Tampilkan postingan dengan label resesi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resesi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Maret 2024

Berisiko Rendah, Hasil Survei Bloomberg Menyebutkan Bahwa Indonesia Menjadi Salah Satu Negara Yang Diprediksi Memiliki Pertumbuhan Ekonomi Kuat Sehingga Memiliki Ketahanan GDP Baik Sehingga Memiliki Peluang Besar Untuk Lolos Dari Resesi Global

 

Yogyakarta – Dalam tengah gejolak ekonomi global yang dipicu oleh berbagai faktor, Indonesia berdiri kokoh sebagai salah satu negara yang membanggakan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Hasil survei dari lembaga keuangan ternama, Bloomberg, menyebutkan bahwa Indonesia menonjol sebagai salah satu negara yang diprediksi akan memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat. Hal ini memperkuat ketahanan GDP negara, memberikan keyakinan yang kuat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk melintasi badai resesi global.

Prestasi ini tidak datang begitu saja. Ini adalah hasil dari kebijakan yang bijaksana dan kinerja positif pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Langkah-langkah strategis seperti pembangunan infrastruktur yang massif, reformasi struktural, dan stimulus ekonomi yang tepat waktu telah memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Dengan berbagai upaya tersebut, Indonesia berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Bahkan dalam situasi sulit seperti pandemi COVID-19, ketahanan ekonomi Indonesia terbukti tangguh. Hal ini tidak terlepas dari langkah-langkah cepat dan tepat yang diambil oleh pemerintah dalam menangani dampak ekonomi dari pandemi.

Selain itu, reformasi struktural yang diterapkan dalam beberapa tahun terakhir juga memberikan dampak positif yang signifikan. Langkah-langkah untuk meningkatkan iklim investasi, memperbaiki infrastruktur, dan memperkuat sektor industri telah memicu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Prediksi Bloomberg tentang pertumbuhan ekonomi yang kuat bagi Indonesia bukanlah kebetulan semata. Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen yang konsisten dari pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ketika banyak negara menghadapi ketidakpastian ekonomi yang mendalam, Indonesia menunjukkan bahwa ia mampu mengelola risiko dengan baik. Hal ini tidak hanya memperkuat citra Indonesia di mata dunia sebagai negara yang stabil secara ekonomi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan investor dalam berinvestasi di Indonesia.

Dengan demikian, prediksi positif dari Bloomberg menjadi cerminan dari kinerja positif pemerintah Jokowi dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Tidak hanya itu, ini juga menciptakan momentum yang berharga bagi Indonesia untuk terus bergerak maju dan mewujudkan potensi ekonominya yang besar.

Dalam waktu yang sulit seperti ini, stabilitas politik dan ekonomi menjadi kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia. Melalui kinerja positif pemerintah Jokowi, Indonesia telah membuktikan dirinya sebagai negara yang teguh di tengah badai, siap menghadapi tantangan, dan berpotensi untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan.

 

Share:

Selasa, 20 Februari 2024

Perkuat Eknomi Nasional! Jokowi Menunjuk Airlangga Hartarto Sebagai Kepala Satuan (Satgas) Peningkatan Ekspor Sesuai Dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2023 Sebagai Upaya Dalam Menghadapi Resesi Global

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo mengambil langkah proaktif dalam menghadapi tantangan resesi global dengan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Kepala Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Ekspor. Keputusan ini diambil sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2023, yang menandai komitmen pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Penunjukan Airlangga Hartarto, yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sebagai Kepala Satgas Peningkatan Ekspor diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi upaya peningkatan ekspor Indonesia. Dengan pengalaman dan keahliannya dalam bidang ekonomi dan industri, Airlangga Hartarto diyakini mampu memimpin Satgas dengan efektif untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang tepat guna menghadapi tantangan ekspor.

Satgas Peningkatan Ekspor bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global melalui berbagai langkah strategis, termasuk diversifikasi pasar, peningkatan kualitas produk, dan fasilitasi perdagangan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memperluas pangsa pasar Indonesia di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar global.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kontribusi sektor ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ekspor memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, sehingga peningkatan ekspor diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi oleh Indonesia.

Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan penunjukan Airlangga Hartarto sebagai Kepala Satgas Peningkatan Ekspor dalam sebuah acara di Istana Negara. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya upaya bersama untuk memperkuat ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor, serta mengapresiasi komitmen Airlangga Hartarto untuk memimpin Satgas dengan baik.

Langkah ini juga mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk kalangan pelaku industri dan ekonomi. Mereka menyambut baik keputusan pemerintah untuk menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Kepala Satgas Peningkatan Ekspor dan berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Satgas dapat memberikan hasil yang positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan demikian, penunjukan Airlangga Hartarto sebagai Kepala Satgas Peningkatan Ekspor merupakan langkah yang strategis dalam memperkuat ekonomi nasional di tengah tantangan resesi global. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan dukungan dari berbagai pihak, Satgas diharapkan dapat merumuskan strategi dan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan ekspor Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Share:

Sabtu, 25 Maret 2023

Tingkatkan Perekonomian! Jokowi berpesan kepada masyarakat supaya bisa melakukan belanja dalam negeri untuk bisa ikut menggerakkan ekonomi nasional

 

Yogyakarta – Demi mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional Jokowi meminta masyarakat untuk tidak segan membelanjakan uangnya. Jokowi mengatakan berdasarkan data yang ada masyarakat Indonesia memiliki total tabungan mencapai Rp 690 T mengendap di bank.

Maka dari itu Jokowi minta masyarakat ikut membantu pergerakan ekonomi nasional dalam masa resesi dengan berbelanja produk dalam negeri. Jokowi juga terus mendorong peningkatan daya konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat supaya uang itu berputar.

Jokowi mencontohkan kepada pemda untuk kreatif dalam membuat event demi memancing minat belanja masyarakat. Seperti mengadakan kegiatan seni dan olahraga pasti orang – orang bakal datang membelanjakan uangnya, ekonomi berputar.

Jokowi menambahkan dengan semakin besar dana yang kita tahan di bank maka semakin susah ekonomi nasional untuk berputar. Kalau ekonomi nasional tidak berputar ini nanti yang membuat berat, semua bakal merasakan dampaknya maka dari itu ayo berbelanja di dalam negeri.

 

Share:

Sabtu, 11 Maret 2023

Jokowi resmikan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Plesungan, Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen

Yogyakarta – Jokowi terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia lewat berbagai sektor yang ada dari Minerba, Migas, Pertanian, Perkebunan, Kelautan dan Perikanan. Jokowi yakin dengan segala potensi yang dimiliki Indonesia tersebut dapat membuat ekonomi semakin kuat apalagi dalam menghadapi resesi global.

Sektor kelautan dan perikanan masih memiliki potensi yang begitu besar dan belum tersentuh secara penuh. Demi memaksimalkan potensi sektor perikanan dan kelautan tersebut Jokowi membuka tambak budidaya udang vaname.

Keberadaan tambak budidaya udang berbasis kawasan tersebut berada di Desa Plesung, Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kawasan tambak tersebut menempati area seluas 60 hektar diproyeksikan dapat menghasilkan 40 ton udang per hektar nya dengan nilai ekonomi mencapai Rp 175 M.

Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) tersebut baru saja diresmikan oleh Jokowi ketika melakukan kunker ke Kebumen. Jokowi mendorong agar manajemen pertambakan modern yang diterapkan di tambak budidaya udang ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lainnya di tanah air.

 

Share:

Selasa, 28 Februari 2023

Tingkatkan Perputaran Uang! Jokowi siapkan strategi baru untuk menaikan minat belanja masyarakat menengah dan atas demi gerakan ekonomi nasional

Yogyakarta – Jokowi berusaha mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah – tenagah ancaman gelombong resesi global. Jokowi bakal mendorong untuk masyarakat kalangan menengah ke atas supaya mau mengeluarkan uang mereka untuk belanja.

Agus Herta Sumarto Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan Jokowi perlu memberikan daya Tarik terkait hal itu. Agus mengatakan perlu adanya stimulus yang diberikan kepada kalangan menengah ke atas untuk mau membelanjakan uangnya.

Agus mengatakan daya Tarik yang bisa ditawarkan oleh jokowi bisa berupa pemotongan biaya perjalanan untuk transportasi umum dan akomodasinya. Agus menyatakan pemberian pemotongan ini kepada para pelaku usaha bidang wisata supaya bisa menurunkan harga mereka dan memikat minat masyarakat berwisata.

Agus menyampaikan kalau daya beli masyarakat menengah ke atas untuk saat ini masih tergolong aman sehingga masih mampu mendorong pemulihan keuangan negara dengan konsumsi. 

Jokowi juga sempat menyampaikan kepada masyarakat untuk bisa membelanjakan uangnya untuk membantu pertumbuhan ekonomi pasca PPKM.

 

Share:

Sabtu, 25 Februari 2023

Jokowi menekankan kepada seluruh kepada daerah untuk mempercepat dan mempermudah urusan perizinan investasi dengan teknologi digital

Yogyakarta – Menghadapi kondisi resesi yang sedang melanda dunia memerlukan berbagai macam langkah strategi untuk bisa bertahan. Menyikapi resesi global membuat semua orang di dorong untuk bergerak lebih cepat lebih dinamis untuk bisa bertahan.

Oleh sebab itu Jokowi mendorong kepada seluruh jajaranya baik pusat maupun daerah untuk bisa beradaptasi dengan kecepatan dunia sekarang. Jokowi mengatakan percepatan itu bisa digunakan untuk peningkatan ekonomi melalui peningkatan jumlah investasi yang berhasil masuk.

Maka dari itu Jokowi meminta kepada seluruh kepala daerah untuk memberikan kemudahan dalam pengurusan perizinan. Melalui kemudahan perizinan tersebut membuat kendala investor yang ingin melakukan investasi bisa diselesaikan dengan cepat dan muda.

Jokowi mendorong seluruh pengurusan perizinan menggunakan teknologi digitalisasi untuk menghindarkan terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme. Jokowi berharap dengan meminimalisir KKN bisa menambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Share:

Rabu, 22 Februari 2023

Jokowi bangga dengan keberhasilan Indonesia dalam memelihara perekonomian nasional serta menjadi percontohan dunia internasional

Yogyakarta – Tahun 2023 merupakan tahun yang berat bagi seluruh negara di dunia pasalnya sedang dilanda resesi global. Semua negara kena dampaknya tanpa terkecuali Amerika Serikat juga terkena dampak dari resesi global.

Sekarang amerika Serikat sedang berjuang untuk bisa bangkit kembali, mereka sedang menerapkan penggunaan produk dalam negeri. Inovasi yang digunakan oleh Amerika sudah lama diterapkan di Indonesia tentang prioritas belanja produk dalam negeri.

Jokowi mengatakan bahwa inovasi belanja prioritas produk dalam negeri yang sudah setahun diterapkan bisa menolong ekonomi nasional. Jokowi mengatakan Amerika baru memberlakukan syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mulai Januari 2023, sementara Indonesia sudah sejak satu tahun yang lalu. 

Jokowi mengatakan pada tahun 2022 belanja dalam negeri Indonesia mencapai Rp 762 T yang dilakukan oleh lembaga serta kementerian. Jokowi menilai besaran angka tersebut merupakan sebuah keberhasilan dalam penerapan penggunaan APBN dan APBD untuk kepentingan ekonomi nasional.

Jokowi tidak henti – hentinya mengingatkan kepada seluruh lembaga dan kementerian untuk difokuskan ke belanja penggunaan produk dalam negeri.

 

Share:

Senin, 20 Februari 2023

Menjaga ekonomi Indonesia! Jokowi berpesan kepada semuanya untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di tengah resiko resesi global

Yogyakarta – Jokowi selalu memantau perkembangan ekonomi baik global maupun nasional guna melakukan langkah antisipasi. Jokowi mengatakan berdasarkan data terbaru sudah ada 46 negara yang sekarang menjadi pasien dari IMF karena tidak kuat menghadapi resesi.

Jokowi sangat bangga dan bersyukur atas kemampuan Indonesia untuk bisa bertahan di tengah masa yang sulit ini. Jokowi juga mengatakan jika berkaca pada tahun 2022 ekonomi Indonesia bisa tumbuh di 5,31% ketika dunia masih dinyatakan dilanda pandemi.

Pencapaian tersebut merupakan sebuah prestasi yang sangat luar biasa bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi ekonomi sulit masa pandemi. Maka dari itu Jokowi memperingatkan kepada semuanya untuk selalu menjaga stabilitas politik dan ekonomi nasional.

Jokowi mengatakan bahwa tantangan yang bakal dihadapi oleh Indonesia pada masa depan itu masih sulit karena tidak mudah untuk diperhitungkan. Apalagi Indonesia memasuki tahun politik di tahun 2024, oleh karenanya jaga stabilitas politik bersama.

 

Share:

Jumat, 17 Februari 2023

Ikuti Arahan! Pemda DKI Jakarta memulai menerapkan arahan yang disampaikan Jokowi terkait penanganan Banjir, Kemiskinan dan stunting

Yogyakarta – Jokowi terus memberikan perhatian terkait perkembangan ibu kota Jakarta, hal tersebut terbukti dengan adanya masukan terhadap penanganan Banjir, Kemiskinan dan stunting. Pemda DKI Jakarta sekarang menjadi lebih aktif serta terbuka untuk melakukan koordinasi dengan Jokowi beserta jajarannya.

Hal tersebut terlihat dari hasil rapat Rencana Kerja Perangkat Daerah atau RKPD bersama Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta.

Sri Haryati Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta menjelaskan fokus utama permasalahan yang muncul yakni banjir, resesi ekonomi, kemiskinan, stunting, serta penguatan nilai demokrasi. Kemudian ada kerja sama dalam bidang penyedian dan perluasan jaringan infrastruktur transportasi massal.

Kemudian kerja sama dalam bidang ekonomi yakni berupaya membangun pariwisata Jakarta untuk menanggulangi dampak resesi. Ada pemberantasan kemiskinan sesuai dengan arahan Jokowi yakni berupa pemberian bansos dan membuka lapangan kerja baru.

Terakhir ada penanganan stunting pemda Jakarta sesuai arahan Jokowi yakni dengan intervensi serta penguatan nilai demokrasi.

 

Share:

Selasa, 07 Februari 2023

Jokowi memiliki jurus jitu untuk mengatasi dampak dari resesi global pada tahun 2023

 

Yogyakarta – Nampaknya Jokowi sangat optimis dengan kemampuan Indonesia dalam menghadapi dampak resesi dunia pada 2023 mendatang. Tentu rasa optimis ini bukan hanya sekedar spekulasi belaka tanpa adanya persiapan sama sekali.

Rasa optimisme tersebut muncul karena pengalaman Jokowi dalam menjaga angka laju inflasi Indonesia pada tahun 2022 yang menjadi terbaik dari negara G20. Laju inflasi Indonesia pada tahun 2022 bisa ditekan hingga 4,6% untuk tahunannya. Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan pertumbuhan ekonomi terbaik negara G20 sebesar 5,7%.

Berkaca pada keberhasilan tersebut Jokowi optimis bisa kembali membawa Indonesia untuk melewati resesi global 2023. Jokowi sudah menyiapkan berbagai macam langkah untuk menekan tinggi laju inflasi di Indonesia salah satunya dengan menjaga stabilitas harga pangan komoditas.

Selain itu Jokowi juga masih terus mendorong perkembangan industri hilirisasi untuk memperkuat ekonomi Indonesia. Berkat hilirisasi Industri yang dicanangkan Jokowi dari tahun 2022 telah memberikan dampak positif untuk ekonomi Indonesia.

Program hilirisasi industri akan didukung kebijakan ekspor bahan mentah untuk mengamankan pasokan bagi industri di dalam negeri.

 

Share:

Senin, 16 Januari 2023

Sukses! Jokowi Berhasil Menekan Laju Inflasi Indonesia dibawah 5,5% Paling Rendah di Seluruh Dunia

 

Yogyakarta - Jokowi mencatatkan kinerja gemilang di tengah krisis global dan ancaman resesi yang menghantui negara-negara di dunia, Jokowi sukses menekan laju inflasi.

Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menuturkan inflasi Indonesia jauh lebih baik dibanding negara-negara dunia.

Bahkan jika disandingkan dengan negara G20, laju inflasi Indonesia menjadi salah satu yang terendah.

Kepemimpinan Jokowi mampu membawa Indonesia menjadi deretan negara teratas dengan catatan pertumbuhan ekonomi terbaik.

Catatan gemilang pertumbuhan ekonomi nasional menurut Bahlil tak lepas dari kebijakan tepat yang mampu diambil oleh Jokowi.

Menurut data Kementerian Investasi, perkembangan inflasi negara-negara G20 menunjukkan kekhawatiran.

Argentina mencapai inflasi hingga 97,4 persen, kemudian Turki 64,3 persen.

Sementara Indonesia mampu menekan laju inflasi di angka 5,5 persen. Angka tersebut jauh lebih baik dibanding Rusia 11,6 persen dan Inggris 10,7 persen.

 

Share:

Selasa, 03 Januari 2023

Kejelian Jokowi dalam menerapkan strategi ekonomi mendapat pengakuan dari kalangan ekonom

 

Pakar ekonomi Universitas Negeri Makassar (UNM), Andika Isma mengakui strategi Presiden Joko Widodo alis Jokowi dalam penguatan ekonomi nasional menghadapi ancaman krisis ekonomi pada 2023 ini. 

Menurutnya, banyak pengamat dan pakar memprediksikan di tahun 2023 akan gelap dan banyak negara dipastikan mengalami resesi. Namun, buat Andika Isma Indonesia masih aman dari ancaman resesi tersebut. 

“Secara eksekusi memang jago sekali ini Jokowi. Kalau yang paling terasa dampaknya itu pas eranya Jokowi. Dia yang buat kebijakan tentang industri pengolahan, menurutnya hasil tambang itu jangan mentahnya saja yang dijual atau diekspor, tapi sudah dikelola atau diolah baru di ekspor supaya makin mahal harganya,” kata Andika Isma

Dikatakan Andika, prospek ekonomi global tahun 2023 akan gelap karena diliputi ketidakpastian yang sangat tinggi. Namun, Indonesia bisa survive dengan kondisi tersebut karena Indonesia tidak bertumpu pada ekspor saja, tetapi juga pada konsumsi domestik. 

“Kondisi indonesia masih cukup baik dan diperkirakan mampu bertahan menghadapi resesi global. Kenapa bisa? karena Indonesia itu berbeda dengan negara-negara lain yang terlalu bertumpu pada ekspor. Perekonomian Indonesia lebih bertumpu pada konsumsi domestik yang diperkirakan terus membaik seiring dengan hilangnya Pandemi,” ujarnya.

Ekonomi Indonesia, kata Andika Isma masih tetap kuat dengan pendapatan ekspor yang cukup tinggi, yakni komoditas pertambangan. “Dari sisi ekspor, Indonesia juga masih akan terbantu dengan tingginya harga komoditas, termasuk mi pertambangan tadi,” ucapnya.

Lebih jauh Andika, Indonesia akan ikut merasakan imbas dari resesi global jika benar-benar terjadi. Tetapi, dampak tersebut tidak terlalu berpengaruh karena harga komoditas akan terus melonjak dan itu secara otomatis menguntungkan Indonesia. 

“Yah 2023, perekonomian Indonesia memang berpotensi mengalami perlambatan, tapi tidak sampai resesi. Resesi nanti tidak menurunkan harga komoditas, tapi malah masih akan tetap tinggi dan otomatis pasti menguntungkan Indonesia,” jelasnya.

“Perkiraannya beberapa pengamat pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat, tidak bisa mencapai target di atas 5%. Itu tadi skenario buruknya. Skenario terbaiknya, masih bisa tumbuh di atas 5%. Untuk antisipasi resesi global, pemerintah tetap harus menjaga kepercayaan dirinya pelaku usaha, dan pastikan memang Pandemi benar-benar berakhir sehingga proses pemulihan ekonomi terus berlanjut,” tambahnya.

Andika Isma pun mengakui Indonesia saat ini kecipratan duit triliunan rupiah dari hasil jual bahan tambang mentah sebesar Rp 173,5 triliun atau sekitar 170 persen dan itu melampaui target yang dipatok oleh pemerintah tahun 2022 kemarin. 

“Berdasarkan data, dari Dirjen Minerba Kementerian ESDM, di sana itu mencatat tentang bagaimana Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), dari sektor pertambangan itu memang sebesar Rp 173,5 triliun. Atau sekitar 170 persen yang melampaui target yang ditetapkan oleh pemerintah yang awalnya targetnya cuma Rp 101,8 triliun, melebihi target menjadi 173,5 triliun,” ungkapnya. 

“Nah, itu data yang diakumulasi berdasarkan laporan per 16 Desember 2022. Bisa dibilang, memang harga komoditas itu memang cemerlang. Harga tersebut terjadi karena terutama kenaikan harga batu bara, yang saat ini meroket harganya di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina. Jadi, memang itu penyebab utamanya. Berdasarkan data, terkait pertambangan capaian.

 

Share:

Rabu, 14 Desember 2022

Tiga Kebijakan Fiskal Jokowi dalam hadapi Pandemi Covid-19

Selama pandemi, pemerintahan Presiden Joko Widodo dinilai berhasil merilis sejumlah kebijakan fiskal yang tepat sasaran.

Hal tersebut diungkapkan oleh ekonom senior Indef, sekaligus komisaris Allo Bank Aviliani dalam Diskusi Pakar 2022 'Peran APBN dalam rangka Pemulihan Ekonomi dan Antisipasi Resesi'

Aviliani menuturkan bahwa sepanjang tahun 2020-2022, ketika pandemi melanda, ada tiga kebijakan fiskal pemerintah yang cukup baik.

Pertama adalah relaksasi defisit fiskal ke atas 5%. Bahkan, menurutnya, pemerintah mengelontorkan dana PEN. Kedua, fungsi Bank Indonesia (BI) yang diperbolehkan membeli SBN di pasar primer.

"Ini bagus karena suku bunga tidak melonjak jauh," ujar Aviliani.

Jika BI tidak bisa membeli SBN di pasar primer, maka yield SBN akan naik tinggi ketika pasar mengalami gejolak.

"Akibatnya pemerintah akan mengeluarkan biaya yang sangat besar," kata Aviliani lagi.

Ketiga adalah restrukturisasi. Menurut Aviliani, program ini sangat membantu perbankan. Ada sekitar Rp 1.000 triliun kredit yang direstrukturisasi. Sekarang nilai sudah berkurang hingga Rp 500 triliun.

Artinya apa, dalam dua tahun terakhir sudah terjadi perbaikan karena orang sudah bisa mengangsur kembali kreditnya. Saat ini, bahkan, ada kebijakan untuk memperpanjang program restrukturisasi.

"Jadi artinya apa? jika kondisi belum normal boleh saja pemerintah mengajukan kembali, untuk kebijakan-kebijakan yang membutuhkan hal-hal baru, seperti restrukturisasi," ungkapnya.

Dia berharap kebijakan agar BI diperbolehkan membeli SBN di pasar primer bisa dilanjutkan. Pasalnya, kenaikan suku bunga pada akhirnya akan menaikkan yield SBN.

Kondisi ini akan menjadi beban bagi pemerintah. "Pemerintah jualan obligasi lebih mahal. Jadi memang perlu dievaluasi tidak harus semua kebijakan ini selesai," pungkasnya.

  

Share:

Minggu, 11 Desember 2022

Rencana dan Strategis Jokowi Jaga Inflasi Ekonomi Indonesia Pada 2023

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah telah menyiapkan strategi dan rencana besar dalam menghadapi berbagai tantangan global pada tahun depan.

Salah satunya yakni dengan menempatkan APBN 2023 sebagai instrumen stabilitas untuk mengendalikan inflasi, instrumen perlindungan sosial, dan juga mendorong kelanjutan pemulihan ekonomi nasional.

Pengamat ekonomi dari Universitas Katolik Atma Jaya Rosdiana Sijabat mendukung strategi kebijakan Presiden Jokowi yang memfokuskan APBN 2023 untuk menjaga inflasi dan pemulihan ekonomi.

Menurutnya, perlu adanya kolaborasi lintas sektoral baik antar pemerintah pusat dan daerah dalam mengeksekusi program-program yang telah diagendakan pemerintah.

“Permasalahan yang saya kira sama-sama kita tahu di Indonesia ini koordinasi kebijakan itu tidak mudah, baik antar kementerian pada tingkat pusat atau pun antar pemerintah daerah dengan pusat. Saya kira sudah menjadi permasalahan yang cukup lama kita tahu, apalagi kalau misalkan dengan pemerintah daerah diera otonomi ini, tidak mudah juga mengkoordinasikan,” kata Rosdiana saat dihubungi, Kamis (8/12/2022).

“Jadi memang ini yang perlu diantisipasi, tapi memang beberapa dari 6 langkah yang disampaikan oleh pak Presiden ini tentunya langkah-langkah yang mungkin bisa kita kontrol dengan baik,” sambungnya.

Padahal, jika komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan baik maka permasalahan yang dihadapi pemerintah akan teratasi dengan baik, terutama permasalahan ancaman resesi dan inflasi tahun depan.

“Bagaimana sesama pemerintah daerah ini bisa sama-sama serempak mengikuti trend perekonomian yang melemah secara global, itu bagaimana daerah-daerah bisa fokus untuk membantu pemerintah kita,” ujarnya.

Selain pemerintah daerah, Rosdiana juga menyoroti kekhawatiran Presiden Jokowi terhadap anak buahnya yang diminta untuk mengesampingkan ego sektoral, agar kebijakan presiden untuk menyelamatkan Indonesia dari ancaman resesi dan inflasi di tahun depan.

“Kita juga harus mengantisipasi jangan sampai karena ketakutan untuk mobilitas itu nanti akan menurunkan ekonomi, sementara tidak tahu di kuartal III kemarin mobilitas ekonomi yang sudah bagus ini tercermin pertumbuhan ekonomi paling tinggi,” jelasnya.

Lebih jauh kata Rosdiana, untuk infrastruktur prioritas dan transformasi ekonomi, pemerintah harus menjaga trend positif yang dialami oleh Indonesia saat ini dengan menjaga daya beli masyarakat, agar APBN yang menjadi instrumen pengendalian inflasi bisa terealisasi.

“Pemerintah harus menjaga trend ekonomi yang positif ini, kan di sektor transportasi, kemudian industri kuliner makanan restoran perjalanan ini kan menunjukkan kita secara mobilitas kita sudah bagus, jangan sampai kondisi ini menurun,” ungkapnya.

“Menurut saya kalau misalkan presiden memberikan tanda-tanda ini kok koordinasinya tidak baik, tapi saya kira keegoannya masih dipendam. Kita mau kinerja pemerintah Jokowi di akhir masa jabatan ini bagus,“ pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa APBN menjadi instrumen pengendalian inflasi. Juga, instrumen perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Karena itu, untuk menjaga ekonomi dalam negeri di tengah perekonomian global yang diprediksi memburuk, pemerintah memfokuskan APBN 2023 pada enam kebijakan.

”Pertama, penguatan kualitas SDM. Kedua, akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial. Ketiga, melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas, khususnya infrastruktur pendukung transformasi ekonomi,” ujar Jokowi.

Untuk mengawal kebijakan-kebijakan ini, Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada sejumlah kementerian atau lembaga serta pemerintah daerah untuk beberapa hal penting, dantaranya mengendalikan secara detail belanja-belanja yang akan dilakukan, tidak terjebak pada belanja rutin, serta produk dalam negeri juga diutamakan dalam belanja pemerintah.

Dalam hal ini, Presiden Jokowi sedang mendorong pada efektivitas pembelanjaan pemerintah dengan mempertimbangkan pada kebutuhan belanja yang memang betul-betul dibutuhkan negara, serta yang tak kalah penting mengupayakan agar pemerintah menjadikan produk-produk dalam negeri sebagai bagian dari belanja pemerintah.

 

Share:

Sabtu, 10 Desember 2022

Jokowi Siap Hadapi Resesi 2023 dengan Lima Langkah Jitu

Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah menyiapkan lima jurus untuk menghadapi ancaman resesi tahun depan. Kelima jurus tersebut yakni, mempercepat belanja, menekan inflasi, menggenjot investasi, peningkatan ekspor dan devisa, dan penanganan Covid-19. 

Karena, diprediksi ancaman pelemahan ekonomi global tahun depan sangat nyata setelah sejumlah lembaga internasional seperti IMF dan World Bank memperkirakan situasi ekonomi global akan terasa berat, bahkan disebut akan gelap. 

Bahkan, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi global turun menjadi 2,7 persen, sedangkan World Bank lebih rendah lagi yaitu 0,5 persen. 

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komaruddin mengapresiasi langkah Presiden Jokowi mengantisipasi ancaman resesi. Menurutnya, ancaman resesi ekonomi tahun depan tak lepas dari gejolak perang antara Rusia-Ukraina dan pandemi COVID-19 yang belum selesai.

“Ini tak lain karena pandemi yang belum berakhir, namun kemudian dunia kembali dihadapkan dengan tantangan lain seperti konflik Rusia-Ukraina yang berkepanjangan. Di mana, ketegangan ini memicu peningkatan risiko berupa krisis pangan, energi, hingga pupuk. Bahkan, situasi ini juga memicu lonjakan inflasi di sejumlah negara maju, seperti AS,” kata Puteri melalui siaran persnya, Kamis (8/12/2022).

Menurut Puteri, di tengah risiko pelemahan ekonomi global, ekonomi Indonesia justru masih tetap tangguh dan tahan banting. Menguatnya ekonomi Indonesia ini bisa lihat pada kuartal III-2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,7 persen, atau terus melanjutkan tren peningkatan sejak kuartal pertama, dan diprediksi akan tumbuh di atas 5 persen pada kuartal IV-2022. 

“Selain itu, inflasi kita yang masih cukup stabil dan terkendali. Ini tentu menjadi modal kita untuk tetap optimis dalam menghadapi risiko pelemahan ekonomi global tahun depan,” ujarnya.

“Bahkan, sejumlah lembaga internasional memperkirakan ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh sekitar 4,8 - 5,1 persen. Artinya, prospek ekonomi kita semakin cerah dan berpotensi besar untuk terhindar dari perkiraan resesi,” sambungnya.

Dikatakan Politisi Partai Golkar ini, menguatnya ekonomi Indonesia ini tak lepas dari gerak cepat pemerintah yang memberikan perhatian serius kepada para pelaku usaha. 

“Ini tidak terlepas dari pulihnya konsumsi dalam negeri yang diindikasikan indeks keyakinan konsumen yang berada di level optimis, serta menggeliatnya dunia usaha. Bekal ini diharapkan mampu menjaga kinerja perekonomian kita dalam menghadapi dinamika global,” ungkapnya.

Menariknya, lanjut Puteri, secara teknis Indonesia saat ini tidak mengalami resesi, karena jika Indonesia mengalami resesi apabila pertumbuhan PDB yang minus selama dua kuartal berturut-turut, tetapi Indonesia malah meningkat di dua kuartal terakhir.

“Justru saat ini ekonomi kita masih mampu tumbuh positif di atas 5 persen selama dua kuartal terakhir. Capaian ini bahkan lebih tinggi dibandingkan AS, Uni Eropa, Tiongkok, maupun Singapura,” jelasnya.

“Karenanya, hal ini juga perlu diantisipasi dan direspon Pemerintah untuk segera mengatasi dampak hambatan dari pelemahan ekonomi negara lain, khususnya yang menjadi mitra dagang utama terhadap keberlangsungan industri dalam negeri, terutama industri yang padat karya,” tandasnya.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi sebelumnya telah menginstruksikan pembantunya (Menteri) menghadapi 2023. Instruksi yang diberikan secara umum bertujuan untuk mempersiapkan strategi menghadapi akhir tahun, serta 2023 mendatang. 

Beberapa hal yang disinggung adalah kewaspadaan bencana, potensi turunnya ekspor Indonesia, hingga bagaimana menjaga perekonomian di tengah ketidakpastian global. 

"Kuncinya kolaborasi antar kementerian dan lembaga, jangan terjebak ego sektoral. Segera konsolidasi data dan pelaksanaan untuk implementasinya," kata Jokowi. 

 

Share:

Jumat, 05 Agustus 2022

Selamat, Pak Jokowi! Indonesia Anti Resesi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun ini diperkirakan mencapai 5,17% (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2022.

Jika proyeksi tersebut sesuai kenyataan maka ekonomi Indonesia akan tumbuh di atas 5% selama tiga kuartal beruntun. Artinya, resesi akan semakin menjauh dari Bumi Pertiwi.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 145 institusi juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 3,50% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter to quarter/qtq). Pada kuartal I-2022, ekonomi Indonesia tumbuh 5,01% (yoy) tetapi mengalami kontraksi sebesar 0,96% (qtq).

Hasil polling sejalan dengan proyeksi dari Bank Indonesia (BI) dan pemerintah. Pada Senin (1/8/2022), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2022 akan bertahan di atas 5%.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua menembus 5,05%. Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 pada Jumat (5/8/2022).

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan kuatnya konsumsi rumah tangga, pelonggaran mobilitas, ekspor yang meningkat, dan situasi Covid-19 yang terkendali menjadi penggerak ekonomi Indonesia pada April-Juni 2022.

"Konsumsi rumah tangga akan menjadi motor utama penggerak ekonomi. Permintaan masyarakat dan aktivitas ekonomi terus meningkat. Penyaluran bantuan tunai juga ikut menaikkan konsumsi," tutur Faisal kepada CNBC Indonesia.

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz mengatakan perayaan Hari Raya Idul Fitri yang digelar secara normal merupakan penggerak utama konsumsi pada kuartal II-2022.

"Konsumsi rumah tangga cukup terdorong oleh faktor lebaran. Lebaran tahun ini kondisi hampir normal sementara lebaran tahun lalu masih rendah," tutur Irman, kepada CNBC Indonesia.

Sebagai catatan, Ramadan tahun ini berlangsung sejak 3 April hingga 1 Mei sementara Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 2 Mei 2022. Setelah dua tahun merayakan Lebaran dalam pembatasan mobilitas, warga Indonesia bisa merasakan kembali Hari Raya Idul Fitri yang meriah pada tahun ini.

Pemerintah bahkan mengizinkan masyarakat untuk mudik setelah melarangnya pada 2020 dan 2021. Data Kementerian Perhubungan memperkirakan ada 85,5 juta pergerakan orang mudik selama Lebaran tahun ini.

Besarnya masyarakat yang mudik berimbas pada perputaran uang selama Lebaran. Bank Indonesia memperkirakan perputaran uang selama mudik mencapai Rp 180,2 triliun, meningkat 16,6% dibanding periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 154,5 triliun.

Uang tersebut tentu saja tidak hanya berputar di Jakarta atau kota besar saja tetapi juga mengalir ke daerah seiring mobilitas mudik sehingga mendongrak pertumbuhan di daerah.

Data Bank Indonesia juga menunjukkan Indeks Penjualan Riil berada di 239,2 pada April 2022. Pencapaian tersebut adalah yang tertinggi sejak Mei 2019 atau dalam tiga tahun terakhir. Indeks Kepercayaan Konsumen pada Mei bahkan meloncat ke 128,9. Indeks itu adalah yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Sementara itu, Mandiri Spending Index mencatat selama Ramadan tahun ini, indeks frekuensi belanja berada di level 179,4, sementara indeks nilai belanja naik ke level 159,9.

Catatan tersebut adalah yang tertinggi sepanjang pandemi Covid19 atau lebih dari dua tahun terakhir.

Pelonggaran mobilitas juga diperkirakan mendorong konsumsi pada kuartal lalu. Sebagai catatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertengahan Mei mengizinkan warga Indonesia melepas masker saat berada di luar ruangan. Masyarakat hanya diminta memakai masker ketika beraktivitas di dalam ruangan.

Pemerintah juga tetap mengendurkan mobilitas masyarakat meskipun ada kenaikan kasus Covid-19 sejak akhir Mei karena sub-varian BA.4, BA5. Untuk semakin menggerakkan konsumsi, pemerintah juga telah mengizinkan pertunjukan musik, pameran, hingga event belanja terbesar di DKI Jakarta yakni Jakarta Fair.

Namun, Irman mengatakan konsumsi bukan faktor tunggal penggerak ekonomi pada kuartal II. Kinerja ekspor hingga investasi juga tidak kalah kinclong dan menopang laju ekonomi pada April-Juni.

 

Share:

Senin, 18 Juli 2022

Jokowi ke OJK: Jangan Ada Bank Bermasalah!

Kondisi ekonomi dunia saat ini sedang dipenuhi ketidakpastian. Sinyal resesi terjadi di mana-mana. Bahkan negara-negara maju di Eropa, Amerika Serikat (AS), bahkan hingga China pun dihantui resesi. Perang Rusia dan Ukraina menjadi penyebabnya.

Pemerintah Indonesia tentu akan mati-matian menjaga agar resesi ini sebisa mungkin tidak menular ke Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan tentang bagaimana prediksi-prediksi resesi dunia akan terjadi.

Saat menceritakan soal ancaman resesi, Jokowi menyinggung soal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menurutnya harus bisa menjaga stabilitas sistem keuangan dengan baik. Pengawasan sektor perbankan harus dilakukan dengan detil dan menyeluruh, tak hanya makronya saja.

OJK jangan melaporkan makronya saja bahwa perbankan baik, tapi cek satu per satu, bank per bank. Jangan sampai ada bank yang bermasalah! Karena ini bisa memengaruhi kepercayaan masyarakat," katanya dalam pertemuan dengan sejumlah Pemimpin Redaksi Media Massa, Rabu (13/7/2022).

Dia mengatakan, OJK jangan hanya melaporkan kondisi makro seperti rasio kecukupan modal (CAR), dana nasabah, atau kredit saja. "Memang rasio makro bagus, tapi saya titip jangan sampai ada masalah di satu bank pun," ungkapnya.

Tak hanya perbankan, soal asuransi pun Jokowi juga mengungkapkan soal pentingnya pengawasan detil lembaga keuangan.

"Stabilitas industri keuangan itu penting, pengawasan itu penting. Saya juga sudah sampaikan ke KSSK (Komite Stabilitas Sektor Keuangan). Jangan ada juga asuransi bermasalah lagi, itu juga karena pengawasannya," kata Jokowi.

Saat ditanya sikapnya soal pembahasan Omnibus Law sektor keuangan, Jokowi tidak banyak berkomentar. Dia hanya mengatakan bahwa stabilitas industri keuangan menjadi penting terutama di kondisi perekonomian seperti saat ini.

Seperti diketahui, pada 20 Juli 2022 ini Mahkamah Agung (MA) berencana melantik Anggota Dewan Komisioner OJK yang baru untuk periode 2022-2027.

Berikut Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027

      Ketua merangkap anggota : Mahendra Siregar

      Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota : Mirza Adityaswara

      Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota : Dian Ediana Rae

      Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota : Inarno Djajadi

      Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota : Ogi Prastomiyono

      Ketua Dewan Audit merangkap anggota : Sophia Issabella Wattimena

      Anggota yang membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen : Friderica Widyasari Dewi


Share:

Sabtu, 16 Juli 2022

JOKOWI BERKOMITMEN WUJUDKAN PEMULIHAN EKONOMI MELALUI UMKM

Joko Widodo (Jokowi) dinilai berkomitmen dalam mewujudkan pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi satu strategi yang digencarkan Jokowi sampai saat ini.

Anggota DPRD Banyuwangi Abdul Ghofur mengatakan berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dalam mewujudkan pemulihan ekonomi, terutama agar Indonesia terhindar dari resesi akibat pandemi.

Dia menyampaikan upaya maksimal yang digenjot Presiden Jokowi mulai terasa manfaatnya. Sejumlah bantuan berhasil membuat roda ekonomi pelaku UMKM kembali bergerak.

“Melihat era Jokowi pasti ada kendala soal Covid-19, tetapi pemerintah tidak henti-hentinya membantu UMKM,” kata Ghofur.

Menurut dia berbagai kebijakan penguatan UMKM telah dilakukan presiden. Hingga berhasil membuat perekonomian UMKM menjadi lebih meningkat.

“Pastinya kita melihat masyarakat di bawah. Artinya meskipun dalam kondisi terjepit pemerintah memberi solusi kepada UMKM,” tutur Ghofur.

Untuk itu dia berharap agar kedepan berbagai kebijakan yang terbukti membantu UMKM bisa diteruskan dengan konsisten. Terutama, pada penerapannya oleh Pemerintah Daerah. Sehingga, ketika nantinya pandemi usai, ekonomi masyarakat benar-benar kembali pulih. Imbas menurut Ghofur, bisa meningkatkan  perkembangan UMKM ke depan.

“Lagi-lagi dampaknya terhadap UMKM di daerah. Karena itu kebijakan Pak Jokowi mestinya harus difasilitasi dengan baik oleh daerah, jika tidak maka akan menjadi percuma,” seru Ghofur.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support