 per kg.

Bahan pangan pokok yang tersedia dijual dengan harga terjangkau atau di bawah harga pasar, meliputi daging rendang dengan harga Rp 100.000 per Kg, beras Rp 47.000 per 5 kg, minyak goreng Rp 26.000 per 2 liter, bawang putih Rp 9.000 per 500 gr, bawang merah Rp 14.000 per 500 gr, cabai rawit merah Rp 20.000 per 500 gr, gula Rp 13.000 per kg, ayam ras Rp 28.000 per ekor, dan telur Rp 28.000 per kg.

"Pelaksanaan GPM di Depok dan Bogor ini juga sebagai upaya pengendalian inflasi di Jabodetabek dan wilayah penyangga Jakarta sebagai barometer inflasi Nasional. Dengan penyediaan harga pangan yang terjangkau, diharapkan daya beli masyarakat terjaga sehingga tidak menekan kenaikan inflasi yang dalam dua bulan terakhir ini sudah melandai" ungkapnya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support